Class 6D SD AL-AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG

 

Hari/Tanggal        : Kamis, 29  Januari 2026

Kelas                       : 6D

Mata Pelajaran     :  Pendidikan Pancasila, Seni Rupa, Bahasa Indonesia

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How do you do?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Hari ini kita lanjutkan pembelajaran disemester genap ya Sholeh Sholehah,mudah mudahan kalian masih tetap semangat ya. Jangan lupa tetap sholat Dhuha dan 5 waktunya,serta murojaah surat surat pendek nya.
Hari ini ibu tuliskan materi pembelajaran kita, silahkan disimak, dibaca untuk tambahan ilmu ya..

Tujuan Pembelajaran Seni Rupa:
Murid Dapat Membuat karya rupa berdasarkan gagasannya sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan dan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun (karya seni rupa 2 dimensi)

Materi Ajar Seni Rupa: (sumatif harian ke-1)

A. Pengertian Menggambar

Menggambar adalah kegiatan membuat gambar di atas bidang datar untuk mengekspresikan ide, perasaan, dan pengalaman dengan menggunakan berbagai unsur rupa.

B. Sumber Inspirasi Menggambar

Inspirasi gambar dapat berasal dari:

·         Alam (gunung, laut, tumbuhan, hewan)

·         Lingkungan sekitar (rumah, sekolah, pasar)

·         Pengalaman pribadi

·         Imajinasi atau khayalan

C. Unsur-Unsur Rupa dalam Menggambar

1. Garis

Garis adalah goresan yang membentuk gambar.
Contoh garis:

·         Garis lurus

·         Garis lengkung

·         Garis zig-zag

2. Warna

Warna membuat gambar terlihat hidup.
Jenis warna:

·         Warna primer: merah, kuning, biru

·         Warna sekunder: hijau, jingga, ungu

3. Tekstur

Tekstur adalah kesan permukaan pada gambar.
Contoh:

·         Halus

·         Kasar

4. Bentuk

Bentuk adalah rupa benda yang terlihat.
Contoh:

·         Lingkaran

·         Persegi

·         Segitiga

5. Bangun

Bangun adalah bentuk yang memiliki ukuran dan ruang.
Contoh:

·         Kubus

·         Balok

·         Tabung

E. Langkah-Langkah Menggambar

1.      Menentukan ide atau tema gambar

2.      Membuat sketsa ringan dengan pensil

3.      Menggambar garis dan bentuk utama

4.      Memberi detail dan tekstur

5.      Mewarnai gambar dengan rapi

D. Contoh Tema Gambar

·         Pemandangan alam

·         Kegiatan di sekolah

·         Rumah impian

·         Lingkungan bersih

E. Sikap dalam Berkarya Seni

·         Percaya diri

·         Teliti

·         Kreatif

·         Bertanggung jawab

F. Kesimpulan

Menggambar adalah kegiatan seni yang menyenangkan dan bermanfaat untuk mengekspresikan gagasan. Dengan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun, kita dapat menghasilkan karya gambar yang menarik dan bernilai estetis.

Video Pembelajaran:

(sumatif harian ke-1)

Tujuan Pembelajaran Pendidikan Pancasila:
Murid dapat Menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, damasyarakat.

Materi Ajar Pendidikan Pancasila:


Menjaga Keberagaman Budaya dan Agama

1. Pengertian Keberagaman

Keberagaman adalah keadaan di mana terdapat banyak perbedaan. Indonesia memiliki keberagaman budaya dan agama yang berbeda-beda, tetapi tetap bersatu dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.

2. Keberagaman Budaya di Indonesia

Budaya adalah cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat.

Contoh keberagaman budaya:

  • Suku bangsa (Jawa, Sunda, Batak, Dayak, Bugis, dan lain-lain)
  • Bahasa daerah
  • Pakaian adat
  • Rumah adat
  • Tarian daerah
  • Makanan khas daerah

Keberagaman budaya membuat Indonesia kaya dan unik dibandingkan negara lain.

3. Keberagaman Agama di Indonesia

Indonesia mengakui beberapa agama, antara lain:

  • Islam
  • Kristen
  • Katolik
  • Hindu
  • Buddha
  • Konghucu

Setiap pemeluk agama memiliki cara beribadah dan aturan yang berbeda. Semua warga negara berhak menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya.

 

4. Pentingnya Menjaga Keberagaman Budaya dan Agama

Menjaga keberagaman budaya dan agama sangat penting karena:

  • Menciptakan kehidupan yang rukun dan damai
  • Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa
  • Menghindari konflik dan perpecahan
  • Menumbuhkan sikap saling menghormati dan toleransi
  •  

5. Sikap Menjaga Keberagaman Budaya dan Agama

a. Di Lingkungan Rumah

  • Menghormati kebiasaan anggota keluarga
  • Tidak memaksakan pendapat atau keyakinan
  • Bersikap sopan terhadap perbedaan

b. Di Lingkungan Sekolah

  • Menghargai teman yang berbeda suku, budaya, dan agama
  • Tidak mengejek atau merendahkan budaya dan agama lain
  • Bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman

c. Di Lingkungan Masyarakat

  • Menghormati kegiatan keagamaan orang lain
  • Mengikuti kegiatan bersama dengan sikap toleransi
  • Menjaga kerukunan antarwarga

 

6. Contoh Perilaku yang Tidak Menjaga Keberagaman

  • Mengejek budaya atau agama orang lain
  • Memaksakan keyakinan kepada orang lain
  • Tidak mau berteman karena perbedaan
  • Mengganggu kegiatan ibadah

 

7. Perilaku yang Mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika

  • Berteman dengan siapa saja tanpa membedakan
  • Menghargai perbedaan pendapat
  • Hidup rukun dan saling tolong-menolong
  • Bangga terhadap keberagaman Indonesia

8. Kesimpulan

Keberagaman budaya dan agama adalah kekayaan bangsa Indonesia. Dengan menjaga dan menghormati perbedaan, kita dapat hidup rukun dan menjaga persatuan sesuai dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika.

Video Pembelajaran Pendidikan Pancasila:


Bahasa Indonesia (sumatif harian ke-1)

Bahasa Indonsia

Tujuan

 Murid dapat Menulis teks berdasarkan gagasan pribadi.

Murid dapat Menuliskan hasil pengamatan yang menjelaskan hubungan kausalitas (sebab akibat) untuk meyakinkan pembaca

hubungan kausalitas adalah konsep yang menjelaskan kaitan sebab-akibat antara dua peristiwa atau fenomena,

Kausalitas menunjukkan bahwa suatu peristiwa terjadi sebagai akibat dari peristiwa lainnya. Dalam sebuah cerita, tindakan atau sifat tokoh sering kali menjadi penyebab (sebab) munculnya rangkaian kejadian tertentu (akibat)

Siswa belajar mengidentifikasi dan menggunakan kata hubung untuk menyambungkan sebab dan akibat dalam kalimat. Beberapa contohnya adalah

  • Sebab/Karena: Menjelaskan alasan terjadinya sesuatu.
  • Oleh karena itu/Oleh sebab itu: Menunjukkan simpulan atau akibat dari peristiwa sebelumnya.
  • Sehingga/Maka: Menunjukkan hasil dari sebuah tindakan.
  • Akibatnya: Menjelaskan dampak langsung dari suatu kejadian
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
  • "Hana merasa cemas karena ini adalah hari pertamanya sekolah di Indonesia setelah pindah dari Jepang".
  • "Imam melanggar rambu lalu lintas, sehingga ia mengalami kecelakaan".
  • "Saya tidak jajan sembarangan sebab takut sakit perut"
Sekian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat, see you..
Wassalamualaikum, wr.wb.

Class 6D SD AL-AZHAR 2 Bandar Lampung

 

Hari/Tanggal        : Rabu, 28 Januari 2026

Kelas                       : 6D

Mata Pelajaran     :  Seni Rupa, IPAS

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How do you do?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Hari ini kita lanjutkan pembelajaran disemester genap ya Sholeh Sholehah,mudah mudahan kalian masih tetap semangat ya. Jangan lupa tetap sholat Dhuha dan 5 waktunya,serta murojaah surat surat pendek nya.
Hari ini ibu tuliskan materi pembelajaran kita, silahkan disimak, dibaca untuk tambahan ilmu ya..

Tujuan Pembelajaran Seni Rupa:
Murid Dapat Membuat karya rupa berdasarkan gagasannya sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan dan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun (karya seni rupa 2 dimensi)

Materi Ajar Seni Rupa:

A. Pengertian Menggambar

Menggambar adalah kegiatan membuat gambar di atas bidang datar untuk mengekspresikan ide, perasaan, dan pengalaman dengan menggunakan berbagai unsur rupa.

B. Sumber Inspirasi Menggambar

Inspirasi gambar dapat berasal dari:

·         Alam (gunung, laut, tumbuhan, hewan)

·         Lingkungan sekitar (rumah, sekolah, pasar)

·         Pengalaman pribadi

·         Imajinasi atau khayalan

C. Unsur-Unsur Rupa dalam Menggambar

1. Garis

Garis adalah goresan yang membentuk gambar.
Contoh garis:

·         Garis lurus

·         Garis lengkung

·         Garis zig-zag

2. Warna

Warna membuat gambar terlihat hidup.
Jenis warna:

·         Warna primer: merah, kuning, biru

·         Warna sekunder: hijau, jingga, ungu

3. Tekstur

Tekstur adalah kesan permukaan pada gambar.
Contoh:

·         Halus

·         Kasar

4. Bentuk

Bentuk adalah rupa benda yang terlihat.
Contoh:

·         Lingkaran

·         Persegi

·         Segitiga

5. Bangun

Bangun adalah bentuk yang memiliki ukuran dan ruang.
Contoh:

·         Kubus

·         Balok

·         Tabung

E. Langkah-Langkah Menggambar

1.      Menentukan ide atau tema gambar

2.      Membuat sketsa ringan dengan pensil

3.      Menggambar garis dan bentuk utama

4.      Memberi detail dan tekstur

5.      Mewarnai gambar dengan rapi

D. Contoh Tema Gambar

·         Pemandangan alam

·         Kegiatan di sekolah

·         Rumah impian

·         Lingkungan bersih

E. Sikap dalam Berkarya Seni

·         Percaya diri

·         Teliti

·         Kreatif

·         Bertanggung jawab

F. Kesimpulan

Menggambar adalah kegiatan seni yang menyenangkan dan bermanfaat untuk mengekspresikan gagasan. Dengan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun, kita dapat menghasilkan karya gambar yang menarik dan bernilai estetis.

Video Pembelajaran:


Merencanakan Gambar

Petunjuk:
Jawablah pertanyaan berikut sebelum mulai menggambar.

1.      Garis apa saja yang akan kamu gunakan?
 Lurus
 Lengkung
 Zig-zag

2.      Warna dominan yang akan digunakan:
..............................................................................

3.      Bentuk dan bangun yang terlihat dalam gambar:
..............................................................................

4.      Tekstur yang ingin ditampilkan (halus/kasar):
..............................................................................


Tujuan Pembelajaran IPAS:
Murid dapat menganalisis peran pelaku ekonomi (produsen, distributor, dan konsumen) dalam kehidupan masyarakat.

Pelaku Ekonomi di Sekitar Kita

1. Rumah Tangga Konsumen (RTK)

Rumah tangga konsumen adalah kelompok masyarakat yang menggunakan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kelompok ini berperan sebagai konsumen dengan membeli dan menggunakan produk dari produsen.⁵

Selain itu, rumah tangga konsumen juga bisa berperan sebagai penyedia faktor produksi, misalnya dengan menyewakan tanah untuk usaha atau berinvestasi di perusahaan untuk mendapatkan keuntungan.

Kita semua termasuk dalam rumah tangga konsumen. Ketika kita membeli jajanan di kantin, membeli buku, atau berbelanja kebutuhan sekolah, kita sedang melakukan kegiatan konsumsi.

Contoh peran rumah tangga konsumen:

- Membeli makanan di warung atau supermarket.

- Menggunakan jasa transportasi umum.

- Menyewakan tanah atau rumah kepada orang lain.

- Berinvestasi di saham atau deposito.

2. Rumah Tangga Produsen (RTP)

Sekarang coba perhatikan lingkungan sekitar. Apakah ada penjual gorengan, toko kelontong, atau usaha penatu? Kelompok itu termasuk dalam rumah tangga produsen.

Rumah tangga produsen adalah kelompok yang menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan kepemilikannya, rumah tangga produsen dibagi menjadi dua:

- Produsen milik negara, seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

- Produsen milik swasta, seperti perusahaan dan usaha kecil.

Contoh peran rumah tangga produsen:

- Petani menanam padi dan menjualnya kepada masyarakat.

- Pemilik usaha penatu menyediakan jasa pencucian pakaian.

3. Rumah Tangga Pemerintahan

Peran ini bisa kita lihat dari berbagai pengeluaran yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat, seperti pembangunan jalan, pembelian peralatan kantor, dan pembayaran gaji pegawai negeri.

Pemerintah memiliki peran sebagai konsumen dan produsen:

- Sebagai konsumen, pemerintah menggunakan anggaran untuk membangun infrastruktur dan membayar pegawai.

- Sebagai produsen, pemerintah memiliki perusahaan negara (BUMN) yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat.

Sebagai regulator, pemerintah menetapkan kebijakan ekonomi seperti pajak dan suku bunga untuk menjaga keseimbangan ekonomi

Contoh peran rumah tangga pemerintahan:

- PT Pertamina (BUMN) mengelola minyak bumi dan gas untuk kebutuhan masyarakat.

- Pemerintah membangun jalan dan jembatan untuk meningkatkan keterhubungan antardaerah.

- Pemerintah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

4. Masyarakat Luar Negeri

Dalam era globalisasi, setiap negara tidak bisa berdiri sendiri. Negara-negara saling bekerja sama dalam perdagangan dan investasi.

Masyarakat luar negeri berperan dalam ekonomi Indonesia dengan:

- Sebagai konsumen, membeli produk Indonesia melalui ekspor.

- Sebagai produsen, menjual produk ke Indonesia melalui impor.

- Sebagai investor, menanamkan modal di berbagai sektor di Indonesia.

Contoh peran masyarakat luar negeri:

- Indonesia mengekspor kopi ke berbagai negara.

- Indonesia mengimpor bahan baku baja dari Tiongkok.

- Perusahaan luar negeri berinvestasi dalam industri manufaktur di Indonesia.




Cukup sekian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat. see you tomorrow.
Wassalamualaikum, wr.wb.

Class 6D SD AL-AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG

  Hari/Tanggal        : Kamis, 29  Januari 2026 Kelas                       : 6D Mata Pelajaran     :   Pendidikan Pancasila, Seni Rupa, Bah...