PAK Class 6A SD AL-AZHAR 2

  Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : PAK (Pendidikan Anti Korupsi)

Hari/Tanggal    : Jumat, 28 Agustus 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : TANGGUNG JAWAB 

Pertemuan Ke   : 6

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sikap tanggung jawab, dengan melaksanakan tugas dan kewajiban secara jujur, disiplin, amanah, serta berani mempertanggungjawabkan setiap tindakan yang dilakukan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
TP                                : Menganalisis berbagai contoh perilaku tanggung jawab di rumah, sekolah, dan masyarakat.

Metode / Model          : diskusi kelompok, study kasus / PBL  
Media / Alat peraga   : Video, Kartu kasus tanggung jawab
ATP                             :  Peserta didik mampu menganalisis penerapan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Pembelajaran 

Tanggung Jawab

A. Pengertian Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan sungguh-sungguh serta berani menerima akibat dari tindakan yang dilakukan.

Orang yang bertanggung jawab tidak hanya menyelesaikan tugas ketika diawasi, tetapi tetap melakukan kewajibannya dengan baik meskipun tidak ada yang melihat.

Dalam pendidikan antikorupsi, tanggung jawab merupakan salah satu sikap penting untuk mencegah perilaku koruptif. Seseorang yang bertanggung jawab akan berusaha menjalankan amanah dengan jujur dan tidak menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

B. Ciri-Ciri Orang yang Bertanggung Jawab

Orang yang memiliki sikap tanggung jawab biasanya:

  1. Melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh.
  2. Menepati janji yang telah dibuat.
  3. Mengakui kesalahan dan tidak menyalahkan orang lain.
  4. Menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
  5. Menjaga amanah yang diberikan kepadanya.
  6. Berani menerima akibat dari perbuatannya.
  7. Tidak melarikan diri dari masalah.
  8. Menjaga barang milik sendiri maupun orang lain.
  9. Mematuhi aturan yang telah disepakati.
  10. Mau memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan.

C. Tanggung Jawab di Rumah

Contoh tanggung jawab seorang anak di rumah:

  • Merapikan tempat tidur setelah bangun.
  • Membantu orang tua sesuai kemampuan.
  • Menjaga kebersihan rumah.
  • Merawat barang milik sendiri.
  • Belajar dengan sungguh-sungguh.
  • Menjaga adik apabila diminta orang tua.
  • Mengakui jika melakukan kesalahan.
  • Menggunakan uang saku dengan bijak.

Contoh:

Rani diberi uang oleh ibu untuk membeli buku seharga Rp15.000. Setelah membeli buku, Rani mendapat uang kembalian Rp5.000. Rani mengembalikan uang tersebut kepada ibu karena uang itu bukan miliknya.

Sikap Rani menunjukkan tanggung jawab dan kejujuran.

D. Tanggung Jawab di Sekolah

Sebagai seorang murid, bentuk tanggung jawab antara lain:

  • Datang ke sekolah tepat waktu.
  • Mengikuti pembelajaran dengan baik.
  • Mengerjakan tugas sendiri.
  • Mengumpulkan tugas sesuai waktu.
  • Menjaga kebersihan kelas.
  • Melaksanakan piket sesuai jadwal.
  • Menjaga fasilitas sekolah.
  • Mematuhi tata tertib.
  • Menjaga amanah sebagai ketua atau pengurus kelas.
  • Mengembalikan barang yang dipinjam.

Contoh kasus:

Andi menjadi bendahara kelas. Teman-temannya mengumpulkan uang untuk kegiatan kelas. Andi mencatat setiap uang yang masuk dan menyimpan uang tersebut dengan baik. Ia tidak menggunakan uang kelas untuk membeli makanan.

Sikap Andi menunjukkan tanggung jawab karena ia menjaga amanah yang diberikan kepadanya.

E. Tanggung Jawab di Masyarakat

Tanggung jawab juga harus dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat, misalnya:

  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Mematuhi peraturan yang berlaku.
  • Ikut bergotong royong.
  • Menjaga fasilitas umum.
  • Menghormati hak orang lain.
  • Menjaga keamanan lingkungan.
  • Tidak merusak lingkungan.
  • Menggunakan fasilitas umum dengan baik.

F. Hubungan Tanggung Jawab dengan Antikorupsi

Korupsi dapat terjadi ketika seseorang tidak bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan kepadanya.

Misalnya, seseorang dipercaya mengelola uang untuk kegiatan bersama. Jika ia mengambil sebagian uang tersebut untuk kepentingan pribadi, berarti ia telah menyalahgunakan kepercayaan dan tidak bertanggung jawab.

Sebaliknya, orang yang bertanggung jawab akan:

Menerima amanah → Melaksanakan tugas → Menjaga kepercayaan → Melaporkan dengan jujur → Berani mempertanggungjawabkan hasilnya.

Oleh karena itu, sikap tanggung jawab harus dibiasakan sejak kecil agar menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari.

G. Contoh Perilaku Bertanggung Jawab dan Tidak Bertanggung Jawab

Bertanggung JawabTidak Bertanggung Jawab
Mengerjakan tugas tepat waktuMenunda-nunda tugas
Mengakui kesalahanMenyalahkan orang lain
Menjaga uang kas kelasMenggunakan uang kas untuk kepentingan pribadi
Mengembalikan barang pinjamanTidak mengembalikan barang
Melaksanakan piketMembiarkan teman mengerjakan piket
Menjaga amanahMenyalahgunakan amanah
Mematuhi aturanSengaja melanggar aturan
Memperbaiki kesalahanMenghindari akibat kesalahan

H. Tanggung Jawab sebagai Amanah

Dalam ajaran Islam, setiap amanah harus dilaksanakan dengan baik. Allah Swt. berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 58 yang memerintahkan agar amanah disampaikan kepada yang berhak.

Hal ini mengajarkan bahwa ketika seseorang mendapat kepercayaan, ia harus menjaganya dan melaksanakannya dengan benar.

Contohnya:

Ketika seorang murid dipercaya menjadi bendahara kelas, ia harus menjaga uang kelas, mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta memberikan laporan kepada teman dan guru dengan jujur.

I. Manfaat Sikap Tanggung Jawab

Sikap tanggung jawab memberikan banyak manfaat, antara lain:

  1. Mendapat kepercayaan dari orang lain.
  2. Menjadi pribadi yang disiplin.
  3. Membentuk karakter jujur.
  4. Membuat pekerjaan lebih teratur.
  5. Menumbuhkan sikap mandiri.
  6. Menciptakan kehidupan yang tertib.
  7. Menghindarkan diri dari perilaku koruptif.
  8. Membentuk pribadi yang dapat dipercaya.

J. Contoh Sikap Tanggung Jawab untuk Mencegah Korupsi

Sejak sekolah, murid dapat belajar mencegah perilaku korupsi dengan cara:

Tidak mengambil hak orang lain → Tidak berbohong → Menjaga amanah → Menggunakan uang sesuai tujuan → Mencatat penggunaan uang dengan benar → Berani mengakui kesalahan → Melaksanakan tugas dengan jujur.

Rangkuman:

Tanggung jawab adalah kesediaan seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan sungguh-sungguh serta berani mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dalam pendidikan antikorupsi, tanggung jawab sangat penting karena membantu seseorang menjadi jujur, disiplin, amanah, dan dapat dipercaya. Sikap tersebut harus dibiasakan sejak kecil, mulai dari rumah, sekolah, hingga masyarakat.

Seni Rupa Class 6A SD AL-AZHAR 2

  Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Seni Rupa

Hari/Tanggal    : Kamis, 27 Agustus 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : Seni rupa Makrame 

Pertemuan Ke   : 13

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
TP                                : Peserta didik Merefleksikan proses dan hasil karya yang telah dibuat dengan menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai (MAKRAME)

Metode / Model          :  Demonstrasi/ PJBL
Media / Alat peraga   : video, Tali makrame
ATP                             :  Murid dapat membuat karya seni makrame berupa tplak meja

Materi Pembelajaran 

MAKRAMÉ

A. Pengertian Makramé

Makramé adalah seni membuat kerajinan dengan cara mengikat, menyimpulkan, dan merangkai tali sehingga menghasilkan berbagai bentuk dan benda yang indah.

Makramé dapat digunakan untuk membuat benda hias maupun benda yang memiliki fungsi dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh hasil karya makramé:

  • Hiasan dinding
  • Gantungan pot
  • Gantungan kunci
  • Gelang
  • Tas
  • Tempat tisu
  • Hiasan meja

B. Bahan dan Alat

Beberapa bahan dan alat yang dapat digunakan untuk membuat makramé:

Bahan:

  • Tali katun
  • Tali kur
  • Benang atau tali rami
  • Manik-manik sebagai hiasan

Alat:

  • Gunting
  • Meteran atau penggaris
  • Selotip
  • Batang kayu atau ring sebagai tempat mengikat tali

C. Teknik Dasar Makramé

Dalam membuat makramé, terdapat beberapa teknik simpul dasar.

1. Simpul Mati

Simpul yang digunakan untuk mengikat dua bagian tali agar tidak mudah terlepas.

2. Simpul Kepala

Digunakan untuk memasangkan tali pada batang atau ring.

3. Simpul Persegi

Simpul yang menghasilkan bentuk seperti kotak atau persegi dan sering digunakan dalam berbagai karya makramé.

4. Simpul Spiral

Simpul yang menghasilkan pola melingkar atau berputar seperti spiral.

D. Langkah-Langkah Membuat Makramé Sederhana

Contoh: Gantungan hiasan makramé

  1. Siapkan tali dengan ukuran yang sama.
  2. Potong tali sesuai ukuran yang diperlukan.
  3. Pasangkan tali pada ring atau batang kayu.
  4. Buat simpul kepala.
  5. Lanjutkan dengan membuat simpul persegi secara berulang.
  6. Atur jarak dan bentuk simpul agar terlihat rapi.
  7. Tambahkan manik-manik jika diperlukan.
  8. Rapikan dan potong ujung tali.
  9. Karya makramé siap digunakan sebagai hiasan.

E. Unsur Seni dalam Makramé

Dalam membuat karya makramé, kita dapat memperhatikan beberapa unsur seni:

  • Garis: terbentuk dari susunan tali.
  • Bentuk: muncul dari pola simpul.
  • Warna: dapat dipilih sesuai selera.
  • Tekstur: permukaan tali memberikan kesan tertentu.
  • Pola: terbentuk dari pengulangan simpul.
  • Komposisi: mengatur susunan tali agar karya terlihat seimbang.

F. Manfaat Membuat Makramé

Membuat karya makramé dapat:

  • Melatih kreativitas.
  • Melatih kesabaran dan ketelitian.
  • Meningkatkan keterampilan tangan.
  • Mengembangkan kemampuan membuat pola.
  • Menghasilkan benda yang indah dan bermanfaat.
  • Memanfaatkan bahan sederhana menjadi karya seni.

G. Keselamatan Kerja

Saat membuat makramé, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Gunakan gunting dengan hati-hati.
  2. Jangan mengarahkan gunting kepada teman.
  3. Gunakan alat sesuai fungsinya.
  4. Rapikan tali dan alat setelah selesai.
  5. Jaga kebersihan tempat kerja.

H. Aktivitas Siswa

Proyek: Membuat hiasan gantung makramé sederhana secara individu atau berkelompok.

Kriteria penilaian:

  • Ketepatan teknik simpul.
  • Kerapian karya.
  • Kreativitas desain.
  • Pemilihan warna.
  • Ketekunan dalam proses pembuatan.
  • Kesesuaian karya dengan rancangan.

Kesimpulan/ Refleksi:

Makramé merupakan seni kerajinan yang dibuat dengan teknik mengikat dan menyimpulkan tali. Dengan menggunakan berbagai teknik simpul, tali dapat diubah menjadi karya seni yang indah, kreatif, dan memiliki nilai guna. untuk hari ini belum praktek membuat taplak meja, dikarenakan hari ini masih melihat tutorial dari video, tentang cara membuat taplak dengan teknik makrame, insyaallah minggu depan akan membuat taplak meja.



Matematika Class 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Matematika

Hari/Tanggal    : Kamis, 27 Agustus 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : rasio satuan terhadap keseluruhan 

Pertemuan Ke   : 13

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan;
TP                                : 

Pserta didik dapat Bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan;

Metode / Model          : Diskusi , Demonstrasi/ PBL
Media / Alat peraga   : video, Sedotan
ATP                             :  Murid dapat mengerjakan soal tentang rasio dalam kehidupan sehari-hari.

Materi Pembelajaran 

RASIO (PERBANDINGAN)

A. Pengertian Rasio

Rasio adalah perbandingan antara dua besaran yang sejenis.

Rasio biasanya ditulis menggunakan:

  • tanda titik dua (:)
  • pecahan (a/b)
  • atau kata “berbanding”

Contoh:

Di dalam kelas terdapat 12 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan.

Rasio siswa laki-laki terhadap perempuan adalah:

12 : 18

Rasio tersebut dapat disederhanakan dengan membagi kedua bilangan dengan 6:

12 : 18 = 2 : 3

Jadi, rasio siswa laki-laki terhadap perempuan adalah 2 : 3.


B. Menyederhanakan Rasio

Untuk menyederhanakan rasio, kedua bilangan dibagi dengan bilangan yang sama sampai diperoleh bentuk paling sederhana.

Contoh:

24 : 36

FPB dari 24 dan 36 adalah 12.

24 ÷ 12 = 2
36 ÷ 12 = 3

Jadi:

24 : 36 = 2 : 3


C. Rasio Bagian terhadap Bagian

Rasio bagian terhadap bagian membandingkan satu bagian dengan bagian lainnya.

Contoh:

Sebuah kotak berisi:

  • 8 pensil merah
  • 12 pensil biru

Rasio pensil merah terhadap pensil biru:

8 : 12 = 2 : 3

Jadi, rasio pensil merah terhadap pensil biru adalah 2 : 3.


D. Rasio Bagian terhadap Keseluruhan

Rasio bagian terhadap keseluruhan membandingkan suatu bagian dengan jumlah seluruh bagian.

Contoh:

Dalam sebuah kelas terdapat 10 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan.

Jumlah seluruh siswa:

10 + 15 = 25 siswa

Rasio siswa laki-laki terhadap seluruh siswa:

10 : 25 = 2 : 5

Jadi, rasio siswa laki-laki terhadap seluruh siswa adalah 2 : 5.


E. Menentukan Nilai yang Belum Diketahui

Rasio dapat digunakan untuk menentukan jumlah yang belum diketahui.

Contoh:

Rasio jumlah buku Ani dan Budi adalah 2 : 3. Jika Ani memiliki 10 buku, berapa buku yang dimiliki Budi?

Rasio:

Ani : Budi = 2 : 3

Ani = 10 buku

Karena:

2 × 5 = 10

Maka:

3 × 5 = 15

Jadi, Budi memiliki 15 buku.


F. Rasio dalam Kehidupan Sehari-hari

Rasio banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:

  • Perbandingan jumlah siswa laki-laki dan perempuan.
  • Perbandingan jumlah buah.
  • Perbandingan jarak pada peta.
  • Perbandingan bahan dalam resep makanan.
  • Perbandingan umur.
  • Perbandingan harga barang.

Contoh:

Untuk membuat minuman, diperlukan 2 gelas sirup dan 5 gelas air.

Rasio sirup terhadap air adalah:

2 : 5

Jika menggunakan 4 gelas sirup, air yang diperlukan adalah:

4 : 10

Jadi diperlukan 10 gelas air.


G. Latihan Soal

Pilihan Ganda

1. Rasio 15 : 20 dalam bentuk paling sederhana adalah ....

A. 2 : 3
B. 3 : 4
C. 4 : 5
D. 5 : 6

2. Di sebuah kelas terdapat 12 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Rasio siswa laki-laki terhadap perempuan adalah ....

A. 1 : 2
B. 2 : 3
C. 3 : 2
D. 3 : 4

3. Rasio kelereng merah dan biru adalah 3 : 5. Jika kelereng merah berjumlah 12, jumlah kelereng biru adalah ....

A. 15
B. 18
C. 20
D. 24

Soal Uraian

4. Sederhanakan rasio berikut:

  • a. 18 : 24
  • b. 30 : 45
  • c. 28 : 42

5. Perbandingan umur Kakak dan Adik adalah 5 : 3. Jika umur Adik 12 tahun, berapa umur Kakak?

6. Dalam sebuah keranjang terdapat 20 apel dan 30 jeruk. Tentukan:

  • a. Rasio apel terhadap jeruk.
  • b. Rasio jeruk terhadap seluruh buah.
  • c. Rasio apel terhadap seluruh buah.

Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. Rasio 15 : 20
FPB dari 15 dan 20 = 5
15 ÷ 5 : 20 ÷ 5 = 3 : 4
Jawaban: B. 3 : 4

2. Rasio siswa laki-laki terhadap perempuan = 12 : 18
FPB = 6
12 ÷ 6 : 18 ÷ 6 = 2 : 3
Jawaban: B. 2 : 3

3. Rasio merah : biru = 3 : 5
Kelereng merah = 12, berarti 3 × 4 = 12.
Kelereng biru = 5 × 4 = 20
Jawaban: C. 20


Soal Uraian

4. Sederhanakan rasio:

a. 18 : 24
FPB = 6
18 ÷ 6 : 24 ÷ 6 = 3 : 4

b. 30 : 45
FPB = 15
30 ÷ 15 : 45 ÷ 15 = 2 : 3

c. 28 : 42
FPB = 14
28 ÷ 14 : 42 ÷ 14 = 2 : 3

Jawaban:
a. 3 : 4
b. 2 : 3
c. 2 : 3


5. Perbandingan umur Kakak : Adik = 5 : 3

Umur Adik = 12 tahun.

Nilai 3 bagian = 12
1 bagian = 12 ÷ 3 = 4 tahun

Umur Kakak = 5 × 4 = 20 tahun

Jawaban: 20 tahun


6. Diketahui:

  • Apel = 20 buah
  • Jeruk = 30 buah
  • Jumlah seluruh buah = 20 + 30 = 50 buah

a. Rasio apel terhadap jeruk
= 20 : 30
= 2 : 3

b. Rasio jeruk terhadap seluruh buah
= 30 : 50
= 3 : 5

c. Rasio apel terhadap seluruh buah
= 20 : 50
= 2 : 5

Kesimpulan / Refleksi:

Berdasarkan hasil pembelajaran dan latihan soal materi rasio, diperoleh hasil bahwa:

  • 80% murid (22 murid) sudah memahami konsep rasio, menyederhanakan rasio, menentukan rasio dua besaran, serta menyelesaikan masalah sederhana yang berkaitan dengan rasio.
  • 20% murid (5 murid) belum memahami secara optimal, terutama dalam menyederhanakan rasio dan menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan perbandingan.

Tindak lanjut: Murid yang belum memahami diberikan bimbingan dan latihan tambahan (remedial) menggunakan contoh konkret dan soal sederhana. Murid yang sudah memahami diberikan soal pengayaan dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

Kesimpulan: Secara umum, pembelajaran materi rasio berjalan dengan baik dan sebagian besar murid telah mencapai tujuan pembelajaran.


Bahasa Indonesia Class 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal    : Kamis, 27 Agustus 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : kalimat langsung dan tak langsung 

Pertemuan Ke   : 12

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

1.IPAS
CP                                : Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa; dan
menganalisis informasi serta nilai-nilai dalam teks sastra dan nonsastra berwujud teks visual dan/atau audiovisual
TP                                : Murid dapat Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa
Materi Pokok             :  kalimat langsung dan tak langsung
Metode / Model          : Diskusi , Demonstrasi/ PBL
Media / Alat peraga   : video, kartu kalimat langsung dan tak langsung
ATP                             :  Murid membuat kalimat langsung dan tak langsung

Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia:

Kalimat Tidak Langsung

Pengertian

Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali perkataan seseorang tanpa mengutipnya secara persis.

Kalimat tidak langsung tidak menggunakan tanda petik.

Ciri-ciri Kalimat Tidak Langsung

  1. Tidak menggunakan tanda petik.
  2. Menggunakan kata penghubung seperti bahwa, agar, supaya, dan sebagainya.
  3. Mengalami perubahan kata ganti orang sesuai dengan konteks.
  4. Disampaikan dalam bentuk berita atau informasi.

Contoh

Kalimat langsung:

Ibu berkata, “Jangan lupa belajar.”

Kalimat tidak langsung:

Ibu berkata bahwa kami tidak boleh lupa belajar.

Kalimat langsung:

Rani berkata, “Saya sudah mengerjakan tugas.”

Kalimat tidak langsung:

Rani berkata bahwa ia sudah mengerjakan tugas.

E. Perubahan Kalimat Langsung Menjadi Tidak Langsung

Kalimat LangsungKalimat Tidak Langsung
Ayah berkata, “Saya akan pergi ke kantor.”Ayah berkata bahwa ia akan pergi ke kantor.
Siti berkata, “Aku suka membaca.”Siti berkata bahwa ia suka membaca.
Guru berkata, “Kalian harus rajin belajar.”Guru mengatakan bahwa mereka harus rajin belajar.
Ibu bertanya, “Apakah kamu sudah makan?”Ibu bertanya apakah saya sudah makan.


soal post test.

Ubah kalimat berikut menjadi kalimat tidak langsung!

  1. Ayah berkata, “Kamu harus rajin belajar.”
  2. Siti berkata, “Saya sudah mengerjakan PR.”
  3. Guru bertanya, “Apakah kalian sudah memahami pelajaran?”
kunci jawaban:
1. ayah mengatakan bahwa saya harus rajin belajar.
2. Siti mengatakan bahwa Dia sudah mengerjakan PR.
3. guru bertanya apakah kita sudah memahami pelajaran.

Kesimpulan/Refleksi:

Berdasarkan hasil refleksi pembelajaran Bahasa Indonesia materi Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung, diperoleh hasil sebagai berikut:

  • 80% murid (22 murid) sudah memahami pengertian, ciri-ciri, perbedaan, serta penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung dengan baik.
  • 20% murid (5 murid) belum memahami secara optimal, terutama dalam penggunaan tanda baca dan mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung.

Tindak lanjut: Murid yang belum memahami diberikan bimbingan dan latihan tambahan (remedial), sedangkan murid yang sudah memahami diberikan pengayaan berupa latihan mengubah kalimat langsung dan tidak langsung dalam berbagai konteks.


Class 6A SD AL-AZHAR 2

Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : IPAS

Hari/Tanggal    : Rabu, 26 Agustus 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : sistem rangka manusia 

Pertemuan Ke   : 12

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

1.IPAS
CP                                : Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya;
TP                                : Peserta didik dapat Merefleksikan sistem gerak tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya
Materi Pokok             :  sistem gerak
Metode / Model          : Diskusi , Demonstrasi/ PBL
Media / Alat peraga   : Replika tangan
ATP                             :  
  • Murid menjelaskan fungsi tulang, sendi, dan otot dalam membantu pergerakan tubuh.
  • Murid mengelompokkan jenis-jenis tulang dan sendi berdasarkan bentuk dan fungsinya.
  • Murid menganalisis hubungan kerja tulang, sendi, dan otot dalam menghasilkan gerakan.

  • Materi Pembelajaran IPAS

    1. Tulang

    Tulang merupakan alat gerak pasif, karena tulang tidak dapat bergerak sendiri. Tulang digerakkan oleh otot.

    Fungsi tulang

    1. Menopang tubuh sehingga tubuh dapat berdiri tegak.
    2. Memberi bentuk tubuh.
    3. Melindungi organ dalam, misalnya tulang tengkorak melindungi otak.
    4. Tempat melekatnya otot.
    5. Membantu pergerakan tubuh.
    6. Tempat pembentukan sel darah pada sumsum tulang.
    7. Menyimpan mineral, seperti kalsium dan fosfor.

    Jenis tulang berdasarkan bentuknya

    Jenis TulangContoh
    Tulang pipa/panjangtulang paha, tulang lengan
    Tulang pendektulang pergelangan tangan, pergelangan kaki
    Tulang pipihtulang tengkorak, tulang rusuk, tulang dada
    Tulang tidak beraturantulang belakang, tulang wajah

    2. Sendi

    Sendi adalah tempat bertemunya dua tulang atau lebih. Sendi memungkinkan tulang melakukan berbagai macam gerakan.

    Macam-macam sendi berdasarkan gerakannya

    a. Sendi engsel
    Memungkinkan gerakan satu arah seperti membuka dan menutup pintu.
    Contoh: siku dan lutut.

    b. Sendi peluru
    Memungkinkan tulang bergerak ke berbagai arah.
    Contoh: bahu dan panggul.

    c. Sendi putar
    Memungkinkan tulang berputar pada porosnya.
    Contoh: sendi antara tulang leher dan tengkorak.

    d. Sendi pelana
    Memungkinkan gerakan ke dua arah.
    Contoh: sendi pada pangkal ibu jari.

    e. Sendi geser
    Memungkinkan tulang bergeser atau bergerak sedikit.
    Contoh: sendi pada pergelangan tangan.

    3. Otot

    Otot merupakan alat gerak aktif karena dapat berkontraksi dan berelaksasi sehingga menggerakkan tulang.

    Jenis-jenis otot

    a. Otot lurik

    • Melekat pada tulang.
    • Bekerja sesuai kehendak kita.
    • Membantu tubuh melakukan gerakan.
    • Contoh: otot lengan dan kaki.

    b. Otot polos

    • Bekerja tanpa kita sadari.
    • Terdapat pada organ dalam.
    • Contoh: lambung dan usus.

    c. Otot jantung

    • Hanya terdapat pada jantung.
    • Bekerja secara terus-menerus dan tidak kita sadari.
    • Berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.

    4. Cara Kerja Sistem Gerak

    Tulang, sendi, dan otot bekerja bersama.

    Otot → menarik tulang → tulang bergerak pada sendi → tubuh bergerak.

    Contohnya ketika kita menekuk lengan:

    • Otot bekerja dengan berkontraksi.
    • Tulang lengan bergerak.
    • Sendi siku menjadi tempat terjadinya gerakan.
    • Akhirnya lengan dapat ditekuk.

    Kerja otot antagonis

    Otot antagonis adalah dua otot yang bekerja berlawanan.

    Contoh pada lengan:

    • Otot bisep berkontraksi → lengan ditekuk.
    • Otot trisep berkontraksi → lengan diluruskan.

    Kerja otot sinergis

    Otot sinergis adalah dua otot atau lebih yang bekerja bersama-sama untuk menghasilkan gerakan yang sama.

    Contohnya adalah beberapa otot pada lengan bawah yang membantu gerakan tangan.

    5. Gangguan pada Sistem Gerak

    Beberapa gangguan yang dapat terjadi pada sistem gerak antara lain:

    • Fraktur/patah tulang → tulang mengalami keretakan atau patah.
    • Keseleo → cedera pada sendi atau jaringan di sekitarnya.
    • Osteoporosis → tulang menjadi rapuh dan mudah patah.
    • Kifosis → tulang belakang membungkuk ke belakang secara berlebihan.
    • Lordosis → tulang belakang melengkung ke depan secara berlebihan.
    • Skoliosis → tulang belakang melengkung ke samping.

    6. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Gerak

    Agar tulang, sendi, dan otot tetap sehat, kita dapat:

    1. Mengonsumsi makanan bergizi, terutama yang mengandung kalsium dan vitamin D.
    2. Berolahraga secara teratur.
    3. Melakukan pemanasan sebelum berolahraga.
    4. Menjaga posisi duduk dan berdiri dengan benar.
    5. Menghindari membawa beban terlalu berat.
    6. Mendapatkan sinar matahari pagi secukupnya.
    7. Menjaga berat badan.
    8. Berhati-hati ketika melakukan aktivitas agar terhindar dari cedera.

  • soal post test!
  • Jelaskan perbedaan antara tulang, sendi, dan otot dalam sistem gerak manusia!
  • Apa yang dimaksud dengan sendi engsel? Berikan dua contoh letaknya pada tubuh manusia!
  • Jelaskan bagaimana otot dan tulang bekerja sama sehingga manusia dapat menggerakkan tangannya!
  • Mengapa kita perlu melakukan pemanasan sebelum berolahraga? Jelaskan kaitannya dengan sistem gerak!
  • Rani sering duduk dengan posisi membungkuk ketika belajar. Menurutmu, apa dampak kebiasaan tersebut terhadap sistem geraknya dan bagaimana cara mencegahnya?
  • Kesimpulan

    Sistem gerak manusia terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Tulang merupakan alat gerak pasif, sedangkan otot merupakan alat gerak aktif. Sendi menghubungkan tulang dan memungkinkan terjadinya berbagai gerakan. Ketiganya bekerja sama agar manusia dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan, berlari, menulis, mengangkat benda, dan melompat. peserta didik dapat menjelaskan fungsi tulang, otot dan sendi. siswa hadir 26 tidak hadir 1


    PAK Class 6A SD AL-AZHAR 2

      Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd. Mapel                : PAK (Pendidikan Anti Korupsi) Hari/Tanggal    : Jumat, 28 Agustus 2026 F...