Hari/Tanggal : Senin, 20 Juli 2026
Kelas : 6A
Mata Pelajaran : pendidikan Pancasila dan Seni Rupa
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
A. Pengertian Pancasila
Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila terdiri atas lima sila yang menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.
Kelima sila tersebut bukanlah aturan yang berdiri sendiri, melainkan saling berhubungan dan saling melengkapi sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.
B. Bunyi Sila-Sila Pancasila
- Ketuhanan Yang Maha Esa
- Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
- Persatuan Indonesia
- Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
- Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
C. Makna Setiap Sila
1. Sila Pertama
Ketuhanan Yang Maha Esa
Makna:
- Mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa.
- Beribadah sesuai agama masing-masing.
- Menghormati pemeluk agama lain.
- Tidak memaksakan agama kepada orang lain.
Contoh:
- Berdoa sebelum belajar.
- Menghormati teman yang sedang beribadah.
- Tidak mengejek agama lain.
2. Sila Kedua
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Makna:
- Menghargai harkat dan martabat manusia.
- Saling menyayangi.
- Menolong sesama.
- Bersikap sopan dan santun.
Contoh:
- Membantu teman yang kesulitan.
- Tidak melakukan perundungan (bullying).
- Menghormati guru dan orang tua.
3. Sila Ketiga
Persatuan Indonesia
Makna:
- Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
- Bangga menjadi bangsa Indonesia.
- Menghargai keberagaman.
Contoh:
- Bermain tanpa membeda-bedakan teman.
- Mengikuti upacara dengan tertib.
- Menjaga kerukunan.
4. Sila Keempat
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Makna:
- Menyelesaikan masalah melalui musyawarah.
- Menghargai pendapat orang lain.
- Mengutamakan kepentingan bersama.
Contoh:
- Bermusyawarah menentukan ketua kelas.
- Mendengarkan pendapat teman.
- Menerima keputusan bersama.
5. Sila Kelima
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Makna:
- Bersikap adil kepada semua orang.
- Menghargai hak orang lain.
- Melaksanakan kewajiban dengan tanggung jawab.
Contoh:
- Berbagi tugas piket secara adil.
- Menggunakan fasilitas sekolah dengan baik.
- Tidak mengambil hak orang lain.
D. Hubungan Antarsila dalam Pancasila
Kelima sila dalam Pancasila saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Setiap sila mendukung sila yang lain sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.
| Sila | Hubungannya dengan Sila Lain |
|---|---|
| Sila ke-1 | Menjadi dasar dalam menghormati sesama manusia, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil. |
| Sila ke-2 | Sikap kemanusiaan memperkuat persatuan, musyawarah, dan keadilan. |
| Sila ke-3 | Persatuan tercipta karena adanya ketakwaan, rasa kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan. |
| Sila ke-4 | Musyawarah dilakukan dengan menjunjung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan. |
| Sila ke-5 | Keadilan dapat terwujud jika masyarakat beriman, menghargai sesama, bersatu, dan bermusyawarah. |
E. Pancasila sebagai Satu Kesatuan yang Utuh
Kelima sila Pancasila ibarat lima jari pada satu tangan.
- Setiap jari memiliki fungsi yang berbeda.
- Namun semuanya bekerja bersama agar tangan dapat berfungsi dengan baik.
- Jika satu jari tidak berfungsi, pekerjaan menjadi kurang sempurna.
Begitu pula dengan Pancasila.
Kelima sila memiliki makna yang berbeda, tetapi saling melengkapi sehingga tidak boleh dipisahkan atau diutamakan salah satu saja.
F. Contoh Penerapan Kelima Sila Sekaligus
Studi Kasus
Hari Sabtu, seluruh siswa mengikuti kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah.
Sebelum bekerja mereka berdoa menurut agama masing-masing. Saat bekerja mereka saling membantu tanpa membedakan suku dan agama. Ketika menentukan pembagian tugas, mereka bermusyawarah. Semua kelompok memperoleh tugas yang sama dan setelah selesai seluruh siswa menikmati hasil kerja bersama.
Hubungan dengan Pancasila
| Perilaku | Sila |
|---|---|
| Berdoa sebelum bekerja | Sila ke-1 |
| Saling membantu | Sila ke-2 |
| Bekerja bersama menjaga sekolah | Sila ke-3 |
| Musyawarah membagi tugas | Sila ke-4 |
| Pembagian tugas secara adil | Sila ke-5 |
Kesimpulan: Kelima sila diterapkan secara bersamaan sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.
SENI RUPA:
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat Menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.
Materi Pembelajaran:
A. Pengertian Seni Rupa
Seni rupa adalah cabang seni yang dapat dinikmati melalui indera penglihatan dan dapat dirasakan keindahannya. Seni rupa diwujudkan dalam bentuk gambar, lukisan, patung, kerajinan, poster, batik, dan berbagai benda yang ada di sekitar kita.
Setiap karya seni rupa memiliki unsur-unsur pembentuk dan prinsip desain yang membuat karya tersebut menjadi indah, menarik, dan memiliki makna.
B. Unsur-Unsur Rupa
Unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang membentuk sebuah karya seni rupa.
1. Titik
Titik merupakan unsur rupa yang paling sederhana. Sekumpulan titik dapat membentuk garis, pola, atau tekstur.
Contoh di sekitar kita:
- Bintik pada kain batik.
- Motif titik pada keramik.
- Hujan yang digambar dengan titik-titik.
Contoh karya seni:
- Lukisan pointilis.
2. Garis
Garis adalah kumpulan titik yang saling berhubungan.
Jenis-jenis garis
- Garis lurus
- Garis lengkung
- Garis zig-zag
- Garis putus-putus
- Garis bergelombang
Fungsi garis
- Membentuk objek
- Memberi arah
- Memberi kesan gerak
- Membuat batas suatu bentuk
Contoh di sekitar
- Jalan raya
- Pagar
- Kabel listrik
- Daun
3. Bidang
Bidang adalah bentuk yang memiliki panjang dan lebar.
Macam bidang
- Persegi
- Persegi panjang
- Segitiga
- Lingkaran
- Oval
Contoh
- Buku
- Jendela
- Meja
- Ubin lantai
4. Bentuk
Bentuk adalah bidang yang memiliki volume atau tampak tiga dimensi.
Contoh bentuk
- Bola
- Kubus
- Tabung
- Kerucut
- Balok
Contoh di sekitar
- Bola sepak
- Kaleng susu
- Kotak pensil
- Gelas
5. Warna
Warna memberikan kesan indah dan memperkuat pesan dalam karya seni.
Warna Primer
- Merah
- Kuning
- Biru
Warna Sekunder
Hasil campuran dua warna primer.
- Hijau
- Jingga
- Ungu
Warna Tersier
Campuran warna primer dan sekunder.
Warna Panas
- Merah
- Oranye
- Kuning
Memberikan kesan:
- Semangat
- Berani
- Ceria
Warna Dingin
- Hijau
- Biru
- Ungu
Memberikan kesan:
- Tenang
- Sejuk
- Damai
6. Tekstur
Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda.
Tekstur nyata
Dapat dirasakan dengan sentuhan.
Contoh:
- Kulit kayu
- Batu
- Pasir
Tekstur semu
Terlihat kasar atau halus, tetapi saat disentuh sebenarnya tidak demikian.
Contoh:
- Gambar kayu
- Lukisan batu
7. Ruang
Ruang memberikan kesan luas, dekat, jauh, tinggi, atau rendah pada karya seni.
Contoh:
- Gambar jalan yang tampak semakin mengecil.
- Pemandangan gunung.



.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpeg)





