Seni Rupa Class 6A SD AL-AZHAR 2

  Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Seni Rupa

Hari/Tanggal    : Kamis, 27 Agustus 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : Seni rupa Makrame 

Pertemuan Ke   : 13

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
TP                                : Peserta didik Merefleksikan proses dan hasil karya yang telah dibuat dengan menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai (MAKRAME)

Metode / Model          :  Demonstrasi/ PJBL
Media / Alat peraga   : video, Tali makrame
ATP                             :  Murid dapat membuat karya seni makrame berupa tplak meja

Materi Pembelajaran 

MAKRAMÉ

A. Pengertian Makramé

Makramé adalah seni membuat kerajinan dengan cara mengikat, menyimpulkan, dan merangkai tali sehingga menghasilkan berbagai bentuk dan benda yang indah.

Makramé dapat digunakan untuk membuat benda hias maupun benda yang memiliki fungsi dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh hasil karya makramé:

  • Hiasan dinding
  • Gantungan pot
  • Gantungan kunci
  • Gelang
  • Tas
  • Tempat tisu
  • Hiasan meja

B. Bahan dan Alat

Beberapa bahan dan alat yang dapat digunakan untuk membuat makramé:

Bahan:

  • Tali katun
  • Tali kur
  • Benang atau tali rami
  • Manik-manik sebagai hiasan

Alat:

  • Gunting
  • Meteran atau penggaris
  • Selotip
  • Batang kayu atau ring sebagai tempat mengikat tali

C. Teknik Dasar Makramé

Dalam membuat makramé, terdapat beberapa teknik simpul dasar.

1. Simpul Mati

Simpul yang digunakan untuk mengikat dua bagian tali agar tidak mudah terlepas.

2. Simpul Kepala

Digunakan untuk memasangkan tali pada batang atau ring.

3. Simpul Persegi

Simpul yang menghasilkan bentuk seperti kotak atau persegi dan sering digunakan dalam berbagai karya makramé.

4. Simpul Spiral

Simpul yang menghasilkan pola melingkar atau berputar seperti spiral.

D. Langkah-Langkah Membuat Makramé Sederhana

Contoh: Gantungan hiasan makramé

  1. Siapkan tali dengan ukuran yang sama.
  2. Potong tali sesuai ukuran yang diperlukan.
  3. Pasangkan tali pada ring atau batang kayu.
  4. Buat simpul kepala.
  5. Lanjutkan dengan membuat simpul persegi secara berulang.
  6. Atur jarak dan bentuk simpul agar terlihat rapi.
  7. Tambahkan manik-manik jika diperlukan.
  8. Rapikan dan potong ujung tali.
  9. Karya makramé siap digunakan sebagai hiasan.

E. Unsur Seni dalam Makramé

Dalam membuat karya makramé, kita dapat memperhatikan beberapa unsur seni:

  • Garis: terbentuk dari susunan tali.
  • Bentuk: muncul dari pola simpul.
  • Warna: dapat dipilih sesuai selera.
  • Tekstur: permukaan tali memberikan kesan tertentu.
  • Pola: terbentuk dari pengulangan simpul.
  • Komposisi: mengatur susunan tali agar karya terlihat seimbang.

F. Manfaat Membuat Makramé

Membuat karya makramé dapat:

  • Melatih kreativitas.
  • Melatih kesabaran dan ketelitian.
  • Meningkatkan keterampilan tangan.
  • Mengembangkan kemampuan membuat pola.
  • Menghasilkan benda yang indah dan bermanfaat.
  • Memanfaatkan bahan sederhana menjadi karya seni.

G. Keselamatan Kerja

Saat membuat makramé, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Gunakan gunting dengan hati-hati.
  2. Jangan mengarahkan gunting kepada teman.
  3. Gunakan alat sesuai fungsinya.
  4. Rapikan tali dan alat setelah selesai.
  5. Jaga kebersihan tempat kerja.

H. Aktivitas Siswa

Proyek: Membuat hiasan gantung makramé sederhana secara individu atau berkelompok.

Kriteria penilaian:

  • Ketepatan teknik simpul.
  • Kerapian karya.
  • Kreativitas desain.
  • Pemilihan warna.
  • Ketekunan dalam proses pembuatan.
  • Kesesuaian karya dengan rancangan.


Makramé merupakan seni kerajinan yang dibuat dengan teknik mengikat dan menyimpulkan tali. Dengan menggunakan berbagai teknik simpul, tali dapat diubah menjadi karya seni yang indah, kreatif, dan memiliki nilai guna.

Matematika Class 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Matematika

Hari/Tanggal    : Kamis, 27 Agustus 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : rasio satuan terhadap keseluruhan 

Pertemuan Ke   : 13

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan;
TP                                : 

Pserta didik dapat Bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan;

Metode / Model          : Diskusi , Demonstrasi/ PBL
Media / Alat peraga   : video, Sedotan
ATP                             :  Murid dapat mengerjakan soal tentang rasio dalam kehidupan sehari-hari.

Materi Pembelajaran 

RASIO (PERBANDINGAN)

A. Pengertian Rasio

Rasio adalah perbandingan antara dua besaran yang sejenis.

Rasio biasanya ditulis menggunakan:

  • tanda titik dua (:)
  • pecahan (a/b)
  • atau kata “berbanding”

Contoh:

Di dalam kelas terdapat 12 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan.

Rasio siswa laki-laki terhadap perempuan adalah:

12 : 18

Rasio tersebut dapat disederhanakan dengan membagi kedua bilangan dengan 6:

12 : 18 = 2 : 3

Jadi, rasio siswa laki-laki terhadap perempuan adalah 2 : 3.


B. Menyederhanakan Rasio

Untuk menyederhanakan rasio, kedua bilangan dibagi dengan bilangan yang sama sampai diperoleh bentuk paling sederhana.

Contoh:

24 : 36

FPB dari 24 dan 36 adalah 12.

24 ÷ 12 = 2
36 ÷ 12 = 3

Jadi:

24 : 36 = 2 : 3


C. Rasio Bagian terhadap Bagian

Rasio bagian terhadap bagian membandingkan satu bagian dengan bagian lainnya.

Contoh:

Sebuah kotak berisi:

  • 8 pensil merah
  • 12 pensil biru

Rasio pensil merah terhadap pensil biru:

8 : 12 = 2 : 3

Jadi, rasio pensil merah terhadap pensil biru adalah 2 : 3.


D. Rasio Bagian terhadap Keseluruhan

Rasio bagian terhadap keseluruhan membandingkan suatu bagian dengan jumlah seluruh bagian.

Contoh:

Dalam sebuah kelas terdapat 10 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan.

Jumlah seluruh siswa:

10 + 15 = 25 siswa

Rasio siswa laki-laki terhadap seluruh siswa:

10 : 25 = 2 : 5

Jadi, rasio siswa laki-laki terhadap seluruh siswa adalah 2 : 5.


E. Menentukan Nilai yang Belum Diketahui

Rasio dapat digunakan untuk menentukan jumlah yang belum diketahui.

Contoh:

Rasio jumlah buku Ani dan Budi adalah 2 : 3. Jika Ani memiliki 10 buku, berapa buku yang dimiliki Budi?

Rasio:

Ani : Budi = 2 : 3

Ani = 10 buku

Karena:

2 × 5 = 10

Maka:

3 × 5 = 15

Jadi, Budi memiliki 15 buku.


F. Rasio dalam Kehidupan Sehari-hari

Rasio banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:

  • Perbandingan jumlah siswa laki-laki dan perempuan.
  • Perbandingan jumlah buah.
  • Perbandingan jarak pada peta.
  • Perbandingan bahan dalam resep makanan.
  • Perbandingan umur.
  • Perbandingan harga barang.

Contoh:

Untuk membuat minuman, diperlukan 2 gelas sirup dan 5 gelas air.

Rasio sirup terhadap air adalah:

2 : 5

Jika menggunakan 4 gelas sirup, air yang diperlukan adalah:

4 : 10

Jadi diperlukan 10 gelas air.


G. Latihan Soal

Pilihan Ganda

1. Rasio 15 : 20 dalam bentuk paling sederhana adalah ....

A. 2 : 3
B. 3 : 4
C. 4 : 5
D. 5 : 6

2. Di sebuah kelas terdapat 12 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Rasio siswa laki-laki terhadap perempuan adalah ....

A. 1 : 2
B. 2 : 3
C. 3 : 2
D. 3 : 4

3. Rasio kelereng merah dan biru adalah 3 : 5. Jika kelereng merah berjumlah 12, jumlah kelereng biru adalah ....

A. 15
B. 18
C. 20
D. 24

Soal Uraian

4. Sederhanakan rasio berikut:

  • a. 18 : 24
  • b. 30 : 45
  • c. 28 : 42

5. Perbandingan umur Kakak dan Adik adalah 5 : 3. Jika umur Adik 12 tahun, berapa umur Kakak?

6. Dalam sebuah keranjang terdapat 20 apel dan 30 jeruk. Tentukan:

  • a. Rasio apel terhadap jeruk.
  • b. Rasio jeruk terhadap seluruh buah.
  • c. Rasio apel terhadap seluruh buah.

Kesimpulan / Refleksi:


Bahasa Indonesia Class 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal    : Kamis, 27 Agustus 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : kalimat langsung dan tak langsung 

Pertemuan Ke   : 12

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

1.IPAS
CP                                : Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa; dan
menganalisis informasi serta nilai-nilai dalam teks sastra dan nonsastra berwujud teks visual dan/atau audiovisual
TP                                : Murid dapat Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa
Materi Pokok             :  kalimat langsung dan tak langsung
Metode / Model          : Diskusi , Demonstrasi/ PBL
Media / Alat peraga   : video, kartu kalimat langsung dan tak langsung
ATP                             :  Murid membuat kalimat langsung dan tak langsung

Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia:

Kalimat Tidak Langsung

Pengertian

Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali perkataan seseorang tanpa mengutipnya secara persis.

Kalimat tidak langsung tidak menggunakan tanda petik.

Ciri-ciri Kalimat Tidak Langsung

  1. Tidak menggunakan tanda petik.
  2. Menggunakan kata penghubung seperti bahwa, agar, supaya, dan sebagainya.
  3. Mengalami perubahan kata ganti orang sesuai dengan konteks.
  4. Disampaikan dalam bentuk berita atau informasi.

Contoh

Kalimat langsung:

Ibu berkata, “Jangan lupa belajar.”

Kalimat tidak langsung:

Ibu berkata bahwa kami tidak boleh lupa belajar.

Kalimat langsung:

Rani berkata, “Saya sudah mengerjakan tugas.”

Kalimat tidak langsung:

Rani berkata bahwa ia sudah mengerjakan tugas.


E. Perubahan Kalimat Langsung Menjadi Tidak Langsung

Kalimat LangsungKalimat Tidak Langsung
Ayah berkata, “Saya akan pergi ke kantor.”Ayah berkata bahwa ia akan pergi ke kantor.
Siti berkata, “Aku suka membaca.”Siti berkata bahwa ia suka membaca.
Guru berkata, “Kalian harus rajin belajar.”Guru mengatakan bahwa mereka harus rajin belajar.
Ibu bertanya, “Apakah kamu sudah makan?”Ibu bertanya apakah saya sudah makan.

F. Latihan

Tentukan apakah kalimat berikut merupakan fakta atau opini!

  1. Matahari terbit dari arah timur.
  2. Menurut saya, matematika adalah pelajaran yang paling mudah.
  3. Indonesia memiliki banyak pulau.
  4. Buku cerita itu sangat menarik.
  5. Air membeku pada suhu 0°C dalam kondisi tertentu.

Ubah kalimat berikut menjadi kalimat tidak langsung!

  1. Ayah berkata, “Kamu harus rajin belajar.”
  2. Siti berkata, “Saya sudah mengerjakan PR.”
  3. Guru bertanya, “Apakah kalian sudah memahami pelajaran?”

Kesimpulan/Refleksi:

Class 6A SD AL-AZHAR 2

Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : IPAS

Hari/Tanggal    : Rabu, 26 Agustus 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : sistem rangka manusia 

Pertemuan Ke   : 12

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

1.IPAS
CP                                : Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya;
TP                                : Peserta didik dapat Merefleksikan sistem gerak tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya
Materi Pokok             :  sistem gerak
Metode / Model          : Diskusi , Demonstrasi/ PBL
Media / Alat peraga   : Replika tangan
ATP                             :  
  • Murid menjelaskan fungsi tulang, sendi, dan otot dalam membantu pergerakan tubuh.
  • Murid mengelompokkan jenis-jenis tulang dan sendi berdasarkan bentuk dan fungsinya.
  • Murid menganalisis hubungan kerja tulang, sendi, dan otot dalam menghasilkan gerakan.

  • Materi Pembelajaran IPAS

    1. Tulang

    Tulang merupakan alat gerak pasif, karena tulang tidak dapat bergerak sendiri. Tulang digerakkan oleh otot.

    Fungsi tulang

    1. Menopang tubuh sehingga tubuh dapat berdiri tegak.
    2. Memberi bentuk tubuh.
    3. Melindungi organ dalam, misalnya tulang tengkorak melindungi otak.
    4. Tempat melekatnya otot.
    5. Membantu pergerakan tubuh.
    6. Tempat pembentukan sel darah pada sumsum tulang.
    7. Menyimpan mineral, seperti kalsium dan fosfor.

    Jenis tulang berdasarkan bentuknya

    Jenis TulangContoh
    Tulang pipa/panjangtulang paha, tulang lengan
    Tulang pendektulang pergelangan tangan, pergelangan kaki
    Tulang pipihtulang tengkorak, tulang rusuk, tulang dada
    Tulang tidak beraturantulang belakang, tulang wajah

    2. Sendi

    Sendi adalah tempat bertemunya dua tulang atau lebih. Sendi memungkinkan tulang melakukan berbagai macam gerakan.

    Macam-macam sendi berdasarkan gerakannya

    a. Sendi engsel
    Memungkinkan gerakan satu arah seperti membuka dan menutup pintu.
    Contoh: siku dan lutut.

    b. Sendi peluru
    Memungkinkan tulang bergerak ke berbagai arah.
    Contoh: bahu dan panggul.

    c. Sendi putar
    Memungkinkan tulang berputar pada porosnya.
    Contoh: sendi antara tulang leher dan tengkorak.

    d. Sendi pelana
    Memungkinkan gerakan ke dua arah.
    Contoh: sendi pada pangkal ibu jari.

    e. Sendi geser
    Memungkinkan tulang bergeser atau bergerak sedikit.
    Contoh: sendi pada pergelangan tangan.

    3. Otot

    Otot merupakan alat gerak aktif karena dapat berkontraksi dan berelaksasi sehingga menggerakkan tulang.

    Jenis-jenis otot

    a. Otot lurik

    • Melekat pada tulang.
    • Bekerja sesuai kehendak kita.
    • Membantu tubuh melakukan gerakan.
    • Contoh: otot lengan dan kaki.

    b. Otot polos

    • Bekerja tanpa kita sadari.
    • Terdapat pada organ dalam.
    • Contoh: lambung dan usus.

    c. Otot jantung

    • Hanya terdapat pada jantung.
    • Bekerja secara terus-menerus dan tidak kita sadari.
    • Berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.

    4. Cara Kerja Sistem Gerak

    Tulang, sendi, dan otot bekerja bersama.

    Otot → menarik tulang → tulang bergerak pada sendi → tubuh bergerak.

    Contohnya ketika kita menekuk lengan:

    • Otot bekerja dengan berkontraksi.
    • Tulang lengan bergerak.
    • Sendi siku menjadi tempat terjadinya gerakan.
    • Akhirnya lengan dapat ditekuk.

    Kerja otot antagonis

    Otot antagonis adalah dua otot yang bekerja berlawanan.

    Contoh pada lengan:

    • Otot bisep berkontraksi → lengan ditekuk.
    • Otot trisep berkontraksi → lengan diluruskan.

    Kerja otot sinergis

    Otot sinergis adalah dua otot atau lebih yang bekerja bersama-sama untuk menghasilkan gerakan yang sama.

    Contohnya adalah beberapa otot pada lengan bawah yang membantu gerakan tangan.

    5. Gangguan pada Sistem Gerak

    Beberapa gangguan yang dapat terjadi pada sistem gerak antara lain:

    • Fraktur/patah tulang → tulang mengalami keretakan atau patah.
    • Keseleo → cedera pada sendi atau jaringan di sekitarnya.
    • Osteoporosis → tulang menjadi rapuh dan mudah patah.
    • Kifosis → tulang belakang membungkuk ke belakang secara berlebihan.
    • Lordosis → tulang belakang melengkung ke depan secara berlebihan.
    • Skoliosis → tulang belakang melengkung ke samping.

    6. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Gerak

    Agar tulang, sendi, dan otot tetap sehat, kita dapat:

    1. Mengonsumsi makanan bergizi, terutama yang mengandung kalsium dan vitamin D.
    2. Berolahraga secara teratur.
    3. Melakukan pemanasan sebelum berolahraga.
    4. Menjaga posisi duduk dan berdiri dengan benar.
    5. Menghindari membawa beban terlalu berat.
    6. Mendapatkan sinar matahari pagi secukupnya.
    7. Menjaga berat badan.
    8. Berhati-hati ketika melakukan aktivitas agar terhindar dari cedera.

  • soal post test!
  • Jelaskan perbedaan antara tulang, sendi, dan otot dalam sistem gerak manusia!
  • Apa yang dimaksud dengan sendi engsel? Berikan dua contoh letaknya pada tubuh manusia!
  • Jelaskan bagaimana otot dan tulang bekerja sama sehingga manusia dapat menggerakkan tangannya!
  • Mengapa kita perlu melakukan pemanasan sebelum berolahraga? Jelaskan kaitannya dengan sistem gerak!
  • Rani sering duduk dengan posisi membungkuk ketika belajar. Menurutmu, apa dampak kebiasaan tersebut terhadap sistem geraknya dan bagaimana cara mencegahnya?
  • Kesimpulan

    Sistem gerak manusia terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Tulang merupakan alat gerak pasif, sedangkan otot merupakan alat gerak aktif. Sendi menghubungkan tulang dan memungkinkan terjadinya berbagai gerakan. Ketiganya bekerja sama agar manusia dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan, berlari, menulis, mengangkat benda, dan melompat. peserta didik dapat menjelaskan fungsi tulang, otot dan sendi. siswa hadir 26 tidak hadir 1


    Bahasa Indonesia Class 6A SD AL-AZHAR 2

     Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

    Mapel                : Bahasa Indonesia

    Hari/Tanggal    : Rabu, 26 Agustus 2026

    Fase / Kelas      : C / 6A

    Materi               : fakta dan opini, kalimat langsung dan tak langsung 

    Pertemuan Ke   : 12

    Tabik Pun 🙏 

    Good morning my lovely students. How are you?

    Hopely you are healthy and happiness. 😍
    Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


    Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
    Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
    Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

    1.Bahasa Indonesia
    CP                                : Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa; dan
    menganalisis informasi serta nilai-nilai dalam teks sastra dan nonsastra berwujud teks visual dan/atau audiovisual.
    TP                                : Murid dapat Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa
    Metode / Model          : Diskusi , tanya jawab/ PBL
    Media / Alat peraga   : kartu fakta dan opini, kartu kalimat langsung dan tak langsung
    ATP                             :  
    Murid membaca teks pendek secara bergantian kemudian menemukan kata-kata yang memiliki pola kombinasi huruf tertentu, fakta dan opini.
    membuat kalimat langsung dan tak langsung.

    Materi Pembelajaran:





    Fakta, Opini, Kalimat Langsung, dan Kalimat Tidak Langsung

    A. Fakta dan Opini

    1. Pengertian Fakta

    Fakta adalah informasi atau pernyataan yang benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenarannya.

    Ciri-ciri fakta:

    • Berdasarkan kenyataan.
    • Dapat dibuktikan kebenarannya.
    • Memiliki data atau sumber yang jelas.
    • Bersifat objektif.

    Contoh:

    Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

    Pernyataan tersebut merupakan fakta karena dapat dibuktikan melalui sejarah.

    2. Pengertian Opini

    Opini adalah pendapat, pikiran, atau pandangan seseorang terhadap suatu hal yang belum tentu benar bagi semua orang.

    Ciri-ciri opini:

    • Berisi pendapat atau penilaian seseorang.
    • Kebenarannya belum tentu dapat dibuktikan.
    • Bersifat subjektif.
    • Sering menggunakan kata: menurut saya, sebaiknya, mungkin, paling bagus, sangat menarik, dan sebagainya.

    Contoh:

    Menurut saya, membaca buku adalah kegiatan yang paling menyenangkan.

    Kalimat tersebut merupakan opini karena berisi pendapat seseorang.

    B. Perbedaan Fakta dan Opini

    FaktaOpini
    Berdasarkan kenyataanBerdasarkan pendapat
    Dapat dibuktikanBelum tentu dapat dibuktikan
    Bersifat objektifBersifat subjektif
    Memiliki data atau sumberBiasanya berupa penilaian atau pandangan
    Contoh: Sekolah dimulai pukul 07.00.Contoh: Sekolah pagi sangat menyenangkan.

    C. Kalimat Langsung

    Pengertian

    Kalimat langsung adalah kalimat yang mengutip perkataan seseorang sama persis seperti yang diucapkan.

    Kalimat langsung biasanya menggunakan tanda petik (“...”).

    Ciri-ciri Kalimat Langsung

    1. Menggunakan tanda petik.
    2. Huruf pertama dalam petikan ditulis dengan huruf kapital.
    3. Menggunakan tanda baca yang sesuai.
    4. Menggunakan kata pengiring seperti kata, ujar, tanya, jawab, jelas, dan sebagainya.

    Contoh

    Ibu berkata, “Jangan lupa belajar sebelum tidur.”

    “Kapan kamu mengerjakan tugas itu?” tanya Rani.

    “Saya sudah membaca buku itu,” kata Budi.


    D. Kalimat Tidak Langsung

    Pengertian

    Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali perkataan seseorang tanpa mengutipnya secara persis.

    Kalimat tidak langsung tidak menggunakan tanda petik.

    Ciri-ciri Kalimat Tidak Langsung

    1. Tidak menggunakan tanda petik.
    2. Menggunakan kata penghubung seperti bahwa, agar, supaya, dan sebagainya.
    3. Mengalami perubahan kata ganti orang sesuai dengan konteks.
    4. Disampaikan dalam bentuk berita atau informasi.

    Contoh

    Kalimat langsung:

    Ibu berkata, “Jangan lupa belajar.”

    Kalimat tidak langsung:

    Ibu berkata bahwa kami tidak boleh lupa belajar.

    Kalimat langsung:

    Rani berkata, “Saya sudah mengerjakan tugas.”

    Kalimat tidak langsung:

    Rani berkata bahwa ia sudah mengerjakan tugas.


    E. Perubahan Kalimat Langsung Menjadi Tidak Langsung

    Kalimat LangsungKalimat Tidak Langsung
    Ayah berkata, “Saya akan pergi ke kantor.”Ayah berkata bahwa ia akan pergi ke kantor.
    Siti berkata, “Aku suka membaca.”Siti berkata bahwa ia suka membaca.
    Guru berkata, “Kalian harus rajin belajar.”Guru mengatakan bahwa mereka harus rajin belajar.
    Ibu bertanya, “Apakah kamu sudah makan?”Ibu bertanya apakah saya sudah makan.

    F. Latihan

    Tentukan apakah kalimat berikut merupakan fakta atau opini!

    1. Matahari terbit dari arah timur.
    2. Menurut saya, matematika adalah pelajaran yang paling mudah.
    3. Indonesia memiliki banyak pulau.
    4. Buku cerita itu sangat menarik.
    5. Air membeku pada suhu 0°C dalam kondisi tertentu.

    Ubah kalimat berikut menjadi kalimat tidak langsung!

    1. Ayah berkata, “Kamu harus rajin belajar.”
    2. Siti berkata, “Saya sudah mengerjakan PR.”
    3. Guru bertanya, “Apakah kalian sudah memahami pelajaran?”

    Kesimpulan

    • Fakta → informasi yang benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan.
    • Opini → pendapat atau pandangan seseorang.
    • Kalimat langsung → perkataan seseorang ditulis persis seperti aslinya dan menggunakan tanda petik.
    • Kalimat tidak langsung → perkataan seseorang disampaikan kembali tanpa menggunakan tanda petik.

    Class 6A Pend.Pancasila SD AL-AZHAR 2

     Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

    Mapel                : Pendidikan Pancasila

    Hari/Tanggal    : Rabu, 26 Agustus 2026

    Fase / Kelas      : C / 6A

    Materi               : norma, hak, kewajiban 

    Pertemuan Ke   : 12

    Tabik Pun 🙏 

    Good morning my lovely students. How are you?

    Hopely you are healthy and happiness. 😍
    Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


    Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
    Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
    Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

    CP                                : Mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga negara;
    TP                                : 

    Murid dapat Mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga negara

    Metode / Model          : Diskusi ,  PBL
    Media / Alat peraga   : VIDEO
    ATP                             :  menjelaskan norma, hak, dan kewajiban

    Materi Norma, Hak, dan Kewajiban Kelas 6



    1. Pengertian Norma

    Norma adalah aturan atau pedoman yang dibuat untuk mengatur perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta kehidupan yang tertib, aman, dan harmonis.

    2. Macam-Macam Norma

    1. Norma agama
      Aturan yang bersumber dari ajaran agama.
      Contoh: beribadah, menghormati orang tua, dan tidak berbohong.
    2. Norma kesusilaan
      Aturan yang berasal dari hati nurani manusia.
      Contoh: berkata jujur, membantu orang yang membutuhkan, dan tidak mencuri.
    3. Norma kesopanan
      Aturan yang berasal dari kebiasaan dan tata krama dalam masyarakat.
      Contoh: mengucapkan salam, berbicara dengan sopan, dan menghormati orang yang lebih tua.
    4. Norma hukum
      Aturan resmi yang dibuat oleh lembaga yang berwenang dan memiliki sanksi yang tegas.
      Contoh: mematuhi rambu lalu lintas dan menaati peraturan sekolah.

    3. Pengertian Hak

    Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau dapatkan.

    Contoh hak siswa:

    • Mendapatkan pendidikan.
    • Mendapatkan kasih sayang dari orang tua.
    • Menggunakan fasilitas sekolah.
    • Menyampaikan pendapat dengan sopan.
    • Mendapatkan perlakuan yang adil.
    • Bermain dan beristirahat.

    4. Pengertian Kewajiban

    Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.

    Contoh kewajiban siswa:

    • Belajar dengan sungguh-sungguh.
    • Mematuhi tata tertib sekolah.
    • Menghormati guru dan teman.
    • Menjaga kebersihan lingkungan.
    • Mengerjakan tugas.
    • Menjaga fasilitas sekolah.

    5. Hubungan Hak dan Kewajiban

    Hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang.

    Contoh:

    Kita memiliki hak untuk belajar dengan nyaman, tetapi kita juga memiliki kewajiban menjaga ketenangan dan kebersihan kelas.

    Jangan hanya menuntut hak tanpa melaksanakan kewajiban.

    6. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

    LingkunganKewajibanHak
    RumahMembantu orang tuaMendapat kasih sayang
    SekolahMenaati tata tertibMendapat pendidikan
    MasyarakatMenjaga kebersihanMenggunakan fasilitas umum
    LingkunganMenjaga kelestarian alamMenikmati lingkungan yang bersih

    Kesimpulan

    Norma membantu manusia berperilaku sesuai aturan. Hak adalah sesuatu yang kita terima, sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan. Sebagai pelajar, kita harus melaksanakan kewajiban dengan tanggung jawab dan menggunakan hak dengan bijaksana.

    1.      Jelaskan perbedaan antara norma, hak, dan kewajiban! Berikan masing-masing satu contoh dalam kehidupan di sekolah.

    2.      Mengapa setiap orang harus menaati norma yang berlaku di masyarakat? Jelaskan akibat yang mungkin terjadi jika masyarakat tidak menaati norma.

    3.      Rani memiliki hak untuk belajar dengan nyaman di kelas. Namun, beberapa teman sering berbicara ketika guru menjelaskan. Apa kewajiban yang seharusnya dilakukan teman-teman Rani? Jelaskan alasanmu.

    4.      Di sekolah terdapat aturan bahwa setiap siswa harus membuang sampah pada tempatnya. Andi mengetahui aturan tersebut, tetapi ia tetap membuang sampah di halaman. Norma apa yang dilanggar Andi dan apa akibat dari perbuatannya?

    5.      Jelaskan hubungan antara hak dan kewajiban! Mengapa seseorang tidak boleh hanya menuntut hak tetapi melupakan kewajibannya?

    6.      Kamu melihat temanmu tidak mau melaksanakan piket kelas, tetapi ia tetap ingin menikmati kelas yang bersih. Bagaimana sikap yang sebaiknya kamu lakukan? Jelaskan alasanmu berdasarkan konsep hak dan kewajiban.

    7.      Dalam kehidupan bermasyarakat, setiap warga memiliki hak untuk menggunakan fasilitas umum. Namun, warga juga memiliki kewajiban untuk menjaga fasilitas tersebut. Mengapa kedua hal tersebut harus dilakukan secara seimbang?

    8.      Perhatikan situasi berikut:
    Di sebuah lingkungan, warga memiliki aturan untuk menjaga ketenangan setelah pukul 21.00. Namun, sekelompok anak bermain musik dengan suara keras hingga tengah malam.

    Norma apa yang tidak mereka patuhi? Jelaskan dampaknya terhadap hak warga lain dan kewajiban yang seharusnya dilakukan.

    9.      Siti berpendapat bahwa karena ia memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, ia boleh berbicara sesuka hati dalam musyawarah. Apakah pendapat Siti benar? Jelaskan dengan menghubungkan hak, kewajiban, dan norma dalam bermusyawarah.

    10.  Sekolah membuat aturan bahwa seluruh siswa wajib mengikuti kegiatan kerja bakti. Budi tidak mau ikut karena menurutnya menjaga kebersihan adalah kewajiban petugas kebersihan.
    Menurutmu, apakah alasan Budi dapat dibenarkan? Analisislah kesalahan pemikiran Budi dan jelaskan hak serta kewajiban siswa dalam menjaga kebersihan sekolah.


    Kesimpulan

    Norma membantu manusia berperilaku sesuai aturan. Hak adalah sesuatu yang kita terima, sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan. Sebagai pelajar, kita harus melaksanakan kewajiban dengan tanggung jawab dan menggunakan hak dengan bijaksana. Alhamdulillah peserta didik dapat menjelaskan norma, hak dan kewajiban, siswa tidak hadir 1 (sakit) hadir 26.


    Seni Rupa Class 6A SD AL-AZHAR 2

      Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd. Mapel                : Seni Rupa Hari/Tanggal    : Kamis, 27 Agustus 2026 Fase / Kelas      : C...