Hari/Tanggal : Senin,27 Juli 2026
Kelas : 6A
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Tabik Pun 🙏
TTL: Sidodadi,10 Agustus 1989 Jenis kelamin:Perempuan Alamat: jl sakura.kp sinar harapan kelurahan Rajabasa jaya,kec,rajabasa.kota bandar Lampung. No hp: 085221413099 Medsos: Facebook dan instagram Guru SD Al-Azhar 2 B.Lampung
Hari/Tanggal : Senin,27 Juli 2026
Kelas : 6A
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Hari/Tanggal : Jumat, 24 Juli 2026
Kelas : 6A
Mata Pelajaran : PAK
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Hari/Tanggal : Kamis, 23 Juli 2026
Kelas : 6A
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia, Seni Rupa
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Teks nonsastra aural adalah teks yang berisi informasi nyata atau fakta yang diperoleh melalui kegiatan mendengarkan atau menyimak. Teks ini dapat dibacakan oleh guru atau diperdengarkan melalui rekaman audio.
Contoh teks nonsastra aural:
Fokus pada isi teks.
Misalnya:
| Unsur | Pertanyaan |
|---|---|
| Apa | Apa yang terjadi? |
| Siapa | Siapa yang terlibat? |
| Di mana | Di mana peristiwa terjadi? |
| Kapan | Kapan terjadi? |
| Mengapa | Mengapa terjadi? |
| Bagaimana | Bagaimana prosesnya? |
Tuliskan inti informasi menggunakan kalimat sendiri.
Guru membacakan:
"Pada hari Jumat, siswa kelas VI SD Harapan Bangsa melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB. Seluruh siswa membawa alat kebersihan dari rumah. Mereka membersihkan halaman, taman, ruang kelas, dan saluran air. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman."
| Pertanyaan | Jawaban |
|---|---|
| Apa yang terjadi? | Kerja bakti membersihkan sekolah. |
| Siapa yang melaksanakan? | Siswa kelas VI. |
| Di mana? | Di lingkungan sekolah. |
| Kapan? | Hari Jumat pukul 07.30 WIB. |
| Mengapa? | Agar sekolah bersih, sehat, dan nyaman. |
| Bagaimana? | Membersihkan halaman, taman, kelas, dan saluran air bersama-sama. |
Ide pokok adalah gagasan utama yang dibahas dalam teks.
Contoh:
Ide pokok: Kegiatan kerja bakti menjaga kebersihan sekolah.
Informasi penting adalah informasi utama yang harus diketahui pendengar.
Contoh:
Kesimpulan dibuat dengan bahasa sendiri.
Contoh:
Siswa kelas VI melaksanakan kerja bakti membersihkan sekolah pada hari Jumat agar lingkungan sekolah menjadi bersih dan nyaman.
"Puskesmas Kecamatan Kedaton mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga pada hari Sabtu mulai pukul 08.00 WIB. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan konsultasi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan."
SENI RUPA:
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat Menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.
Materi Pembelajaran:
Seni rupa adalah cabang seni yang dapat dinikmati melalui indera penglihatan dan dapat dirasakan keindahannya. Seni rupa diwujudkan dalam bentuk gambar, lukisan, patung, kerajinan, poster, batik, dan berbagai benda yang ada di sekitar kita.
Setiap karya seni rupa memiliki unsur-unsur pembentuk dan prinsip desain yang membuat karya tersebut menjadi indah, menarik, dan memiliki makna.
Unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang membentuk sebuah karya seni rupa.
Titik merupakan unsur rupa yang paling sederhana. Sekumpulan titik dapat membentuk garis, pola, atau tekstur.
Contoh di sekitar kita:
Contoh karya seni:
Garis adalah kumpulan titik yang saling berhubungan.
Fungsi garis
Contoh di sekitar
Bidang adalah bentuk yang memiliki panjang dan lebar.
Macam bidang
Contoh
Bentuk adalah bidang yang memiliki volume atau tampak tiga dimensi.
Contoh bentuk
Contoh di sekitar
Warna memberikan kesan indah dan memperkuat pesan dalam karya seni.
Hasil campuran dua warna primer.
Campuran warna primer dan sekunder.
Memberikan kesan:
Memberikan kesan:
Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda.
Dapat dirasakan dengan sentuhan.
Contoh:
Terlihat kasar atau halus, tetapi saat disentuh sebenarnya tidak demikian.
Contoh:
Ruang memberikan kesan luas, dekat, jauh, tinggi, atau rendah pada karya seni.
Contoh:
Hari/Tanggal : RABU, 22 Juli 2026
Kelas : 6A
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila dan IPAS
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Teks nonsastra aural adalah teks yang berisi informasi nyata atau fakta yang diperoleh melalui kegiatan mendengarkan atau menyimak. Teks ini dapat dibacakan oleh guru atau diperdengarkan melalui rekaman audio.
Contoh teks nonsastra aural:
Fokus pada isi teks.
Misalnya:
| Unsur | Pertanyaan |
|---|---|
| Apa | Apa yang terjadi? |
| Siapa | Siapa yang terlibat? |
| Di mana | Di mana peristiwa terjadi? |
| Kapan | Kapan terjadi? |
| Mengapa | Mengapa terjadi? |
| Bagaimana | Bagaimana prosesnya? |
Tuliskan inti informasi menggunakan kalimat sendiri.
Guru membacakan:
"Pada hari Jumat, siswa kelas VI SD Harapan Bangsa melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB. Seluruh siswa membawa alat kebersihan dari rumah. Mereka membersihkan halaman, taman, ruang kelas, dan saluran air. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman."
| Pertanyaan | Jawaban |
|---|---|
| Apa yang terjadi? | Kerja bakti membersihkan sekolah. |
| Siapa yang melaksanakan? | Siswa kelas VI. |
| Di mana? | Di lingkungan sekolah. |
| Kapan? | Hari Jumat pukul 07.30 WIB. |
| Mengapa? | Agar sekolah bersih, sehat, dan nyaman. |
| Bagaimana? | Membersihkan halaman, taman, kelas, dan saluran air bersama-sama. |
Ide pokok adalah gagasan utama yang dibahas dalam teks.
Contoh:
Ide pokok: Kegiatan kerja bakti menjaga kebersihan sekolah.
Informasi penting adalah informasi utama yang harus diketahui pendengar.
Contoh:
Kesimpulan dibuat dengan bahasa sendiri.
Contoh:
Siswa kelas VI melaksanakan kerja bakti membersihkan sekolah pada hari Jumat agar lingkungan sekolah menjadi bersih dan nyaman.
"Puskesmas Kecamatan Kedaton mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga pada hari Sabtu mulai pukul 08.00 WIB. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan konsultasi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan."
Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila terdiri atas lima sila yang menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.
Kelima sila tersebut bukanlah aturan yang berdiri sendiri, melainkan saling berhubungan dan saling melengkapi sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.
Ketuhanan Yang Maha Esa
Makna:
Contoh:
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Makna:
Contoh:
Persatuan Indonesia
Makna:
Contoh:
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Makna:
Contoh:
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Makna:
Contoh:
Kelima sila dalam Pancasila saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Setiap sila mendukung sila yang lain sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.
| Sila | Hubungannya dengan Sila Lain |
|---|---|
| Sila ke-1 | Menjadi dasar dalam menghormati sesama manusia, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil. |
| Sila ke-2 | Sikap kemanusiaan memperkuat persatuan, musyawarah, dan keadilan. |
| Sila ke-3 | Persatuan tercipta karena adanya ketakwaan, rasa kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan. |
| Sila ke-4 | Musyawarah dilakukan dengan menjunjung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan. |
| Sila ke-5 | Keadilan dapat terwujud jika masyarakat beriman, menghargai sesama, bersatu, dan bermusyawarah. |
Kelima sila Pancasila ibarat lima jari pada satu tangan.
Begitu pula dengan Pancasila.
Kelima sila memiliki makna yang berbeda, tetapi saling melengkapi sehingga tidak boleh dipisahkan atau diutamakan salah satu saja.
Hari Sabtu, seluruh siswa mengikuti kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah.
Sebelum bekerja mereka berdoa menurut agama masing-masing. Saat bekerja mereka saling membantu tanpa membedakan suku dan agama. Ketika menentukan pembagian tugas, mereka bermusyawarah. Semua kelompok memperoleh tugas yang sama dan setelah selesai seluruh siswa menikmati hasil kerja bersama.
Hubungan dengan Pancasila
| Perilaku | Sila |
|---|---|
| Berdoa sebelum bekerja | Sila ke-1 |
| Saling membantu | Sila ke-2 |
| Bekerja bersama menjaga sekolah | Sila ke-3 |
| Musyawarah membagi tugas | Sila ke-4 |
| Pembagian tugas secara adil | Sila ke-5 |
Kesimpulan: Kelima sila diterapkan secara bersamaan sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.
Tujuan Pembelajaran IPAS:
Peserta didik dapat merefleksikan sistem organ tubuh manusia (sistem peredaran darah) yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya
Sistem peredaran darah manusia merupakan jaringan kompleks yang vital bagi kelangsungan hidup. Jaringan ini terdiri dari jantung, pembuluh darah (arteri, vena, dan kapiler), serta darah itu sendiri. Fungsi utamanya adalah memompa dan mengedarkan oksigen, nutrisi, serta hormon ke seluruh tubuh.
Selain itu, sistem ini juga bertanggung jawab mengangkut limbah metabolisme, seperti karbon dioksida (CO2), untuk dibuang. Proses ini menjaga kestabilan dan kesehatan tubuh melalui dua sirkulasi utama: sirkulasi pulmonalis dan sirkulasi sistemik. Memahami rangkuman sistem peredaran darah manusia penting untuk menyadari betapa krusialnya sistem ini.
Sistem peredaran darah adalah sebuah sistem organ yang berperan dalam transportasi zat-zat penting ke seluruh sel tubuh. Sistem ini bekerja secara berkelanjutan tanpa henti, memastikan setiap bagian tubuh menerima asupan yang dibutuhkan dan membuang sisa metabolisme yang tidak diperlukan.
Secara sederhana, sistem ini adalah jalur distribusi internal tubuh. Kestabilan dan kesehatan tubuh sangat bergantung pada kelancaran kinerja sistem ini. Kerusakan atau gangguan pada salah satu komponennya dapat berdampak luas pada fungsi organ lainnya.
Untuk memahami lebih dalam rangkuman sistem peredaran darah manusia, penting untuk mengetahui komponen-komponen utamanya. Setiap bagian memiliki peran spesifik yang saling melengkapi.
Jantung adalah pompa berotot yang terletak di dada, sedikit ke kiri. Organ ini memiliki empat ruang utama: dua atrium (serambi) dan dua ventrikel (bilik). Jantung bertanggung jawab mendorong darah ke seluruh tubuh melalui sirkulasi paru-paru (pulmonalis) dan sirkulasi sistemik. Ini adalah motor penggerak utama dari seluruh sistem peredaran darah.
Pembuluh darah adalah jalur transportasi bagi darah. Ada tiga jenis pembuluh darah utama:
Darah adalah cairan vital yang mengalir di dalam pembuluh darah. Darah terdiri dari beberapa komponen:
Sistem peredaran darah bekerja melalui dua jalur sirkulasi utama yang saling terhubung:
Sirkulasi ini melibatkan pergerakan darah antara jantung dan paru-paru. Jantung memompa darah yang kaya karbon dioksida (darah “kotor”) menuju paru-paru. Di paru-paru, darah melepaskan karbon dioksida dan mengambil oksigen, kemudian kembali ke jantung dalam keadaan kaya oksigen (darah “bersih”).
Setelah darah kaya oksigen kembali ke jantung dari paru-paru, jantung memompanya ke seluruh bagian tubuh. Darah ini mengalirkan oksigen dan nutrisi ke sel-sel dan organ, lalu mengangkut limbah metabolisme (termasuk karbon dioksida) kembali ke jantung untuk selanjutnya diproses melalui sirkulasi pulmonalis.
Sistem peredaran darah memiliki beberapa fungsi krusial yang menopang kehidupan:
Hari/Tanggal : Senin,27 Juli 2026 Kelas : 6A Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila Tabik Pun 🙏 Good m...