Class 6A SD AL-AZHAR 2

 Hari/Tanggal    : Kamis 20 Agustus 2026

Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Fase / Kelas      : C / 6A

Mapel                : B.Indonesia, Matematika, Seni Rupa

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

1.Bahasa Indonesia
CP                                : Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa; dan
menganalisis informasi serta nilai-nilai dalam teks sastra dan nonsastra berwujud teks visual dan/atau audiovisual
TP                                : Murid dapat Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa;
Materi Pokok             : Unsur intrinsic cerita, majas (metafora, Asosiasi,  personifikasi, dan hiperbola)
Metode / Model          : Tanya jawab, PBL
Media / Alat peraga   : video, kartu kalimat (majas)
KKTP                          :  
  • Membaca kalimat yang mengandung majas dengan fasih.
  • Menemukan ungkapan yang mengandung majas.
  • Menentukan jenis majas dengan tepat.
  •  

    firman Allah SWT dalam QS. Al-'Alaq ayat 1:

    اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
    “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”

    “Allah SWT memerintahkan kita untuk membaca. Membaca bukan hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga membaca berbagai bacaan untuk menambah ilmu. Agar dapat memahami isi bacaan dengan baik, kita harus mampu membaca kata-kata dengan tepat, lancar, dan fasih. Hari ini kita akan belajar membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang kita lihat.”

    Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia:
     

    1. Pengertian Majas

    Majas adalah gaya bahasa yang digunakan penulis untuk membuat kalimat menjadi lebih menarik, hidup, indah, dan memiliki makna tertentu.

    Majas sering ditemukan dalam cerita, puisi, pantun, iklan, maupun teks lainnya.

    2. Jenis-Jenis Majas

    A. Majas Personifikasi

    Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang memberikan sifat atau perilaku manusia kepada benda mati atau alam.

    Contoh:

    • Angin berbisik di antara pepohonan.
    • Matahari tersenyum menyambut pagi.
    • Ombak menari-nari di tepi pantai.

    B. Majas Metafora

    Majas metafora adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa menggunakan kata seperti, bagaikan, atau laksana.

    Contoh:

    • Rani adalah bintang kelas.
    • Ayah menjadi tulang punggung keluarga.
    • Dia adalah buah hati ibunya.

    C. Majas Simile/Perumpamaan

    Majas simile adalah perbandingan dua hal yang menggunakan kata seperti, bagaikan, laksana, bak, atau ibarat.

    Contoh:

    • Wajahnya seperti bulan purnama.
    • Tubuhnya kuat bagaikan baja.
    • Persahabatan mereka ibarat tali yang kuat.

    D. Majas Hiperbola

    Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang melebih-lebihkan sesuatu.

    Contoh:

    • Suaranya menggelegar membelah langit.
    • Aku sudah menunggumu seribu tahun.
    • Tas itu beratnya seberat gunung.

    3. Contoh Bacaan yang Mengandung Majas

    Pagi di Sekolah

    Matahari tersenyum di ufuk timur. Angin berbisik lembut menyapa para murid. Rani berjalan menuju sekolah dengan semangat. Ia adalah bintang kelas yang selalu rajin belajar. Semangatnya membara seperti api untuk meraih cita-cita.

    Majas yang terdapat dalam bacaan:

    • Matahari tersenyum → personifikasi.
    • Angin berbisik → personifikasi.
    • Bintang kelas → metafora.
    • Membara seperti api → simile.

    Majas juga dapat ditemukan dalam bahasa yang indah dan perumpamaan. Allah SWT berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 24 tentang perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik.

    “Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik...”

    Ayat tersebut dapat menjadi contoh bahwa perumpamaan digunakan untuk membuat suatu pesan lebih mudah dipahami dan lebih berkesan.






    1. Buatlah masing-masing satu kalimat yang menggunakan:
    • majas personifikasi;
    • majas metafora;
    • majas simile;
    • majas hiperbola

    2.Matematika
    CP                                : 
    TP                                : 
    Materi Pokok             : 
    Metode / Model          : 
    Media / Alat peraga   : 
    KKTP                          :  


    3.Seni Rupa
    CP                                : 
    TP                                : 
    Materi Pokok             : 
    Metode / Model          : 
    Media / Alat peraga   : 
    KKTP                          :

    Class 6A SD AL-AZHAR 2

     Hari/Tanggal    : Rabu/ 19 Agustus 2026

    Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

    Fase / Kelas      : C / 6A

    Mapel                : IPAS, Pendidikan Pancasila, B.Indonesia

    Tabik Pun 🙏 

    Good morning my lovely students. How are you?

    Hopely you are healthy and happiness. 😍
    Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


    Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
    Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
    Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

    1. IPAS
    CP                                : Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya;
    TP                                : Peserta didik dapat Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya
    Materi Pokok             : PENGAYAAN, REMEDIAL (SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA)
    Metode / Model          : Tanya jawab, PBL
    Media / Alat peraga   : Kertas soal pengayaan remedial

     Firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 195:

    وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ
    “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”

    “Allah SWT telah memberikan tubuh yang sempurna kepada kita. Oleh karena itu, kita harus bersyukur dengan cara merawat dan menjaga kesehatan tubuh, seperti makan makanan bergizi, berolahraga, menjaga kebersihan, tidur cukup, dan menghindari kebiasaan yang dapat merusak kesehatan. Hari ini kita akan belajar bagaimana sistem organ tubuh manusia bekerja dan bagaimana cara menjaganya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.”


    Materi pembelajaran IPAS :

    A. Soal Pengayaan

    Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan berikan alasan jika diperlukan.

    1. Mengapa kita harus menjaga kesehatan organ tubuh secara teratur? Jelaskan!
    2. Rani sering tidur larut malam karena bermain gawai. Menurutmu, apa dampaknya terhadap kesehatan tubuh Rani? Jelaskan!
    3. Mengapa olahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan sistem peredaran darah?
    4. Seseorang sering mengonsumsi makanan cepat saji dan jarang makan sayur serta buah. Menurutmu, apa dampaknya bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang?
    5. Bagaimana hubungan antara kebiasaan minum air putih yang cukup dengan kesehatan sistem pencernaan dan ginjal?
    6. Andi jarang mencuci tangan sebelum makan. Ia kemudian mengalami sakit perut. Menurutmu, apa hubungan antara kebiasaan Andi dengan kondisi tersebut?
    7. Mengapa kita perlu menjaga kebersihan lingkungan untuk membantu menjaga kesehatan sistem pernapasan?
    8. Jika seseorang jarang berolahraga, sering mengonsumsi makanan berlemak, dan kurang tidur, organ atau sistem tubuh apa yang mungkin terganggu? Jelaskan alasanmu!
    9. Buatlah 5 kebiasaan sehat yang dapat kamu lakukan setiap hari untuk menjaga kesehatan berbagai sistem organ tubuh.
    10. Perhatikan kebiasaan berikut:
    • tidur cukup;
    • makan makanan bergizi;
    • berolahraga;
    • minum air putih;
    • menjaga kebersihan diri.

    Menurutmu, kebiasaan mana yang paling penting untuk menjaga kesehatan tubuh? Apakah hanya satu kebiasaan saja yang cukup? Jelaskan pendapatmu!

    Kunci Jawaban

    1. Mengapa kita harus menjaga kesehatan organ tubuh secara teratur? Jelaskan!
    Karena organ tubuh bekerja setiap hari untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh. Menjaga kesehatan organ secara teratur dapat mencegah penyakit, menjaga tubuh tetap bugar, dan membantu organ bekerja dengan baik.

    2. Rani sering tidur larut malam karena bermain gawai. Menurutmu, apa dampaknya terhadap kesehatan tubuh Rani? Jelaskan!
    Tidur larut malam dapat menyebabkan tubuh kurang istirahat sehingga Rani mudah lelah, sulit berkonsentrasi, mengantuk pada siang hari, dan daya tahan tubuh dapat menurun.

    3. Mengapa olahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan sistem peredaran darah?
    Olahraga membantu jantung bekerja lebih kuat dan efisien, melancarkan aliran darah, serta membantu menjaga kesehatan pembuluh darah. Olahraga juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

    4. Seseorang sering mengonsumsi makanan cepat saji dan jarang makan sayur serta buah. Menurutmu, apa dampaknya bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang?
    Dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan, kekurangan vitamin dan mineral, gangguan pencernaan, serta penyakit seperti diabetes dan penyakit jantung.

    5. Bagaimana hubungan antara kebiasaan minum air putih yang cukup dengan kesehatan sistem pencernaan dan ginjal?
    Air putih membantu proses pencernaan dan mencegah sembelit. Air juga membantu ginjal menyaring zat sisa dari darah dan mengeluarkannya melalui urine sehingga ginjal dapat bekerja dengan baik.

    6. Andi jarang mencuci tangan sebelum makan. Ia kemudian mengalami sakit perut. Menurutmu, apa hubungan antara kebiasaan Andi dengan kondisi tersebut?
    Tangan yang kotor dapat membawa kuman atau bakteri. Jika tidak dicuci sebelum makan, kuman dapat masuk ke tubuh bersama makanan dan menyebabkan gangguan atau sakit pada sistem pencernaan.

    7. Mengapa kita perlu menjaga kebersihan lingkungan untuk membantu menjaga kesehatan sistem pernapasan?
    Lingkungan yang bersih mengurangi debu, asap, dan polusi yang dapat masuk ke saluran pernapasan. Dengan demikian, risiko mengalami gangguan atau penyakit pernapasan dapat berkurang.

    8. Jika seseorang jarang berolahraga, sering mengonsumsi makanan berlemak, dan kurang tidur, organ atau sistem tubuh apa yang mungkin terganggu? Jelaskan alasanmu!
    Sistem peredaran darah, pencernaan, dan organ jantung dapat terganggu. Jarang berolahraga dan terlalu banyak makanan berlemak dapat meningkatkan risiko masalah jantung dan pembuluh darah, sedangkan pola makan yang kurang sehat dapat mengganggu pencernaan. Kurang tidur juga dapat menyebabkan tubuh mudah lelah dan menurunkan daya tahan tubuh.

    9. Buatlah 5 kebiasaan sehat yang dapat kamu lakukan setiap hari untuk menjaga kesehatan berbagai sistem organ tubuh.
    Contoh jawaban:

    1. Mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang.
    2. Berolahraga secara teratur.
    3. Minum air putih yang cukup.
    4. Tidur dan beristirahat dengan cukup.
    5. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

    10. Menurutmu, kebiasaan mana yang paling penting untuk menjaga kesehatan tubuh? Apakah hanya satu kebiasaan saja yang cukup? Jelaskan pendapatmu!
    Semua kebiasaan tersebut penting dan saling berhubungan. Tidak cukup hanya melakukan satu kebiasaan. Tubuh akan lebih sehat jika kita menerapkan pola hidup sehat secara menyeluruh, seperti makan bergizi, cukup minum, berolahraga, tidur cukup, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

    B. Soal Remedial

    Petunjuk: Isilah titik-titik atau jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!

    1. Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!

      1. Apa fungsi jantung dalam sistem peredaran darah manusia?
      2. Sebutkan dua jenis pembuluh darah dan jelaskan fungsinya masing-masing!
      3. Mengapa darah sangat penting bagi tubuh manusia? Jelaskan!
      4. Sebutkan tiga kebiasaan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung dan sistem peredaran darah!
      5. Budi jarang berolahraga dan sering mengonsumsi makanan berlemak. Menurutmu, apa dampaknya terhadap kesehatan sistem peredaran darah Budi? Jelaskan!

    Kunci Jawaban

    1. Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh sehingga oksigen dan zat-zat yang dibutuhkan tubuh dapat diedarkan.
    2. Dua jenis pembuluh darah:
      • Arteri, berfungsi membawa darah keluar dari jantung menuju seluruh tubuh.
      • Vena, berfungsi membawa darah dari seluruh tubuh kembali menuju jantung.
    3. Darah penting karena berfungsi mengangkut oksigen dan zat makanan ke seluruh tubuh serta membawa zat sisa metabolisme untuk dikeluarkan dari tubuh.
    4. Tiga kebiasaan untuk menjaga kesehatan jantung dan sistem peredaran darah, antara lain:
      • Berolahraga secara teratur.
      • Mengonsumsi makanan bergizi dan mengurangi makanan berlemak.
      • Istirahat atau tidur yang cukup.
    5. Jarang berolahraga dan sering mengonsumsi makanan berlemak dapat menyebabkan peredaran darah terganggu dan meningkatkan risiko penyakit jantung serta penyumbatan pembuluh darah. Oleh karena itu, Budi perlu berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan yang sehat.
    Kesimpulan/ Refleksi Pembelajaran: alhamdulillah pengayaan dan remedial sudah terlaksana dengan baik, dan nilai peserta didik yang remedial 11 orang sudah memenuhi target. 

    2. Pendidikan Pancasila:

    CP                                : Memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh; menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, dan pandangan hidup bangsa.
    TP                                : Murid dapat menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, dan pandangan hidup bangsa
    Materi Pokok             : nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, dan pandangan hidup bangsa
    Metode / Model          : Tanya jawab, PBL
    Media / Alat peraga   : video, kertas nilai-nilai pancasila
    KKTP                          : 
  • menjelaskan makna nilai-nilai setiap sila Pancasila;
  • menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara;
  • Pancasila merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Nilai-nilai dalam Pancasila mengajarkan kita untuk beriman kepada Tuhan, menghargai sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, serta berlaku adil.

     firman Allah SWT dalam QS. Al-Hujurat ayat 13:

    “Wahai manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.”

    Materi Pembelajaran Pendidikan Pancasila:

    1. Pengertian Pancasila

    Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar atau prinsip. Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

    2. Pancasila sebagai Dasar Negara

    Pancasila sebagai dasar negara berarti Pancasila menjadi landasan dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara. Setiap peraturan dan kebijakan negara harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

    Contohnya:

    • Negara menjamin kebebasan masyarakat untuk beribadah sesuai agama dan kepercayaannya.
    • Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.
    • Pemerintah dan masyarakat menjaga persatuan Indonesia.
    • Keputusan bersama dapat dilakukan melalui musyawarah.
    • Masyarakat berusaha menciptakan keadilan sosial.

    3. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

    Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa berarti nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

    Contohnya:

    • Sila ke-1: beribadah dan menghormati teman yang berbeda agama.
    • Sila ke-2: menolong teman dan menghargai sesama.
    • Sila ke-3: menjaga persatuan dan tidak membeda-bedakan teman.
    • Sila ke-4: menyelesaikan masalah melalui musyawarah.
    • Sila ke-5: bersikap adil dan berbagi dengan orang lain.

    4. Makna Nilai-Nilai Pancasila

    SilaMakna NilaiContoh Perilaku
    1. Ketuhanan Yang Maha EsaPercaya dan bertakwa kepada Tuhan serta menghormati perbedaan agamaBeribadah dan menghormati teman yang berbeda agama
    2. Kemanusiaan yang Adil dan BeradabMenghargai harkat dan martabat manusiaMenolong teman dan tidak melakukan perundungan
    3. Persatuan IndonesiaMenjaga persatuan dan kesatuanGotong royong dan menghargai keberagaman
    4. Kerakyatan... Permusyawaratan/PerwakilanMengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusanBerdiskusi dan menghargai pendapat
    5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat IndonesiaBersikap adil dan menghormati hak orang lainMembagi tugas secara adil dan tidak pilih kasih

    5. Hubungan Pancasila dengan Kehidupan Sehari-hari

    Nilai-nilai Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan. Kelima sila merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan dan melengkapi.

    Contoh: Saat melakukan kerja bakti, murid dapat berdoa sebelum kegiatan (sila ke-1), membantu teman (sila ke-2), bekerja bersama (sila ke-3), menentukan pembagian tugas melalui musyawarah (sila ke-4), dan membagi tugas secara adil (sila ke-5).

    6. Penguatan Nilai Keislaman

    Nilai-nilai Pancasila dapat dikaitkan dengan ajaran Islam, seperti beriman kepada Allah, menghargai sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil.

    Salah satu landasannya adalah QS. Al-Hujurat ayat 13, yang mengajarkan manusia untuk saling mengenal dan menghargai perbedaan.


    Kesimpulan/Refleksi Pembelajaran:

    Alhamdulillah peserta didik dapat memahami arti Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, yakni berarti nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari. tinggal pantauan dalam penerapan dalam kehidupan sehari-hari. untuk hari ini semua peserta didik hadir yaitu 27 peserta didik.

    3. Bahasa Indonesia
    CP                                : Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa; dan
    menganalisis informasi serta nilai-nilai dalam teks sastra dan nonsastra berwujud teks visual dan/atau audiovisual
    TP                                : Murid dapat Membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa;
    Materi Pokok             : Unsur intrinsic cerita, majas (metafora, Asosiasi,  personifikasi, dan hiperbola)
    Metode / Model          : Tanya jawab, PBL
    Media / Alat peraga   : video, kartu kalimat (majas)
    KKTP                          :  
  • Membaca kalimat yang mengandung majas dengan fasih.
  • Menemukan ungkapan yang mengandung majas.
  • Menentukan jenis majas dengan tepat.
  • firman Allah SWT dalam QS. Al-'Alaq ayat 1:

    اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
    “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”

    “Allah SWT memerintahkan kita untuk membaca. Membaca bukan hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga membaca berbagai bacaan untuk menambah ilmu. Agar dapat memahami isi bacaan dengan baik, kita harus mampu membaca kata-kata dengan tepat, lancar, dan fasih. Hari ini kita akan belajar membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang kita lihat.”

    Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia:
     

    1. Pengertian Majas

    Majas adalah gaya bahasa yang digunakan penulis untuk membuat kalimat menjadi lebih menarik, hidup, indah, dan memiliki makna tertentu.

    Majas sering ditemukan dalam cerita, puisi, pantun, iklan, maupun teks lainnya.

    2. Jenis-Jenis Majas

    A. Majas Personifikasi

    Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang memberikan sifat atau perilaku manusia kepada benda mati atau alam.

    Contoh:

    • Angin berbisik di antara pepohonan.
    • Matahari tersenyum menyambut pagi.
    • Ombak menari-nari di tepi pantai.

    B. Majas Metafora

    Majas metafora adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa menggunakan kata seperti, bagaikan, atau laksana.

    Contoh:

    • Rani adalah bintang kelas.
    • Ayah menjadi tulang punggung keluarga.
    • Dia adalah buah hati ibunya.

    C. Majas Simile/Perumpamaan

    Majas simile adalah perbandingan dua hal yang menggunakan kata seperti, bagaikan, laksana, bak, atau ibarat.

    Contoh:

    • Wajahnya seperti bulan purnama.
    • Tubuhnya kuat bagaikan baja.
    • Persahabatan mereka ibarat tali yang kuat.

    D. Majas Hiperbola

    Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang melebih-lebihkan sesuatu.

    Contoh:

    • Suaranya menggelegar membelah langit.
    • Aku sudah menunggumu seribu tahun.
    • Tas itu beratnya seberat gunung.

    3. Contoh Bacaan yang Mengandung Majas

    Pagi di Sekolah

    Matahari tersenyum di ufuk timur. Angin berbisik lembut menyapa para murid. Rani berjalan menuju sekolah dengan semangat. Ia adalah bintang kelas yang selalu rajin belajar. Semangatnya membara seperti api untuk meraih cita-cita.

    Majas yang terdapat dalam bacaan:

    • Matahari tersenyum → personifikasi.
    • Angin berbisik → personifikasi.
    • Bintang kelas → metafora.
    • Membara seperti api → simile.

    Majas juga dapat ditemukan dalam bahasa yang indah dan perumpamaan. Allah SWT berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 24 tentang perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik.

    “Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik...”

    Ayat tersebut dapat menjadi contoh bahwa perumpamaan digunakan untuk membuat suatu pesan lebih mudah dipahami dan lebih berkesan.


    4. Latihan Membaca Fasih dengan Majas

    Murid membaca kalimat berikut dengan lafal yang tepat, lancar, dan intonasi sesuai makna:

    1. Angin berbisik di antara pepohonan.
    2. Rina adalah bintang kelas di sekolahnya.
    3. Senyumnya seindah bunga yang sedang mekar.
    4. Suaranya menggelegar membelah langit.
    5. Matahari tersenyum menyambut pagi.
    setelah membaca majas diatas tentukan kedalam golongan majas apakah itu?

    kunci jawaban:

    Berikut jenis majasnya:

    No.KalimatJenis MajasAlasan
    1Angin berbisik di antara pepohonan.PersonifikasiAngin diberi sifat seperti manusia, yaitu dapat “berbisik”.
    2Rina adalah bintang kelas di sekolahnya.MetaforaRina dibandingkan secara langsung dengan “bintang” yang bermakna siswa yang berprestasi.
    3Senyumnya seindah bunga yang sedang mekar.Simile (perumpamaan)Menggunakan kata pembanding “seindah” untuk membandingkan senyum dengan bunga.
    4Suaranya menggelegar membelah langit.HiperbolaMenggunakan ungkapan yang dilebih-lebihkan untuk menggambarkan suara yang sangat keras.
    5Matahari tersenyum menyambut pagi.PersonifikasiMatahari diberi sifat manusia, yaitu dapat “tersenyum”.

    Jadi, jawabannya:

    1. Personifikasi
    2. Metafora
    3. Simile/Perumpamaan
    4. Hiperbola
    5. Personifikasi

    Kesimpulan / Refleksi Pembelajaran: 

    Alhamdulillah pembelajaran berjalan dengan baik, namun hari ini baru belajar majas personifikasi dan majas metafora, peserta didik hadir semuanya 27. dan dapat mengikuti pembelajaran dengan tertib.

    Baik cukup sekian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat.
    Wassalamualaikum, wr.wb

    Class 6A SD AL-AZHAR 2

     Hari/Tanggal    : Selasa/ 18Agustus 2026

    Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

    Fase / Kelas      : C / 6A

    Mapel                : Matematika dan IPAS

    Tabik Pun 🙏 

    Good morning my lovely students. How are you?

    Hopely you are healthy and happiness. 😍
    Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


    Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
    Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
    Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

    1. Matematika
    CP                                : Murid dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran,melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli; mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk pecahan  lain, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma). 
    TP                                : 

    Peserta didik dapat Mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk pecahan  lain, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma).

    Materi Pokok             : bilangan desimal dan persen
    Metode / Model          : Tanya jawab, demonstrasi / PBL
    Media / Alat peraga   : Video, kartu persen dan desimal
    “Anak-anak, pernahkah kalian melihat tulisan 25% diskon, 0,5 liter, atau 75% nilai keberhasilan? Menurut kalian, apa arti angka-angka tersebut?” “Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan bilangan desimal dan persen. Misalnya, ketika sebuah toko memberikan diskon 20%, kita perlu memahami berapa bagian harga yang dikurangi. Begitu juga ketika kita mengukur sesuatu, kita dapat menggunakan bilangan desimal.” 
    “Allah Swt. mengajarkan manusia untuk bersikap adil dan tidak berlebihan dalam menggunakan sesuatu. Salah satu contohnya terdapat dalam QS. Al-A'raf ayat 31, yang mengingatkan kita agar tidak berlebih-lebihan dalam makan dan minum.”
    “Jika kita memiliki 1 liter air dan menggunakan 0,25 liter, berapa bagian air yang telah kita gunakan dalam bentuk persen? Jika kita menggunakan 25%, berapa banyak air yang tersisa?”
    “Hari ini kita akan belajar tentang bilangan desimal dan persen, serta bagaimana menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan belajar matematika, kita juga dapat belajar menjadi pribadi yang teliti, hemat, dan tidak berlebihan, sesuai dengan nilai yang diajarkan dalam Al-Qur'an.”

    Materi pembelajaran Matematika:



    A. Pengertian Bilangan Desimal dan Persen

    Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan tanda koma untuk menunjukkan bagian dari satu kesatuan.

    Contoh:

    • 0,5
    • 0,25
    • 0,75
    • 1,25

    Persen (%) berarti per seratus atau bagian dari 100.

    Contoh:

    • 25% = 25 per 100
    • 50% = 50 per 100
    • 75% = 75 per 100

    B. Mengubah Desimal Menjadi Persen

    Untuk mengubah bilangan desimal menjadi persen, caranya adalah:

    Kalikan bilangan desimal dengan 100%

    Rumus:

    Desimal × 100% = Persen

    Contoh 1

    Ubahlah 0,25 menjadi persen!

    Jawab:

    0,25 × 100% = 25%

    Jadi, 0,25 = 25%.

    Contoh 2

    Ubahlah 0,6 menjadi persen!

    0,6 × 100% = 60%

    Jadi, 0,6 = 60%.

    Contoh 3

    Ubahlah 0,75 menjadi persen!

    0,75 × 100% = 75%

    Jadi, 0,75 = 75%.

    Cara cepat 💡

    Untuk mengubah desimal menjadi persen, geser koma 2 tempat ke kanan, kemudian tambahkan tanda %.

    DesimalPersen
    0,110%
    0,220%
    0,2525%
    0,440%
    0,550%
    0,7575%
    0,880%
    0,9595%

    C. Mengubah Persen Menjadi Desimal

    Untuk mengubah persen menjadi desimal, caranya adalah:

    Bagi bilangan persen dengan 100

    Rumus:

    Persen ÷ 100 = Desimal

    Contoh 1

    Ubahlah 25% menjadi desimal!

    25 ÷ 100 = 0,25

    Jadi, 25% = 0,25.

    Contoh 2

    Ubahlah 60% menjadi desimal!

    60 ÷ 100 = 0,6

    Jadi, 60% = 0,6.

    Contoh 3

    Ubahlah 75% menjadi desimal!

    75 ÷ 100 = 0,75

    Jadi, 75% = 0,75.

    Cara cepat 💡

    Untuk mengubah persen menjadi desimal, geser koma 2 tempat ke kiri dan hilangkan tanda persen.

    PersenDesimal
    10%0,1
    20%0,2
    25%0,25
    40%0,4
    50%0,5
    75%0,75
    80%0,8
    95%0,95

    D. Hubungan Desimal dan Persen

    Desimal dan persen dapat menunjukkan nilai yang sama, hanya bentuk penulisannya berbeda.

    Contoh:

    0,5 = 50%

    Karena:

    0,5 × 100% = 50%

    atau

    50% ÷ 100 = 0,5

    Contoh lainnya:

    0,25 = 25% = 25/100

    0,75 = 75% = 75/100

    E. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

    1. Diskon

    Sebuah toko memberikan diskon 25%.

    Bentuk desimal dari 25% adalah:

    25 ÷ 100 = 0,25

    Jadi, diskon 25% sama dengan 0,25 dari harga barang.

    2. Penggunaan Air

    Siti menggunakan 0,4 bagian air dari sebuah wadah.

    Jika dinyatakan dalam persen:

    0,4 × 100% = 40%

    Jadi, Siti menggunakan 40% air.

    3. Hasil Belajar

    Dari 100% target belajar, seorang murid telah menyelesaikan 0,8 bagian.

    0,8 × 100% = 80%

    Jadi, murid tersebut telah menyelesaikan 80% target belajarnya.

    📝 Soal Latihan

    A. Tingkat Mudah

    1. Ubahlah bilangan desimal 0,3 menjadi bentuk persen!
    2. Ubahlah bilangan desimal 0,75 menjadi bentuk persen!
    3. Ubahlah 40% menjadi bilangan desimal!
    4. Ubahlah 85% menjadi bilangan desimal!

    B. Tingkat Sedang

    1. Rani telah menyelesaikan 0,65 bagian dari tugas yang diberikan gurunya. Berapa persen tugas yang telah diselesaikan Rani?
    2. Sebuah botol berisi air sebanyak 0,8 liter dari kapasitas maksimalnya. Jika dinyatakan dalam persen, berapa persen isi botol tersebut?
    3. Dalam sebuah kelas, 70% siswa membawa bekal dari rumah. Ubahlah persentase tersebut ke dalam bentuk desimal!

    C. Tingkat Sulit/HOTS

    1. Sebuah taman sekolah telah ditanami bunga sebanyak 0,45 bagian dari seluruh area yang direncanakan. Kepala sekolah mengatakan bahwa penanaman bunga telah mencapai 45%. Apakah pernyataan tersebut benar? Jelaskan alasanmu!
    2. Dari seluruh buku yang harus dibaca selama satu semester, Dika telah membaca 0,75 bagian. Sementara itu, Sinta mengatakan bahwa ia telah membaca 80% dari seluruh buku. Siapakah yang telah membaca bagian lebih banyak? Jelaskan dengan mengubah kedua bilangan ke bentuk yang sama!
    3. Sekolah menargetkan pengumpulan donasi sebanyak 100%. Pada minggu pertama terkumpul 0,35 bagian dan pada minggu kedua bertambah 25%. Berapa persen total donasi yang telah terkumpul? Berapa persen lagi yang harus dikumpulkan agar mencapai target? Jelaskan langkah penyelesaianmu!

    Kunci Jawaban:

    A. Tingkat Mudah

    1. Ubahlah bilangan desimal 0,3 menjadi bentuk persen!

    Jawaban: 30%

    Cara:
    Desimal diubah menjadi persen dengan cara dikalikan 100%.

    Alasan:
    Mengalikan dengan 100 berarti memindahkan koma 2 tempat ke kanan.

    Jadi, 0,3 = 30%.


    2. Ubahlah bilangan desimal 0,75 menjadi bentuk persen!

    Jawaban: 75%

    Cara:

    Alasan:
    Koma pada 0,75 dipindahkan dua tempat ke kanan sehingga menjadi 75.

    Jadi, 0,75 = 75%.


    3. Ubahlah 40% menjadi bilangan desimal!

    Jawaban: 0,4

    Cara:
    Persen diubah menjadi desimal dengan cara dibagi 100.

    atau

    Alasan:
    Tanda persen (%) berarti per seratus. Jadi, 40% artinya 40 dari 100.

    Jadi, 40% = 0,4.


    4. Ubahlah 85% menjadi bilangan desimal!

    Jawaban: 0,85

    Cara:

    atau

    Alasan:
    85% berarti 85 dari 100. Jika ditulis dalam bentuk desimal, hasilnya adalah 0,85.

    Jadi, 85% = 0,85.


    B. Tingkat Sedang

    5. Rani telah menyelesaikan 0,65 bagian dari tugas. Berapa persen tugas yang telah diselesaikan Rani?

    Jawaban: 65%

    Cara:

    Alasan:
    Untuk mengubah desimal menjadi persen, kalikan dengan 100%.

    Jadi, Rani telah menyelesaikan 65% tugasnya.


    6. Sebuah botol berisi air sebanyak 0,8 liter dari kapasitas maksimalnya. Jika dinyatakan dalam persen, berapa persen isi botol tersebut?

    Jawaban: 80%

    Cara:

    Alasan:
    Bilangan 0,8 menunjukkan 8 per 10 atau setara dengan 80 per 100.

    Jadi, isi botol tersebut adalah 80% dari kapasitas maksimalnya.

    Catatan: Kalimat soal lebih tepat jika yang dimaksud adalah 0,8 bagian dari kapasitas maksimal, bukan 0,8 liter secara mutlak. Jika kapasitas botol tidak diketahui, 0,8 liter saja belum bisa ditentukan persentasenya.


    7. Dalam sebuah kelas, 70% siswa membawa bekal dari rumah. Ubahlah persentase tersebut ke dalam bentuk desimal!

    Jawaban: 0,7

    Cara:

    atau

    Alasan:
    Persen berarti per seratus. Jadi, 70% berarti 70 dari 100.

    Jadi, 70% = 0,7.


    C. Tingkat Sulit/HOTS

    8. Sebuah taman sekolah telah ditanami bunga sebanyak 0,45 bagian dari seluruh area yang direncanakan. Kepala sekolah mengatakan bahwa penanaman bunga telah mencapai 45%. Apakah pernyataan tersebut benar? Jelaskan alasanmu!

    Jawaban: Benar.

    Cara:

    Ubah 0,45 menjadi persen:

    Jadi:

    Alasan:
    Desimal 0,45 jika dikalikan 100% menjadi 45%. Artinya, 45 bagian dari setiap 100 bagian area sudah ditanami bunga.

    Kesimpulan:
    Pernyataan kepala sekolah benar, karena 0,45 sama dengan 45%.


    9. Dika telah membaca 0,75 bagian buku. Sinta telah membaca 80% dari seluruh buku. Siapakah yang telah membaca bagian lebih banyak?

    Jawaban: Sinta.

    Cara:

    Samakan bentuk bilangan terlebih dahulu.

    Dika:

    Sinta:

    Kemudian bandingkan:

    Jadi, 80% lebih besar daripada 75%.

    Alasan:
    Dika telah membaca 75% buku, sedangkan Sinta telah membaca 80% buku. Selisihnya:

    Kesimpulan:
    Sinta telah membaca lebih banyak, yaitu 5% lebih banyak daripada Dika.


    10. Sekolah menargetkan pengumpulan donasi sebanyak 100%. Pada minggu pertama terkumpul 0,35 bagian dan pada minggu kedua bertambah 25%. Berapa persen total donasi yang telah terkumpul? Berapa persen lagi yang harus dikumpulkan agar mencapai target?

    Jawaban:

    • Total donasi terkumpul = 60%
    • Donasi yang masih harus dikumpulkan = 40%

    Langkah 1: Ubah 0,35 menjadi persen

    Jadi, minggu pertama terkumpul 35%.

    Langkah 2: Tambahkan donasi minggu kedua

    Minggu pertama:

    35%

    Minggu kedua:

    25%

    Total:

    Jadi, total donasi yang telah terkumpul adalah 60%.

    Langkah 3: Hitung kekurangan untuk mencapai 100%

    Alasan:
    Target keseluruhan adalah 100%. Jika sudah terkumpul 60%, maka bagian yang belum terkumpul adalah 40%.

    Kesimpulan:
    Sekolah telah mengumpulkan 60% donasi dan masih membutuhkan 40% lagi untuk mencapai target 100%.

    Kesimpulan / Refleksi: Alhamdulillah pembelajaran berjalan dengan lancar, peserta didik berebut untuk menjawab soal-soal yang telah diberikan, karena mereka dapat menyeleaikan soal-soal yang diberikan. mereka happy, karena pembelajaran saya buat dengan kuis renking 1. ada 1 anak yaitu najwa yang tercepat menjawab soal dengan cepat dan benar. maka dia pemenang renking 1 dan diberi hadiah uang lima ribu rupiah. Untuk yang lainnya alhamdulillah dapat mengerjakan semuanya. ada yang salah 1 ada yang salah 2. jumlah siswa 27, untuk siswa yang tidak hadir 1 siswa m.gibran lubis karena sakit.


    2. IPAS
    CP                                        : Peserta didik dapat Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya
    TP                                : Peserta didik dapat Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya
    Materi Pokok             : cara menjaga kesehatan organ tubuh dan gangguan kesehatan organ tubuh
    Metode / Model          : diskusi, demonstrasi / discovery learning
    Media / Alat peraga   : video, kartu kebiasaan sehat dan tidak sehat

    “Ternyata, tubuh kita memiliki banyak organ yang bekerja sama setiap saat. Jantung, paru-paru, lambung, usus, ginjal, tulang, dan organ lainnya memiliki fungsi masing-masing. Organ-organ tersebut bekerja dalam sistem yang saling berhubungan agar tubuh kita dapat beraktivitas dengan baik.”
    Tidak hanya mengetahui nama dan fungsinya, kita juga akan melihat bagaimana kebiasaan sehari-hari memengaruhi kesehatan organ tubuh kita. Setelah belajar, kalian akan merefleksikan kebiasaan yang sudah baik dan menentukan kebiasaan yang perlu diperbaiki agar tubuh tetap sehat.” “Tubuh manusia adalah salah satu bentuk kebesaran dan kasih sayang Allah Swt. Di dalam tubuh kita terdapat berbagai organ yang bekerja dengan sangat teratur. Jantung memompa darah, paru-paru membantu kita bernapas, lambung dan usus mencerna makanan, sedangkan ginjal membantu membuang zat sisa dari tubuh.”

    seperti  firman Allah Swt. dalam QS. At-Tin ayat 4:

    “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

    Materi pembelajaran IPAS:

    Menjaga Kesehatan Organ Sistem Peredaran Darah Manusia

    A. Pengertian Sistem Peredaran Darah

    Sistem peredaran darah adalah sistem dalam tubuh yang berfungsi mengedarkan darah, oksigen, zat makanan, dan zat-zat penting lainnya ke seluruh tubuh serta membawa zat sisa untuk dikeluarkan.

    Sistem peredaran darah terdiri atas:

    1. Jantung
    2. Pembuluh darah
    3. Darah

    Ketiganya bekerja sama agar tubuh dapat berfungsi dengan baik.


    B. Organ Sistem Peredaran Darah

    1. Jantung ❤️

    Jantung merupakan organ yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.

    Jantung memiliki empat ruang:

    • Serambi kanan
    • Bilik kanan
    • Serambi kiri
    • Bilik kiri

    Jantung harus dijaga kesehatannya karena bekerja terus-menerus untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

    Cara menjaga kesehatan jantung:

    • Rajin berolahraga.
    • Mengonsumsi makanan bergizi.
    • Mengurangi makanan yang terlalu banyak mengandung lemak, gula, dan garam.
    • Tidak merokok.
    • Istirahat yang cukup.
    • Mengelola stres dengan baik.

    2. Pembuluh Darah

    Pembuluh darah merupakan saluran tempat mengalirnya darah ke seluruh tubuh.

    Ada tiga jenis pembuluh darah:

    a. Arteri
    Membawa darah keluar dari jantung menuju organ tubuh.

    b. Vena
    Membawa darah menuju jantung.

    c. Kapiler
    Merupakan pembuluh darah yang sangat kecil dan menghubungkan arteri dengan vena. Di dalam kapiler terjadi pertukaran oksigen, zat makanan, dan zat sisa dengan sel-sel tubuh.

    Cara menjaga kesehatan pembuluh darah:

    • Berolahraga secara teratur.
    • Mengonsumsi makanan sehat.
    • Memperbanyak sayur dan buah.
    • Minum air putih yang cukup.
    • Menghindari kebiasaan merokok.
    • Menjaga berat badan agar tetap sehat.

    C. Darah

    Darah berfungsi mengangkut berbagai zat yang diperlukan tubuh.

    Darah terdiri atas:

    Bagian DarahFungsi
    Sel darah merahMengangkut oksigen
    Sel darah putihMembantu melawan penyakit
    Keping darahMembantu proses pembekuan darah
    Plasma darahMengangkut zat makanan, hormon, dan zat sisa

    D. Mengapa Kesehatan Sistem Peredaran Darah Harus Dijaga?

    Sistem peredaran darah berhubungan dengan hampir seluruh bagian tubuh. Jika jantung dan pembuluh darah sehat, oksigen dan zat makanan dapat diedarkan dengan baik.

    Sebaliknya, pola hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem peredaran darah.

    Contoh kebiasaan yang kurang baik:

    • Jarang berolahraga.
    • Sering mengonsumsi makanan tinggi lemak dan garam.
    • Terlalu banyak makanan dan minuman manis.
    • Kurang tidur.
    • Merokok.
    • Kurang minum air putih.

    E. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Peredaran Darah

    🥗 1. Mengonsumsi Makanan Bergizi

    Pilih makanan yang mengandung:

    • Sayur dan buah.
    • Protein.
    • Karbohidrat secukupnya.
    • Lemak sehat.

    Kurangi makanan yang terlalu banyak mengandung garam, gula, dan lemak jenuh.

    🏃 2. Berolahraga Teratur

    Olahraga seperti:

    • berjalan kaki,
    • bersepeda,
    • berenang,
    • senam,
    • bermain bola,

    dapat membantu menjaga kebugaran jantung dan pembuluh darah.

    💧 3. Minum Air yang Cukup

    Air membantu tubuh menjalankan berbagai fungsi dengan baik. Biasakan minum air putih dan jangan menunggu sampai sangat haus.

    😴 4. Istirahat yang Cukup

    Tidur dan istirahat membantu tubuh memulihkan energi sehingga organ tubuh dapat bekerja dengan baik.

    🚭 5. Menghindari Rokok dan Asap Rokok

    Zat berbahaya dalam rokok dapat mengganggu kesehatan jantung dan pembuluh darah. Karena itu, kita harus menjauhi rokok dan asap rokok.

    🧘 6. Mengelola Stres

    Melakukan kegiatan positif seperti beribadah, bermain, membaca, berolahraga, dan berbicara dengan orang yang dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.


    F. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

    Perhatikan kebiasaan berikut:

    KebiasaanDampak
    Rajin berolahragaMembantu menjaga kebugaran jantung
    Makan sayur dan buahMenyediakan berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh
    Minum air putihMembantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh
    Tidur cukupMembantu pemulihan tubuh
    Terlalu banyak makanan berlemakKurang baik jika menjadi kebiasaan
    Jarang bergerakDapat membuat tubuh kurang bugar
    MerokokMembahayakan kesehatan jantung dan pembuluh darah

     


    SUMATIF HARIAN KE 1 IPAS

    KESIMPULAN/REFLEKSI PEMBELAJARAN:

    Alhadulillah sumatif harian ke 1 IPAS sudah terlaksana dengan baik, namun ada 5 siswa yang nilainya perlu diremedial. karena tidak mencapai target yang diinginkan,besok akan dilakukan remedial. siswa hadir 27, tidak hadir 0.

     

    Class 6A SD AL-AZHAR 2

     Hari/Tanggal    : Kamis 20 Agustus 2026 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd. Fase / Kelas      : C / 6A Mapel                : B.Indo...