Nama guru : Khusnul Khotimah, S.Pd.
Mapel : Bahasa Indonesia
Hari/Tanggal : Kamis, 29 Oktober 2026
Fase / Kelas : C / 6A
Materi : Menyampaikan teks pidato
Pertemuan Ke : 22
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Model: Discovery Learning
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, presentasi, dan demonstrasi.
ATP BAHASA INDONESIA
Murid mampu mengidentifikasi ciri-ciri berbagai tipe teks sederhana berdasarkan contoh teks yang dibaca atau diamati.
Murid mampu menentukan gagasan utama dan mengembangkan gagasan menjadi kerangka tulisan berdasarkan hasil pengamatan, pengalaman, atau imajinasi.
Murid mampu menyusun kalimat kompleks yang padu dengan menggunakan kata penghubung yang sesuai.
Murid mampu menulis berbagai tipe teks sederhana, seperti teks deskripsi, narasi, laporan hasil pengamatan, dan teks prosedur, secara kreatif dan runtut.
📖 Apersepsi
“Anak-anak, pernahkah kalian merasa sangat bahagia, sedih, bangga, atau terharu karena suatu peristiwa? Bagaimana jika perasaan tersebut kita ubah menjadi sebuah puisi atau cerita yang indah?”
1. Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran) Murid menyadari tujuan menulis dan memahami bahwa tulisan yang baik memerlukan gagasan yang jelas, kalimat yang runtut, serta penggunaan ejaan dan tanda baca yang tepat. Murid mengamati contoh teks, mengenali ide yang ingin disampaikan, dan menulis dengan teliti serta penuh tanggung jawab.
2. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna) Murid menghubungkan kegiatan menulis dengan pengalaman dan kehidupan sehari-hari, seperti menceritakan pengalaman di sekolah, mendeskripsikan lingkungan sekitar, menulis laporan hasil pengamatan, atau mengembangkan cerita berdasarkan imajinasi. Dengan demikian, murid dapat menghasilkan tulisan yang bermanfaat, sesuai konteks, dan mudah dipahami pembaca.
3. Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan) Murid mengikuti kegiatan menulis melalui permainan kata, pengamatan gambar, diskusi kelompok, dan kegiatan membuat karya tulis yang menarik. Murid diberi kebebasan memilih tema sesuai minatnya, menghias hasil tulisan, serta mempresentasikan karya dengan percaya diri dan saling memberikan apresiasi secara santun.
“Anak-anak, pernahkah kalian merasa sangat bahagia, sedih, bangga, atau terharu karena suatu peristiwa? Bagaimana jika perasaan tersebut kita ubah menjadi sebuah puisi atau cerita yang indah?”
1. Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran) Murid menyadari tujuan menulis dan memahami bahwa tulisan yang baik memerlukan gagasan yang jelas, kalimat yang runtut, serta penggunaan ejaan dan tanda baca yang tepat. Murid mengamati contoh teks, mengenali ide yang ingin disampaikan, dan menulis dengan teliti serta penuh tanggung jawab.
2. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna) Murid menghubungkan kegiatan menulis dengan pengalaman dan kehidupan sehari-hari, seperti menceritakan pengalaman di sekolah, mendeskripsikan lingkungan sekitar, menulis laporan hasil pengamatan, atau mengembangkan cerita berdasarkan imajinasi. Dengan demikian, murid dapat menghasilkan tulisan yang bermanfaat, sesuai konteks, dan mudah dipahami pembaca.
3. Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan) Murid mengikuti kegiatan menulis melalui permainan kata, pengamatan gambar, diskusi kelompok, dan kegiatan membuat karya tulis yang menarik. Murid diberi kebebasan memilih tema sesuai minatnya, menghias hasil tulisan, serta mempresentasikan karya dengan percaya diri dan saling memberikan apresiasi secara santun.
A. Pengertian Teks Pidato
Teks pidato adalah teks yang berisi gagasan, pendapat, informasi, atau ajakan yang disampaikan seseorang secara lisan di hadapan orang banyak untuk tujuan tertentu.
Pidato disampaikan dengan bahasa yang jelas, santun, dan mudah dipahami agar pendengar dapat mengerti pesan yang disampaikan.
Contoh kegiatan pidato:
Pidato saat upacara bendera.
Pidato tentang kebersihan lingkungan sekolah.
Pidato tentang pentingnya belajar.
Pidato dalam kegiatan peringatan hari besar nasional.
Pidato tentang menjaga persatuan dan menghargai keberagaman.
B. Tujuan Pidato
Tujuan pidato antara lain:
Memberikan informasi, yaitu menyampaikan pengetahuan kepada pendengar.
Mengajak atau memengaruhi, yaitu mendorong pendengar melakukan hal yang baik.
Memberikan motivasi, yaitu membangkitkan semangat pendengar.
Menghibur, yaitu memberikan suasana menyenangkan melalui pesan atau cerita.
Meyakinkan, yaitu membuat pendengar memahami dan menerima suatu pendapat berdasarkan alasan yang tepat.
C. Struktur Teks Pidato
1. Pembukaan
Berisi salam pembuka, sapaan kepada pendengar, ucapan syukur, dan pengantar topik pidato.
2. Isi Pidato
Berisi penjelasan topik, fakta, pendapat, alasan, pengalaman, serta ajakan atau pesan yang ingin disampaikan.
3. Penutup
Berisi kesimpulan, harapan atau ajakan terakhir, permohonan maaf, ucapan terima kasih, dan salam penutup.
1. Pembukaan
Berisi salam pembuka, sapaan kepada pendengar, ucapan syukur, dan pengantar topik pidato.
2. Isi Pidato
Berisi penjelasan topik, fakta, pendapat, alasan, pengalaman, serta ajakan atau pesan yang ingin disampaikan.
3. Penutup
Berisi kesimpulan, harapan atau ajakan terakhir, permohonan maaf, ucapan terima kasih, dan salam penutup.
D. Ciri-Ciri Teks Pidato
Memiliki tujuan yang jelas.
Disampaikan di hadapan pendengar.
Menggunakan bahasa yang santun dan komunikatif.
Memiliki susunan pembukaan, isi, dan penutup.
Berisi informasi, pendapat, pesan, atau ajakan.
Disampaikan dengan intonasi, artikulasi, dan ekspresi yang sesuai.
Memiliki tujuan yang jelas.
Disampaikan di hadapan pendengar.
Menggunakan bahasa yang santun dan komunikatif.
Memiliki susunan pembukaan, isi, dan penutup.
Berisi informasi, pendapat, pesan, atau ajakan.
Disampaikan dengan intonasi, artikulasi, dan ekspresi yang sesuai.
E. Metode Penyampaian Pidato
Metode | Penjelasan |
|---|---|
Impromptu | Pidato disampaikan secara spontan tanpa persiapan khusus. |
Menghafal | Pidato disampaikan berdasarkan teks yang telah dihafalkan. |
Naskah | Pidato dibacakan berdasarkan teks yang sudah disiapkan. |
Ekstemporan | Pidato disampaikan menggunakan catatan pokok-pokok isi sebagai panduan. |
F. Langkah-Langkah Menyusun Teks Pidato
Menentukan tema atau topik pidato.
Menentukan tujuan pidato.
Mengumpulkan informasi dan contoh yang sesuai.
Menyusun kerangka pidato yang terdiri atas pembukaan, isi, dan penutup.
Mengembangkan kerangka menjadi teks pidato yang runtut.
Memeriksa penggunaan ejaan, tanda baca, dan kesantunan bahasa.
Berlatih menyampaikan pidato dengan percaya diri.
Menentukan tema atau topik pidato.
Menentukan tujuan pidato.
Mengumpulkan informasi dan contoh yang sesuai.
Menyusun kerangka pidato yang terdiri atas pembukaan, isi, dan penutup.
Mengembangkan kerangka menjadi teks pidato yang runtut.
Memeriksa penggunaan ejaan, tanda baca, dan kesantunan bahasa.
Berlatih menyampaikan pidato dengan percaya diri.
G. Contoh Teks Pidato
Tema: Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Yang saya hormati Bapak dan Ibu Guru, serta teman-teman yang saya sayangi.
Marilah kita bersyukur kepada Allah Swt. karena atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat.
Teman-teman yang berbahagia,
Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan pidato tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Sekolah yang bersih membuat kita merasa nyaman saat belajar. Namun, masih ada siswa yang membuang sampah sembarangan dan kurang peduli terhadap kebersihan kelas. Jika kebiasaan tersebut dibiarkan, lingkungan sekolah menjadi kotor dan tidak sehat.
Oleh karena itu, marilah kita membuang sampah pada tempatnya, melaksanakan piket kelas dengan penuh tanggung jawab, serta menjaga kebersihan toilet dan halaman sekolah. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab kita bersama.
Teman-teman yang saya banggakan,
Demikian pidato yang dapat saya sampaikan. Semoga kita semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan sekolah dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam perkataan saya.
Terima kasih atas perhatian teman-teman dan Bapak Ibu Guru.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
H. Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berpidato
Intonasi: tinggi rendahnya suara harus sesuai dengan isi pidato.
Artikulasi: setiap kata diucapkan dengan jelas.
Volume suara: suara terdengar oleh seluruh pendengar.
Ekspresi: mimik wajah sesuai dengan pesan yang disampaikan.
Sikap tubuh: berdiri tegak, sopan, dan tidak melakukan gerakan berlebihan.
Kontak mata: sesekali memandang pendengar agar komunikasi lebih baik.
Percaya diri: berpidato dengan tenang tanpa rasa takut yang berlebihan.
Intonasi: tinggi rendahnya suara harus sesuai dengan isi pidato.
Artikulasi: setiap kata diucapkan dengan jelas.
Volume suara: suara terdengar oleh seluruh pendengar.
Ekspresi: mimik wajah sesuai dengan pesan yang disampaikan.
Sikap tubuh: berdiri tegak, sopan, dan tidak melakukan gerakan berlebihan.
Kontak mata: sesekali memandang pendengar agar komunikasi lebih baik.
Percaya diri: berpidato dengan tenang tanpa rasa takut yang berlebihan.
I. Aktivitas Pembelajaran
Ayo Berlatih Menjadi Pembicara!
Kerja individu dan kelompok
Peserta didik membaca contoh teks pidato di atas.
Peserta didik mengidentifikasi bagian pembukaan, isi, dan penutup.
Peserta didik berdiskusi tentang pesan yang terkandung dalam pidato.
Peserta didik menyusun teks pidato singkat dengan memilih salah satu tema berikut:
Disiplin di sekolah.
Menghormati guru dan orang tua.
Menjaga lingkungan.
Menghargai keberagaman budaya Indonesia.
5. Peserta didik menyampaikan pidato di depan kelas dengan bahasa santun dan percaya diri.
J. Latihan Soal
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
Apa yang dimaksud dengan teks pidato?
Sebutkan tiga bagian utama struktur teks pidato!
Apa perbedaan bagian pembukaan dan isi pidato?
Mengapa seorang pembicara harus menggunakan bahasa yang santun?
Seorang siswa berpidato tentang kebersihan sekolah. Ia hanya menjelaskan masalah sampah tanpa memberikan solusi atau ajakan. Menurutmu, apa yang perlu ditambahkan agar pidatonya lebih efektif? Jelaskan alasanmu!
Jika kamu diminta berpidato tentang keberagaman budaya Indonesia, pesan apa yang akan kamu sampaikan kepada teman-temanmu? Tuliskan minimal tiga kalimat.
Kunci Jawaban
Teks yang berisi gagasan, informasi, pendapat, atau ajakan yang disampaikan secara lisan di hadapan orang banyak.
Pembukaan, isi, dan penutup.
Pembukaan berisi salam dan pengantar topik, sedangkan isi berisi penjelasan, informasi, pendapat, dan pesan utama.
Agar pendengar merasa dihargai, mudah memahami pesan, dan tidak tersinggung.
Perlu ditambahkan solusi dan ajakan, misalnya membuang sampah pada tempatnya, melakukan piket, dan menjaga kebersihan bersama. Hal tersebut membuat pidato lebih bermanfaat dan mendorong pendengar bertindak.
Contoh: Indonesia memiliki beragam budaya yang harus kita syukuri dan jaga. Kita harus menghormati adat istiadat setiap daerah. Marilah kita menjaga persatuan dengan menghargai perbedaan budaya.
Teks yang berisi gagasan, informasi, pendapat, atau ajakan yang disampaikan secara lisan di hadapan orang banyak.
Pembukaan, isi, dan penutup.
Pembukaan berisi salam dan pengantar topik, sedangkan isi berisi penjelasan, informasi, pendapat, dan pesan utama.
Agar pendengar merasa dihargai, mudah memahami pesan, dan tidak tersinggung.
Perlu ditambahkan solusi dan ajakan, misalnya membuang sampah pada tempatnya, melakukan piket, dan menjaga kebersihan bersama. Hal tersebut membuat pidato lebih bermanfaat dan mendorong pendengar bertindak.
Contoh: Indonesia memiliki beragam budaya yang harus kita syukuri dan jaga. Kita harus menghormati adat istiadat setiap daerah. Marilah kita menjaga persatuan dengan menghargai perbedaan budaya.
K. Kesimpulan
Teks pidato merupakan sarana untuk menyampaikan informasi, pendapat, motivasi, dan ajakan kepada orang lain. Teks pidato memiliki tiga struktur utama, yaitu pembukaan, isi, dan penutup. Agar pidato mudah dipahami, pembicara perlu menggunakan bahasa yang santun, suara yang jelas, intonasi yang tepat, serta sikap percaya diri.
L. Tindak Lanjut
Remedial: peserta didik yang belum memahami struktur pidato dibimbing untuk mengidentifikasi bagian pembukaan, isi, dan penutup dari teks sederhana.
Pengayaan: peserta didik menyusun teks pidato bertema pelestarian budaya Indonesia atau kedisiplinan, kemudian menyampaikannya di depan kelas.
Pembiasaan: peserta didik menerapkan pesan positif dalam pidato pada kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, bertanggung jawab, menghormati orang lain, dan menjaga kebersihan.
Remedial: peserta didik yang belum memahami struktur pidato dibimbing untuk mengidentifikasi bagian pembukaan, isi, dan penutup dari teks sederhana.
Pengayaan: peserta didik menyusun teks pidato bertema pelestarian budaya Indonesia atau kedisiplinan, kemudian menyampaikannya di depan kelas.
Pembiasaan: peserta didik menerapkan pesan positif dalam pidato pada kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, bertanggung jawab, menghormati orang lain, dan menjaga kebersihan.
