SENI RUPA 6A SD AL-AZHAR 2

 Mapel               : Seni Rupa

Hari/Tanggal    : Senin, 19 Oktober 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : Teknik menganyam dengan kertas buffalo

Pertemuan Ke   : 21

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

CP

Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.

TP

Peserta didik mengeksplorasi variasi teknik penggunaan alat dan bahan dalam berkarya seni rupa.

Metode / Model

Praktik langsung, demonstrasi, dan Project Based Learning (PJBL).

Media / Alat Peraga

Video, contoh karya anyaman, kertas Buffalo, penggaris, pensil, gunting, lem, dan alat tulis lainnya yang aman digunakan.

ATP

Peserta didik dapat mengeksplorasi variasi teknik penggunaan alat dan bahan dalam berkarya seni rupa melalui kegiatan menganyam dengan kertas Buffalo. Peserta didik mampu membuat karya anyaman sederhana dengan memperhatikan pola, kombinasi warna, kerapian, kreativitas, keamanan, dan fungsi karya. Peserta didik juga mampu menjelaskan teknik yang digunakan serta memberikan apresiasi terhadap karya diri sendiri maupun karya teman menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.

1. Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Murid mengamati contoh karya anyaman dengan penuh perhatian, mengenali pola, warna, bentuk, dan teknik menganyam. Murid menyadari pentingnya ketelitian, kesabaran, konsentrasi, serta kehati-hatian saat menyisipkan potongan kertas buffalo secara bergantian. Murid juga mensyukuri kemampuan dan kreativitas yang diberikan Allah Swt. dengan menghasilkan karya seni yang bermanfaat.

2. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Murid menghubungkan kegiatan menganyam dengan kehidupan sehari-hari, seperti pembuatan tikar, keranjang, dan berbagai kerajinan anyaman. Murid memahami bahwa teknik menganyam dapat menghasilkan karya yang memiliki nilai keindahan dan kegunaan. Melalui praktik menganyam kertas buffalo, murid belajar menerapkan pola anyaman, memadukan warna, serta memanfaatkan bahan sederhana menjadi karya seni yang kreatif.

3. Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)

Murid melakukan kegiatan menganyam kertas buffalo secara kreatif dan menyenangkan dengan memilih kombinasi warna serta pola sesuai ide masing-masing. Murid bekerja sama, saling membantu, dan berbagi pengalaman selama proses pembuatan karya. Setelah selesai, murid memajang hasil anyaman, melakukan apresiasi terhadap karya teman, dan menceritakan pengalaman serta tantangan yang dihadapi selama kegiatan menganyam.

Apersepsi:

Secara umum, seni rupa kriya dan pemanfaatan bahan alam (seperti daun, pelepah, atau serat tumbuhan yang biasa dipakai menganyam) dipandang sebagai karunia Allah untuk kemaslahatan manusia. 
  • Surah Saba' Ayat 13: Mengisahkan tentang pembuatan benda-benda seni dan utilitas tinggi (gedung, patung hiasan, wadah besar) oleh jin untuk Nabi Sulaiman A.S., yang menunjukkan bahwa keterampilan tangan untuk menciptakan perkakas bernilai estetika dan fungsi sangat dihargai dalam Islam.
  • Filosofi Anyaman dalam Islam: Para ulama dan perajin muslim sering mengaitkan seni menganyam dengan nilai spiritual: melatih sifat sabar (karena setiap silangan harus teratur), syukur (memanfaatkan serat alam tanpa merusaknya), dan fokus yang mendalam
Materi Ajar:

A. Pengertian Menganyam

Menganyam adalah teknik membuat karya seni dengan cara menyilangkan atau menyisipkan bahan secara bergantian sehingga membentuk pola yang teratur. Kegiatan menganyam dapat menggunakan berbagai bahan, seperti daun pandan, bambu, rotan, kertas, dan bahan lainnya.

Dalam pembelajaran Seni Rupa, murid dapat menggunakan kertas buffalo untuk membuat karya anyaman yang menarik, berwarna-warni, dan memiliki nilai keindahan.

B. Mengenal Kertas Buffalo

Kertas buffalo adalah jenis kertas yang relatif tebal dan tersedia dalam berbagai pilihan warna. Kertas ini dapat digunakan untuk membuat berbagai karya kerajinan, termasuk anyaman.

Kelebihan kertas buffalo untuk menganyam:

  1. Memiliki beragam pilihan warna.

  2. Cukup kuat untuk dibuat menjadi bilah anyaman.

  3. Mudah dipotong dan dibentuk.

  4. Dapat menghasilkan pola dan kombinasi warna yang menarik.

  5. Mudah diperoleh dan cocok digunakan untuk kegiatan prakarya di sekolah.

C. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat anyaman dari kertas buffalo adalah:

  1. Kertas buffalo dengan dua warna atau lebih.

  2. Gunting.

  3. Penggaris.

  4. Pensil.

  5. Lem atau perekat jika diperlukan.

  6. Alas kerja.

D. Teknik Dasar Menganyam dengan Kertas Buffalo

Paper Weaving Basket Instructions at Ali Farrow blog
Weaving Paper
20 Children's Paper Craft Ideas Kids Will Love
12

Teknik dasar menganyam kertas buffalo dilakukan dengan menyilangkan bilah kertas secara bergantian, yaitu satu bilah berada di atas dan bilah berikutnya berada di bawah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Pola selang-seling: bilah kertas disusun dengan urutan atas–bawah secara bergantian.

  • Kerapian: jarak antarbilah dibuat teratur agar hasil anyaman tidak berantakan.

  • Ketegangan: bilah kertas ditarik secukupnya agar anyaman tidak terlalu longgar atau terlalu rapat.

  • Perpaduan warna: pemilihan warna yang serasi membuat hasil anyaman lebih menarik.

E. Langkah-Langkah Menganyam dengan Kertas Buffalo

Easy Paper Weave Craft for Kids (7 Steps!)

1. Menyiapkan alat dan bahan

Siapkan kertas buffalo dengan dua warna berbeda, gunting, penggaris, dan pensil.

How to Weave Paper Place Mats - Friday Fun, for kids - Aunt Annie's Crafts

2. Membuat pola dasar

Buat garis sejajar pada kertas buffalo sebagai panduan. Potong mengikuti garis dengan hati-hati, tetapi sisakan bagian tepi agar kertas tidak terputus seluruhnya.

Paper Weaving | Kids' Crafts | Fun Craft Ideas | FirstPalette.com

3. Menyisipkan bilah kertas

Masukkan bilah kertas warna lain secara bergantian melalui pola dasar. Pada bilah pertama, gunakan urutan atas–bawah–atas–bawah.

20 Children's Paper Craft Ideas Kids Will Love

4. Melanjutkan pola anyaman

Pada bilah kedua, balik urutannya menjadi bawah–atas–bawah–atas. Ulangi langkah tersebut hingga seluruh bagian terisi.

Easy Paper Weave Craft for Kids (7 Steps!)

5. Merapikan hasil anyaman

Atur bilah agar tersusun rapi, rapikan bagian tepi, lalu rekatkan ujung kertas jika diperlukan agar anyaman tidak mudah terlepas.

F. Unsur Seni Rupa dalam Karya Anyaman

Dalam membuat anyaman kertas buffalo, terdapat beberapa unsur seni rupa yang perlu diperhatikan.

Unsur Seni Rupa

Penerapan pada Anyaman

Garis

Garis sejajar pada potongan kertas membentuk pola anyaman.

Warna

Perpaduan dua warna atau lebih membuat karya menarik.

Bentuk

Susunan bilah menghasilkan bentuk anyaman, misalnya persegi atau persegi panjang.

Tekstur

Permukaan anyaman terasa berbeda karena terdapat bagian kertas yang saling bersilangan.

Pola

Pengulangan susunan atas–bawah menghasilkan pola yang teratur.

G. Sikap yang Dikembangkan

Melalui kegiatan menganyam dengan kertas buffalo, murid belajar untuk:

  1. Teliti dan sabar saat menyusun bilah kertas.

  2. Kreatif dalam memilih warna dan pola.

  3. Mandiri dalam menyelesaikan karya.

  4. Bertanggung jawab menjaga alat dan bahan.

  5. Menghargai karya sendiri maupun karya teman.

H. Kesimpulan

Teknik menganyam dengan kertas buffalo merupakan kegiatan membuat karya seni dengan menyilangkan bilah kertas secara bergantian sehingga membentuk pola yang teratur. Keberhasilan karya anyaman ditentukan oleh ketepatan teknik, kerapian susunan, kesabaran, dan perpaduan warna. Melalui kegiatan ini, murid dapat mengembangkan kreativitas, keterampilan motorik, ketelitian, serta apresiasi terhadap karya seni.



PENDIDIKAN PANCASILA 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Pendidikan Pancasila

Hari/Tanggal    : Senin, 19 Oktober 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : Melestarikan keberagaman budaya

Pertemuan Ke   : 22

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tabik Pun! 🙏

Good morning my lovely students. How are you today?

Sebelum belajar, mari kita mengingat kehidupan sehari-hari.

Pernahkah kalian mendapatkan hak untuk belajar di sekolah?
Pernahkah kalian meminta orang lain menghargai pendapat kalian?
Apakah kalian juga sudah melaksanakan kewajiban belajar, menaati aturan sekolah, dan menghormati orang lain?

CP                                : Menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya sesuai semboyan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan sekitar
TP                                : Murid dapat Menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya sesuai semboyan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan sekitar

Metode / Model : Diskusi kelompok, tanya jawab, bermain peran, dan simulasi / Problem Based Learning (PBL) melalui praktik musyawarah di masyarakat.

Media / Alat peraga : Video/gambar keberagaman budaya di masyarakat, gambar pakaian adat, rumah adat, tarian daerah, makanan tradisional, kartu kasus, LKPD, kertas plano, spidol, dan papan tulis.

ATP:

  1. Murid mengidentifikasi bentuk keberagaman budaya di lingkungan masyarakat.

  2. Murid menjelaskan pentingnya sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

  3. Murid menganalisis permasalahan keberagaman budaya di masyarakat dan menentukan alternatif penyelesaian melalui musyawarah.

  4. Murid mempraktikkan musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama dengan menghargai perbedaan pendapat.

  5. Murid menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam kehidupan sehari-hari.

2. Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Murid mengamati gambar atau video keberagaman budaya di masyarakat dengan penuh perhatian. Murid menyadari bahwa keberagaman budaya merupakan anugerah Allah Swt. yang harus disyukuri, dihormati, dijaga, dan dilestarikan. Murid memahami pentingnya mendengarkan pendapat orang lain, tidak memaksakan kehendak, serta bersikap bijaksana dalam menyelesaikan perbedaan melalui musyawarah.

3. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Murid menghubungkan materi keberagaman budaya dengan kehidupan nyata di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Melalui diskusi kelompok dan analisis kartu kasus, murid mengidentifikasi sikap yang mencerminkan penghormatan terhadap keberagaman budaya. Murid kemudian merancang solusi dan menyepakati langkah pelestarian budaya melalui musyawarah, sehingga dapat menerapkan nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

4. Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)

Murid mengikuti kegiatan tebak gambar budaya Indonesia, berdiskusi dalam kelompok, dan bermain peran sebagai warga masyarakat yang sedang bermusyawarah menyelesaikan permasalahan keberagaman budaya. Murid bekerja sama menyampaikan pendapat, menghargai gagasan teman, dan membuat kesepakatan bersama. Setiap kelompok mempresentasikan hasil musyawarah dengan percaya diri dan memberikan apresiasi terhadap kelompok lain.

Surah Al-Hujurat Ayat 13 (Keragaman Suku dan Bangsa)
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوباً وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
  • Artinya: "Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti." [1]
  • Makna: Ayat ini adalah dasar utama dalam Islam untuk menghargai perbedaan budaya, suku, dan bangsa. Keragaman diciptakan bukan untuk saling bertikai, melainkan untuk saling mengenal (lita'arafu) dan merajut kebersamaan. 

Materi tentang keberagaman budaya:



A. Pengertian Keberagaman Budaya

Keberagaman budaya adalah keadaan masyarakat yang memiliki berbagai macam kebudayaan, adat istiadat, bahasa daerah, pakaian adat, rumah adat, tarian daerah, makanan tradisional, lagu daerah, dan tradisi yang berbeda-beda.

Indonesia memiliki banyak suku bangsa dan budaya yang menjadi kekayaan bangsa. Keberagaman tersebut merupakan anugerah Allah Swt. yang patut disyukuri dan dijaga bersama.

Semboyan bangsa Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Semboyan ini mengajarkan kita untuk tetap bersatu meskipun memiliki perbedaan budaya, bahasa, adat istiadat, dan kebiasaan.

B. Sikap Menghormati Keberagaman Budaya

Menghormati keberagaman budaya berarti menghargai perbedaan budaya yang dimiliki oleh orang lain tanpa merendahkan atau mengejeknya.

Contoh sikap menghormati keberagaman budaya:

  1. Tidak mengejek pakaian adat atau bahasa daerah orang lain.

  2. Menghargai teman yang memiliki kebiasaan dan tradisi berbeda.

  3. Mendengarkan penjelasan orang lain tentang budaya daerahnya.

  4. Tidak merasa budaya sendiri lebih baik daripada budaya lain.

  5. Menghargai pendapat warga ketika membahas kegiatan budaya dalam musyawarah.

C. Sikap Menjaga dan Melestarikan Keberagaman Budaya

Menjaga dan melestarikan budaya berarti melakukan berbagai upaya agar kebudayaan tetap dikenal, dihargai, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Contoh tindakan yang dapat dilakukan di lingkungan masyarakat:

  • Mengikuti kegiatan kesenian dan festival budaya daerah.

  • Mempelajari tarian, lagu, dan bahasa daerah.

  • Memperkenalkan makanan tradisional kepada generasi muda.

  • Menjaga benda bersejarah dan tempat yang memiliki nilai budaya.

  • Bekerja sama dalam kegiatan pelestarian budaya di lingkungan masyarakat.

  • Mengajak generasi muda mengenal tradisi daerah melalui kegiatan yang menarik.

Dengan melestarikan budaya, kita turut menjaga identitas bangsa Indonesia agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

D. Musyawarah dalam Kehidupan Masyarakat

Musyawarah adalah kegiatan membahas suatu permasalahan bersama untuk mencapai kesepakatan yang dapat diterima oleh semua pihak.

Musyawarah penting dilakukan dalam masyarakat yang beragam karena setiap warga dapat memiliki pendapat dan keinginan yang berbeda.

Tujuan musyawarah:

  1. Menyelesaikan permasalahan bersama.

  2. Menghargai perbedaan pendapat.

  3. Mencapai kesepakatan bersama.

  4. Menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat.

  5. Menumbuhkan sikap tanggung jawab terhadap keputusan bersama.

Sikap yang harus diterapkan ketika bermusyawarah:

  • Mendengarkan pendapat orang lain dengan baik.

  • Berbicara dengan sopan dan santun.

  • Tidak memaksakan kehendak.

  • Memberikan kesempatan kepada semua peserta untuk berbicara.

  • Menerima hasil kesepakatan dengan lapang dada.

  • Melaksanakan hasil musyawarah dengan penuh tanggung jawab.

E. Praktik Musyawarah untuk Melestarikan Budaya di Masyarakat

Perhatikan contoh permasalahan berikut.

Warga sebuah kampung akan mengadakan festival budaya. Sebagian warga mengusulkan pertunjukan tarian daerah, sedangkan warga lainnya ingin menampilkan musik tradisional dan makanan khas daerah. Perbedaan pendapat tersebut membuat warga belum mencapai kesepakatan.

Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, warga mengadakan musyawarah.

Tahapan musyawarah yang dapat dilakukan:

  1. Mengidentifikasi masalah: Warga memiliki pendapat berbeda mengenai kegiatan festival budaya.

  2. Menyampaikan pendapat: Setiap warga diberi kesempatan menyampaikan usul dengan sopan.

  3. Mendiskusikan solusi: Warga mempertimbangkan berbagai usulan dan mencari jalan tengah.

  4. Membuat kesepakatan: Warga menyepakati kegiatan festival yang memberikan kesempatan untuk menampilkan beragam budaya.

  5. Melaksanakan keputusan: Semua warga bekerja sama mempersiapkan festival budaya sesuai kesepakatan.

Melalui musyawarah tersebut, warga belajar menghargai perbedaan dan bekerja sama menjaga keberagaman budaya.

F. Contoh Penerapan Bhinneka Tunggal Ika di Masyarakat

No.

Kegiatan

Sikap yang Ditunjukkan

1

Menghadiri festival budaya dari berbagai daerah.

Menghormati keberagaman.

2

Bergotong royong mempersiapkan pentas budaya.

Kerja sama dan persatuan.

3

Mempelajari tarian tradisional daerah lain.

Menghargai budaya lain.

4

Bermusyawarah menentukan kegiatan pelestarian budaya.

Menghargai pendapat dan menerima kesepakatan.

5

Mengajarkan lagu daerah kepada generasi muda.

Melestarikan budaya.

G. Kesimpulan

Keberagaman budaya merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus dihormati, dijaga, dan dilestarikan. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita untuk tetap bersatu di tengah berbagai perbedaan. Dalam kehidupan masyarakat, musyawarah dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dan mencapai kesepakatan bersama. Dengan sikap saling menghormati, bekerja sama, dan bertanggung jawab, kita dapat menjaga kerukunan serta melestarikan budaya Indonesia.

H. Aktivitas Murid

Lakukan kegiatan bermain peran secara berkelompok dengan tema “Musyawarah Masyarakat untuk Melestarikan Keberagaman Budaya”.

Setiap kelompok memilih satu permasalahan budaya di masyarakat, mendiskusikan penyelesaiannya, kemudian mempraktikkan musyawarah dan menyampaikan hasil kesepakatan di depan kelas.



Try Out GO 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : TRY OUT GO

Hari/Tanggal    : JU'AT, 16 Oktober 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : TRY OUT


Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together. Hari ini kita akan melaksanakan try out dari GO


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

STS DAY 6 6A SD AL-AZHAR 2

Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : IPAS & PAK

Hari/Tanggal    : KAMIS, 15 Oktober 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : STS day 6

Pertemuan Ke   : 6

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together. Hari ini STS kelima pelajaran IPAS dan PENDIDIKAN ANTI KORUPSI


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

SILAHKAN PELAJARI MATERI BERIKUT!

IPAS:

Sistem peredaran darah

Pembuluh darah

Darah

Plasma darah

Trombosit

Jantung

Vena

Fungsi peredaran darah

Jantung

Anatomi jantung

Bilik kiri

Ruang jantung

Peredaran darah besar

Peredaran darah kecil

Vena

Arteri

Tulang

Otot polos

Otot polos

Otot jantung

Otot jantung dan polos

Sendi

Lordosis

Vitamin untuk tulang

Osteoporosis

Arthritis

Sistem gerak

Tata surya

Planet

Revolusi Bumi

Planet

Karakteristik planet

Gerhana

Gerhana Matahari

Gerhana Matahari

Tekanan darah rendah

Zat besi

Pembuluh nadi/arteri

Hemofilia

Kolesterol

Otot

Sendi dan otot

Otot jantung

Otot lurik

Revolusi planet

Sistem peredaran darah

Kesehatan peredaran darah

Kesehatan peredaran darah

Kelainan/postur tubuh

Vitamin dan mineral tulang


PENDIDIKAN ANTI KORUPSI:

1. JUJUR

2. TANGGUNG JAWAB

3. DISIPLIN

4. SEDERHANA

5. KERJA KERAS


SELAMAT MENGHADAPI STS 

GOOD LUCK!

Wassalamualaikum, wr.wb.

STS DAY 5 6A SD AL-AZHAR 2

Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : MATEMATIKA & PJOK

Hari/Tanggal    : RABU, 14 Oktober 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : STS day 5

Pertemuan Ke   : 5

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together. Hari ini STS kelima pelajaran MATEMATIKA dan PJOK


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

SILAHKAN PELAJARI MATERI BERIKUT!


1. PECAHAN

2. DESIMAL

3.RASIO

4. BANGUN DATAR (KELILING PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG)

5. VOLUME DAN LUAS PERMUKAAN KUBUS, BALOK

6. MENGONSTRUKSI DAN MENGURAI BANGUN KUBUS

Gambar tersebut jika dilihat dari depan, maka akan tampak seperti .. . . 


SELAMAT MENGHADAPI SUMATIF TENGAH SEMESTER, 

SEMANGAT

WASSALAMUALAIKUM, WR.WB.




STS DAY 4 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : SENI RUPA & B.LAMPUNG

Hari/Tanggal    : SELASA, 13 Oktober 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : STS day 4

Pertemuan Ke   : 4

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together. Hari ini STS keempat pelajaran SENI RUPA dan B.LAMPUNG


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

KISI-KISI SOAL STS GANJIL

Mata Pelajaran : SENI RUPA

Fase/Kelas          : C/VI

No.

Fase/Kelas

Elemen

Capaian Pembelajaran

Materi

Indikator Soal / Stimulus

Level Kognitif

Bentuk Soal

Nomor Soal

1

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam karya seni rupa.

Warna

Disajikan stimulus lukisan dengan warna merah, kuning, dan jingga, peserta didik menentukan unsur rupa yang menimbulkan kesan hangat.

C2

PG

1

2

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu mengidentifikasi unsur rupa dalam karya seni.

Unsur rupa

Disajikan beberapa kegiatan menggambar, peserta didik menentukan kegiatan yang menunjukkan penggunaan unsur rupa.

C3

PG

2

3

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menjelaskan prinsip desain untuk menghasilkan karya yang efektif.

Proporsi dan penekanan

Disajikan permasalahan poster dengan gambar terlalu besar dan tulisan sulit dibaca, peserta didik menentukan perbaikan yang tepat.

C4

PG

3

4

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menjelaskan prinsip desain dalam karya seni rupa.

Keseimbangan

Disajikan karya yang terlihat berat sebelah, peserta didik menentukan prinsip desain yang perlu diperbaiki.

C3

PG

4

5

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menerapkan prinsip desain dalam karya seni rupa.

Irama

Disajikan gambar taman dengan pengulangan bentuk bunga secara teratur, peserta didik menentukan prinsip desain yang digunakan.

C3

PG

5

6

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menganalisis penggunaan unsur dan prinsip desain.

Kontras

Disajikan dua rancangan dengan penggunaan warna berbeda, peserta didik menentukan rancangan yang membuat objek utama lebih menonjol.

C4

PG

6

7

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menjelaskan prinsip proporsi dalam karya seni rupa.

Proporsi

Disajikan gambar rumah dengan ukuran pintu tidak proporsional, peserta didik menentukan perbaikan yang tepat.

C3

PG

7

8

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu mengidentifikasi unsur-unsur rupa pada karya.

Warna, bentuk, tekstur

Disajikan stimulus karya kolase, peserta didik menentukan unsur rupa yang tampak dalam karya tersebut.

C2

PG

8

9

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menjelaskan fungsi unsur garis dalam karya seni.

Garis

Disajikan gambar laut dengan garis bergelombang dan horizontal, peserta didik menentukan fungsi garis.

C3

PG

9

10

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menganalisis penggunaan prinsip desain.

Kontras

Disajikan poster dengan warna tulisan dan latar hampir sama, peserta didik menentukan masalah desain yang terjadi.

C4

PG

10

11

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu memilih unsur rupa yang sesuai dengan tujuan karya.

Warna dan bentuk

Disajikan tujuan membuat karya dengan suasana ceria, peserta didik menentukan kombinasi unsur yang sesuai.

C3

PG

11

12

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu mengidentifikasi prinsip desain dalam karya.

Keseimbangan simetris

Disajikan susunan karya dengan bagian kiri dan kanan hampir sama, peserta didik menentukan prinsip desain yang digunakan.

C2

PG

12

13

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menjelaskan prinsip kesatuan dalam desain.

Kesatuan

Disajikan pernyataan tentang unsur visual yang saling berhubungan, peserta didik menentukan prinsip desain yang sesuai.

C3

PG

13

14

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menjelaskan fungsi prinsip penekanan dalam karya.

Penekanan

Disajikan poster dengan gambar dan tulisan utama berukuran besar, peserta didik menentukan tujuan penggunaan ukuran tersebut.

C3

PG

14

15

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menjelaskan penggunaan unsur rupa untuk menghasilkan kesan volume.

Warna dan gelap terang

Disajikan gambar buah dengan bagian terang dan gelap, peserta didik menentukan unsur yang digunakan untuk menunjukkan volume.

C3

PG

15

16

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu merefleksikan karya sendiri menggunakan kosakata seni rupa.

Refleksi karya

Disajikan tanggapan siswa terhadap warna dalam karya, peserta didik menentukan kegiatan yang dilakukan.

C3

PG

16

17

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu memberikan apresiasi terhadap karya diri dan teman secara santun.

Apresiasi karya

Disajikan beberapa tanggapan terhadap karya teman, peserta didik memilih tanggapan yang santun dan membangun.

C4

PG

17

18

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu menggunakan kosakata seni rupa dalam mengapresiasi karya.

Komposisi

Disajikan tanggapan tentang komposisi dan warna, peserta didik menentukan makna komposisi.

C2

PG

18

19

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu memberikan tanggapan yang membangun terhadap karya teman.

Apresiasi karya

Disajikan karya dengan tekstur menarik tetapi objek utama kurang terlihat, peserta didik menentukan tanggapan yang tepat.

C4

PG

19

20

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu menjelaskan tujuan apresiasi karya seni.

Apresiasi

Disajikan beberapa tujuan memberikan apresiasi, peserta didik menentukan tujuan yang tepat.

C2

PG

20

21

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu memberikan apresiasi berdasarkan unsur seni rupa.

Apresiasi karya

Disajikan contoh tanggapan terhadap perpaduan warna, peserta didik menentukan alasan tanggapan tersebut termasuk apresiasi.

C3

PG

21

22

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu melakukan refleksi untuk memperbaiki karya.

Refleksi karya

Disajikan permasalahan garis terlalu tebal, peserta didik menentukan tindakan reflektif yang tepat.

C4

PG

22

23

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu menunjukkan sikap apresiatif terhadap karya teman.

Apresiasi karya

Disajikan beberapa komentar dalam pameran kelas, peserta didik memilih komentar yang menunjukkan sikap apresiatif.

C3

PG

23

24

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu memberikan masukan yang santun dan membangun.

Kritik dan saran

Disajikan situasi teman meminta pendapat tentang lukisannya, peserta didik menentukan respons yang paling membantu.

C4

PG

24

25

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu menggunakan hasil refleksi untuk meningkatkan kualitas karya.

Refleksi karya

Disajikan situasi siswa memperbaiki susunan objek setelah menerima masukan, peserta didik menentukan manfaat refleksi.

C3

PG

25

26

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu bereksperimen menggunakan berbagai teknik dan bahan.

Eksperimen tekstur

Disajikan bahan kertas, spons, dan cat, peserta didik menentukan cara menghasilkan variasi tekstur.

C4

PG

26

27

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu menjelaskan pengaruh teknik terhadap hasil karya.

Teknik dan tekstur

Disajikan dua siswa menggunakan bahan sama tetapi menghasilkan tekstur berbeda, peserta didik menganalisis penyebabnya.

C4

PG

27

28

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu memilih teknik yang sesuai dengan tujuan artistik.

Teknik tekstur

Disajikan tujuan membuat tekstur kasar pada batang pohon, peserta didik menentukan teknik yang sesuai.

C3

PG

28

29

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu bereksperimen dengan berbagai bahan untuk menghasilkan karya.

Kolase

Disajikan berbagai bahan kolase, peserta didik menentukan sikap artistik yang tepat dalam bereksperimen.

C4

PG

29

30

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu mengevaluasi hasil eksperimen teknik seni rupa.

Teknik cetak

Disajikan hasil cetak daun yang kurang jelas, peserta didik menentukan langkah perbaikan yang tepat.

C4

PG

30

31

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu membandingkan hasil eksperimen untuk menentukan teknik yang sesuai.

Variasi tekstur

Disajikan tiga percobaan menggunakan kuas, spons, dan teknik tetes, peserta didik menentukan langkah setelah melakukan percobaan.

C4

PG

31

32

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu menggunakan variasi teknik dan bahan dalam berkarya.

Variasi tekstur

Disajikan tujuan membuat perbedaan tekstur antara langit dan tanah, peserta didik menentukan strategi artistik yang tepat.

C4

PG

32

33

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu mengevaluasi dan memperbaiki proses berkarya.

Eksperimen dan evaluasi

Disajikan hasil percobaan teknik yang tidak sesuai harapan, peserta didik menentukan sikap artistik yang tepat.

C5

PG

33

34

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu memecahkan masalah dalam proses berkarya.

Pemilihan bahan

Disajikan permasalahan bahan terlalu berat untuk alas karya, peserta didik menentukan solusi yang tepat.

C5

PG

34

35

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu melakukan eksperimen dan mengevaluasi teknik untuk memperbaiki karya.

Eksperimen teknik cetak

Disajikan proses Lala memperbaiki hasil cetak daun melalui beberapa percobaan, peserta didik menentukan kemampuan artistik yang ditunjukkan.

C5

PG

35

36

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu mengidentifikasi unsur rupa dalam karya seni.

Garis

Disajikan pertanyaan tentang unsur seni rupa berupa goresan memanjang.

C1

Isian

1

37

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu mengidentifikasi unsur warna dalam karya seni rupa.

Warna

Disajikan pertanyaan tentang unsur yang memberikan kesan panas, dingin, cerah, dan gelap.

C1

Isian

2

38

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu mengidentifikasi prinsip keseimbangan dalam desain.

Keseimbangan

Disajikan pernyataan tentang prinsip yang mengatur agar karya tidak terasa berat sebelah.

C1

Isian

3

39

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu mengidentifikasi prinsip irama dalam karya seni.

Irama

Disajikan pernyataan tentang pengulangan unsur rupa secara teratur.

C1

Isian

4

40

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu memahami komposisi dalam karya seni rupa.

Komposisi

Disajikan pertanyaan tentang susunan unsur-unsur visual dalam karya.

C2

Isian

5

41

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu menerapkan teknik makrame untuk menghasilkan karya yang kuat dan rapi.

Teknik simpul makrame

Disajikan masalah simpul mudah terlepas karena tarikan benang tidak sama kuat, peserta didik menentukan teknik yang perlu diperbaiki.

C3

Isian

6

42

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu memilih bahan yang sesuai dengan fungsi karya.

Bahan makrame

Disajikan masalah tali terlalu tipis untuk pot tanaman, peserta didik menentukan karakteristik tali yang tepat.

C3

Isian

7

43

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu menerapkan teknik simpul secara konsisten.

Teknik makrame

Disajikan masalah ukuran simpul tidak sama, peserta didik menentukan hal yang perlu diperhatikan agar pola teratur.

C3

Isian

8

44

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu menerapkan prinsip desain dalam karya makrame.

Irama/pengulangan

Disajikan kegiatan mengulang jenis simpul secara teratur untuk membentuk pola, peserta didik menentukan prinsip yang digunakan.

C3

Isian

9

45

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu memperbaiki karya berdasarkan hasil pengamatan dan refleksi.

Evaluasi karya makrame

Disajikan masalah simpul longgar dan pola tidak simetris, peserta didik menentukan tindakan perbaikan sebelum karya dipamerkan.

C4

Isian

10

46

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menganalisis penggunaan unsur dan prinsip desain dalam karya seni rupa.

Poster: ukuran dan kontras

Disajikan poster dengan gambar terlalu besar, tulisan terlalu kecil, dan warna tulisan hampir sama dengan latar. Peserta didik menganalisis dua masalah dan cara memperbaikinya.

C4

Uraian

1

47

C/VI

Mengalami

Peserta didik mampu menerapkan prinsip desain untuk menghasilkan karya yang harmonis.

Kesatuan

Disajikan gambar taman dengan banyak warna tetapi objek tidak teratur dan tidak saling berhubungan. Peserta didik menentukan prinsip yang perlu diperbaiki, alasan, dan cara memperbaikinya.

C5

Uraian

2

48

C/VI

Merefleksikan

Peserta didik mampu memberikan apresiasi dan saran terhadap karya menggunakan kosakata seni rupa.

Apresiasi karya

Disajikan lukisan dengan warna menarik dan komposisi cukup baik tetapi objek utama kurang terlihat. Peserta didik menulis apresiasi santun dan saran perbaikan.

C5

Uraian

3

49

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu merancang eksperimen menggunakan berbagai bahan dan teknik seni rupa.

Kolase dan tekstur

Disajikan bahan kertas, daun kering, kain, benang, dan cat. Peserta didik menjelaskan percobaan, bahan, teknik, dan alasan pemilihan teknik untuk menghasilkan variasi tekstur.

C5

Uraian

4

50

C/VI

Berpikir dan Bekerja Artistik

Peserta didik mampu mengevaluasi proses berkarya, mencoba teknik alternatif, dan memperbaiki hasil karya.

Evaluasi teknik cetak

Disajikan permasalahan hasil teknik cetak kurang jelas. Peserta didik menjelaskan langkah mengevaluasi kesalahan, mencoba teknik lain, dan menghasilkan karya yang lebih baik.

C5

Uraian

5


SENI RUPA 6A SD AL-AZHAR 2

 Mapel               : Seni Rupa Hari/Tanggal    : Senin, 19 Oktober 2026 Fase / Kelas      : C / 6A Materi               : Teknik menganyam...