Class 6A SD AL-AZHAR 2

 

Hari/Tanggal        : Selasa, 4 Agustus 2026

Kelas                       : 6A

Mata Pelajaran     : Matematika & IPAS 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.

Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat baru, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


Tujuan pembelajaran Matematika:
Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli

Materi pembagian pecahan adalah cara membagi suatu pecahan dengan pecahan lain. Aturan utamanya sangat mudah diingat:

Membagi pecahan = mengalikan dengan kebalikan (resiprokal) dari pembagi.

Rumus

Jika:

ab÷cd\frac{a}{b} \div \frac{c}{d}

Maka:

ab×dc\frac{a}{b} \times \frac{d}{c}

Langkah-langkah

  1. Ubah tanda ÷ menjadi ×.
  2. Balik pecahan yang menjadi pembagi.
  3. Kalikan pembilang dengan pembilang, penyebut dengan penyebut.
  4. Sederhanakan hasil jika memungkinkan.

Contoh 1

23÷45\frac{2}{3} \div \frac{4}{5}

Penyelesaian:

  • Balik pecahan kedua menjadi 54\frac{5}{4}.
  • Kalikan:
23×54=1012=56\frac{2}{3} \times \frac{5}{4} = \frac{10}{12} = \frac{5}{6}

Jawaban: 56\frac{5}{6}

Contoh 2

34÷2\frac{3}{4} \div 2

Ubah bilangan bulat menjadi pecahan:

2=212=\frac{2}{1}

Kemudian:

34×12=38\frac{3}{4} \times \frac{1}{2} = \frac{3}{8}

Jawaban: 38\frac{3}{8}

Contoh 3

212÷562\frac{1}{2} \div \frac{5}{6}

Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa:

212=522\frac{1}{2}=\frac{5}{2}

Lalu:

52×65=3010=3\frac{5}{2} \times \frac{6}{5} = \frac{30}{10} = 3

Jawaban: 3

Tips Mengingat

  • Bagi → Kali → Balik.
  • Balik hanya pecahan yang menjadi pembagi, bukan pecahan pertama.

Latihan

  1. 12÷34=\frac{1}{2} \div \frac{3}{4} = \ldots
  2. 56÷23=\frac{5}{6} \div \frac{2}{3} = \ldots
  3. 78÷14=\frac{7}{8} \div \frac{1}{4} = \ldots
  4. 112÷35=1\frac{1}{2} \div \frac{3}{5} = \ldots

Kunci jawaban:

  1. 23\frac{2}{3}
  2. 54=114\frac{5}{4}=1\frac{1}{4}
  3. 72=312\frac{7}{2}=3\frac{1}{2}
  4. 52=212\frac{5}{2}=2\frac{1}{2}
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya

A. Mengapa Organ Peredaran Darah Harus Dijaga?

Organ peredaran darah terdiri atas jantung, darah, dan pembuluh darah. Organ-organ tersebut bekerja sama mengedarkan oksigen, zat makanan, dan sari-sari makanan ke seluruh tubuh serta mengangkut sisa metabolisme untuk dikeluarkan.

Apabila organ peredaran darah terganggu, tubuh akan mudah lelah, kurang bertenaga, bahkan dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke.


B. Cara Menjaga Kesehatan Organ Peredaran Darah

1. Mengonsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Makanan bergizi membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Contohnya:

  • Sayur-sayuran
  • Buah-buahan
  • Ikan
  • Telur
  • Susu
  • Kacang-kacangan
  • Air putih yang cukup

Hindari:

  • Makanan cepat saji
  • Makanan tinggi lemak
  • Makanan terlalu asin
  • Minuman bersoda dan tinggi gula

2. Berolahraga Secara Teratur

Olahraga membuat jantung menjadi lebih kuat dan melancarkan peredaran darah.

Contoh olahraga:

  • Jalan kaki
  • Bersepeda
  • Jogging
  • Senam
  • Berenang
  • Bermain bola

Lakukan olahraga sekitar 30–60 menit, minimal 3–5 kali dalam seminggu.


3. Istirahat yang Cukup

Tidur yang cukup membantu tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak dan menjaga kesehatan jantung.

Anak usia SD dianjurkan tidur sekitar 9–11 jam setiap malam.


4. Minum Air Putih yang Cukup

Air membantu darah mengalir dengan baik dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Anak dianjurkan minum sekitar 6–8 gelas air putih setiap hari, disesuaikan dengan aktivitas dan kondisi tubuh.


5. Menghindari Rokok dan Asap Rokok

Rokok mengandung zat berbahaya yang dapat:

  • Merusak pembuluh darah
  • Membuat jantung bekerja lebih berat
  • Meningkatkan risiko penyakit jantung

Anak-anak harus menjauhi rokok dan menghindari paparan asap rokok.


6. Menjaga Berat Badan Ideal

Berat badan yang berlebihan dapat membuat jantung bekerja lebih keras sehingga meningkatkan risiko penyakit.

Cara menjaga berat badan:

  • Makan secukupnya
  • Rajin berolahraga
  • Mengurangi makanan manis dan berlemak

7. Mengelola Stres dan Emosi

Perasaan marah atau stres yang berlebihan dapat memengaruhi kerja jantung.

Cara mengatasinya:

  • Berdoa kepada Allah SWT.
  • Bermain bersama teman.
  • Bercerita kepada orang tua atau guru.
  • Melakukan hobi yang disukai.

8. Memeriksakan Kesehatan Secara Berkala

Pemeriksaan kesehatan membantu mengetahui kondisi tubuh lebih awal sehingga penyakit dapat dicegah atau ditangani sejak dini.


C. Kebiasaan yang Harus Dihindari

  • Terlalu sering makan makanan berlemak.
  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis.
  • Jarang berolahraga.
  • Begadang.
  • Malas bergerak.
  • Merokok.
  • Terpapar asap rokok.

D. Manfaat Menjaga Kesehatan Organ Peredaran Darah

  • Jantung bekerja dengan baik.
  • Darah mengalir lancar ke seluruh tubuh.
  • Tubuh menjadi lebih sehat dan kuat.
  • Tidak mudah lelah.
  • Dapat belajar dan beraktivitas dengan semangat.
  • Mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Nilai Karakter

Dengan menjaga kesehatan tubuh, kita menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan yang diberikan. Tubuh yang sehat membantu kita lebih semangat beribadah, belajar, dan berbuat baik kepada sesama.

Firman Allah SWT:

"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan..."
QS. Al-Baqarah: 195

Ayat ini mengajarkan bahwa kita harus menjaga kesehatan dan menghindari kebiasaan yang dapat membahayakan tubuh.


Rangkuman

  • Organ peredaran darah terdiri atas jantung, darah, dan pembuluh darah.
  • Kesehatan organ peredaran darah dijaga dengan makan bergizi, berolahraga, istirahat cukup, minum air putih, menjauhi rokok, menjaga berat badan ideal, mengelola stres, dan memeriksakan kesehatan secara berkala.
  • Menjaga kesehatan organ peredaran darah membuat tubuh tetap sehat, kuat, dan terhindar dari berbagai penyakit.

Refleksi

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Mengapa kita harus menjaga kesehatan organ peredaran darah?
  2. Sebutkan lima cara menjaga kesehatan organ peredaran darah!
  3. Mengapa kita harus menghindari rokok dan asap rokok?
  4. Kebiasaan sehat apa yang sudah kamu lakukan setiap hari?
  5. Apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menjaga kesehatan jantungmu?
cukup sekian pembelajaran hari ini, 
Wassalamualaikum, wr.wb.

Class 6A SD AL-AZHAR 2

 

Hari/Tanggal        : Senin, 3 Agustus 2026

Kelas                       : 6A

Mata Pelajaran     :  Pendidikan Pancasila dan seni rupa

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Tabik Pun 🙏 

Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat baru, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


Tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila 
Peserta didik dapat menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh. 
Materi Pendidikan Pancasila:




A. Pengertian Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila terdiri atas lima sila yang menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Kelima sila tersebut bukanlah aturan yang berdiri sendiri, melainkan saling berhubungan dan saling melengkapi sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.

B. Bunyi Sila-Sila Pancasila

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

C. Makna Setiap Sila

1. Sila Pertama

Ketuhanan Yang Maha Esa

Makna:

  • Mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa.
  • Beribadah sesuai agama masing-masing.
  • Menghormati pemeluk agama lain.
  • Tidak memaksakan agama kepada orang lain.

Contoh:

  • Berdoa sebelum belajar.
  • Menghormati teman yang sedang beribadah.
  • Tidak mengejek agama lain.

2. Sila Kedua

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Makna:

  • Menghargai harkat dan martabat manusia.
  • Saling menyayangi.
  • Menolong sesama.
  • Bersikap sopan dan santun.

Contoh:

  • Membantu teman yang kesulitan.
  • Tidak melakukan perundungan (bullying).
  • Menghormati guru dan orang tua.

3. Sila Ketiga

Persatuan Indonesia

Makna:

  • Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Bangga menjadi bangsa Indonesia.
  • Menghargai keberagaman.

Contoh:

  • Bermain tanpa membeda-bedakan teman.
  • Mengikuti upacara dengan tertib.
  • Menjaga kerukunan.

4. Sila Keempat

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Makna:

  • Menyelesaikan masalah melalui musyawarah.
  • Menghargai pendapat orang lain.
  • Mengutamakan kepentingan bersama.

Contoh:

  • Bermusyawarah menentukan ketua kelas.
  • Mendengarkan pendapat teman.
  • Menerima keputusan bersama.

5. Sila Kelima

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Makna:

  • Bersikap adil kepada semua orang.
  • Menghargai hak orang lain.
  • Melaksanakan kewajiban dengan tanggung jawab.

Contoh:

  • Berbagi tugas piket secara adil.
  • Menggunakan fasilitas sekolah dengan baik.
  • Tidak mengambil hak orang lain.

D. Hubungan Antarsila dalam Pancasila

Kelima sila dalam Pancasila saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Setiap sila mendukung sila yang lain sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.

SilaHubungannya dengan Sila Lain
Sila ke-1Menjadi dasar dalam menghormati sesama manusia, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil.
Sila ke-2Sikap kemanusiaan memperkuat persatuan, musyawarah, dan keadilan.
Sila ke-3Persatuan tercipta karena adanya ketakwaan, rasa kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan.
Sila ke-4Musyawarah dilakukan dengan menjunjung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan.
Sila ke-5Keadilan dapat terwujud jika masyarakat beriman, menghargai sesama, bersatu, dan bermusyawarah.

E. Pancasila sebagai Satu Kesatuan yang Utuh

Kelima sila Pancasila ibarat lima jari pada satu tangan.

  • Setiap jari memiliki fungsi yang berbeda.
  • Namun semuanya bekerja bersama agar tangan dapat berfungsi dengan baik.
  • Jika satu jari tidak berfungsi, pekerjaan menjadi kurang sempurna.

Begitu pula dengan Pancasila.

Kelima sila memiliki makna yang berbeda, tetapi saling melengkapi sehingga tidak boleh dipisahkan atau diutamakan salah satu saja.

F. Contoh Penerapan Kelima Sila Sekaligus

Studi Kasus

Hari Sabtu, seluruh siswa mengikuti kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah.

Sebelum bekerja mereka berdoa menurut agama masing-masing. Saat bekerja mereka saling membantu tanpa membedakan suku dan agama. Ketika menentukan pembagian tugas, mereka bermusyawarah. Semua kelompok memperoleh tugas yang sama dan setelah selesai seluruh siswa menikmati hasil kerja bersama.

Hubungan dengan Pancasila

PerilakuSila
Berdoa sebelum bekerjaSila ke-1
Saling membantuSila ke-2
Bekerja bersama menjaga sekolahSila ke-3
Musyawarah membagi tugasSila ke-4
Pembagian tugas secara adilSila ke-5



Kesimpulan: Kelima sila diterapkan secara bersamaan sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.

SENI RUPA:

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat Menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.

Materi Pembelajaran:

A. Pengertian Seni Rupa

Seni rupa adalah cabang seni yang dapat dinikmati melalui indera penglihatan dan dapat dirasakan keindahannya. Seni rupa diwujudkan dalam bentuk gambar, lukisan, patung, kerajinan, poster, batik, dan berbagai benda yang ada di sekitar kita.

Setiap karya seni rupa memiliki unsur-unsur pembentuk dan prinsip desain yang membuat karya tersebut menjadi indah, menarik, dan memiliki makna.

B. Unsur-Unsur Rupa

Unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang membentuk sebuah karya seni rupa.

1. Titik

Titik merupakan unsur rupa yang paling sederhana. Sekumpulan titik dapat membentuk garis, pola, atau tekstur.

Contoh di sekitar kita:

  • Bintik pada kain batik.
  • Motif titik pada keramik.
  • Hujan yang digambar dengan titik-titik.

Contoh karya seni:

  • Lukisan pointilis.

2. Garis

Garis adalah kumpulan titik yang saling berhubungan.

Jenis-jenis garis

  • Garis lurus
  • Garis lengkung
  • Garis zig-zag
  • Garis putus-putus
  • Garis bergelombang

Fungsi garis

  • Membentuk objek
  • Memberi arah
  • Memberi kesan gerak
  • Membuat batas suatu bentuk

Contoh di sekitar

  • Jalan raya
  • Pagar
  • Kabel listrik
  • Daun

3. Bidang

Bidang adalah bentuk yang memiliki panjang dan lebar.

Macam bidang

  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Segitiga
  • Lingkaran
  • Oval

Contoh

  • Buku
  • Jendela
  • Meja
  • Ubin lantai

4. Bentuk

Bentuk adalah bidang yang memiliki volume atau tampak tiga dimensi.

Contoh bentuk

  • Bola
  • Kubus
  • Tabung
  • Kerucut
  • Balok

Contoh di sekitar

  • Bola sepak
  • Kaleng susu
  • Kotak pensil
  • Gelas

5. Warna

Warna memberikan kesan indah dan memperkuat pesan dalam karya seni.

Warna Primer

  • Merah
  • Kuning
  • Biru

Warna Sekunder

Hasil campuran dua warna primer.

  • Hijau
  • Jingga
  • Ungu



Baiklah cukup sekian pembelajaran kita hari ini semoga bermanfaat 
Wassalamu'alaikum,wr.wb.
Refleksi Pembelajaran:

Class 6A SD Al Azhar 2

 

Hari/Tanggal        : Jumat, 31 Juli 2026

Kelas                       : 6A

Mata Pelajaran     :  PAK

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.

Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat baru, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

Tujuan pembelajaran PAK:
Peserta didik dapat memahami makna disiplin dalam kehidupan sehari-hari 

Disiplin adalah salah satu sikap yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari hari, kaitannya dengan anti korupsi Oalah, jika kedisiplinan ada pada diri kita maka kita akan mendisiplinkan sistem yang tidak sesuai.
Cukup sekian pembelajaran kita hari ini, semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum,wr.wb
Refleksi Pembelajaran:

Class 6A SD AL-AZHAR 2

 

Hari/Tanggal        : Kamis, 30 Juli 2026

Kelas                       : 6A

Mata Pelajaran     :  Bahasa Indonesia, Matematika dan Seni Rupa

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.

Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat baru, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia:
Murid dapat menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan). 
Topik Surat resmi

Pengertian Surat

Surat adalah sarana komunikasi tertulis yang digunakan untuk menyampaikan informasi, pesan, permintaan, pemberitahuan, atau perasaan kepada orang lain.

Surat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Surat Resmi
  • Surat Pribadi

B. Surat Resmi

Pengertian

Surat resmi adalah surat yang dibuat oleh lembaga, instansi, organisasi, atau sekolah untuk kepentingan kedinasan atau kegiatan resmi.

Ciri-ciri Surat Resmi

  • Menggunakan bahasa yang baku, sopan, dan jelas.
  • Memiliki kop surat (kepala surat).
  • Memiliki nomor surat.
  • Memiliki lampiran (jika ada).
  • Memiliki perihal.
  • Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.
  • Menggunakan stempel atau cap lembaga (jika diperlukan).

Struktur Surat Resmi

  1. Kop surat
  2. Tanggal surat
  3. Nomor surat
  4. Lampiran
  5. Perihal
  6. Alamat tujuan
  7. Salam pembuka
  8. Isi surat
  9. Salam penutup
  10. Nama dan tanda tangan pengirim
  11. Tembusan (jika ada)

Contoh Surat Resmi

SD Harapan Bangsa

Jalan Merdeka No. 12 Bandar Lampung

Nomor : 021/SDHB/VII/2026

Perihal : Undangan Rapat Orang Tua

29 Juli 2026

Yth. Bapak/Ibu Wali Murid Kelas VI

di Tempat

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dengan hormat,

Kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri rapat orang tua siswa yang akan dilaksanakan pada:

Hari : Sabtu

Tanggal : 1 Agustus 2026

Waktu : 08.00 WIB

Tempat : Aula SD Harapan Bangsa

Demikian undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kepala Sekolah

(……………………)

C. Surat Pribadi

Pengertian

Surat pribadi adalah surat yang ditulis seseorang kepada keluarga, teman, atau kerabat untuk menyampaikan kabar, pengalaman, perasaan, atau keperluan pribadi.

Ciri-ciri Surat Pribadi

  • Tidak menggunakan kop surat.
  • Tidak memiliki nomor surat.
  • Bahasa lebih santai tetapi tetap sopan.
  • Berisi pengalaman, kabar, atau perasaan pribadi.
  • Ditulis atas nama pribadi.

Struktur Surat Pribadi

  1. Tempat dan tanggal penulisan
  2. Salam pembuka
  3. Paragraf pembuka
  4. Isi surat
  5. Paragraf penutup
  6. Salam penutup
  7. Nama pengirim

Contoh Surat Pribadi

Bandar Lampung, 29 Juli 2026

Halo, Siti!

Apa kabarmu? Semoga kamu selalu sehat.

Aku ingin bercerita bahwa minggu depan sekolahku akan mengadakan lomba kebersihan kelas. Teman-teman sekelasku sedang bekerja sama menghias kelas agar terlihat indah dan nyaman. Aku sangat senang karena kami saling membantu.

Bagaimana kabarmu di sekolah? Aku berharap kita bisa bertemu saat liburan nanti.

Salam hangat,

Sahabatmu,

Alya

D. Persamaan Surat Resmi dan Surat Pribadi

  • Sama-sama digunakan sebagai alat komunikasi tertulis.
  • Sama-sama memiliki pengirim dan penerima.
  • Sama-sama memiliki tujuan tertentu.
  • Sama-sama menggunakan bahasa yang santun.

E. Perbedaan Surat Resmi dan Surat Pribadi

AspekSurat ResmiSurat Pribadi
PengirimInstansi atau lembagaPerorangan
BahasaBaku dan formalSantai tetapi sopan
Kop SuratAdaTidak ada
Nomor SuratAdaTidak ada
IsiKepentingan resmiKepentingan pribadi
Tanda TanganPejabat/penanggung jawabPenulis surat

F. Tips Menulis Surat yang Baik

  • Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.
  • Tulis sesuai tujuan surat.
  • Perhatikan ejaan dan tanda baca.
  • Gunakan salam pembuka dan penutup yang sopan.
  • Pastikan informasi yang disampaikan lengkap.
Tujuan Pembelajaran Mtematika:
Melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli.

B. Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

Konsep

Untuk mengalikan pecahan dengan bilangan asli, bilangan asli dikalikan dengan pembilang, sedangkan penyebut tetap.

Rumus

ab×c=a×cb\frac{a}{b}\times c=\frac{a\times c}{b}

atau

c×ab=a×cbc\times \frac{a}{b}=\frac{a\times c}{b}

Contoh 1

25×4\frac{2}{5}\times4

Penyelesaian:

=2×45=85=135=\frac{2\times4}{5} =\frac{8}{5} =1\frac{3}{5}

Jawaban: 1351\frac{3}{5}

Contoh 2

38×2\frac{3}{8}\times2
=3×28=68=34=\frac{3\times2}{8} =\frac{6}{8} =\frac34

Jawaban: 34\frac34

Contoh 3

5×495\times\frac{4}{9} =5×49=209=229=\frac{5\times4}{9} =\frac{20}{9} =2\frac29

C. Pembagian Pecahan dengan Bilangan Asli

Konsep

Membagi pecahan dengan bilangan asli sama dengan mengalikan pecahan tersebut dengan kebalikan (resiprokal) dari bilangan asli.

Rumus

ab÷c=ab×1c=abc\frac{a}{b}\div c = \frac{a}{b}\times\frac1c = \frac{a}{bc}

Contoh 1

34÷2\frac34\div2

Penyelesaian:

=34×12=38=\frac34\times\frac12 =\frac38

Jawaban: 38\frac38

Contoh 2

56÷5\frac56\div5
=56×15=530=16=\frac56\times\frac15 =\frac5{30} =\frac16

Contoh 3

79÷7\frac79\div7
=79×17=763=19=\frac79\times\frac17 =\frac7{63} =\frac19

D. Langkah-langkah Menyelesaikan Soal

Perkalian Pecahan × Bilangan Asli

  1. Kalikan pembilang dengan bilangan asli.
  2. Penyebut tetap.
  3. Sederhanakan hasil jika memungkinkan.
  4. Ubah menjadi pecahan campuran jika pembilang lebih besar dari penyebut.

Pembagian Pecahan ÷ Bilangan Asli

  1. Ubah operasi pembagian menjadi perkalian.
  2. Ganti bilangan asli menjadi bentuk pecahan 1n\frac{1}{n}.
  3. Kalikan pembilang dan penyebut.
  4. Sederhanakan hasil.

E. Contoh Soal Cerita

Contoh 1 (Perkalian)

Ibu mempunyai 34\frac34 kg gula. Ia membeli lagi sebanyak 3 kali dari jumlah tersebut. Berapa kilogram gula yang dibeli?

Penyelesaian:

3×34=94=2143\times\frac34=\frac94=2\frac14

Jawaban: 2142\frac14 kg.

Contoh 2 (Pembagian)

Ani memiliki pita sepanjang 45\frac45 meter. Pita tersebut akan dibagi sama panjang kepada 2 orang. Berapa panjang pita yang diterima setiap orang?

Penyelesaian:

45÷2=45×12=820=25\frac45\div2 = \frac45\times\frac12 = \frac8{20} = \frac25

Jawaban: 25\frac25 meter.

F. Kesalahan yang Sering Terjadi

❌ Mengalikan pembilang dan penyebut saat dikali bilangan asli.

Contoh salah:

23×4=812\frac23\times4=\frac8{12}

Seharusnya:

23×4=83=223\frac23\times4=\frac83=2\frac23

❌ Membagi penyebut saja tanpa mengubah menjadi perkalian.

Contoh salah:

56÷5=51\frac56\div5=\frac51

Seharusnya:

56×15=16\frac56\times\frac15=\frac16

G. Ringkasan Materi

  • Perkalian pecahan dengan bilangan asli dilakukan dengan mengalikan pembilang dengan bilangan asli, sedangkan penyebut tetap.
  • Pembagian pecahan dengan bilangan asli dilakukan dengan mengubah pembagian menjadi perkalian dengan kebalikan bilangan asli.
  • Hasil akhir harus disederhanakan jika memungkinkan.
  • Jika hasil pecahan lebih dari satu, ubahlah menjadi pecahan campuran.

Tujuan Pembelajaran Seni Rupa:

Peserta didik dapat Menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.

Materi Pembelajaran:


Pengertian Teknik Dussel

Teknik dussel adalah teknik menggambar dengan cara menggosok atau mengusap arsiran menggunakan alat tertentu sehingga menghasilkan gradasi warna yang halus, lembut, dan tampak nyata (tiga dimensi).

Teknik ini sering digunakan untuk menggambar:

  • Buah-buahan
  • Wajah manusia
  • Bunga
  • Pemandangan
  • Benda-benda di sekitar

Dengan teknik dussel, gambar terlihat lebih hidup karena memiliki efek gelap, terang, dan bayangan.


B. Ciri-ciri Teknik Dussel

  • Menggunakan arsiran yang digosok hingga halus.
  • Menghasilkan gradasi gelap dan terang.
  • Memberikan kesan tiga dimensi (3D).
  • Gambar tampak lebih realistis.
  • Membutuhkan ketelitian dan kesabaran.

C. Alat dan Bahan

Alat

  • Pensil HB (membuat sketsa)
  • Pensil 2B, 4B, atau 6B (memberi arsiran)
  • Penghapus
  • Rautan pensil
  • Tisu, kapas, cotton bud, atau stump/blending stick untuk menggosok arsiran

Bahan

  • Kertas gambar
  • Buku gambar

D. Langkah-langkah Menggambar dengan Teknik Dussel

1. Membuat Sketsa

Buat gambar secara tipis menggunakan pensil HB.

2. Memberi Arsiran

Arsir bagian yang gelap menggunakan pensil 2B atau 4B.

3. Menggosok Arsiran

Gunakan tisu, kapas, atau cotton bud untuk menggosok arsiran hingga menjadi halus.

4. Menambahkan Bayangan

Pertegas bagian yang paling gelap agar gambar terlihat memiliki volume.

5. Finishing

Rapikan gambar, hapus garis yang tidak diperlukan, dan tambahkan detail.


E. Contoh Objek yang Cocok Digambar

  • Apel
  • Jeruk
  • Vas bunga
  • Cangkir
  • Bola
  • Daun
  • Bunga matahari

F. Unsur Seni Rupa yang Tampak pada Teknik Dussel

  1. Titik → awal membuat gambar.
  2. Garis → membentuk objek.
  3. Bidang → membentuk permukaan gambar.
  4. Bentuk → menghasilkan objek dua atau tiga dimensi.
  5. Gelap terang → menunjukkan arah cahaya dan bayangan.
  6. Tekstur → memberi kesan halus atau kasar.
  7. Ruang → membuat gambar tampak memiliki kedalaman.

G. Prinsip Seni Rupa yang Digunakan

  • Keseimbangan → objek tersusun dengan baik.
  • Kesatuan → seluruh bagian gambar saling mendukung.
  • Proporsi → ukuran setiap bagian sesuai.
  • Penekanan → bagian tertentu lebih menonjol.
  • Keselarasan → perpaduan arsiran terlihat serasi.

H. Kelebihan Teknik Dussel

  • Gambar tampak lebih hidup.
  • Menghasilkan gradasi yang lembut.
  • Mudah dipelajari.
  • Cocok untuk latihan menggambar realistis.
  • Melatih ketelitian, kesabaran, dan kreativitas.

I. Kekurangan Teknik Dussel

  • Membutuhkan waktu lebih lama.
  • Arsiran mudah kotor jika tidak hati-hati.
  • Memerlukan latihan agar hasil gosokan merata.
Cukup sekian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum, wr.wb.

see u


Class 6A SD AL-AZHAR 2

  Hari/Tanggal        : Selasa, 4 Agustus 2026 Kelas                       : 6A Mata Pelajaran     : Matematika & IPAS  Tabik Pun 🙏  Go...