Class 6A SD AL-AZHAR 2

 Hari/Tanggal    : Kamis / 13 Agustus 2026

Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Fase / Kelas      : C / 6A

Mapel                : B. Indonesia, Matematika, Seni Rupa

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

1. Bahasa Indonesia
CP                                : Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan; dan  menganalisis isi
teks sastra berbentuk teks aural.  
TP                                : 

Murid dapat Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan; dan .

Murid dapat menganalisis isi teks sastra berbentuk teks aural.


Materi Pokok             : teks nonsastra berbentuk teks aural, teks sastra berbentuk teks aural.
Metode / Model          : Tanya jawab, demonstrasi / PBL
Media / Alat peraga   : kertas soal

“Anak-anak, menjadi pendengar yang baik adalah bagian dari sikap seorang pembelajar. Dengan mendengarkan secara saksama, kita dapat memperoleh ilmu dan mengambil pelajaran dari apa yang disampaikan. Oleh karena itu, mari kita buka telinga, fokuskan perhatian, dan gunakan pikiran kita untuk memahami setiap teks yang akan kita dengarkan.” 

Berikut kisi-kisi soall sumatif harian ke 1

No.Tujuan PembelajaranMateriIndikator SoalLevel KognitifBentuk
1Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks auralInformasi dalam teks nonsastraMurid dapat mengidentifikasi informasi tersurat dari teks yang didengarkanC1PG
2Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks auralGagasan utamaMurid dapat menentukan gagasan utama teks nonsastra yang dibacakanC2PG
3Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks auralInformasi pentingMurid dapat menentukan informasi penting berdasarkan teks yang didengarkanC2PG
4Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks auralMakna informasiMurid dapat menjelaskan makna informasi berdasarkan isi teksC2Isian
5Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks auralHubungan informasiMurid dapat menentukan hubungan sebab-akibat dalam teks yang didengarkanC3PG
6Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks auralFakta dan opiniMurid dapat membedakan fakta dan opini berdasarkan teks auralC3PG
7Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks auralSimpulanMurid dapat menentukan simpulan yang tepat berdasarkan informasi dalam teksC4PG
8Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks auralAnalisis informasiMurid dapat membandingkan dua informasi yang terdapat dalam teksC4PG
9Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks auralEvaluasi informasiMurid dapat menilai ketepatan suatu pernyataan berdasarkan isi teksC5Uraian
10Menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks auralSimpulanMurid dapat menyusun simpulan berdasarkan beberapa informasi penting dalam teksC5Uraian
11Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks auralUnsur ceritaMurid dapat mengidentifikasi tokoh dalam cerita yang didengarkanC1PG
12Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks auralLatarMurid dapat menentukan latar tempat atau waktu berdasarkan ceritaC2PG
13Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks auralAlurMurid dapat menentukan urutan peristiwa dalam ceritaC2PG
14Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks auralPenokohanMurid dapat menentukan sifat tokoh berdasarkan tindakan atau dialognyaC3PG
15Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks auralKonflikMurid dapat menjelaskan konflik yang dialami tokohC3Isian
16Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks auralSebab-akibatMurid dapat menganalisis penyebab terjadinya suatu peristiwa dalam ceritaC4PG
17Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks auralAmanatMurid dapat menentukan amanat yang terkandung dalam ceritaC4PG
18Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks auralPenokohanMurid dapat menyimpulkan karakter tokoh berdasarkan beberapa peristiwaC4PG
19Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks auralNilai kehidupanMurid dapat menghubungkan pesan cerita dengan kehidupan sehari-hariC5Uraian
20Menganalisis isi teks sastra berbentuk teks auralAmanat dan refleksiMurid dapat memberikan pendapat disertai alasan berdasarkan pesan ceritaC5Uraian

2. Matematika
CP                                : Murid dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran,melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli; mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk pecahan  lain, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma). 
TP                                : 

Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli

Peserta didik dapat Mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk pecahan  lain, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma).

Materi Pokok             : pecahan,bilangan desimal dan persen
Metode / Model          : Tanya jawab, demonstrasi / PBL
Media / Alat peraga   : kertas soal-soal


“Allah Swt. mengajarkan manusia untuk bersikap adil dan tidak berlebihan dalam menggunakan sesuatu. Salah satu contohnya terdapat dalam QS. Al-A'raf ayat 31, yang mengingatkan kita agar tidak berlebih-lebihan dalam makan dan minum.”
“Jika kita memiliki 1 liter air dan menggunakan 0,25 liter, berapa bagian air yang telah kita gunakan dalam bentuk persen? Jika kita menggunakan 25%, berapa banyak air yang tersisa?”
“Hari ini kita akan belajar tentang bilangan desimal dan persen, serta bagaimana menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan belajar matematika, kita juga dapat belajar menjadi pribadi yang teliti, hemat, dan tidak berlebihan, sesuai dengan nilai yang diajarkan dalam Al-Qur'an.”.
Berikut kisi-kisi sumatif harian ke 1 Matematika:

No.Tujuan PembelajaranMateriIndikator SoalLevel KognitifBentuk
1Membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahanMembandingkan pecahanPeserta didik dapat menentukan pecahan yang lebih besar atau lebih kecilC2PG
2Membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahanMengurutkan pecahanPeserta didik dapat mengurutkan beberapa pecahan dari terkecil ke terbesarC3PG
3Membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahanPecahan campuranPeserta didik dapat membandingkan dua pecahan campuranC2PG
4Membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahanPecahan campuranPeserta didik dapat mengurutkan beberapa pecahan campuranC3PG
5Melakukan operasi penjumlahan pecahanPenjumlahan pecahanPeserta didik dapat menentukan hasil penjumlahan pecahan berpenyebut samaC2PG
6Melakukan operasi penjumlahan pecahanPenjumlahan pecahanPeserta didik dapat menyelesaikan penjumlahan pecahan berpenyebut berbedaC3PG
7Melakukan operasi pengurangan pecahanPengurangan pecahanPeserta didik dapat menentukan hasil pengurangan pecahanC2PG
8Melakukan operasi pengurangan pecahanPengurangan pecahan campuranPeserta didik dapat menyelesaikan pengurangan pecahan campuranC3PG
9Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahanOperasi pecahan dalam masalah sehari-hariPeserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pecahanC4PG
10Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahanOperasi pecahanPeserta didik dapat menganalisis langkah penyelesaian operasi penjumlahan dan pengurangan pecahanC4Uraian
11Melakukan perkalian pecahan dengan bilangan asliPerkalian pecahanPeserta didik dapat menentukan hasil perkalian pecahan dengan bilangan asliC2PG
12Melakukan pembagian pecahan dengan bilangan asliPembagian pecahanPeserta didik dapat menentukan hasil pembagian pecahan dengan bilangan asliC2PG
13Melakukan perkalian dan pembagian pecahanOperasi perkalian dan pembagianPeserta didik dapat menyelesaikan operasi perkalian dan pembagian pecahan dalam soal ceritaC3PG
14Melakukan perkalian dan pembagian pecahanOperasi campuran pecahanPeserta didik dapat menentukan hasil operasi perkalian dan pembagian pecahanC3PG
15Melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahanMasalah kontekstualPeserta didik dapat menganalisis masalah sehari-hari yang melibatkan perkalian atau pembagian pecahanC4Uraian
16Mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk pecahan lainPecahan biasa dan pecahan campuranPeserta didik dapat mengubah pecahan biasa menjadi pecahan campuranC2PG
17Mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk pecahan lainPecahan campuran dan pecahan biasaPeserta didik dapat mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasaC2PG
18Mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk pecahan lainPecahan, desimal, dan persenPeserta didik dapat mengubah pecahan ke bentuk desimal atau persenC3PG
19Mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk pecahan lainPecahan senilaiPeserta didik dapat menentukan pecahan yang senilai dengan pecahan tertentuC3PG
20Membandingkan dan mengurutkan bilangan desimalBilangan desimalPeserta didik dapat membandingkan dua bilangan desimal dengan satu angka di belakang komaC2PG
21Membandingkan dan mengurutkan bilangan desimalMengurutkan bilangan desimalPeserta didik dapat mengurutkan bilangan desimal dari terkecil ke terbesarC3PG
22Membandingkan dan mengurutkan bilangan desimalPecahan dan desimalPeserta didik dapat membandingkan pecahan dengan bilangan desimal melalui perubahan bentuk bilanganC4PG
23Membandingkan dan mengurutkan bilangan desimalBilangan desimal dalam kehidupan sehari-hariPeserta didik dapat menentukan urutan data dalam bentuk desimal berdasarkan situasi nyataC4PG
24Mengubah dan membandingkan pecahanPecahan dan desimalPeserta didik dapat menganalisis hubungan antara pecahan, desimal, dan persenC4Uraian
25Menguasai konsep pecahan dan desimalPecahan dan desimalPeserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang menggabungkan operasi pecahan, perubahan bentuk pecahan, dan perbandingan desimalC5Uraian


3. Seni Rupa
CP                                : Merefleksikan (Reflecting)
Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai
TP                                : Peserta didik Merefleksikan proses dan hasil karya yang telah dibuat dengan menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai


Materi Pokok             : karya seni membuat poster
Metode / Model          : Tanya jawab, demonstrasi / discovery learning
Media / Alat peraga   : kertas, krayon

1. Pengertian Refleksi dalam Seni Rupa

Refleksi dalam seni rupa adalah kegiatan melihat kembali, mengamati, dan menilai proses serta hasil karya yang telah dibuat. Melalui refleksi, peserta didik dapat mengetahui kelebihan, kekurangan, kesulitan, dan hal yang dapat diperbaiki pada karya berikutnya.

Refleksi tidak berarti mencari kesalahan, tetapi belajar dari pengalaman berkarya agar kemampuan seni semakin berkembang.

2. Hal yang Direfleksikan

Saat melakukan refleksi, peserta didik dapat memperhatikan beberapa hal berikut:

a. Ide atau gagasan

  • Apa ide yang digunakan?
  • Mengapa memilih ide tersebut?
  • Apakah ide sudah sesuai dengan tema?

b. Proses berkarya

  • Teknik apa yang digunakan?
  • Alat dan bahan apa yang digunakan?
  • Apakah proses pembuatannya mudah atau sulit?
  • Kesulitan apa yang ditemukan?

c. Unsur seni rupa
Peserta didik dapat mengamati penggunaan:

  • Titik
  • Garis
  • Bentuk
  • Bidang
  • Warna
  • Tekstur
  • Ruang

d. Prinsip seni rupa
Karya dapat direfleksikan berdasarkan:

  • Kesatuan
  • Keseimbangan
  • Proporsi
  • Irama
  • Penekanan
  • Harmoni

e. Hasil karya
Peserta didik menilai:

  • Kesesuaian karya dengan tema.
  • Kerapian karya.
  • Komposisi objek.
  • Pemilihan warna.
  • Keunikan atau kreativitas.
  • Kesesuaian teknik dengan karya.

3. Kosakata Seni Rupa yang Digunakan

KosakataMakna
KomposisiCara menyusun unsur-unsur seni rupa dalam sebuah karya
ProporsiPerbandingan ukuran antara bagian-bagian dalam karya
KeseimbanganKeselarasan pembagian unsur dalam karya
HarmoniKeselarasan antara unsur-unsur seni rupa
KontrasPerbedaan yang tampak jelas, misalnya warna terang dan gelap
TeksturKarakter atau sifat permukaan suatu benda
GarisUnsur seni rupa berupa goresan yang memiliki arah
BentukWujud suatu objek dalam karya seni
WarnaUnsur visual yang memberikan kesan tertentu pada karya
TeknikCara yang digunakan untuk membuat karya seni
MediaAlat atau bahan yang digunakan untuk berkarya
KreativitasKemampuan menghasilkan gagasan atau karya yang unik dan menarik

4. Contoh Refleksi Karya

Karya: Poster menjaga kebersihan lingkungan.

“Saya membuat poster dengan tema menjaga kebersihan lingkungan. Saya menggunakan teknik menggambar dan mewarnai. Saya memilih warna hijau dan biru agar poster memberikan kesan segar. Saya menggunakan garis dan bentuk sederhana agar gambar mudah dipahami. Menurut saya, komposisi gambar sudah cukup seimbang, tetapi tulisan pada poster masih kurang rapi. Pada karya berikutnya, saya akan memperbaiki kerapian tulisan dan membuat komposisi yang lebih menarik.”

5. Pertanyaan Panduan Refleksi

Setelah menyelesaikan karya, peserta didik dapat menjawab:

  1. Apa tema dan ide karya yang saya buat?
  2. Apa alat dan bahan yang saya gunakan?
  3. Teknik apa yang saya gunakan?
  4. Unsur seni rupa apa saja yang terdapat dalam karya saya?
  5. Bagaimana komposisi karya saya?
  6. Apakah warna yang saya pilih sudah sesuai?
  7. Bagian mana dari karya saya yang paling saya sukai?
  8. Kesulitan apa yang saya alami?
  9. Apa kelebihan dan kekurangan karya saya?
  10. Apa yang akan saya perbaiki pada karya berikutnya?




Cukup sekian pembelajaran kita hari ini, semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum, wr.wb.

Class 6A SD AL-AZHAR 2

 Hari/Tanggal    : Rabu/ 12 Agustus 2026

Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Fase / Kelas      : C / 6A

Mapel                : Semarak HUT R1 KE 81

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

Sholeh sholehah 6A Negara kita dulu susah payah untuk meraih kemerdekaan, bahkan sampai banyak para pahlawan berkorban, bertumpah darah saat melawan penjajah demi merdeka. untuk itu kita sekarang sudah merdeka, maka gunakan kemerdekaan ini sebaik mungkin. belajar yang tekun dan rajin dan membela negara RI tercinta. semangat merdeka sekali merdeka tetap merdeka.

Kemerdekaan Indonesia

Kemerdekaan Indonesia merupakan peristiwa yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 setelah mengalami penjajahan selama bertahun-tahun.

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Ir. Soekarno didampingi Drs. Mohammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta. Pembacaan proklamasi menjadi tanda bahwa bangsa Indonesia menyatakan dirinya sebagai bangsa yang merdeka dan berhak menentukan nasibnya sendiri.

🇮🇩 Peristiwa Menjelang Kemerdekaan

Menjelang proklamasi, terjadi beberapa peristiwa penting. Pada 6 dan 9 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Tidak lama kemudian, Jepang menyerah kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945.

Para pemuda Indonesia kemudian mendesak Soekarno dan Mohammad Hatta agar segera memproklamasikan kemerdekaan. Terjadilah Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945. Setelah melalui berbagai pembicaraan, teks proklamasi akhirnya dirumuskan.

Pada pagi hari 17 Agustus 1945, Soekarno membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Setelah itu, bendera Merah Putih dikibarkan sebagai simbol kemerdekaan bangsa Indonesia.

📜 Makna Proklamasi Kemerdekaan

Proklamasi memiliki beberapa makna penting, yaitu:

  1. Menandai lahirnya Negara Indonesia yang merdeka.
  2. Menunjukkan bahwa bangsa Indonesia memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri.
  3. Menjadi awal bagi bangsa Indonesia untuk membangun negara secara mandiri.
  4. Menumbuhkan rasa persatuan dan cinta tanah air.
  5. Mengajarkan kita untuk menghargai perjuangan para pahlawan.

🌟 Sikap yang Dapat Diteladani

Sebagai generasi penerus bangsa, kita dapat mengisi kemerdekaan dengan melakukan hal-hal positif, seperti:

  • Belajar dengan rajin.
  • Menghormati guru dan orang tua.
  • Menjaga persatuan dan kesatuan.
  • Menghargai perbedaan.
  • Bergotong royong.
  • Menjaga lingkungan.
  • Menaati aturan.
  • Menggunakan ilmu pengetahuan untuk hal yang bermanfaat.
  • Mencintai budaya dan produk Indonesia.

Kesimpulan:
Kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, tetapi hasil dari perjuangan, persatuan, keberanian, dan pengorbanan para pahlawan. Oleh karena itu, kita harus menghargai kemerdekaan dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Class 6A SD AL-AZHAR 2

Hari/Tanggal    : Selasa/ 11 Agustus 2026

Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Fase / Kelas      : C / 6A

Mapel                : Matematika dan IPAS

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

1. Matematika
CP                                : Murid dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran,melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli; mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk pecahan  lain, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma). 
TP                                : 

Peserta didik dapat Mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk pecahan  lain, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma).

Materi Pokok             : bilangan desimal dan persen
Metode / Model          : Tanya jawab, demonstrasi / PBL
Media / Alat peraga   : Video, kartu persen dan desimal

“Anak-anak, pernahkah kalian melihat tulisan 25% diskon, 0,5 liter, atau 75% nilai keberhasilan? Menurut kalian, apa arti angka-angka tersebut?” “Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan bilangan desimal dan persen. Misalnya, ketika sebuah toko memberikan diskon 20%, kita perlu memahami berapa bagian harga yang dikurangi. Begitu juga ketika kita mengukur sesuatu, kita dapat menggunakan bilangan desimal.” 
“Allah Swt. mengajarkan manusia untuk bersikap adil dan tidak berlebihan dalam menggunakan sesuatu. Salah satu contohnya terdapat dalam QS. Al-A'raf ayat 31, yang mengingatkan kita agar tidak berlebih-lebihan dalam makan dan minum.”
“Jika kita memiliki 1 liter air dan menggunakan 0,25 liter, berapa bagian air yang telah kita gunakan dalam bentuk persen? Jika kita menggunakan 25%, berapa banyak air yang tersisa?”
“Hari ini kita akan belajar tentang bilangan desimal dan persen, serta bagaimana menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan belajar matematika, kita juga dapat belajar menjadi pribadi yang teliti, hemat, dan tidak berlebihan, sesuai dengan nilai yang diajarkan dalam Al-Qur'an.”

Materi pembelajaran Matematika:



A. Pengertian Bilangan Desimal dan Persen

Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan tanda koma untuk menunjukkan bagian dari satu kesatuan.

Contoh:

  • 0,5
  • 0,25
  • 0,75
  • 1,25

Persen (%) berarti per seratus atau bagian dari 100.

Contoh:

  • 25% = 25 per 100
  • 50% = 50 per 100
  • 75% = 75 per 100

B. Mengubah Desimal Menjadi Persen

Untuk mengubah bilangan desimal menjadi persen, caranya adalah:

Kalikan bilangan desimal dengan 100%

Rumus:

Desimal × 100% = Persen

Contoh 1

Ubahlah 0,25 menjadi persen!

Jawab:

0,25 × 100% = 25%

Jadi, 0,25 = 25%.

Contoh 2

Ubahlah 0,6 menjadi persen!

0,6 × 100% = 60%

Jadi, 0,6 = 60%.

Contoh 3

Ubahlah 0,75 menjadi persen!

0,75 × 100% = 75%

Jadi, 0,75 = 75%.

Cara cepat 💡

Untuk mengubah desimal menjadi persen, geser koma 2 tempat ke kanan, kemudian tambahkan tanda %.

DesimalPersen
0,110%
0,220%
0,2525%
0,440%
0,550%
0,7575%
0,880%
0,9595%

C. Mengubah Persen Menjadi Desimal

Untuk mengubah persen menjadi desimal, caranya adalah:

Bagi bilangan persen dengan 100

Rumus:

Persen ÷ 100 = Desimal

Contoh 1

Ubahlah 25% menjadi desimal!

25 ÷ 100 = 0,25

Jadi, 25% = 0,25.

Contoh 2

Ubahlah 60% menjadi desimal!

60 ÷ 100 = 0,6

Jadi, 60% = 0,6.

Contoh 3

Ubahlah 75% menjadi desimal!

75 ÷ 100 = 0,75

Jadi, 75% = 0,75.

Cara cepat 💡

Untuk mengubah persen menjadi desimal, geser koma 2 tempat ke kiri dan hilangkan tanda persen.

PersenDesimal
10%0,1
20%0,2
25%0,25
40%0,4
50%0,5
75%0,75
80%0,8
95%0,95

D. Hubungan Desimal dan Persen

Desimal dan persen dapat menunjukkan nilai yang sama, hanya bentuk penulisannya berbeda.

Contoh:

0,5 = 50%

Karena:

0,5 × 100% = 50%

atau

50% ÷ 100 = 0,5

Contoh lainnya:

0,25 = 25% = 25/100

0,75 = 75% = 75/100

E. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

1. Diskon

Sebuah toko memberikan diskon 25%.

Bentuk desimal dari 25% adalah:

25 ÷ 100 = 0,25

Jadi, diskon 25% sama dengan 0,25 dari harga barang.

2. Penggunaan Air

Siti menggunakan 0,4 bagian air dari sebuah wadah.

Jika dinyatakan dalam persen:

0,4 × 100% = 40%

Jadi, Siti menggunakan 40% air.

3. Hasil Belajar

Dari 100% target belajar, seorang murid telah menyelesaikan 0,8 bagian.

0,8 × 100% = 80%

Jadi, murid tersebut telah menyelesaikan 80% target belajarnya.

📝 Soal Latihan

A. Tingkat Mudah

  1. Ubahlah bilangan desimal 0,3 menjadi bentuk persen!
  2. Ubahlah bilangan desimal 0,75 menjadi bentuk persen!
  3. Ubahlah 40% menjadi bilangan desimal!
  4. Ubahlah 85% menjadi bilangan desimal!

B. Tingkat Sedang

  1. Rani telah menyelesaikan 0,65 bagian dari tugas yang diberikan gurunya. Berapa persen tugas yang telah diselesaikan Rani?
  2. Sebuah botol berisi air sebanyak 0,8 liter dari kapasitas maksimalnya. Jika dinyatakan dalam persen, berapa persen isi botol tersebut?
  3. Dalam sebuah kelas, 70% siswa membawa bekal dari rumah. Ubahlah persentase tersebut ke dalam bentuk desimal!

C. Tingkat Sulit/HOTS

  1. Sebuah taman sekolah telah ditanami bunga sebanyak 0,45 bagian dari seluruh area yang direncanakan. Kepala sekolah mengatakan bahwa penanaman bunga telah mencapai 45%. Apakah pernyataan tersebut benar? Jelaskan alasanmu!
  2. Dari seluruh buku yang harus dibaca selama satu semester, Dika telah membaca 0,75 bagian. Sementara itu, Sinta mengatakan bahwa ia telah membaca 80% dari seluruh buku. Siapakah yang telah membaca bagian lebih banyak? Jelaskan dengan mengubah kedua bilangan ke bentuk yang sama!
  3. Sekolah menargetkan pengumpulan donasi sebanyak 100%. Pada minggu pertama terkumpul 0,35 bagian dan pada minggu kedua bertambah 25%. Berapa persen total donasi yang telah terkumpul? Berapa persen lagi yang harus dikumpulkan agar mencapai target? Jelaskan langkah penyelesaianmu!

Kunci Jawaban:

A. Tingkat Mudah

1. Ubahlah bilangan desimal 0,3 menjadi bentuk persen!

Jawaban: 30%

Cara:
Desimal diubah menjadi persen dengan cara dikalikan 100%.

Alasan:
Mengalikan dengan 100 berarti memindahkan koma 2 tempat ke kanan.

Jadi, 0,3 = 30%.


2. Ubahlah bilangan desimal 0,75 menjadi bentuk persen!

Jawaban: 75%

Cara:

Alasan:
Koma pada 0,75 dipindahkan dua tempat ke kanan sehingga menjadi 75.

Jadi, 0,75 = 75%.


3. Ubahlah 40% menjadi bilangan desimal!

Jawaban: 0,4

Cara:
Persen diubah menjadi desimal dengan cara dibagi 100.

atau

Alasan:
Tanda persen (%) berarti per seratus. Jadi, 40% artinya 40 dari 100.

Jadi, 40% = 0,4.


4. Ubahlah 85% menjadi bilangan desimal!

Jawaban: 0,85

Cara:

atau

Alasan:
85% berarti 85 dari 100. Jika ditulis dalam bentuk desimal, hasilnya adalah 0,85.

Jadi, 85% = 0,85.


B. Tingkat Sedang

5. Rani telah menyelesaikan 0,65 bagian dari tugas. Berapa persen tugas yang telah diselesaikan Rani?

Jawaban: 65%

Cara:

Alasan:
Untuk mengubah desimal menjadi persen, kalikan dengan 100%.

Jadi, Rani telah menyelesaikan 65% tugasnya.


6. Sebuah botol berisi air sebanyak 0,8 liter dari kapasitas maksimalnya. Jika dinyatakan dalam persen, berapa persen isi botol tersebut?

Jawaban: 80%

Cara:

Alasan:
Bilangan 0,8 menunjukkan 8 per 10 atau setara dengan 80 per 100.

Jadi, isi botol tersebut adalah 80% dari kapasitas maksimalnya.

Catatan: Kalimat soal lebih tepat jika yang dimaksud adalah 0,8 bagian dari kapasitas maksimal, bukan 0,8 liter secara mutlak. Jika kapasitas botol tidak diketahui, 0,8 liter saja belum bisa ditentukan persentasenya.


7. Dalam sebuah kelas, 70% siswa membawa bekal dari rumah. Ubahlah persentase tersebut ke dalam bentuk desimal!

Jawaban: 0,7

Cara:

atau

Alasan:
Persen berarti per seratus. Jadi, 70% berarti 70 dari 100.

Jadi, 70% = 0,7.


C. Tingkat Sulit/HOTS

8. Sebuah taman sekolah telah ditanami bunga sebanyak 0,45 bagian dari seluruh area yang direncanakan. Kepala sekolah mengatakan bahwa penanaman bunga telah mencapai 45%. Apakah pernyataan tersebut benar? Jelaskan alasanmu!

Jawaban: Benar.

Cara:

Ubah 0,45 menjadi persen:

Jadi:

Alasan:
Desimal 0,45 jika dikalikan 100% menjadi 45%. Artinya, 45 bagian dari setiap 100 bagian area sudah ditanami bunga.

Kesimpulan:
Pernyataan kepala sekolah benar, karena 0,45 sama dengan 45%.


9. Dika telah membaca 0,75 bagian buku. Sinta telah membaca 80% dari seluruh buku. Siapakah yang telah membaca bagian lebih banyak?

Jawaban: Sinta.

Cara:

Samakan bentuk bilangan terlebih dahulu.

Dika:

Sinta:

Kemudian bandingkan:

Jadi, 80% lebih besar daripada 75%.

Alasan:
Dika telah membaca 75% buku, sedangkan Sinta telah membaca 80% buku. Selisihnya:

Kesimpulan:
Sinta telah membaca lebih banyak, yaitu 5% lebih banyak daripada Dika.


10. Sekolah menargetkan pengumpulan donasi sebanyak 100%. Pada minggu pertama terkumpul 0,35 bagian dan pada minggu kedua bertambah 25%. Berapa persen total donasi yang telah terkumpul? Berapa persen lagi yang harus dikumpulkan agar mencapai target?

Jawaban:

  • Total donasi terkumpul = 60%
  • Donasi yang masih harus dikumpulkan = 40%

Langkah 1: Ubah 0,35 menjadi persen

Jadi, minggu pertama terkumpul 35%.

Langkah 2: Tambahkan donasi minggu kedua

Minggu pertama:

35%

Minggu kedua:

25%

Total:

Jadi, total donasi yang telah terkumpul adalah 60%.

Langkah 3: Hitung kekurangan untuk mencapai 100%

Alasan:
Target keseluruhan adalah 100%. Jika sudah terkumpul 60%, maka bagian yang belum terkumpul adalah 40%.

Kesimpulan:
Sekolah telah mengumpulkan 60% donasi dan masih membutuhkan 40% lagi untuk mencapai target 100%.

Kesimpulan / Refleksi: Alhamdulillah pembelajaran berjalan dengan lancar, peserta didik berebut untuk menjawab soal-soal yang telah diberikan, karena mereka dapat menyeleaikan soal-soal yang diberikan. mereka happy, karena pembelajaran saya buat dengan kuis renking 1. ada 1 anak yaitu najwa yang tercepat menjawab soal dengan cepat dan benar. maka dia pemenang renking 1 dan diberi hadiah uang lima ribu rupiah. Untuk yang lainnya alhamdulillah dapat mengerjakan semuanya. ada yang salah 1 ada yang salah 2. jumlah siswa 27, untuk siswa yang tidak hadir 1 siswa m.gibran lubis karena sakit.


2. IPAS
CP                                        : Peserta didik dapat Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya
TP                                : Peserta didik dapat Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya
Materi Pokok             : cara menjaga kesehatan organ tubuh dan gangguan kesehatan organ tubuh
Metode / Model          : diskusi, demonstrasi / discovery learning
Media / Alat peraga   : video, kartu kebiasaan sehat dan tidak sehat

“Ternyata, tubuh kita memiliki banyak organ yang bekerja sama setiap saat. Jantung, paru-paru, lambung, usus, ginjal, tulang, dan organ lainnya memiliki fungsi masing-masing. Organ-organ tersebut bekerja dalam sistem yang saling berhubungan agar tubuh kita dapat beraktivitas dengan baik.”
Tidak hanya mengetahui nama dan fungsinya, kita juga akan melihat bagaimana kebiasaan sehari-hari memengaruhi kesehatan organ tubuh kita. Setelah belajar, kalian akan merefleksikan kebiasaan yang sudah baik dan menentukan kebiasaan yang perlu diperbaiki agar tubuh tetap sehat.” “Tubuh manusia adalah salah satu bentuk kebesaran dan kasih sayang Allah Swt. Di dalam tubuh kita terdapat berbagai organ yang bekerja dengan sangat teratur. Jantung memompa darah, paru-paru membantu kita bernapas, lambung dan usus mencerna makanan, sedangkan ginjal membantu membuang zat sisa dari tubuh.”

seperti  firman Allah Swt. dalam QS. At-Tin ayat 4:

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

Materi pembelajaran IPAS:

Menjaga Kesehatan Organ Sistem Peredaran Darah Manusia

A. Pengertian Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah adalah sistem dalam tubuh yang berfungsi mengedarkan darah, oksigen, zat makanan, dan zat-zat penting lainnya ke seluruh tubuh serta membawa zat sisa untuk dikeluarkan.

Sistem peredaran darah terdiri atas:

  1. Jantung
  2. Pembuluh darah
  3. Darah

Ketiganya bekerja sama agar tubuh dapat berfungsi dengan baik.


B. Organ Sistem Peredaran Darah

1. Jantung ❤️

Jantung merupakan organ yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.

Jantung memiliki empat ruang:

  • Serambi kanan
  • Bilik kanan
  • Serambi kiri
  • Bilik kiri

Jantung harus dijaga kesehatannya karena bekerja terus-menerus untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Cara menjaga kesehatan jantung:

  • Rajin berolahraga.
  • Mengonsumsi makanan bergizi.
  • Mengurangi makanan yang terlalu banyak mengandung lemak, gula, dan garam.
  • Tidak merokok.
  • Istirahat yang cukup.
  • Mengelola stres dengan baik.

2. Pembuluh Darah

Pembuluh darah merupakan saluran tempat mengalirnya darah ke seluruh tubuh.

Ada tiga jenis pembuluh darah:

a. Arteri
Membawa darah keluar dari jantung menuju organ tubuh.

b. Vena
Membawa darah menuju jantung.

c. Kapiler
Merupakan pembuluh darah yang sangat kecil dan menghubungkan arteri dengan vena. Di dalam kapiler terjadi pertukaran oksigen, zat makanan, dan zat sisa dengan sel-sel tubuh.

Cara menjaga kesehatan pembuluh darah:

  • Berolahraga secara teratur.
  • Mengonsumsi makanan sehat.
  • Memperbanyak sayur dan buah.
  • Minum air putih yang cukup.
  • Menghindari kebiasaan merokok.
  • Menjaga berat badan agar tetap sehat.

C. Darah

Darah berfungsi mengangkut berbagai zat yang diperlukan tubuh.

Darah terdiri atas:

Bagian DarahFungsi
Sel darah merahMengangkut oksigen
Sel darah putihMembantu melawan penyakit
Keping darahMembantu proses pembekuan darah
Plasma darahMengangkut zat makanan, hormon, dan zat sisa

D. Mengapa Kesehatan Sistem Peredaran Darah Harus Dijaga?

Sistem peredaran darah berhubungan dengan hampir seluruh bagian tubuh. Jika jantung dan pembuluh darah sehat, oksigen dan zat makanan dapat diedarkan dengan baik.

Sebaliknya, pola hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem peredaran darah.

Contoh kebiasaan yang kurang baik:

  • Jarang berolahraga.
  • Sering mengonsumsi makanan tinggi lemak dan garam.
  • Terlalu banyak makanan dan minuman manis.
  • Kurang tidur.
  • Merokok.
  • Kurang minum air putih.

E. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Peredaran Darah

🥗 1. Mengonsumsi Makanan Bergizi

Pilih makanan yang mengandung:

  • Sayur dan buah.
  • Protein.
  • Karbohidrat secukupnya.
  • Lemak sehat.

Kurangi makanan yang terlalu banyak mengandung garam, gula, dan lemak jenuh.

🏃 2. Berolahraga Teratur

Olahraga seperti:

  • berjalan kaki,
  • bersepeda,
  • berenang,
  • senam,
  • bermain bola,

dapat membantu menjaga kebugaran jantung dan pembuluh darah.

💧 3. Minum Air yang Cukup

Air membantu tubuh menjalankan berbagai fungsi dengan baik. Biasakan minum air putih dan jangan menunggu sampai sangat haus.

😴 4. Istirahat yang Cukup

Tidur dan istirahat membantu tubuh memulihkan energi sehingga organ tubuh dapat bekerja dengan baik.

🚭 5. Menghindari Rokok dan Asap Rokok

Zat berbahaya dalam rokok dapat mengganggu kesehatan jantung dan pembuluh darah. Karena itu, kita harus menjauhi rokok dan asap rokok.

🧘 6. Mengelola Stres

Melakukan kegiatan positif seperti beribadah, bermain, membaca, berolahraga, dan berbicara dengan orang yang dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.


F. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

Perhatikan kebiasaan berikut:

KebiasaanDampak
Rajin berolahragaMembantu menjaga kebugaran jantung
Makan sayur dan buahMenyediakan berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh
Minum air putihMembantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh
Tidur cukupMembantu pemulihan tubuh
Terlalu banyak makanan berlemakKurang baik jika menjadi kebiasaan
Jarang bergerakDapat membuat tubuh kurang bugar
MerokokMembahayakan kesehatan jantung dan pembuluh darah

 


LATIHAN SOAL

 Soal Isian

  1. Organ tubuh yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh disebut __________.
  2. Pembuluh darah yang membawa darah keluar dari jantung disebut __________.
  3. Pembuluh darah yang membawa darah menuju jantung disebut __________.
  4. Bagian darah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh adalah __________.
  5. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan jantung adalah __________.
  6. Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung __________ dan __________ dapat membantu menjaga kesehatan sistem peredaran darah.
  7. Kebiasaan terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi lemak, garam, dan gula dapat meningkatkan risiko gangguan pada __________ dan __________.
  8. Riko jarang berolahraga, sering tidur larut malam, dan sering mengonsumsi makanan cepat saji. Agar kesehatan sistem peredaran darahnya lebih terjaga, Riko sebaiknya mengubah kebiasaannya dengan cara __________, __________, dan __________.
  9. Jantung harus dijaga kesehatannya karena jantung berfungsi untuk __________ sehingga oksigen dan zat makanan dapat diedarkan ke seluruh tubuh.
  10. Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. atas tubuh yang telah diberikan, kita dapat menjaga kesehatan sistem peredaran darah dengan menerapkan pola hidup __________, seperti berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan menghindari kebiasaan yang membahayakan kesehatan.

Jawaban dan Alasan

1. Organ tubuh yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh disebut jantung.

Jawaban: Jantung

Alasan:
Jantung merupakan organ utama dalam sistem peredaran darah. Jantung bekerja dengan cara berdenyut untuk memompa darah sehingga darah dapat mengalir ke seluruh tubuh. Darah membawa oksigen dan zat makanan yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh.


2. Pembuluh darah yang membawa darah keluar dari jantung disebut arteri.

Jawaban: Arteri

Alasan:
Arteri adalah pembuluh darah yang membawa darah keluar dari jantung menuju organ-organ tubuh. Sebagian besar arteri membawa darah yang kaya oksigen.


3. Pembuluh darah yang membawa darah menuju jantung disebut vena.

Jawaban: Vena

Alasan:
Vena berfungsi membawa darah dari seluruh tubuh kembali menuju jantung. Sebagian besar vena membawa darah yang mengandung lebih sedikit oksigen.


4. Bagian darah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh adalah sel darah merah.

Jawaban: Sel darah merah (eritrosit)

Alasan:
Sel darah merah mengandung hemoglobin yang dapat mengikat oksigen. Oksigen kemudian dibawa oleh darah dari paru-paru menuju seluruh bagian tubuh.


5. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan jantung adalah berolahraga.

Jawaban: Berolahraga secara teratur

Alasan:
Olahraga teratur, seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, atau senam, dapat membantu menjaga kebugaran tubuh dan membuat jantung bekerja lebih sehat. Olahraga juga membantu menjaga berat badan.


6. Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat dan vitamin dapat membantu menjaga kesehatan sistem peredaran darah.

Jawaban: Serat dan vitamin

Alasan:
Makanan yang kaya serat, seperti sayur, buah, dan biji-bijian, serta makanan yang mengandung berbagai vitamin membantu menjaga pola makan yang sehat. Pola makan bergizi mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Contoh: sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.


7. Kebiasaan terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi lemak, garam, dan gula dapat meningkatkan risiko gangguan pada jantung dan pembuluh darah.

Jawaban: Jantung dan pembuluh darah

Alasan:
Terlalu banyak makanan tinggi lemak, garam, dan gula dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, terutama jika menjadi kebiasaan dalam jangka panjang. Karena itu, kita perlu mengonsumsi makanan bergizi dengan jumlah yang seimbang.


8. Riko jarang berolahraga, sering tidur larut malam, dan sering mengonsumsi makanan cepat saji. Agar kesehatan sistem peredaran darahnya lebih terjaga, Riko sebaiknya mengubah kebiasaannya dengan cara berolahraga secara teratur, cukup tidur/istirahat, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Jawaban:

  1. Berolahraga secara teratur.
  2. Tidur dan beristirahat yang cukup.
  3. Mengurangi makanan cepat saji dan memilih makanan bergizi seimbang.

Alasan:
Ketiga kebiasaan tersebut dapat membantu menjaga kebugaran tubuh dan mendukung kesehatan jantung serta pembuluh darah. Kebiasaan hidup sehat sebaiknya dilakukan secara rutin, bukan hanya sesekali.


9. Jantung harus dijaga kesehatannya karena jantung berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga oksigen dan zat makanan dapat diedarkan ke seluruh tubuh.

Jawaban: Memompa darah ke seluruh tubuh

Alasan:
Jantung bertugas memompa darah agar darah terus mengalir melalui pembuluh darah. Darah membawa oksigen dan zat makanan yang diperlukan oleh sel-sel tubuh.

Urutannya secara sederhana:

Jantung → pembuluh darah → seluruh tubuh


10. Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. atas tubuh yang telah diberikan, kita dapat menjaga kesehatan sistem peredaran darah dengan menerapkan pola hidup sehat.

Jawaban: Sehat

Alasan:
Tubuh merupakan nikmat dari Allah Swt. yang perlu dijaga. Salah satu bentuk rasa syukur adalah merawat tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, cukup beristirahat, menjaga kebersihan, dan menghindari kebiasaan yang dapat membahayakan kesehatan.

Kesimpulan / Refleksi:

Alhamdulillah pembelajaran berjalan dengan lancar, murid antusias dalam menyebutkan cara menjaga kesehatan tubuh dan dapat menjawab soal yang diberikan. siswa hadir 26 yang tidak hadir 1 dikarenakan sakit.

Semoga apa yang kita pelajari hari ini bermanfaat dalam kehidupan kita. aamiin 

I think enaugh for today

Wassalamualaikum, wr.wb. 

see you


Class 6A SD AL-AZHAR 2

 Hari/Tanggal    : Kamis / 13 Agustus 2026 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd. Fase / Kelas      : C / 6A Mapel                : B. I...