Hari/Tanggal : Kamis 20 Agustus 2026
Nama guru : Khusnul Khotimah, S.Pd.
Fase / Kelas : C / 6A
Mapel : B.Indonesia, Matematika, Seni Rupa
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
firman Allah SWT dalam QS. Al-'Alaq ayat 1:
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”
“Allah SWT memerintahkan kita untuk membaca. Membaca bukan hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga membaca berbagai bacaan untuk menambah ilmu. Agar dapat memahami isi bacaan dengan baik, kita harus mampu membaca kata-kata dengan tepat, lancar, dan fasih. Hari ini kita akan belajar membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang kita lihat.”
1. Pengertian Majas
Majas adalah gaya bahasa yang digunakan penulis untuk membuat kalimat menjadi lebih menarik, hidup, indah, dan memiliki makna tertentu.
Majas sering ditemukan dalam cerita, puisi, pantun, iklan, maupun teks lainnya.
2. Jenis-Jenis Majas
A. Majas Personifikasi
Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang memberikan sifat atau perilaku manusia kepada benda mati atau alam.
Contoh:
- Angin berbisik di antara pepohonan.
- Matahari tersenyum menyambut pagi.
- Ombak menari-nari di tepi pantai.
B. Majas Metafora
Majas metafora adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa menggunakan kata seperti, bagaikan, atau laksana.
Contoh:
- Rani adalah bintang kelas.
- Ayah menjadi tulang punggung keluarga.
- Dia adalah buah hati ibunya.
C. Majas Simile/Perumpamaan
Majas simile adalah perbandingan dua hal yang menggunakan kata seperti, bagaikan, laksana, bak, atau ibarat.
Contoh:
- Wajahnya seperti bulan purnama.
- Tubuhnya kuat bagaikan baja.
- Persahabatan mereka ibarat tali yang kuat.
D. Majas Hiperbola
Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang melebih-lebihkan sesuatu.
Contoh:
- Suaranya menggelegar membelah langit.
- Aku sudah menunggumu seribu tahun.
- Tas itu beratnya seberat gunung.
3. Contoh Bacaan yang Mengandung Majas
Pagi di Sekolah
Matahari tersenyum di ufuk timur. Angin berbisik lembut menyapa para murid. Rani berjalan menuju sekolah dengan semangat. Ia adalah bintang kelas yang selalu rajin belajar. Semangatnya membara seperti api untuk meraih cita-cita.
Majas yang terdapat dalam bacaan:
- Matahari tersenyum → personifikasi.
- Angin berbisik → personifikasi.
- Bintang kelas → metafora.
- Membara seperti api → simile.
Majas juga dapat ditemukan dalam bahasa yang indah dan perumpamaan. Allah SWT berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 24 tentang perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik.
“Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik...”
Ayat tersebut dapat menjadi contoh bahwa perumpamaan digunakan untuk membuat suatu pesan lebih mudah dipahami dan lebih berkesan.
- majas personifikasi;
- majas metafora;
- majas simile;
- majas hiperbola
| Memahami konsep rasio satuan |
Peserta didik dapat menjelaskan pengertian rasio satuan dan membedakan rasio biasa dengan rasio satuan.
|
dengan firman Allah Swt. dalam QS. Al-Qamar ayat 49:
إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”
(QS. Al-Qamar: 49)
ayat tersebut mengajarkan pentingnya ukuran dan ketepatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga perlu menggunakan perhitungan yang tepat ketika menentukan harga, jumlah barang, jarak, waktu, maupun kebutuhan bahan.
“Hari ini kita akan belajar tentang rasio satuan. Kita akan belajar menentukan nilai untuk setiap 1 satuan agar dapat menyelesaikan berbagai masalah sehari-hari dengan tepat. Selain pandai berhitung, kita juga belajar menjadi orang yang teliti dan jujur dalam melakukan perhitungan.”
Materi Pembelajaran Matematika:
Bernalar secara Proporsional dengan Rasio Satuan
A. Pengertian Rasio Satuan
Rasio satuan adalah perbandingan yang menunjukkan nilai untuk setiap 1 satuan.
Rasio satuan dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah sehari-hari, seperti:
- harga barang,
- jarak dan waktu,
- jumlah barang,
- banyak bahan makanan,
- kecepatan,
- dan kebutuhan bahan.
Contoh:
Ibu membeli 4 kg beras dengan harga Rp60.000.
Untuk mengetahui harga 1 kg, kita hitung:
Rp60.000 ÷ 4 = Rp15.000
Jadi, harga 1 kg beras adalah Rp15.000.
B. Cara Menentukan Rasio Satuan
Untuk menentukan rasio satuan:
Nilai keseluruhan ÷ jumlah satuan = nilai per 1 satuan
Contoh:
6 buku berharga Rp48.000.
Harga 1 buku:
Rp48.000 ÷ 6 = Rp8.000
Jadi, harga satu buku adalah Rp8.000.
C. Menggunakan Rasio Satuan untuk Menentukan Nilai yang Dicari
Setelah mengetahui nilai untuk 1 satuan, kita dapat menentukan nilai untuk jumlah satuan lainnya.
Contoh:
Harga 1 buku adalah Rp8.000.
Berapa harga 9 buku?
Rp8.000 × 9 = Rp72.000
Jadi, harga 9 buku adalah Rp72.000.
D. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Harga Barang
5 pensil berharga Rp15.000.
Harga 1 pensil:
Rp15.000 ÷ 5 = Rp3.000
Harga 8 pensil:
Rp3.000 × 8 = Rp24.000
2. Jarak dan Waktu
Sebuah kendaraan menempuh jarak 120 km dalam waktu 3 jam.
Jarak yang ditempuh setiap 1 jam:
120 ÷ 3 = 40 km
Jadi, kendaraan tersebut menempuh 40 km setiap jam.
3. Banyak Bahan
Untuk membuat 4 gelas jus diperlukan 8 buah jeruk.
Jeruk untuk 1 gelas:
8 ÷ 4 = 2 buah jeruk
Untuk membuat 10 gelas:
2 × 10 = 20 buah jeruk
Jadi, diperlukan 20 buah jeruk.
E. Langkah Menyelesaikan Masalah Rasio Satuan
Gunakan langkah berikut:
1. Baca dan pahami masalah.
Tentukan informasi yang diketahui dan ditanyakan.
2. Tentukan nilai 1 satuan.
Gunakan operasi pembagian.
3. Gunakan nilai satuan.
Kalikan dengan jumlah satuan yang ditanyakan.
4. Periksa jawaban.
Pastikan hasilnya sesuai dengan konteks masalah.
Contoh HOTS
Sebuah toko menjual 3 kg apel seharga Rp45.000. Toko lain menjual 5 kg apel seharga Rp70.000. Toko manakah yang menawarkan harga lebih murah per kilogram?
Penyelesaian:
Toko A:
Rp45.000 ÷ 3 = Rp15.000/kg
Toko B:
Rp70.000 ÷ 5 = Rp14.000/kg
Karena Rp14.000 < Rp15.000, maka Toko B lebih murah.
Kesimpulan
Rasio satuan membantu kita membandingkan dan menentukan nilai suatu besaran untuk setiap 1 satuan. Dengan menggunakan rasio satuan, kita dapat menyelesaikan masalah sehari-hari secara lebih mudah dan logis.
Rumus sederhana:
Nilai per satuan = Jumlah keseluruhan ÷ Banyak satuan
Kemudian:
Nilai yang dicari = Nilai per satuan × Banyak satuan
sekarang kalau sudah paham yuk dikerjakan soal-soal berikut!
Petunjuk: Kerjakan soal berikut dengan menuliskan langkah-langkah penyelesaiannya!
Tingkat Mudah
1. Ibu membeli 4 kg gula dengan harga Rp60.000.
Berapa harga 1 kg gula?
Tingkat Mudah–Sedang
2. 5 buah buku tulis berharga Rp35.000.
Berapa harga 1 buku tulis dan berapa harga 8 buku tulis?
Tingkat Sedang
3. Sebuah mobil menempuh jarak 180 km dalam waktu 3 jam dengan kecepatan tetap.
a. Berapa jarak yang ditempuh mobil dalam 1 jam?
b. Berapa jarak yang dapat ditempuh dalam 5 jam?
Tingkat Sulit
4. Untuk membuat 6 gelas jus diperlukan 12 buah jeruk. Rina ingin membuat 15 gelas jus dengan rasa dan ukuran yang sama.
Berapa buah jeruk yang diperlukan Rina? Jelaskan langkah penyelesaiannya menggunakan rasio satuan.
Tingkat Sulit/HOTS
5. Toko A menjual 4 kg mangga seharga Rp52.000, sedangkan Toko B menjual 6 kg mangga seharga Rp72.000.
a. Tentukan harga 1 kg mangga di masing-masing toko.
b. Toko manakah yang menawarkan harga lebih murah?
c. Jika Ayah membutuhkan 10 kg mangga, berapa uang yang harus disiapkan jika membeli dari toko yang lebih murah?
Jelaskan alasanmu berdasarkan perhitungan rasio satuan.
| Mengamati karya Menjelaskan proses berkarya | Murid mampu mengamati dan menyebutkan karakteristik karya seni rupa yang dibuat. |
| Murid mampu menjelaskan tahapan, alat, bahan, teknik, dan proses yang digunakan dalam membuat karya. Materi Pembelajaran Seni Rupa: 1. Pengertian Refleksi Karya Seni RupaRefleksi karya seni rupa adalah kegiatan mengamati, menceritakan, menilai, dan mengevaluasi proses serta hasil karya seni yang telah dibuat. Melalui refleksi, kita dapat mengetahui:
2. Hal yang Direfleksikana. Proses BerkaryaMurid dapat menceritakan:
b. Hasil KaryaMurid mengamati:
3. Kosakata Seni RupaDalam melakukan refleksi, gunakan istilah seni rupa yang tepat, misalnya: unsur seni rupa: garis, bentuk, warna, tekstur, ruang, dan bidang. prinsip seni rupa: keseimbangan, kesatuan, proporsi, harmoni, irama, dan kontras. teknik: menggambar, mewarnai, kolase, montase, dusel, arsir, atau teknik lainnya sesuai karya. 4. Contoh Refleksi“Saya membuat gambar pemandangan menggunakan teknik arsir. Saya menggunakan warna hijau, biru, dan cokelat. Komposisi gambar sudah cukup seimbang karena objek pohon dan gunung tidak hanya berada di satu sisi. Saya merasa bagian langit masih kurang menarik karena perpaduan warnanya belum harmonis. Jika membuat karya lagi, saya akan memperbaiki perpaduan warna dan menambahkan detail pada objek.”5. Pertanyaan Panduan Refleksi
Kesimpulan/ Refleksi: Alhamdulillah semua peserta didik antusias dalam mengomentari dan merefleksi hasil karya teman. dan saling memberi dukungan. semua siswa hadir 27 siswa. Baiklah cukup sekian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat Wassalamualaikum, wr.wb |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar