Class 6A SD AL-AZHAR 2

 Hari/Tanggal    : Jum'at / 14 Agustus 2026

Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Fase / Kelas      : C / 6A

Mapel                : Pendidikan Karakter dan Pendidikan Anti Korupsi

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

1. Pendidikan Karakter
CP                                :   Pada akhir fase, peserta didik mampu memahami, menghayati, dan menerapkan nilai-nilai karakter positif dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Peserta didik mampu menunjukkan sikap beriman dan berakhlak mulia, jujur, disiplin, bertanggung jawab, mandiri, percaya diri, peduli, menghargai perbedaan, mampu bekerja sama, serta menyelesaikan masalah secara bijaksana. Peserta didik juga mampu merefleksikan perilakunya dan berupaya memperbaiki diri sebagai pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan.
TP                                : 
1. Peserta didik dapat menjelaskan dan menerapkan perilaku yang mencerminkan keimanan dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
2. Peserta didik dapat menjelaskan pentingnya kejujuran serta menunjukkan perilaku jujur dalam berbagai situasi di rumah, sekolah, dan masyarakat.



Materi Pokok             : keimanan, kejujuran
Metode / Model          : Tanya jawab, diskusi/ PBL
Media / Alat peraga   : video

Materi Pembelajaran: Pendidikan Karakter

1. Pengertian Kejujuran

Kejujuran adalah sikap dan perilaku menyampaikan sesuatu sesuai dengan kenyataan serta tidak berbohong, menipu, atau menyembunyikan kebenaran untuk kepentingan diri sendiri.

Orang yang jujur akan berkata dan bertindak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

2. Pentingnya Kejujuran

Kejujuran sangat penting karena:

  • Membuat orang lain percaya kepada kita.
  • Membentuk pribadi yang bertanggung jawab.
  • Menciptakan hubungan yang baik dengan orang lain.
  • Menghindarkan diri dari perbuatan buruk.
  • Membuat hati lebih tenang.
  • Menumbuhkan sikap disiplin dan dapat dipercaya.

3. Ciri-Ciri Orang yang Jujur

Orang yang memiliki sikap jujur antara lain:

  • Berani mengatakan kebenaran.
  • Tidak menyontek saat mengerjakan tugas atau ujian.
  • Mengakui kesalahan.
  • Tidak mengambil barang milik orang lain.
  • Mengembalikan barang yang ditemukan.
  • Tidak mengubah atau memalsukan informasi.
  • Melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawabnya.

4. Contoh Kejujuran di Rumah

Contoh perilaku jujur di lingkungan keluarga:

  • Mengakui jika telah melakukan kesalahan.
  • Berkata sebenarnya kepada orang tua.
  • Tidak mengambil uang atau barang milik anggota keluarga tanpa izin.
  • Mengakui jika belum mengerjakan tugas sekolah.
  • Mengembalikan uang kembalian jika jumlahnya berlebihan.

5. Contoh Kejujuran di Sekolah

Contoh perilaku jujur di sekolah:

  • Tidak menyontek saat ulangan.
  • Mengerjakan tugas sendiri.
  • Mengakui jika lupa mengerjakan pekerjaan rumah.
  • Tidak mengakui hasil pekerjaan teman sebagai milik sendiri.
  • Mengembalikan barang yang ditemukan kepada pemilik atau guru.
  • Menyampaikan hasil kerja kelompok sesuai dengan kenyataan.

6. Contoh Kejujuran di Masyarakat

Contoh perilaku jujur di lingkungan masyarakat:

  • Mengembalikan barang yang ditemukan.
  • Membayar sesuai harga barang yang dibeli.
  • Tidak memberikan informasi palsu.
  • Tidak mengambil hak orang lain.
  • Mengakui kesalahan kepada tetangga atau masyarakat.
  • Tidak melakukan kecurangan dalam kegiatan bersama.

7. Kejujuran dan Tanggung Jawab

Kejujuran harus disertai dengan tanggung jawab. Jika melakukan kesalahan, kita harus berani mengakuinya dan berusaha memperbaikinya.

Contoh:
Raka tidak sengaja memecahkan vas bunga di kelas. Ia dapat memilih untuk menyalahkan orang lain atau mengakui kesalahannya. Sikap yang tepat adalah mengakui kesalahan, meminta maaf, dan bertanggung jawab memperbaiki atau mengganti vas tersebut.

8. Akibat Tidak Jujur

Perilaku tidak jujur dapat menyebabkan:

  • Hilangnya kepercayaan orang lain.
  • Mendapat teguran atau sanksi.
  • Merugikan diri sendiri dan orang lain.
  • Menimbulkan konflik.
  • Membentuk kebiasaan buruk.

9. Kejujuran dalam Perspektif Islam

Kejujuran merupakan salah satu akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Allah Swt. memerintahkan orang-orang beriman untuk berkata benar.

QS. Al-Ahzab ayat 70:

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.”

Peserta didik dapat memahami bahwa berkata benar, tidak berbohong, dan dapat dipercaya merupakan bagian dari akhlak terpuji.

10. Pembiasaan Sikap Jujur

Untuk membangun karakter jujur, peserta didik dapat membiasakan diri dengan:

  1. Berkata sesuai kenyataan.
  2. Mengakui kesalahan.
  3. Tidak menyontek.
  4. Mengembalikan barang yang bukan miliknya.
  5. Menepati janji.
  6. Tidak mengambil hak orang lain.
  7. Berani mengatakan “saya salah”.
  8. Memperbaiki kesalahan dengan penuh tanggung jawab.

Contoh Situasi untuk Diskusi

Situasi:
Saat ulangan, Andi melihat jawaban temannya. Ia sebenarnya tidak mengetahui jawaban dari salah satu soal. Temannya menawarkan untuk memperlihatkan jawabannya.

Pertanyaan:

  1. Apa yang sebaiknya dilakukan Andi?
  2. Mengapa Andi harus bersikap jujur?
  3. Apa akibatnya jika Andi menyontek?
  4. Bagaimana cara menunjukkan sikap bertanggung jawab setelah melakukan kesalahan?

Kejujuran adalah kebiasaan berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan. Kejujuran harus diterapkan di rumah, sekolah, dan masyarakat karena dapat membangun kepercayaan, tanggung jawab, dan hubungan yang baik dengan orang lain.

Video Pembelajaran:




1. Pendidikan Anti Korupsi
CP                                :   Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu memahami, menjelaskan, dan menerapkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Peserta didik mampu mengenali berbagai bentuk perilaku tidak jujur dan tidak bertanggung jawab, memahami dampaknya, serta menunjukkan sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, adil, sederhana, mandiri, kerja keras, berani, dan peduli sebagai upaya mencegah perilaku koruptif sejak dini.
TP                                : 
1. Peserta didik dapat menjelaskan dan menerapkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.
2. Peserta didik dapat menjelaskan dan menerapkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari.




Materi Pokok            : Jujur, Disiplin
Metode / Model          : Tanya jawab, diskusi/ PBL
Media / Alat peraga   : Kertas soal

Materi Pembelajaran:
No.MateriIndikator SoalLevel KognitifTingkat KesulitanBentuk
1JujurPeserta didik dapat mengidentifikasi pengertian perilaku jujur.C1MudahPG
2DisiplinPeserta didik dapat menyebutkan contoh perilaku disiplin di sekolah.C1MudahPG
3JujurPeserta didik dapat menentukan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.C2MudahPG
4DisiplinPeserta didik dapat menjelaskan manfaat mematuhi aturan sekolah.C2MudahPG
5JujurDisajikan sebuah situasi, peserta didik dapat menentukan tindakan yang mencerminkan kejujuran.C3SedangPG
6DisiplinDisajikan situasi tentang tugas sekolah, peserta didik dapat menentukan tindakan disiplin yang tepat.C3SedangPG
7JujurDisajikan kasus sederhana, peserta didik dapat menganalisis akibat perilaku tidak jujur.C4SedangPG
8DisiplinDisajikan kasus pelanggaran aturan, peserta didik dapat menganalisis dampak perilaku tidak disiplin.C4SulitPG
9Jujur dan disiplinDisajikan permasalahan di sekolah, peserta didik dapat menentukan solusi yang mencerminkan nilai jujur dan disiplin.C5SulitPG
10Jujur dan disiplinDisajikan kasus yang mengandung konflik antara kejujuran dan kepentingan pribadi, peserta didik dapat menentukan tindakan paling tepat dan alasannya.C5Sulit/HOTSPG
No.MateriIndikator SoalLevel KognitifTingkat KesulitanBentuk
1JujurPeserta didik dapat menjelaskan pengertian kejujuran.C2MudahUraian
2DisiplinPeserta didik dapat menyebutkan contoh perilaku disiplin di sekolah.C1MudahUraian
3JujurPeserta didik dapat menjelaskan manfaat bersikap jujur.C2MudahUraian
4DisiplinPeserta didik dapat menjelaskan manfaat mematuhi tata tertib sekolah.C2MudahUraian
5JujurDisajikan situasi sederhana, peserta didik dapat menjelaskan tindakan jujur yang seharusnya dilakukan.C3SedangUraian
6DisiplinDisajikan permasalahan tentang keterlambatan mengumpulkan tugas, peserta didik dapat menentukan tindakan yang tepat.C3SedangUraian
7JujurPeserta didik dapat menganalisis akibat menyontek terhadap diri sendiri dan orang lain.C4SedangUraian
8DisiplinPeserta didik dapat menganalisis akibat tidak mematuhi aturan dalam kegiatan bersama.C4SulitUraian
9Jujur dan disiplinDisajikan kasus tentang tugas kelompok, peserta didik dapat menganalisis tindakan yang tepat berdasarkan nilai kejujuran dan disiplin.C4SulitUraian
10Jujur dan disiplinDisajikan kasus kompleks, peserta didik dapat mengevaluasi tindakan tokoh dan memberikan solusi berdasarkan nilai antikorupsi.C5Sulit/HOTSUraian

hari jumat ini kita sumatif harian ke 1 PAK
silahkan dipelajari tentang jujur dan disiplin.



cukup sekian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum, wr. wb

3 komentar:

Class 6A SD AL-AZHAR 2

 Hari/Tanggal    : Jum'at / 14 Agustus 2026 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd. Fase / Kelas      : C / 6A Mapel                :...