Nama guru : Khusnul Khotimah, S.Pd.
Mapel : Bahasa Indonesia
Hari/Tanggal : Kamis, 27 Agustus 2026
Fase / Kelas : C / 6A
Materi : kalimat langsung dan tak langsung
Pertemuan Ke : 12
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Kalimat Tidak Langsung
Pengertian
Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali perkataan seseorang tanpa mengutipnya secara persis.
Kalimat tidak langsung tidak menggunakan tanda petik.
Ciri-ciri Kalimat Tidak Langsung
- Tidak menggunakan tanda petik.
- Menggunakan kata penghubung seperti bahwa, agar, supaya, dan sebagainya.
- Mengalami perubahan kata ganti orang sesuai dengan konteks.
- Disampaikan dalam bentuk berita atau informasi.
Contoh
Kalimat langsung:
Ibu berkata, “Jangan lupa belajar.”
Kalimat tidak langsung:
Ibu berkata bahwa kami tidak boleh lupa belajar.
Kalimat langsung:
Rani berkata, “Saya sudah mengerjakan tugas.”
Kalimat tidak langsung:
Rani berkata bahwa ia sudah mengerjakan tugas.
E. Perubahan Kalimat Langsung Menjadi Tidak Langsung
| Kalimat Langsung | Kalimat Tidak Langsung |
|---|---|
| Ayah berkata, “Saya akan pergi ke kantor.” | Ayah berkata bahwa ia akan pergi ke kantor. |
| Siti berkata, “Aku suka membaca.” | Siti berkata bahwa ia suka membaca. |
| Guru berkata, “Kalian harus rajin belajar.” | Guru mengatakan bahwa mereka harus rajin belajar. |
| Ibu bertanya, “Apakah kamu sudah makan?” | Ibu bertanya apakah saya sudah makan. |
soal post test.
Ubah kalimat berikut menjadi kalimat tidak langsung!
- Ayah berkata, “Kamu harus rajin belajar.”
- Siti berkata, “Saya sudah mengerjakan PR.”
- Guru bertanya, “Apakah kalian sudah memahami pelajaran?”
Berdasarkan hasil refleksi pembelajaran Bahasa Indonesia materi Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung, diperoleh hasil sebagai berikut:
- 80% murid (22 murid) sudah memahami pengertian, ciri-ciri, perbedaan, serta penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung dengan baik.
- 20% murid (5 murid) belum memahami secara optimal, terutama dalam penggunaan tanda baca dan mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung.
Tindak lanjut: Murid yang belum memahami diberikan bimbingan dan latihan tambahan (remedial), sedangkan murid yang sudah memahami diberikan pengayaan berupa latihan mengubah kalimat langsung dan tidak langsung dalam berbagai konteks.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar