Hari/Tanggal : Kamis, 6 Agustus 2026
Kelas : 6A
Mata Pelajaran : Matematika, Bahasa Indonesia,Seni Rupa
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
- Desimal: Pecahan dengan penyebut kelipatan 10 (10, 100, 1000) yang ditulis menggunakan tanda koma.
- Persen: Angka atau pecahan yang menunjukkan bagian dari 100 (\(100\% = 1\) utuh).
- Kali angka desimal dengan \(100\) lalu tambah tanda \(\%\).
- Geser tanda koma dua kali ke arah kanan.
- Contoh: \(0,5 = 50\%\), \(0,75 = 75\%\), \(1,2 = 120\%\).
- Bagi angka persen dengan \(100\).
- Geser tanda koma dua kali ke arah kiri.
- Contoh: \(25\% = 0,25\), \(50\% = 0,5\), \(5\% = 0,05\)
- Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia
- Murid dapat menganalisis isi teks sastra berbentuk teks aural
- Dongeng
- Cerita rakyat
- Fabel
- Legenda
- Hikayat
- Cerita pendek yang dibacakan
- Puisi yang dibacakan
- Memahami jalan cerita.
- Mengetahui tokoh dan sifatnya.
- Menemukan latar cerita.
- Mengetahui konflik dan penyelesaiannya.
- Menemukan pesan moral atau amanat.
- Tokoh utama
- Tokoh tambahan
- Kancil
- Buaya
- Kelinci
- Tempat
- Waktu
- Suasana
- Awal
- Tengah
- Akhir
- Jangan sombong.
- Rajin bekerja.
- Hormati orang tua.
- Tolong-menolong.
- Tokoh
- Tempat
- Masalah
- Penyelesaian
- Siapa tokoh utamanya?
- Bagaimana sifat tokoh?
- Di mana cerita berlangsung?
- Apa masalah dalam cerita?
- Bagaimana penyelesaiannya?
- Apa pesan yang dapat dipetik?
- Semut
- Belalang
- Teks sastra aural adalah karya sastra yang disampaikan secara lisan dan dipahami melalui kegiatan menyimak.
- Unsur yang dianalisis meliputi tema, tokoh, penokohan, latar, alur, konflik, penyelesaian, dan amanat.
- Analisis dilakukan dengan mendengarkan secara saksama, mencatat informasi penting, menjawab pertanyaan berdasarkan cerita, lalu menyimpulkan isi cerita.
- Pesan moral dalam cerita dapat dijadikan pedoman untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Peserta didik Menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa
- kisi-kisi soal
1. (C4 – Menganalisis)
Perhatikan ilustrasi berikut!
Sekolah mengadakan lomba membuat poster bertema "Hemat Energi". Poster milik Kelompok A menggunakan banyak gambar dan tulisan, tetapi semua ditempatkan di satu sisi sehingga sisi lainnya kosong. Poster Kelompok B menata gambar dan tulisan secara merata sehingga terlihat rapi dan mudah dibaca.
Poster yang lebih baik adalah ....
A. Kelompok A karena memiliki banyak gambar.
B. Kelompok A karena menggunakan warna lebih cerah.
C. Kelompok B karena menerapkan prinsip keseimbangan.
D. Kedua poster sama baiknya karena temanya sama.Kunci Jawaban: C
2. (C4 – Menganalisis)
Sebuah taman sekolah dihiasi pot bunga dengan ukuran kecil, sedang, dan besar. Pot-pot tersebut disusun secara teratur dari ukuran terkecil hingga terbesar sehingga terlihat nyaman dipandang.
Prinsip desain yang paling tepat diterapkan adalah ....
A. Penekanan
B. Irama
C. Proporsi
D. KeseimbanganKunci Jawaban: C
3. (C4 – Menganalisis)
Dua kelompok membuat kolase.
- Kelompok A menggunakan warna yang saling bertabrakan sehingga gambar tampak tidak serasi.
- Kelompok B menggunakan warna yang saling mendukung sehingga karya tampak harmonis.
Kesimpulan yang tepat adalah ....
A. Kelompok A lebih kreatif.
B. Kelompok B menerapkan prinsip kesatuan.
C. Kelompok A menerapkan irama.
D. Kedua kelompok sama baiknya.Kunci Jawaban: B
4. (C4 – Menganalisis)
Saat membuat brosur sekolah, judul dicetak lebih besar dan berwarna merah agar langsung menarik perhatian pembaca.
Prinsip desain yang digunakan adalah ....
A. Kesatuan
B. Penekanan
C. Irama
D. ProporsiKunci Jawaban: B
5. (C5 – Mengevaluasi)
Beni ingin membuat lukisan pemandangan. Ia memilih semua warna gelap sehingga gunung, pohon, langit, dan sungai hampir tidak dapat dibedakan.
Saran yang paling tepat adalah ....
A. Menambah garis pada semua objek.
B. Menggunakan variasi warna agar objek lebih jelas.
C. Menghapus sebagian gambar.
D. Menggambar ulang dengan ukuran lebih kecil.Kunci Jawaban: B
6. (C5 – Mengevaluasi)
Perhatikan dua karya berikut!
- Karya A memiliki banyak hiasan tetapi sulit dipahami.
- Karya B memiliki gambar sederhana, warna serasi, dan informasi mudah dibaca.
Karya yang lebih efektif adalah ....
A. Karya A karena lebih ramai.
B. Karya A karena memakai banyak warna.
C. Karya B karena unsur rupa dan prinsip desain digunakan dengan tepat.
D. Keduanya sama baik.Kunci Jawaban: C
7. (C5 – Mengevaluasi)
Sebuah kelas akan memasang hasil karya siswa di dinding. Semua karya ditempel tanpa memperhatikan ukuran sehingga beberapa karya tertutup.
Agar lebih menarik, sebaiknya ....
A. Menambah jumlah karya.
B. Menyusun karya sesuai ukuran dan jaraknya.
C. Menggunakan warna yang sama.
D. Menempel karya secara acak.Kunci Jawaban: B
8. (C6 – Mencipta)
Sekolah akan mengadakan pameran seni bertema "Cinta Lingkungan".
Jika kamu menjadi ketua kelompok, rancangan yang paling tepat adalah ....
A. Menggunakan satu warna saja agar cepat selesai.
B. Menyusun gambar dan tulisan secara seimbang serta memilih warna yang sesuai tema.
C. Menempel gambar sebanyak mungkin tanpa aturan.
D. Menggunakan ukuran tulisan yang sama seluruhnya.Kunci Jawaban: B
9. (C6 – Mencipta)
Siti membuat desain sampul buku dengan gambar pohon sebagai objek utama. Ia menggunakan ukuran gambar lebih besar daripada gambar lainnya dan memilih warna hijau sebagai warna dominan.
Tujuan penggunaan ukuran dan warna tersebut adalah ....
A. Menghemat ruang gambar.
B. Menjadikan pohon sebagai pusat perhatian.
C. Memenuhi seluruh bidang gambar.
D. Mengurangi jumlah objek.Kunci Jawaban: B
10. (C6 – Mencipta)
Perhatikan situasi berikut!
Kelompokmu diminta membuat poster tentang "Hidup Sehat". Setelah selesai, guru mengatakan bahwa poster masih kurang menarik karena semua unsur memiliki ukuran yang sama.
Perbaikan yang paling tepat adalah ....
A. Menghapus semua gambar.
B. Memberi warna hitam pada seluruh poster.
C. Membuat judul dan gambar utama lebih menonjol serta menata objek secara seimbang.
D. Menambah tulisan sebanyak-banyaknya.Kunci Jawaban: C
cukup sekian pembelajaran kita, semoga bermanfaat
Wassalamualaikum, wr.wb
Refleksi pembelajaran:
Alhamdulillah pembelajaran berjalan dengan lancar, peserta didik dapat mengerjakan soal latihan tentang mengubah pecahan ke desimal, dan sebaliknya.peserta didik dapat mengerjakan sumatif harian seni rupa dengan baik,kemudian tadi ada tes diagnostik dari bimbel genza. Mereka dapat mengerjakan tanpa kendala.
A. Pengertian Teks Sastra Aural
Teks sastra aural adalah karya sastra yang disampaikan secara lisan atau didengarkan, bukan dibaca sendiri.
Contohnya:
Saat mendengarkan teks sastra, kita harus menyimak dengan saksama agar dapat memahami isi cerita.
B. Tujuan Menyimak Teks Sastra
Ketika menyimak cerita, kita bertujuan untuk:
C. Unsur-unsur yang Dianalisis
1. Tema
Tema adalah gagasan pokok atau ide utama dalam cerita.
Contoh:
Cerita tentang persahabatan memiliki tema persahabatan.
2. Tokoh
Tokoh adalah pelaku dalam cerita.
Jenis tokoh:
Contoh:
3. Penokohan
Penokohan adalah sifat atau watak tokoh.
Contoh:
| Tokoh | Sifat |
|---|---|
| Kancil | Cerdik |
| Kelinci | Baik hati |
| Harimau | Galak |
| Semut | Rajin |
4. Latar
Latar terdiri atas:
Contoh:
Tempat : Hutan
Waktu : Pagi hari
Suasana : Tenang
5. Alur
Alur adalah urutan jalannya cerita.
Biasanya terdiri atas:
6. Amanat
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca atau pendengar.
Contoh:
D. Cara Menganalisis Isi Teks Sastra Aural
Langkah 1
Dengarkan cerita dengan penuh perhatian.
Langkah 2
Catat informasi penting.
Misalnya:
Langkah 3
Jawab pertanyaan berikut.
Langkah 4
Buat kesimpulan isi cerita.
E. Contoh Teks Sastra Aural
Judul: Semut dan Belalang
Pada suatu hari seekor semut sibuk mengumpulkan makanan untuk persediaan musim hujan. Belalang justru menghabiskan waktunya dengan bernyanyi dan bermain. Ketika musim hujan datang, belalang tidak memiliki makanan. Ia kemudian meminta bantuan kepada semut. Semut akhirnya menolong belalang sambil mengingatkan agar rajin bekerja dan tidak bermalas-malasan.
F. Analisis Cerita
Tema
Kerajinan dan tanggung jawab.
Tokoh
Penokohan
Semut: rajin, suka menolong.
Belalang: malas, kurang bertanggung jawab.
Latar
Tempat: Padang rumput.
Waktu: Musim kemarau dan musim hujan.
Konflik
Belalang tidak mempunyai makanan saat musim hujan.
Penyelesaian
Semut membantu belalang dan memberikan nasihat.
Amanat
Rajin bekerja dan mempersiapkan masa depan lebih baik daripada bermalas-malasan.
G. Contoh Analisis HOTS
Pertanyaan 1
Mengapa semut tetap menolong belalang meskipun belalang malas bekerja?
Jawaban
Karena semut memiliki sifat baik hati dan suka menolong sesama. Semut juga ingin belalang belajar dari kesalahannya.
Pertanyaan 2
Bagaimana jika semut tidak mau membantu belalang? Apa akibatnya?
Jawaban
Belalang akan mengalami kesulitan mendapatkan makanan. Dari peristiwa itu kita belajar pentingnya bekerja keras sekaligus saling peduli terhadap orang lain.
Pertanyaan 3
Apakah tindakan belalang dapat dijadikan contoh? Jelaskan alasanmu.
Jawaban
Tidak. Belalang lebih banyak bermain daripada bekerja sehingga tidak siap menghadapi musim hujan. Sikap yang patut diteladani adalah rajin, disiplin, dan bertanggung jawab seperti semut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar