Class 6A SD AL-AZHAR 2

 

Hari/Tanggal        : Kamis, 30 Juli 2026

Kelas                       : 6A

Mata Pelajaran     :  Bahasa Indonesia, Matematika dan Seni Rupa

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.

Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat baru, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia:
Murid dapat menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan). 
Topik Surat resmi

Pengertian Surat

Surat adalah sarana komunikasi tertulis yang digunakan untuk menyampaikan informasi, pesan, permintaan, pemberitahuan, atau perasaan kepada orang lain.

Surat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Surat Resmi
  • Surat Pribadi

B. Surat Resmi

Pengertian

Surat resmi adalah surat yang dibuat oleh lembaga, instansi, organisasi, atau sekolah untuk kepentingan kedinasan atau kegiatan resmi.

Ciri-ciri Surat Resmi

  • Menggunakan bahasa yang baku, sopan, dan jelas.
  • Memiliki kop surat (kepala surat).
  • Memiliki nomor surat.
  • Memiliki lampiran (jika ada).
  • Memiliki perihal.
  • Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.
  • Menggunakan stempel atau cap lembaga (jika diperlukan).

Struktur Surat Resmi

  1. Kop surat
  2. Tanggal surat
  3. Nomor surat
  4. Lampiran
  5. Perihal
  6. Alamat tujuan
  7. Salam pembuka
  8. Isi surat
  9. Salam penutup
  10. Nama dan tanda tangan pengirim
  11. Tembusan (jika ada)

Contoh Surat Resmi

SD Harapan Bangsa

Jalan Merdeka No. 12 Bandar Lampung

Nomor : 021/SDHB/VII/2026

Perihal : Undangan Rapat Orang Tua

29 Juli 2026

Yth. Bapak/Ibu Wali Murid Kelas VI

di Tempat

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dengan hormat,

Kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri rapat orang tua siswa yang akan dilaksanakan pada:

Hari : Sabtu

Tanggal : 1 Agustus 2026

Waktu : 08.00 WIB

Tempat : Aula SD Harapan Bangsa

Demikian undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kepala Sekolah

(……………………)

C. Surat Pribadi

Pengertian

Surat pribadi adalah surat yang ditulis seseorang kepada keluarga, teman, atau kerabat untuk menyampaikan kabar, pengalaman, perasaan, atau keperluan pribadi.

Ciri-ciri Surat Pribadi

  • Tidak menggunakan kop surat.
  • Tidak memiliki nomor surat.
  • Bahasa lebih santai tetapi tetap sopan.
  • Berisi pengalaman, kabar, atau perasaan pribadi.
  • Ditulis atas nama pribadi.

Struktur Surat Pribadi

  1. Tempat dan tanggal penulisan
  2. Salam pembuka
  3. Paragraf pembuka
  4. Isi surat
  5. Paragraf penutup
  6. Salam penutup
  7. Nama pengirim

Contoh Surat Pribadi

Bandar Lampung, 29 Juli 2026

Halo, Siti!

Apa kabarmu? Semoga kamu selalu sehat.

Aku ingin bercerita bahwa minggu depan sekolahku akan mengadakan lomba kebersihan kelas. Teman-teman sekelasku sedang bekerja sama menghias kelas agar terlihat indah dan nyaman. Aku sangat senang karena kami saling membantu.

Bagaimana kabarmu di sekolah? Aku berharap kita bisa bertemu saat liburan nanti.

Salam hangat,

Sahabatmu,

Alya

D. Persamaan Surat Resmi dan Surat Pribadi

  • Sama-sama digunakan sebagai alat komunikasi tertulis.
  • Sama-sama memiliki pengirim dan penerima.
  • Sama-sama memiliki tujuan tertentu.
  • Sama-sama menggunakan bahasa yang santun.

E. Perbedaan Surat Resmi dan Surat Pribadi

AspekSurat ResmiSurat Pribadi
PengirimInstansi atau lembagaPerorangan
BahasaBaku dan formalSantai tetapi sopan
Kop SuratAdaTidak ada
Nomor SuratAdaTidak ada
IsiKepentingan resmiKepentingan pribadi
Tanda TanganPejabat/penanggung jawabPenulis surat

F. Tips Menulis Surat yang Baik

  • Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.
  • Tulis sesuai tujuan surat.
  • Perhatikan ejaan dan tanda baca.
  • Gunakan salam pembuka dan penutup yang sopan.
  • Pastikan informasi yang disampaikan lengkap.
Tujuan Pembelajaran Mtematika:
Melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli.

B. Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

Konsep

Untuk mengalikan pecahan dengan bilangan asli, bilangan asli dikalikan dengan pembilang, sedangkan penyebut tetap.

Rumus

ab×c=a×cb\frac{a}{b}\times c=\frac{a\times c}{b}

atau

c×ab=a×cbc\times \frac{a}{b}=\frac{a\times c}{b}

Contoh 1

25×4\frac{2}{5}\times4

Penyelesaian:

=2×45=85=135=\frac{2\times4}{5} =\frac{8}{5} =1\frac{3}{5}

Jawaban: 1351\frac{3}{5}

Contoh 2

38×2\frac{3}{8}\times2
=3×28=68=34=\frac{3\times2}{8} =\frac{6}{8} =\frac34

Jawaban: 34\frac34

Contoh 3

5×495\times\frac{4}{9} =5×49=209=229=\frac{5\times4}{9} =\frac{20}{9} =2\frac29

C. Pembagian Pecahan dengan Bilangan Asli

Konsep

Membagi pecahan dengan bilangan asli sama dengan mengalikan pecahan tersebut dengan kebalikan (resiprokal) dari bilangan asli.

Rumus

ab÷c=ab×1c=abc\frac{a}{b}\div c = \frac{a}{b}\times\frac1c = \frac{a}{bc}

Contoh 1

34÷2\frac34\div2

Penyelesaian:

=34×12=38=\frac34\times\frac12 =\frac38

Jawaban: 38\frac38

Contoh 2

56÷5\frac56\div5
=56×15=530=16=\frac56\times\frac15 =\frac5{30} =\frac16

Contoh 3

79÷7\frac79\div7
=79×17=763=19=\frac79\times\frac17 =\frac7{63} =\frac19

D. Langkah-langkah Menyelesaikan Soal

Perkalian Pecahan × Bilangan Asli

  1. Kalikan pembilang dengan bilangan asli.
  2. Penyebut tetap.
  3. Sederhanakan hasil jika memungkinkan.
  4. Ubah menjadi pecahan campuran jika pembilang lebih besar dari penyebut.

Pembagian Pecahan ÷ Bilangan Asli

  1. Ubah operasi pembagian menjadi perkalian.
  2. Ganti bilangan asli menjadi bentuk pecahan 1n\frac{1}{n}.
  3. Kalikan pembilang dan penyebut.
  4. Sederhanakan hasil.

E. Contoh Soal Cerita

Contoh 1 (Perkalian)

Ibu mempunyai 34\frac34 kg gula. Ia membeli lagi sebanyak 3 kali dari jumlah tersebut. Berapa kilogram gula yang dibeli?

Penyelesaian:

3×34=94=2143\times\frac34=\frac94=2\frac14

Jawaban: 2142\frac14 kg.

Contoh 2 (Pembagian)

Ani memiliki pita sepanjang 45\frac45 meter. Pita tersebut akan dibagi sama panjang kepada 2 orang. Berapa panjang pita yang diterima setiap orang?

Penyelesaian:

45÷2=45×12=820=25\frac45\div2 = \frac45\times\frac12 = \frac8{20} = \frac25

Jawaban: 25\frac25 meter.

F. Kesalahan yang Sering Terjadi

❌ Mengalikan pembilang dan penyebut saat dikali bilangan asli.

Contoh salah:

23×4=812\frac23\times4=\frac8{12}

Seharusnya:

23×4=83=223\frac23\times4=\frac83=2\frac23

❌ Membagi penyebut saja tanpa mengubah menjadi perkalian.

Contoh salah:

56÷5=51\frac56\div5=\frac51

Seharusnya:

56×15=16\frac56\times\frac15=\frac16

G. Ringkasan Materi

  • Perkalian pecahan dengan bilangan asli dilakukan dengan mengalikan pembilang dengan bilangan asli, sedangkan penyebut tetap.
  • Pembagian pecahan dengan bilangan asli dilakukan dengan mengubah pembagian menjadi perkalian dengan kebalikan bilangan asli.
  • Hasil akhir harus disederhanakan jika memungkinkan.
  • Jika hasil pecahan lebih dari satu, ubahlah menjadi pecahan campuran.

Tujuan Pembelajaran Seni Rupa:

Peserta didik dapat Menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.

Materi Pembelajaran:


Pengertian Teknik Dussel

Teknik dussel adalah teknik menggambar dengan cara menggosok atau mengusap arsiran menggunakan alat tertentu sehingga menghasilkan gradasi warna yang halus, lembut, dan tampak nyata (tiga dimensi).

Teknik ini sering digunakan untuk menggambar:

  • Buah-buahan
  • Wajah manusia
  • Bunga
  • Pemandangan
  • Benda-benda di sekitar

Dengan teknik dussel, gambar terlihat lebih hidup karena memiliki efek gelap, terang, dan bayangan.


B. Ciri-ciri Teknik Dussel

  • Menggunakan arsiran yang digosok hingga halus.
  • Menghasilkan gradasi gelap dan terang.
  • Memberikan kesan tiga dimensi (3D).
  • Gambar tampak lebih realistis.
  • Membutuhkan ketelitian dan kesabaran.

C. Alat dan Bahan

Alat

  • Pensil HB (membuat sketsa)
  • Pensil 2B, 4B, atau 6B (memberi arsiran)
  • Penghapus
  • Rautan pensil
  • Tisu, kapas, cotton bud, atau stump/blending stick untuk menggosok arsiran

Bahan

  • Kertas gambar
  • Buku gambar

D. Langkah-langkah Menggambar dengan Teknik Dussel

1. Membuat Sketsa

Buat gambar secara tipis menggunakan pensil HB.

2. Memberi Arsiran

Arsir bagian yang gelap menggunakan pensil 2B atau 4B.

3. Menggosok Arsiran

Gunakan tisu, kapas, atau cotton bud untuk menggosok arsiran hingga menjadi halus.

4. Menambahkan Bayangan

Pertegas bagian yang paling gelap agar gambar terlihat memiliki volume.

5. Finishing

Rapikan gambar, hapus garis yang tidak diperlukan, dan tambahkan detail.


E. Contoh Objek yang Cocok Digambar

  • Apel
  • Jeruk
  • Vas bunga
  • Cangkir
  • Bola
  • Daun
  • Bunga matahari

F. Unsur Seni Rupa yang Tampak pada Teknik Dussel

  1. Titik → awal membuat gambar.
  2. Garis → membentuk objek.
  3. Bidang → membentuk permukaan gambar.
  4. Bentuk → menghasilkan objek dua atau tiga dimensi.
  5. Gelap terang → menunjukkan arah cahaya dan bayangan.
  6. Tekstur → memberi kesan halus atau kasar.
  7. Ruang → membuat gambar tampak memiliki kedalaman.

G. Prinsip Seni Rupa yang Digunakan

  • Keseimbangan → objek tersusun dengan baik.
  • Kesatuan → seluruh bagian gambar saling mendukung.
  • Proporsi → ukuran setiap bagian sesuai.
  • Penekanan → bagian tertentu lebih menonjol.
  • Keselarasan → perpaduan arsiran terlihat serasi.

H. Kelebihan Teknik Dussel

  • Gambar tampak lebih hidup.
  • Menghasilkan gradasi yang lembut.
  • Mudah dipelajari.
  • Cocok untuk latihan menggambar realistis.
  • Melatih ketelitian, kesabaran, dan kreativitas.

I. Kekurangan Teknik Dussel

  • Membutuhkan waktu lebih lama.
  • Arsiran mudah kotor jika tidak hati-hati.
  • Memerlukan latihan agar hasil gosokan merata.
Cukup sekian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum, wr.wb.

see u


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Class 6A SD AL-AZHAR 2

  Hari/Tanggal        : Kamis, 30 Juli 2026 Kelas                       : 6A Mata Pelajaran     :  Bahasa Indonesia, Matematika dan Seni Rup...