Class 6D SD AL-AZHR 2 Bandar Lampung

 

Hari/Tanggal        : Selasa, 03 Februari  2026

Kelas                       : 6D

Mata Pelajaran     :  Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia

Tabik Pun ๐Ÿ™ 

Good morning my lovely students. How do you do?

Hopely you are healthy and happiness. ๐Ÿ˜
Hari ini kita lanjutkan pembelajaran disemester genap ya Sholeh Sholehah,mudah mudahan kalian masih tetap semangat ya. Jangan lupa tetap sholat Dhuha dan 5 waktunya,serta murojaah surat surat pendek nya.
Hari ini ibu tuliskan materi pembelajaran kita, silahkan disimak, dibaca untuk tambahan ilmu ya..

Tujuan Pembelajaran Pendidikan Pancasila:
Murid dapat Menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan masyarakat.
Materi Pembelajaran:

1. Pengertian Keberagaman Budaya

Indonesia adalah negara yang memiliki keberagaman budaya, seperti:

  • Suku bangsa

  • Bahasa daerah

  • Pakaian adat

  • Rumah adat

  • Tarian daerah

  • Lagu daerah

  • Upacara adat

Keberagaman ini merupakan kekayaan bangsa yang harus kita jaga bersama.

2. Arti Bhinneka Tunggal Ika

Bhinneka Tunggal Ika berarti:

Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Artinya, walaupun masyarakat Indonesia memiliki budaya yang berbeda-beda, kita tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia.

3. Sikap Menghormati Keberagaman Budaya

Contoh sikap menghormati:

  • Menghargai teman yang memiliki adat dan kebiasaan berbeda

  • Tidak mengejek budaya daerah lain

  • Menghormati upacara adat yang sedang berlangsung

  • Bersikap sopan terhadap semua orang tanpa membedakan suku atau budaya

4. Sikap Menjaga Keberagaman Budaya

Contoh sikap menjaga:

  • Tidak merusak benda budaya seperti rumah adat atau cagar budaya

  • Menggunakan bahasa daerah dengan baik dan sopan

  • Menjaga toleransi antarwarga masyarakat

  • Ikut menjaga ketertiban saat acara budaya

5. Sikap Melestarikan Keberagaman Budaya

Contoh sikap melestarikan:

  • Mempelajari tarian atau lagu daerah

  • Mengikuti kegiatan budaya di lingkungan masyarakat

  • Memakai pakaian adat saat acara tertentu

  • Mengenalkan budaya daerah kepada orang lain

6. Contoh di Lingkungan Masyarakat

  • Ikut serta dalam perayaan hari besar adat

  • Menghormati tetangga yang memiliki kebiasaan berbeda

  • Bekerja sama tanpa membedakan latar belakang budaya

  • Menonton dan mendukung pertunjukan seni daerah

7. Kegiatan untuk Murid

Tugas sederhana:

  1. Amati keberagaman budaya di lingkungan sekitarmu.

  2. Tuliskan:

    • Bentuk keberagaman budaya yang kamu temui

    • Sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan yang dapat dilakukan

8. Kesimpulan

Keberagaman budaya adalah anugerah dari Tuhan. Dengan sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan budaya, kita telah menerapkan nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

Video Pembelajaran:


Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia:

Murid dapat Menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif

Materi Pembelajaran:

1. Pengertian Karya Sastra

Karya sastra adalah tulisan yang dibuat dengan bahasa indah untuk menyampaikan perasaan, pikiran, dan pengalaman penulis.
Karya sastra dapat berasal dari:

  • Fakta (pengalaman nyata)

  • Imajinasi diri sendiri

  • Imajinasi dari cerita orang lain


2. Jenis Karya Sastra untuk Kelas 6

Beberapa bentuk karya sastra yang dapat dibuat murid:

  • Puisi

  • Cerita pendek (cerpen)

  • Pantun

  • Dongeng sederhana

3. Menyampaikan Perasaan Berdasarkan Fakta

Fakta adalah kejadian nyata yang pernah dialami atau dilihat.

Contoh perasaan dari fakta:

  • Senang saat bermain bersama teman

  • Sedih ketika kehilangan barang

  • Bangga saat berhasil meraih prestasi

Contoh kalimat:

Aku tersenyum lebar saat namaku dipanggil guru
Tepuk tangan teman membuat hatiku berbunga

4. Menyampaikan Perasaan Berdasarkan Imajinasi

Imajinasi adalah kemampuan membayangkan sesuatu yang tidak nyata atau belum pernah dialami.

Contoh imajinasi:

  • Menjadi pahlawan

  • Berbicara dengan hewan

  • Menjelajah angkasa

Contoh kalimat imajinatif:

Aku terbang bersama awan
Menyapa bintang yang berkelip ramah

5. Mengungkapkan Perasaan Orang Lain

Murid juga dapat menulis perasaan berdasarkan cerita orang lain, seperti:

  • Kisah sahabat

  • Cerita keluarga

  • Dongeng atau legenda

Contoh:

Wajah ibu tampak lelah
Namun senyumnya tetap hangat menyambutku

6. Penggunaan Kosakata Secara Kreatif

Agar karya sastra menjadi indah dan menarik, gunakan:

  • Kata-kata beragam (tidak diulang-ulang)

  • Kata sifat (indah, cerah, sunyi, hangat)

  • Majas sederhana (perbandingan)

Contoh:

  • Hati berbunga-bunga

  • Air mata jatuh seperti hujan

  • Senyumnya secerah matahari pagi

7. Contoh Karya Sastra (Puisi Pendek)

Judul: Sahabatku

Saat aku jatuh, kau mengulurkan tangan
Tawa kita pecah di bawah langit sore
Kau bukan sekadar teman
Kau cahaya di hari kelabu

8. Kegiatan Murid

Tugas:

  1. Pilih satu tema:

    • Pengalaman pribadi

    • Imajinasi bebas

    • Cerita orang lain

  2. Buatlah:

    • Puisi (minimal 4 baris) atau

    • Cerita pendek (1 paragraf)

  3. Gunakan kosakata yang kreatif dan bahasa yang indah.


9. Kesimpulan

Menyampaikan perasaan melalui karya sastra dapat dilakukan dengan memanfaatkan fakta dan imajinasi. Dengan penggunaan kosakata kreatif, karya sastra akan menjadi lebih indah dan menarik untuk dibaca.

Video Pembelajaran:

Baiklah cukup sekian pembelajaran kita hari ini, semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum, wr.wb.

Class 6D SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung

 

Hari/Tanggal        : Senin, 02 Februari  2026

Kelas                       : 6D

Mata Pelajaran     :  Matematika, IPAS

Tabik Pun ๐Ÿ™ 

Good morning my lovely students. How do you do?

Hopely you are healthy and happiness. ๐Ÿ˜
Hari ini kita lanjutkan pembelajaran disemester genap ya Sholeh Sholehah,mudah mudahan kalian masih tetap semangat ya. Jangan lupa tetap sholat Dhuha dan 5 waktunya,serta murojaah surat surat pendek nya.
Hari ini ibu tuliskan materi pembelajaran kita, silahkan disimak, dibaca untuk tambahan ilmu ya..

Materi Matematika:

1. Pengertian Peluang

Peluang adalah nilai yang menyatakan kemungkinan terjadinya suatu kejadian.

Nilai peluang selalu berada di antara:

0P(A)10 \le P(A) \le 1
  • 0 → mustahil terjadi

  • 1 → pasti terjadi


2. Ruang Sampel dan Kejadian

  • Ruang sampel (S): seluruh kemungkinan hasil percobaan

  • Kejadian (A): bagian dari ruang sampel yang diinginkan

Contoh:
Melempar sebuah dadu

  • Ruang sampel:

    S={1,2,3,4,5,6}S = \{1,2,3,4,5,6\}
  • Kejadian A = muncul angka genap

    A={2,4,6}A = \{2,4,6\}

3. Rumus Peluang

P(A)=n(A)n(S)P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}

Keterangan:

  • n(A)n(A) = banyaknya anggota kejadian A

  • n(S)n(S) = banyaknya anggota ruang sampel

Contoh:
Peluang muncul angka genap pada dadu:

P(A)=36=12P(A) = \frac{3}{6} = \frac{1}{2}

4. Jenis-Jenis Kejadian

a. Kejadian Pasti

Kejadian yang selalu terjadi

P=1P = 1

b. Kejadian Mustahil

Kejadian yang tidak mungkin terjadi

P=0P = 0

c. Kejadian Saling Lepas

Dua kejadian yang tidak bisa terjadi bersamaan

P(AB)=P(A)+P(B)P(A \cup B) = P(A) + P(B)

5. Peluang Komplemen

Jika A adalah suatu kejadian, maka komplemen A (Aแถœ) adalah kejadian “bukan A”.

P(Ac)=1P(A)P(A^c) = 1 - P(A)

Contoh:
Peluang hujan = 0,3
Peluang tidak hujan:

10,3=0,71 - 0,3 = 0,7

6. Contoh Soal

Sebuah kantong berisi 3 bola merah dan 2 bola biru. Diambil satu bola secara acak.

Ditanya: peluang terambil bola merah?

Jumlah bola = 5
Jumlah bola merah = 3

P(merah)=35P(\text{merah}) = \frac{3}{5}

7. Latihan Soal

  1. Sebuah koin dilempar sekali. Tentukan peluang muncul gambar.

  2. Dari angka 1–10 dipilih satu angka secara acak. Tentukan peluang terambil bilangan ganjil.

  3. Sebuah dadu dilempar. Tentukan peluang muncul angka lebih dari 4

Video Pembelajaran Matematika:


Tujuan Pembelajaran IPAS:
Murid dapat menjelaskan faktor-faktor penyebab perubahan sosial dan budaya serta dampaknya bagi masyarakat
Materi IPAS:

Perubahan Sosial dan Budaya

A. Pengertian Perubahan Sosial dan Budaya

Perubahan sosial dan budaya adalah perubahan yang terjadi dalam cara hidup masyarakat, baik pada nilai, kebiasaan, norma, maupun pola perilaku dari waktu ke waktu.

Contoh sederhana:
Dulu orang berkomunikasi lewat surat, sekarang menggunakan HP dan media sosial.

B. Faktor-Faktor Penyebab Perubahan Sosial dan Budaya

1. Faktor Internal (dari dalam masyarakat)

a. Perubahan jumlah penduduk

  • Bertambah atau berkurangnya penduduk memengaruhi kebutuhan dan cara hidup masyarakat.

b. Penemuan baru (inovasi)

  • Contoh: internet, mesin cuci, kendaraan bermotor.

c. Perubahan sikap dan pola pikir masyarakat

  • Masyarakat menjadi lebih terbuka terhadap hal baru.

2. Faktor Eksternal (dari luar masyarakat)

a. Pengaruh budaya lain

  • Masuknya budaya asing melalui televisi, internet, dan media sosial.

b. Peristiwa alam

  • Bencana alam dapat mengubah cara hidup masyarakat.

c. Perkembangan teknologi dan globalisasi

  • Informasi dari seluruh dunia mudah diakses.

C. Dampak Perubahan Sosial dan Budaya

1. Dampak Positif

  • Mempermudah aktivitas manusia

  • Meningkatkan pengetahuan dan wawasan

  • Mendorong kemajuan pendidikan dan teknologi

  • Mempercepat komunikasi dan transportasi

Contoh:
Belajar bisa dilakukan secara daring (online).

2. Dampak Negatif

  • Lunturnya budaya lokal

  • Munculnya sikap individualisme

  • Ketergantungan pada teknologi

  • Perilaku tidak sesuai norma (misalnya kecanduan gawai)

D. Sikap Menghadapi Perubahan Sosial dan Budaya

  • Bersikap selektif terhadap budaya asing

  • Tetap melestarikan budaya daerah

  • Menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab

E. Contoh Soal Pemahaman

  1. Sebutkan dua faktor internal penyebab perubahan sosial dan budaya!

  2. Apa dampak positif perkembangan teknologi bagi masyarakat?

  3. Mengapa kita harus bersikap selektif terhadap budaya asing?

Video Pembelajaran IPAS:


Baiklah cukup sekian pembelajaran kita hari ini, semoga bermanfaat. 
Wassalamualaikum, wr.wb.

Class 6D SD AL-AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG

 

Hari/Tanggal        : Jumat, 30  Januari 2026

Kelas                       : 6D

Mata Pelajaran     :  Matematika

Tabik Pun ๐Ÿ™ 

Good morning my lovely students. How do you do?

Hopely you are healthy and happiness. ๐Ÿ˜
Hari ini kita lanjutkan pembelajaran disemester genap ya Sholeh Sholehah,mudah mudahan kalian masih tetap semangat ya. Jangan lupa tetap sholat Dhuha dan 5 waktunya,serta murojaah surat surat pendek nya.
Hari ini ibu tuliskan materi pembelajaran kita, silahkan disimak, dibaca untuk tambahan ilmu ya..

Matematika (Sumatif ke 1)

Menjelaskan makna lokasi suatu objek.
Membaca posisi suatu benda pada denah atau petak koordinat

MATERI 

Membaca dan menentukan lokasi

sistem koordinat kartesius adalah sebuah sistem yang menunjukkan titik-titik dalam sebuah bidang dengan menggunakan beberapa bilangan pada garis koordinat.
Sistem ini umumnya digunakan untuk mengetahui letak atau posisi dari suatu titik atau benda pada suatu bidang. Oleh karena itu, sistem ini banyak dimanfaatkan pada proses pemetaan.
Bidang kartesius adalah sebuah bidang yang di dalamnya terdapat sistem koordinat kartesius, sedangkan sistem koordinat kartesius adalah sebuah sistem yang ada di dalam bidang tersebut.

Cara Menentukan Titik Koordinat pada Bidang Kartesius

Untuk menentukan titik koordinat pada bidang kartesius, perhatikan gambar berikut.
Pada bidang kartesius, potongan sumbu x dan y disebut dengan pangkal koordinat. Foto: Buku Kumpulan Materi dan Rumus Matematika SD/MI Kelas 4, 5, 6 karya Muklis
zoom-in-whitePerbesar
Pada bidang kartesius, potongan sumbu x dan y disebut dengan pangkal koordinat. Foto: Buku Kumpulan Materi dan Rumus Matematika SD/MI Kelas 4, 5, 6 karya Muklis

Berdasarkan gambar tersebut, dapat dilihat bahwa:
  • Sumbu x dan sumbu y berpotongan tegak lurus di titik O. Titik O ini dinamakan pangkal koordinat.
  • Bilangan-bilangan pada daerah atas x dan daerah kanan y bernilai positif.
  • Bilangan-bilangan pada daerah bawah x dan daerah kiri y bernilai negatif.
  • Letak suatu titik koordinat pada bidang kartesius dinyatakan sebagai A(x,y).
  • Bilangan x pada bidang kartesius disebut absis, sedangkan y adalah ordinat.
Selanjutnya perhatian bidang kartesius di bawah ini.
Ilustrasi bidang kartesius. Foto: Buku Kumpulan Materi dan Rumus Matematika SD/MI Kelas 4, 5, 6 karya Muklis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bidang kartesius. Foto: Buku Kumpulan Materi dan Rumus Matematika SD/MI Kelas 4, 5, 6 karya Muklis
Cara membaca atau menentukan titik koordinat adalah memperhatikan titik yang searah pada sumbu x dan y.
Contohnya, titik P, titik P terletak pada pertemuan bilangan 2 pada sumbu x dan bilangan 4 pada sumbu y. Maka, titik koordinatnya titik P adalah P(2,4)

Baik terimakasih, cukup sekian pembelajaran kita hari ini. semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum, wr.wb.

Class 6D SD AL-AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG

 

Hari/Tanggal        : Kamis, 29  Januari 2026

Kelas                       : 6D

Mata Pelajaran     :  Pendidikan Pancasila, Seni Rupa, Bahasa Indonesia

Tabik Pun ๐Ÿ™ 

Good morning my lovely students. How do you do?

Hopely you are healthy and happiness. ๐Ÿ˜
Hari ini kita lanjutkan pembelajaran disemester genap ya Sholeh Sholehah,mudah mudahan kalian masih tetap semangat ya. Jangan lupa tetap sholat Dhuha dan 5 waktunya,serta murojaah surat surat pendek nya.
Hari ini ibu tuliskan materi pembelajaran kita, silahkan disimak, dibaca untuk tambahan ilmu ya..

Tujuan Pembelajaran Seni Rupa:
Murid Dapat Membuat karya rupa berdasarkan gagasannya sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan dan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun (karya seni rupa 2 dimensi)

Materi Ajar Seni Rupa: (sumatif harian ke-1)

A. Pengertian Menggambar

Menggambar adalah kegiatan membuat gambar di atas bidang datar untuk mengekspresikan ide, perasaan, dan pengalaman dengan menggunakan berbagai unsur rupa.

B. Sumber Inspirasi Menggambar

Inspirasi gambar dapat berasal dari:

·         Alam (gunung, laut, tumbuhan, hewan)

·         Lingkungan sekitar (rumah, sekolah, pasar)

·         Pengalaman pribadi

·         Imajinasi atau khayalan

C. Unsur-Unsur Rupa dalam Menggambar

1. Garis

Garis adalah goresan yang membentuk gambar.
Contoh garis:

·         Garis lurus

·         Garis lengkung

·         Garis zig-zag

2. Warna

Warna membuat gambar terlihat hidup.
Jenis warna:

·         Warna primer: merah, kuning, biru

·         Warna sekunder: hijau, jingga, ungu

3. Tekstur

Tekstur adalah kesan permukaan pada gambar.
Contoh:

·         Halus

·         Kasar

4. Bentuk

Bentuk adalah rupa benda yang terlihat.
Contoh:

·         Lingkaran

·         Persegi

·         Segitiga

5. Bangun

Bangun adalah bentuk yang memiliki ukuran dan ruang.
Contoh:

·         Kubus

·         Balok

·         Tabung

E. Langkah-Langkah Menggambar

1.      Menentukan ide atau tema gambar

2.      Membuat sketsa ringan dengan pensil

3.      Menggambar garis dan bentuk utama

4.      Memberi detail dan tekstur

5.      Mewarnai gambar dengan rapi

D. Contoh Tema Gambar

·         Pemandangan alam

·         Kegiatan di sekolah

·         Rumah impian

·         Lingkungan bersih

E. Sikap dalam Berkarya Seni

·         Percaya diri

·         Teliti

·         Kreatif

·         Bertanggung jawab

F. Kesimpulan

Menggambar adalah kegiatan seni yang menyenangkan dan bermanfaat untuk mengekspresikan gagasan. Dengan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun, kita dapat menghasilkan karya gambar yang menarik dan bernilai estetis.

Video Pembelajaran:

(sumatif harian ke-1)

Tujuan Pembelajaran Pendidikan Pancasila:
Murid dapat Menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, damasyarakat.

Materi Ajar Pendidikan Pancasila:


Menjaga Keberagaman Budaya dan Agama

1. Pengertian Keberagaman

Keberagaman adalah keadaan di mana terdapat banyak perbedaan. Indonesia memiliki keberagaman budaya dan agama yang berbeda-beda, tetapi tetap bersatu dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.

2. Keberagaman Budaya di Indonesia

Budaya adalah cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat.

Contoh keberagaman budaya:

  • Suku bangsa (Jawa, Sunda, Batak, Dayak, Bugis, dan lain-lain)
  • Bahasa daerah
  • Pakaian adat
  • Rumah adat
  • Tarian daerah
  • Makanan khas daerah

Keberagaman budaya membuat Indonesia kaya dan unik dibandingkan negara lain.

3. Keberagaman Agama di Indonesia

Indonesia mengakui beberapa agama, antara lain:

  • Islam
  • Kristen
  • Katolik
  • Hindu
  • Buddha
  • Konghucu

Setiap pemeluk agama memiliki cara beribadah dan aturan yang berbeda. Semua warga negara berhak menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya.

 

4. Pentingnya Menjaga Keberagaman Budaya dan Agama

Menjaga keberagaman budaya dan agama sangat penting karena:

  • Menciptakan kehidupan yang rukun dan damai
  • Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa
  • Menghindari konflik dan perpecahan
  • Menumbuhkan sikap saling menghormati dan toleransi
  •  

5. Sikap Menjaga Keberagaman Budaya dan Agama

a. Di Lingkungan Rumah

  • Menghormati kebiasaan anggota keluarga
  • Tidak memaksakan pendapat atau keyakinan
  • Bersikap sopan terhadap perbedaan

b. Di Lingkungan Sekolah

  • Menghargai teman yang berbeda suku, budaya, dan agama
  • Tidak mengejek atau merendahkan budaya dan agama lain
  • Bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman

c. Di Lingkungan Masyarakat

  • Menghormati kegiatan keagamaan orang lain
  • Mengikuti kegiatan bersama dengan sikap toleransi
  • Menjaga kerukunan antarwarga

 

6. Contoh Perilaku yang Tidak Menjaga Keberagaman

  • Mengejek budaya atau agama orang lain
  • Memaksakan keyakinan kepada orang lain
  • Tidak mau berteman karena perbedaan
  • Mengganggu kegiatan ibadah

 

7. Perilaku yang Mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika

  • Berteman dengan siapa saja tanpa membedakan
  • Menghargai perbedaan pendapat
  • Hidup rukun dan saling tolong-menolong
  • Bangga terhadap keberagaman Indonesia

8. Kesimpulan

Keberagaman budaya dan agama adalah kekayaan bangsa Indonesia. Dengan menjaga dan menghormati perbedaan, kita dapat hidup rukun dan menjaga persatuan sesuai dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika.

Video Pembelajaran Pendidikan Pancasila:


Bahasa Indonesia (sumatif harian ke-1)

Bahasa Indonsia

Tujuan

 Murid dapat Menulis teks berdasarkan gagasan pribadi.

Murid dapat Menuliskan hasil pengamatan yang menjelaskan hubungan kausalitas (sebab akibat) untuk meyakinkan pembaca

hubungan kausalitas adalah konsep yang menjelaskan kaitan sebab-akibat antara dua peristiwa atau fenomena,

Kausalitas menunjukkan bahwa suatu peristiwa terjadi sebagai akibat dari peristiwa lainnya. Dalam sebuah cerita, tindakan atau sifat tokoh sering kali menjadi penyebab (sebab) munculnya rangkaian kejadian tertentu (akibat)

Siswa belajar mengidentifikasi dan menggunakan kata hubung untuk menyambungkan sebab dan akibat dalam kalimat. Beberapa contohnya adalah

  • Sebab/Karena: Menjelaskan alasan terjadinya sesuatu.
  • Oleh karena itu/Oleh sebab itu: Menunjukkan simpulan atau akibat dari peristiwa sebelumnya.
  • Sehingga/Maka: Menunjukkan hasil dari sebuah tindakan.
  • Akibatnya: Menjelaskan dampak langsung dari suatu kejadian
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
  • "Hana merasa cemas karena ini adalah hari pertamanya sekolah di Indonesia setelah pindah dari Jepang".
  • "Imam melanggar rambu lalu lintas, sehingga ia mengalami kecelakaan".
  • "Saya tidak jajan sembarangan sebab takut sakit perut"
Sekian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat, see you..
Wassalamualaikum, wr.wb.

Class 6D SD AL-AZHR 2 Bandar Lampung

  Hari/Tanggal        : Selasa, 03 Februari  2026 Kelas                       : 6D Mata Pelajaran     :  Pendidikan Pancasila, Bahasa Indone...