Class 6D SD AL-AZHAR 2

 

Hari/Tanggal        : Rabu, 14 Januari 2026

Kelas                       : 6D

Mata Pelajaran     :  Seni Rupa,IPAS 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How do you do?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Hari ini kita lanjutkan pembelajaran disemester genap ya Sholeh Sholehah,mudah mudahan kalian masih tetap semangat ya. Jangan lupa tetap sholat Dhuha dan 5 waktunya,serta murojaah surat surat pendek nya.
Hari ini ibu tuliskan materi pembelajaran kita, silahkan disimak, dibaca untuk tambahan ilmu ya..

Tujuan Pembelajaran Seni Rupa:
Murid Dapat Membuat karya rupa berdasarkan gagasannya sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan dan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun (karya seni rupa 2 dimensi)

Materi Ajar Seni Rupa:

A. Pengertian Menggambar

Menggambar adalah kegiatan membuat gambar di atas bidang datar untuk mengekspresikan ide, perasaan, dan pengalaman dengan menggunakan berbagai unsur rupa.

B. Sumber Inspirasi Menggambar

Inspirasi gambar dapat berasal dari:

·         Alam (gunung, laut, tumbuhan, hewan)

·         Lingkungan sekitar (rumah, sekolah, pasar)

·         Pengalaman pribadi

·         Imajinasi atau khayalan

C. Unsur-Unsur Rupa dalam Menggambar

1. Garis

Garis adalah goresan yang membentuk gambar.
Contoh garis:

·         Garis lurus

·         Garis lengkung

·         Garis zig-zag

2. Warna

Warna membuat gambar terlihat hidup.
Jenis warna:

·         Warna primer: merah, kuning, biru

·         Warna sekunder: hijau, jingga, ungu

3. Tekstur

Tekstur adalah kesan permukaan pada gambar.
Contoh:

·         Halus

·         Kasar

4. Bentuk

Bentuk adalah rupa benda yang terlihat.
Contoh:

·         Lingkaran

·         Persegi

·         Segitiga

5. Bangun

Bangun adalah bentuk yang memiliki ukuran dan ruang.
Contoh:

·         Kubus

·         Balok

·         Tabung

E. Langkah-Langkah Menggambar

1.      Menentukan ide atau tema gambar

2.      Membuat sketsa ringan dengan pensil

3.      Menggambar garis dan bentuk utama

4.      Memberi detail dan tekstur

5.      Mewarnai gambar dengan rapi

D. Contoh Tema Gambar

·         Pemandangan alam

·         Kegiatan di sekolah

·         Rumah impian

·         Lingkungan bersih

E. Sikap dalam Berkarya Seni

·         Percaya diri

·         Teliti

·         Kreatif

·         Bertanggung jawab

F. Kesimpulan

Menggambar adalah kegiatan seni yang menyenangkan dan bermanfaat untuk mengekspresikan gagasan. Dengan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun, kita dapat menghasilkan karya gambar yang menarik dan bernilai estetis.

Video Pembelajaran:




Merencanakan Gambar

Petunjuk:
Jawablah pertanyaan berikut sebelum mulai menggambar.

1.      Garis apa saja yang akan kamu gunakan?
 Lurus
 Lengkung
 Zig-zag

2.      Warna dominan yang akan digunakan:
..............................................................................

3.      Bentuk dan bangun yang terlihat dalam gambar:
..............................................................................

4.      Tekstur yang ingin ditampilkan (halus/kasar):
..............................................................................


Tujuan Pembelajaran IPAS:
Murid dapat menganalisis peran pelaku ekonomi (produsen, distributor, dan konsumen) dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Jenis Kegiatan Ekonomi

1.      Produksi
Kegiatan menghasilkan barang atau jasa.
Contoh: petani menanam padi, tukang membuat meja.

2.      Distribusi
Kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen.
Contoh: pedagang, agen, kurir.

3.      Konsumsi
Kegiatan menggunakan barang atau jasa.
Contoh: membeli makanan, menggunakan jasa ojek.

2. Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi adalah orang atau pihak yang melakukan kegiatan ekonomi.

a. Produsen

Produsen adalah pelaku ekonomi yang menghasilkan barang atau jasa.

Peran Produsen:

·         Menghasilkan barang/jasa

·         Menyediakan lapangan kerja

·         Menjaga kualitas barang

Contoh:
Petani, nelayan, penjahit, pabrik makanan

b. Distributor

Distributor adalah pelaku ekonomi yang menyalurkan barang dari produsen ke konsumen.

Peran Distributor:

·         Menyampaikan barang ke pasar

·         Menjaga ketersediaan barang

·         Mempermudah konsumen memperoleh barang

Contoh:
Pedagang, agen, kurir

c. Konsumen

Konsumen adalah pelaku ekonomi yang menggunakan barang atau jasa.

Peran Konsumen:

·         Menggunakan hasil produksi

·         Menentukan kebutuhan barang

·         Menjaga barang yang digunakan

Contoh:
Siswa, keluarga, masyarakat

3. Hubungan Antar Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi saling membutuhkan dan tidak dapat berdiri sendiri.

📌 Contoh Alur:
Produsen → Distributor → Konsumen

Jika salah satu tidak ada, kegiatan ekonomi akan terganggu.

4. Pelaku Ekonomi di Lingkungan Sekitar

Pelaku ekonomi dapat ditemukan di:

·         Rumah

·         Sekolah

·         Pasar

·         Lingkungan desa/kota

Contoh di Sekolah:

·         Penjual kantin (produsen & distributor)

·         Guru dan siswa (konsumen)

·         Penjaga sekolah (jasa)





Cukup sekian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat. see you tomorrow.
Wassalamualaikum, wr.wb.

Class 6D SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

 

Hari/Tanggal        : Selasa, 13 Januari 2026

Kelas                       : 6D

Mata Pelajaran     :  Pendidikan Pancasila,Bahasa Indonesia 

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How do you do?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Hari ini kita lanjutkan pembelajaran disemester genap ya Sholeh Sholehah,mudah mudahan kalian masih tetap semangat ya. Jangan lupa tetap sholat Dhuha dan 5 waktunya,serta murojaah surat surat pendek nya.
Hari ini ibu tuliskan materi pembelajaran kita, silahkan disimak, dibaca untuk tambahan ilmu ya..

Tujuan Pembelajaran Pendidikan Pancasila:
Murid dapat Menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, damasyarakat.
Materi Pembelajaran Pendidikan Pancasila:




A. Pengertian Keberagaman
  • Keberagaman: Kumpulan orang atau kelompok dengan perbedaan individu, seperti kualitas pribadi, fisik, sosial, ekonomi, atau budaya.
  • Heterogen: Memiliki banyak macam dan berbeda-beda.
  • Multikultural: Menerima kelompok lain tanpa memedulikan perbedaan etnik, gender, budaya, bahasa, atau agama. 
B. Jenis-jenis Keberagaman di Indonesia
  • Suku Bangsa: Berbeda-beda suku di setiap pulau (Jawa, Sunda, Batak, dll.).
  • Agama: Islam, Kristen (Protestan & Katolik), Hindu, Buddha, Konghucu, dan kepercayaan lain.
  • Bahasa: Ratusan bahasa daerah (Jawa, Sunda, Bali, dll.) dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
  • Budaya: Seni, adat istiadat, upacara adat, alat musik, lagu daerah, tarian, makanan tradisional, dan rumah adat.
  • Pekerjaan: Beragam mata pencaharian (nelayan, petani, pedagang, pegawai).
  • Ras & Etnis: Perbedaan fisik dan latar belakang etnis.
C. Faktor Penyebab Keberagaman
  • Letak Geografis & Bentuk Kepulauan: Memisahkan kelompok masyarakat di pulau-pulau berbeda.
  • Kondisi Alam & Iklim: Memengaruhi cara hidup dan mata pencaharian.
  • Sejarah & Transportasi: Interaksi dengan pendatang membawa pengaruh budaya dan agama.
  • Sikap Masyarakat: Terbuka atau tertutup terhadap perubahan. 
D. Sikap Menghadapi Keberagaman
  • Toleransi: Saling menghargai perbedaan tanpa menganggap agama atau budayanya paling benar.
  • Saling Menghormati: Hidup rukun berdampingan, tolong-menolong.
  • Menjaga Persatuan: Menjadikan perbedaan sebagai kekayaan dan kekuatan bangsa. 
E. Contoh Keberagaman
  • Rumah Adat: Honai (Papua), Rumah Gadang (Sumatera Barat).
  • Pakaian Adat: Kebaya (Jawa), Baju Bodo (Sulawesi Selatan).
  • Tari Daerah: Tari Saman (Aceh), Tari Kecak (Bali).
  • Alat Musik: Angklung (Jawa Barat), Gamelan (Jawa). 
Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia:

1.   Murid dapat menulis teks berdasarkan norma sosial,


Materi Pembelajarn Bahasa Indonesia:
Untuk menulis teks sederhana berdasarkan gagasan, Anda dapat mengikuti pola 5W+1H agar tulisan terstruktur dan mudah dipahami.
Berikut adalah langkah-langkah praktis dan contohnya:
1. Tentukan Gagasan Utama
Pilih satu ide pokok yang ingin disampaikan.
  • Contoh Gagasan: Pentingnya sarapan pagi bagi kesehatan.
2. Kembangkan Menjadi Kalimat Pendukung
Berikan alasan atau detail singkat mengenai gagasan tersebut.
  • Detail 1: Memberikan energi untuk beraktivitas.
  • Detail 2: Meningkatkan konsentrasi saat bekerja atau belajar.
  • Detail 3: Mencegah makan berlebihan di siang hari.
3. Susun Menjadi Paragraf
Gabungkan gagasan utama dan detail menggunakan kata penghubung yang sederhana.
Contoh Teks Sederhana:
"Sarapan pagi sangat penting bagi kesehatan tubuh kita. Dengan sarapan, kita mendapatkan energi yang cukup untuk memulai aktivitas sehari-hari. Selain itu, sarapan juga membantu meningkatkan konsentrasi saat belajar atau bekerja. Jika kita rutin sarapan, kita dapat menjaga pola makan dan tidak makan berlebihan di siang hari."

Tips Menulis Teks Sederhana:
  1. Gunakan Kalimat Pendek: Hindari kalimat yang terlalu panjang agar pembaca tidak bingung.
  2. Pilih Kata yang Umum: Gunakan kosakata yang sering digunakan sehari-hari.
  3. Satu Paragraf, Satu Ide: Fokuskan satu paragraf hanya untuk membahas satu topik utama.
  4. Gunakan Alat Bantu: Anda bisa menggunakan KBBI Daring untuk memastikan ejaan kata yang benar atau PUEBI Daring untuk panduan tata bahasa Indonesia yang baik.
Video pembelajaran:

Baiklah cukup sekian pembelajaran kita hari ini, semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum wr.wb

Class 6D SD AL-AZHAR 2

  Hari/Tanggal        : Rabu, 14 Januari 2026 Kelas                       : 6D Mata Pelajaran     :  Seni Rupa,IPAS  Tabik Pun 🙏  Good morn...