Nama guru : Khusnul Khotimah, S.Pd.
Mapel : IPAS
Hari/Tanggal : Rabu, 4 November 2026
Fase / Kelas : C / 6A
Materi : menghargai kebudayaan daerah setempat
Pertemuan Ke : 26
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Metode / Model
Discovery Learning melalui ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, pengamatan gambar/video budaya, identifikasi kearifan lokal, dan presentasi.
Media / Alat Peraga
- Gambar/foto pakaian adat, rumah adat, tarian, alat musik, dan makanan tradisional.
- Video keragaman budaya Indonesia.
- Peta Indonesia dan peta daerah.
- Kartu budaya daerah.
- Buku IPAS.
- Teks tentang keragaman budaya dan kearifan lokal.
- Peta digital untuk mengenali daerah asal budaya.
🕌 Apersepsi dan Penguatan Nilai Al-Qur'an
Guru menampilkan gambar beberapa bentuk keragaman budaya Indonesia, seperti pakaian adat, rumah adat, tarian daerah, makanan tradisional, bahasa daerah, dan upacara adat.
Guru mengajukan pertanyaan:
- “Apa saja budaya Indonesia yang kalian kenal?”
- “Apakah budaya di setiap daerah sama?”
- “Budaya apa yang ada di daerah tempat tinggal kalian?”
- “Apa makanan, pakaian, bahasa, atau tradisi khas daerah kita?”
- “Mengapa Indonesia memiliki banyak budaya?”
- “Bagaimana sikap kita terhadap teman yang memiliki budaya berbeda?”
Guru kemudian mengaitkan pembelajaran dengan firman Allah SWT:
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.”
(QS. Al-Hujurat: 13)
Guru memberikan penguatan:
“Anak-anak, Allah SWT menciptakan manusia dengan berbagai suku, bangsa, bahasa, dan budaya agar kita saling mengenal dan menghargai. Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman budaya. Perbedaan budaya bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekayaan yang harus kita syukuri dan lestarikan. Hari ini kita akan menemukan berbagai keragaman budaya nasional serta mengenal nilai-nilai kearifan lokal yang ada di lingkungan tempat tinggal kita.”
Menghargai Budaya Setempat
A. Pengertian Menghargai Budaya Setempat
Menghargai budaya setempat adalah sikap menghormati, menerima, dan menghargai adat istiadat, kebiasaan, tradisi, kesenian, serta bahasa yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Setiap daerah memiliki budaya yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus kita jaga dan lestarikan.
B. Mengapa Kita Harus Menghargai Budaya Setempat?
Kita harus menghargai budaya setempat karena:
Budaya merupakan warisan nenek moyang yang harus dijaga.
Budaya menjadi identitas dan ciri khas suatu daerah.
Menghargai budaya dapat mempererat persatuan dan kesatuan.
Menghindari perselisihan akibat perbedaan adat dan kebiasaan.
Menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.
Menjaga agar budaya daerah tidak hilang atau punah.
Menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati.
C. Bentuk-Bentuk Budaya Setempat
Budaya setempat dapat berupa:
Bahasa daerah.
Pakaian adat.
Rumah adat.
Tarian tradisional.
Lagu daerah.
Makanan tradisional.
Upacara adat dan tradisi masyarakat.
Mengapa Kita Harus Menghargai Budaya Setempat?
Kita harus menghargai budaya setempat karena budaya merupakan warisan nenek moyang yang memiliki nilai sejarah, tradisi, dan identitas masyarakat. Setiap daerah mempunyai budaya yang unik dan berbeda-beda sehingga perlu dihormati dan dijaga.
Alasan kita harus menghargai budaya setempat:
Menjaga warisan leluhur: Agar budaya yang diwariskan nenek moyang tidak hilang atau punah.
Mempererat persatuan: Menghargai perbedaan budaya dapat menciptakan kerukunan dalam masyarakat.
Menumbuhkan rasa cinta tanah air: Mengenal dan menghargai budaya membuat kita bangga menjadi bangsa Indonesia.
Menghindari perselisihan: Sikap saling menghormati dapat mencegah pertengkaran akibat perbedaan budaya.
Melestarikan identitas daerah: Budaya menjadi ciri khas yang membedakan satu daerah dengan daerah lainnya.
Menghormati sesama manusia: Setiap orang berhak memiliki dan menjalankan budaya daerahnya.
Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
Tidak mengejek teman yang berbicara menggunakan bahasa daerah.
Menghormati tradisi masyarakat Lampung.
Mau mempelajari tarian dan lagu daerah.
Menghargai teman yang memiliki adat istiadat berbeda.
Ikut serta dalam kegiatan pelestarian budaya.
Kesimpulan:
Kita harus menghargai budaya setempat karena budaya merupakan kekayaan bangsa dan warisan leluhur yang harus dijaga. Dengan menghargai budaya, kita dapat menciptakan kehidupan yang rukun, damai, dan bersatu sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar