Bahasa Indonesia 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal    : Rabu, 5 November 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               :  menyusun paragraf pendek dengan menggunakan kosakata bermakna denotatif dan konotatif 

Pertemuan Ke   : 24

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                :Menulis berbagai tipe teks sederhana berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan/atau imajinasi dengan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif, menarik, dan/atau indah; dan menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif dan konotatif
TP                                : Murid dapat menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif dan konotatifMurid dapat menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif dan konotatif.

Model: Problem based learning
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, presentasi, dan demonstrasi.

ATP BAHASA INDONESIA

1. Peserta didik dapat menganalisis penggunaan kata bermakna denotatif dan konotatif berdasarkan konteks kalimat.

2. Peserta didik dapat menggunakan kosakata bermakna denotatif dan konotatif secara tepat dalam membuat kalimat sederhana.

3. Peserta didik dapat menyusun paragraf pendek dengan menggunakan kosakata bermakna denotatif dan konotatif sesuai kaidah kebahasaan.

Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning

  • Mindful Learning: Peserta didik mencermati penggunaan kata dalam kalimat serta memahami bahwa sebuah kata dapat memiliki makna sebenarnya maupun makna kias.

  • Meaningful Learning: Peserta didik menghubungkan penggunaan makna denotatif dan konotatif dengan percakapan serta bacaan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Joyful Learning: Peserta didik belajar melalui permainan tebak makna kata, menyusun kalimat, dan berdiskusi kelompok.

ayat-ayat Al-Qur'an yang sering dikaji memiliki dimensi makna denotatif dan konotatif:
1. Kata Al-Yad (Tangan)
  • Secara Denotatif: Berarti anggota tubuh fisik dari bahu hingga ujung jari. 
  • Secara Konotatif: Berarti kekuasaan, kekuatan, atau perlindungan. 
  • Ayat terkait:
    “Yadullah fauqa aidihim”
    (“Tangan Allah di atas tangan mereka.” — [QS. Al-Fath: 10])
    • Denotasi: Secara harfiah berarti tangan milik Allah (yang secara teologis tidak dipahami secara fisik/tajsim oleh kebanyakan ulama).
    • Konotasi: Menyatakan kekuasaan, pertolongan, atau kekuasaan mutlak Allah yang menyertai janji setia para sahabat
. Pengertian Singkat
  • Makna Denotatif: Makna asli, lugas, konkret, dan sesuai dengan arti kamus (KBBI) tanpa ada tambahan rasa atau kiasan.
    • Contoh kata: kambing hitam (hewan kambing yang berwarna hitam), akar (bagian tumbuhan di dalam tanah).
  • Makna Konotatif: Makna kiasan, tersirat, atau tambahan yang dipengaruhi oleh nilai rasa, emosi, atau penilaian tertentu.
    • Contoh kata: kambing hitam (orang yang dipersalahkan padahal tidak bersalah), akar (asal-mula atau sumber masalah).

2. Langkah-Langkah Menyusun Paragraf
  1. Tentukan Topik Utama: Pilihlah tema cerita atau kejadian yang ingin ditulis (misalnya: perjuangan hidup, suasana sekolah, atau pengalaman di pasar).
  2. Buat Kerangka Kalimat: Rencanakan alur dari kalimat pembuka, kalimat penjelas, hingga kalimat penutup.
  3. Sisipkan Kosakata Denotatif: Gunakan kata-kata bermakna sebenarnya untuk membangun informasi atau fakta yang jelas.
  4. Sisipkan Kosakata Konotatif: Masukkan beberapa kata kiasan untuk memberi nilai rasa, emosi, atau memperindah gaya bahasa.
  5. Sunting (Edit): Pastikan padu padan kalimat enak dibaca dan tidak membingungkan antara fakta lugas dan kiasan.

3. Contoh Paragraf Pendek
Setiap pagi, ayah berangkat bekerja membanting tulang demi keluarga. Ia menyusuri jalan aspal yang panas dengan mengendarai sepeda motor tuanya. Sesampainya di kantor, ayah langsung mempelajari akar permasalahan dari laporan keuangan yang menumpuk di meja. Meskipun tubuhnya terasa lelah, ia tetap tersenyum dan menjadi tulang punggung yang diandalkan oleh seluruh anggota keluarga.
Analisis Kosakata dalam Paragraf:
  • Denotatif (Makna Lugas):
    • Ayah \(\rightarrow \) Orang tua laki-laki.
    • Jalan aspal \(\rightarrow \) Jalan raya yang terbuat dari bahan aspal.
  • Konotatif (Makna Kiasan):
    • Banting tulang \(\rightarrow \) Berkerja sangat keras.
    • Akar permasalahan \(\rightarrow \) Sumber atau asal-usul dari suatu masalah.
    • Tulang punggung \(\rightarrow \) Orang yang menjadi sumber penghidupan atau penopang utama keluarga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SENI RUPA 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama               : Khusnul Khotimah, S.Pd.  Mapel               : Seni Rupa Hari/Tanggal    : Kamis, 5 November 2026 Fase / Kelas      : ...