PENDIDIKAN PANCASILA 6A SD AL-AZHAR 2

Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Pendidikan Pancasila

Hari/Tanggal    : Senin, 14 September 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : mempraktikkan musyawarah 

Pertemuan Ke   : 16

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tabik Pun! 🙏

Good morning my lovely students. How are you today?

Sebelum belajar, mari kita mengingat kehidupan sehari-hari.

Pernahkah kalian mendapatkan hak untuk belajar di sekolah?
Pernahkah kalian meminta orang lain menghargai pendapat kalian?
Apakah kalian juga sudah melaksanakan kewajiban belajar, menaati aturan sekolah, dan menghormati orang lain?

CP                                : Mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga negara; mengenal Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia  tahun 1945; mempraktikkan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama, serta menerapkannya dalam lingkungan keluarga dan sekolah
TP                                : Murid dapat mempraktikkan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama, serta menerapkannya dalam lingkungan keluarga dan sekolah.
Metode / Model          : Diskusi kelompok, tanya jawab, bermain peran, dan simulasi/ Problem Based Learning (PBL) melalui praktik musyawarah  
Media / Alat peraga   : Video/gambar kegiatan musyawarah, kartu kasus, lembar kerja peserta didik (LKPD), kertas plano, spidol, dan papan tulis,
ATP                             :  Murid dapat mempraktikkan musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama melalui kegiatan diskusi dan bermain peran, dengan menunjukkan sikap menghargai pendapat, tidak memaksakan kehendak, bertanggung jawab terhadap keputusan bersama, serta menerapkannya dalam kehidupan di keluarga dan sekolah

🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Guru mengajak murid untuk menenangkan diri dan fokus sebelum melakukan musyawarah. Murid diajak menyadari bahwa setiap orang memiliki pendapat yang berbeda. Saat berdiskusi, murid belajar mendengarkan dengan saksama, tidak memotong pembicaraan, mengendalikan emosi, dan menghargai pendapat teman.

Guru memberikan pertanyaan pemantik:

  • “Bagaimana perasaanmu ketika pendapatmu didengarkan?”
  • “Bagaimana sikapmu jika pendapatmu tidak disetujui?”
  • “Mengapa kita tidak boleh memaksakan kehendak?”

💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Guru mengaitkan kegiatan musyawarah dengan kehidupan nyata murid. Murid diajak memahami bahwa musyawarah dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan, seperti menentukan jadwal piket, memilih kegiatan kelas, menentukan tujuan kegiatan bersama, atau membuat aturan penggunaan fasilitas kelas.

Murid memahami bahwa hasil musyawarah bukan sekadar keputusan, tetapi merupakan kesepakatan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, murid belajar menerapkan nilai demokrasi, menghargai hak orang lain, dan melaksanakan kewajiban sebagai bagian dari kelompok.

😊 Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok dan memberikan kartu kasus yang berisi masalah sederhana di lingkungan sekolah atau keluarga. Setiap kelompok melakukan simulasi musyawarah/bermain peran untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Contoh kasus:

“Kelas 6A akan membuat aturan penggunaan pojok baca. Beberapa murid ingin menggunakan pojok baca saat istirahat, sedangkan murid lainnya ingin menggunakannya setelah pembelajaran selesai. Bagaimana cara menentukan aturan yang disepakati bersama?”

Setiap kelompok mempraktikkan musyawarah dengan pembagian peran sebagai pemimpin musyawarah, penyampai pendapat, peserta, dan pencatat hasil kesepakatan. Setelah selesai, kelompok menyampaikan hasil musyawarah di depan kelas.

Guru memberikan apresiasi terhadap kelompok yang mampu mendengarkan pendapat, menghargai perbedaan, tidak memaksakan kehendak, dan menerima keputusan bersama.

🌿 Kaitan dengan Al-Qur'an

Beberapa ayat utama dalam Al-Qur'an yang membahas tentang perintah dan nilai penting musyawarah antara lain adalah: [1]
1. Surah Asy-Syura Ayat 38
Ayat ini menyebutkan bahwa bermusyawarah adalah salah satu sifat dan ciri utama bagi orang-orang yang beriman
وَٱلَّذِينَ ٱسْتَجَابُوا۟ لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ
Artinya: "Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka." 
2. Surah Ali 'Imran Ayat 159
Ayat ini memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk bersikap lemah lembut dan tetap melakukan musyawarah dengan para sahabat dalam mengambil keputusan, termasuk dalam urusan perang atau strategi

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَٱعْفُ عَنْهُمْ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى ٱلْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ
Artinya: "Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah."

MATERI AJAR

Mempraktikkan Musyawarah

A. Pengertian Musyawarah

Musyawarah adalah kegiatan membicarakan suatu masalah secara bersama-sama untuk mencapai kesepakatan atau keputusan bersama.

Musyawarah dilakukan dengan melibatkan beberapa orang yang memiliki kepentingan atau tujuan bersama. Dalam musyawarah, setiap orang memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapat.

Contoh musyawarah dalam kehidupan sehari-hari:

  • menentukan jadwal piket kelas;
  • memilih ketua kelompok;
  • menentukan kegiatan kelas;
  • membuat aturan penggunaan fasilitas kelas;
  • menentukan pembagian tugas kelompok;
  • menentukan kegiatan keluarga pada hari libur.

B. Tujuan Musyawarah

Musyawarah dilakukan untuk:

  1. Mencapai kesepakatan bersama.
  2. Menyelesaikan masalah secara damai.
  3. Menghargai pendapat setiap orang.
  4. Menghindari pertengkaran dan perselisihan.
  5. Menciptakan keputusan yang adil.
  6. Menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap keputusan bersama.

C. Prinsip-Prinsip dalam Musyawarah

Agar musyawarah berjalan dengan baik, kita harus menerapkan beberapa prinsip berikut.

  1. Menghargai setiap pendapat
    Setiap peserta memiliki hak untuk menyampaikan pendapat.
  2. Tidak memaksakan kehendak
    Kita tidak boleh memaksa orang lain menerima pendapat kita.
  3. Mendengarkan ketika orang lain berbicara
    Jangan memotong pembicaraan atau menertawakan pendapat teman.
  4. Berbicara dengan sopan
    Sampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan santun.
  5. Mengutamakan kepentingan bersama
    Keputusan tidak boleh hanya menguntungkan satu orang.
  6. Menerima hasil keputusan bersama
    Setelah keputusan disepakati, semua peserta harus menghormati dan melaksanakannya.
  7. Bertanggung jawab
    Setiap orang harus melaksanakan tugas atau aturan yang telah disepakati.

D. Tata Cara Melakukan Musyawarah

Musyawarah dapat dilakukan melalui langkah-langkah berikut:

1. Menentukan masalah
Peserta mengetahui masalah atau hal yang akan dibicarakan.

2. Menentukan peserta musyawarah
Orang-orang yang berkepentingan mengikuti musyawarah.

3. Menyampaikan pendapat
Setiap peserta diberikan kesempatan menyampaikan gagasan atau usulan.

4. Mendengarkan dan mempertimbangkan pendapat
Peserta mendengarkan pendapat orang lain dan mempertimbangkan kelebihan serta kekurangannya.

5. Mencari kesepakatan
Peserta mencari keputusan yang dapat diterima dan memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.

6. Menetapkan hasil musyawarah
Kesepakatan yang telah dicapai dicatat sebagai keputusan bersama.

7. Melaksanakan keputusan
Semua peserta melaksanakan keputusan dengan penuh tanggung jawab.


E. Sikap yang Harus Dihindari dalam Musyawarah

Dalam musyawarah, kita harus menghindari sikap:

  • memaksakan pendapat;
  • berbicara kasar;
  • memotong pembicaraan;
  • mengejek pendapat orang lain;
  • tidak mau mendengarkan;
  • mementingkan kepentingan pribadi;
  • marah ketika pendapatnya tidak diterima;
  • tidak mau melaksanakan keputusan bersama.

F. Contoh Musyawarah di Sekolah

Situasi:

Kelas 6A akan membuat aturan penggunaan pojok baca. Sebagian murid mengusulkan pojok baca digunakan saat istirahat. Sebagian lainnya mengusulkan digunakan setelah pembelajaran selesai.

Ketua kelas kemudian mengajak semua murid bermusyawarah.

Setiap murid diberi kesempatan menyampaikan pendapat. Setelah mendengarkan berbagai pendapat, murid menyepakati bahwa pojok baca dapat digunakan saat istirahat dan setelah pembelajaran selesai dengan tetap menjaga ketenangan dan kerapian.

Semua murid menerima keputusan tersebut dan bersedia melaksanakannya.

Nilai yang dapat dipelajari:

  • menghargai pendapat;
  • tidak memaksakan kehendak;
  • mengutamakan kepentingan bersama;
  • menerima keputusan;
  • bertanggung jawab terhadap kesepakatan.

G. Musyawarah dalam Kehidupan Keluarga

Musyawarah tidak hanya dilakukan di sekolah. Musyawarah juga dapat dilakukan dalam keluarga.

Contohnya:

  • menentukan tempat untuk berlibur;
  • membagi tugas membersihkan rumah;
  • menentukan jadwal belajar dan bermain;
  • menentukan kegiatan keluarga;
  • menyelesaikan masalah antaranggota keluarga.

Dalam keluarga, setiap anggota sebaiknya diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan didengarkan dengan baik.


H. Hubungan Musyawarah dengan Hak dan Kewajiban

Dalam musyawarah, kita memiliki hak dan kewajiban.

Hak kita:

  • menyampaikan pendapat;
  • didengarkan oleh peserta lain;
  • mendapatkan kesempatan untuk berbicara;
  • memberikan saran atau usulan.

Kewajiban kita:

  • menghargai pendapat orang lain;
  • mendengarkan ketika orang lain berbicara;
  • tidak memaksakan kehendak;
  • menerima keputusan bersama;
  • melaksanakan hasil kesepakatan dengan tanggung jawab.

Jadi, hak menyampaikan pendapat harus diimbangi dengan kewajiban menghargai pendapat orang lain.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SENI RUPA 6A SD AL-AZHAR 2

 Mapel                : Seni Rupa Hari/Tanggal    : Senin, 14 September 2026 Fase / Kelas      : C / 6A Materi               : seni rupa dua...