Nama guru : Khusnul Khotimah, S.Pd.
Mapel : Matematika
Hari/Tanggal : Kamis, 10 September 2026
Fase / Kelas : C / 6A
Materi : keliling dan luas jajar genjang dan trapesium
Pertemuan Ke : 15
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)
Pembelajaran diawali dengan mengajak peserta didik fokus, tenang, dan teliti dalam mengamati bentuk jajar genjang dan trapesium. Peserta didik diarahkan untuk menyadari setiap informasi yang terdapat pada gambar, seperti panjang sisi, alas, dan tinggi sebelum menentukan keliling atau luas.
Guru mengajak peserta didik membaca soal dengan cermat, menentukan informasi yang diketahui dan ditanyakan, memilih rumus yang sesuai, kemudian melakukan perhitungan secara bertahap. Peserta didik juga dibiasakan memeriksa kembali hasil perhitungan dan satuannya agar tidak terjadi kesalahan.
💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
Pembelajaran dikaitkan dengan benda dan situasi yang dekat dengan kehidupan peserta didik, seperti menghitung luas taman berbentuk jajar genjang, menentukan panjang pagar di sekeliling taman, menghitung luas permukaan papan berbentuk trapesium, atau menentukan banyak bahan yang diperlukan untuk membuat suatu benda.
Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa konsep keliling dan luas tidak hanya digunakan untuk menyelesaikan soal di kelas, tetapi juga dapat membantu mengukur, merencanakan, dan memperkirakan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.
😊 Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui permainan tebak bangun, kartu soal, tantangan menghitung keliling dan luas, kerja kelompok, serta pemecahan masalah kontekstual.
Peserta didik bekerja sama mengukur sisi dan tinggi bangun datar, menemukan rumus, menyelesaikan tantangan, serta membandingkan strategi penyelesaian dengan kelompok lain. Guru memberikan apresiasi terhadap ketelitian, kerja sama, keberanian menyampaikan pendapat, dan usaha peserta didik, sehingga pembelajaran matematika berlangsung aktif, menyenangkan, dan bermakna.
🕌 Apersepsi Dikaitkan dengan Al-Qur'an
Guru mengawali pembelajaran dengan mengajak peserta didik mengingat bahwa Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketentuan yang tepat. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT:
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”
(QS. Al-Qamar: 49)
Guru mengaitkan ayat tersebut dengan materi bahwa dalam kehidupan sehari-hari kita sering membutuhkan pengukuran yang tepat, misalnya ketika menentukan luas tanah, menghitung kebutuhan rumput untuk taman, atau memperkirakan panjang pagar.
Guru bertanya:
- Pernahkah kalian melihat taman, papan, atau benda yang bentuknya seperti jajar genjang atau trapesium?
- Jika kita ingin memasang pagar di sekeliling taman, apa yang harus kita hitung?
- Jika kita ingin mengetahui seluruh permukaan taman yang akan ditanami rumput, apa yang harus kita hitung?
- Apa perbedaan keliling dan luas?
- Mengapa kita harus teliti dalam mengukur panjang sisi dan tinggi suatu bangun?
- Rumus apa yang dapat digunakan untuk menentukan keliling dan luas jajar genjang serta trapesium?
Guru kemudian menyampaikan bahwa hari ini peserta didik akan belajar menentukan keliling dan luas jajar genjang dan trapesium serta menerapkannya dalam masalah kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran diawali dengan mengajak peserta didik fokus dan menyadari langkah-langkah dalam menyelesaikan masalah proporsi. Peserta didik memahami bahwa ketelitian dalam melakukan perkalian dan pembagian sangat penting agar memperoleh hasil yang benar. Guru mengajak peserta didik untuk membaca soal dengan cermat, mengenali informasi yang diketahui dan ditanyakan, serta memilih operasi yang tepat sebelum menghitung.
💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
Pembelajaran dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung harga beberapa barang, menentukan jumlah bahan makanan berdasarkan banyak porsi, menghitung kebutuhan alat tulis, atau menentukan jarak dan waktu perjalanan. Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa perkalian, pembagian, dan proporsi bukan hanya digunakan dalam pembelajaran matematika, tetapi juga membantu menyelesaikan berbagai masalah kehidupan sehari-hari.
😊 Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui permainan, tantangan kelompok, kartu soal, dan pemecahan masalah kontekstual yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Peserta didik bekerja sama menyelesaikan tantangan proporsi, berdiskusi membandingkan strategi, dan mempresentasikan hasilnya. Guru memberikan apresiasi terhadap usaha, ketelitian, dan keberanian peserta didik sehingga pembelajaran matematika menjadi aktif, menyenangkan, dan tidak menakutkan
Guru mengawali pembelajaran dengan mengajak peserta didik mengingat bahwa Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketentuan yang tepat. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT:
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”
(QS. Al-Qamar: 49)
Guru kemudian mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari:
Guru bertanya:
- Pernahkah kalian membeli 2 buku, lalu ingin mengetahui harga 5 buku?
- Jika 2 buku harganya Rp10.000, bagaimana cara mengetahui harga 5 buku?
- Operasi hitung apa yang dapat kita gunakan untuk menemukan jawabannya?
- Mengapa kita harus teliti dan tepat dalam menghitung?
📚 MATERI AJAR
Matematika – Keliling dan Luas Jajar Genjang dan Trapesium
Fase C / Kelas VI
A. Jajar Genjang
1. Pengertian Jajar Genjang
Jajar genjang adalah bangun datar segi empat yang memiliki dua pasang sisi berhadapan yang sejajar dan sama panjang.
Ciri-ciri jajar genjang:
- Memiliki 4 sisi.
- Memiliki 4 titik sudut.
- Sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.
- Sudut yang berhadapan sama besar.
- Memiliki 2 diagonal yang saling berpotongan.
2. Keliling Jajar Genjang
Keliling adalah panjang seluruh sisi yang mengelilingi bangun.
Rumus:
K = 2 × (alas + sisi miring)
Contoh:
Sebuah jajar genjang memiliki panjang alas 12 cm dan sisi miring 8 cm.
K = 2 × (12 + 8)
K = 2 × 20
K = 40 cm
Jadi, keliling jajar genjang tersebut adalah 40 cm.
3. Luas Jajar Genjang
Luas jajar genjang dapat dihitung dengan rumus:
L = alas × tinggi
Contoh:
Sebuah jajar genjang memiliki alas 15 cm dan tinggi 8 cm.
L = 15 × 8
L = 120 cm²
Jadi, luas jajar genjang tersebut adalah 120 cm².
Ingat: tinggi jajar genjang adalah jarak tegak lurus dari sisi alas ke sisi yang berhadapan, bukan sisi miring.
B. Trapesium
1. Pengertian Trapesium
Trapesium adalah bangun datar segi empat yang memiliki sepasang sisi yang sejajar.
Ciri-ciri trapesium:
- Memiliki 4 sisi.
- Memiliki 4 titik sudut.
- Memiliki sepasang sisi sejajar.
- Memiliki tinggi yang merupakan jarak tegak lurus antara dua sisi sejajar.
2. Keliling Trapesium
Keliling trapesium diperoleh dengan menjumlahkan seluruh sisinya.
K = sisi 1 + sisi 2 + sisi 3 + sisi 4
Contoh:
Sebuah trapesium memiliki panjang sisi-sisinya 10 cm, 8 cm, 6 cm, dan 7 cm.
K = 10 + 8 + 6 + 7
K = 31 cm
Jadi, keliling trapesium adalah 31 cm.
3. Luas Trapesium
Rumus luas trapesium:
L = ½ × (jumlah sisi sejajar) × tinggi
atau
L = ½ × (a + b) × t
Keterangan:
- a = sisi sejajar pertama
- b = sisi sejajar kedua
- t = tinggi
Contoh:
Sebuah trapesium memiliki sisi sejajar 12 cm dan 8 cm, serta tinggi 6 cm.
L = ½ × (12 + 8) × 6
L = ½ × 20 × 6
L = 10 × 6
L = 60 cm²
Jadi, luas trapesium tersebut adalah 60 cm².
🔎 Perbandingan Rumus
| Bangun | Keliling | Luas |
|---|---|---|
| Jajar Genjang | K = 2 × (a + s) | L = a × t |
| Trapesium | K = jumlah seluruh sisi | L = ½ × (a + b) × t |
🧠 Cara Menyelesaikan Soal
Saat mengerjakan soal keliling dan luas, gunakan langkah berikut:
1. Baca soal dengan teliti.
Tentukan bangun datar yang ditanyakan.
2. Tuliskan informasi yang diketahui.
Misalnya: alas = 14 cm, tinggi = 8 cm.
3. Tentukan yang ditanyakan.
Apakah keliling atau luas?
4. Pilih rumus yang sesuai.
5. Hitung dengan teliti.
6. Tuliskan satuan dengan benar.
- Keliling → cm, m, dan sebagainya
- Luas → cm², m², dan sebagainya
🌎 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
Jajar genjang dan trapesium dapat ditemukan dalam berbagai benda di sekitar kita, misalnya:
- bentuk permukaan meja,
- desain taman,
- papan nama,
- bagian atap rumah,
- pola lantai,
- hiasan dinding,
- bidang pada kemasan atau benda lainnya.
Dengan mempelajari keliling dan luas, kita dapat menghitung panjang bahan yang diperlukan untuk mengelilingi suatu benda serta menentukan luas permukaannya.
✨ Tantangan Berpikir
Sebuah taman berbentuk jajar genjang memiliki alas 20 m, sisi miring 12 m, dan tinggi 10 m.
- Berapa meter pagar yang diperlukan untuk mengelilingi taman?
- Berapa luas taman tersebut?
- Jika setiap 1 m² taman membutuhkan 2 bibit rumput, berapa bibit rumput yang diperlukan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar