Seni Rupa 6A SD AL-AZHAR 2

 Mapel               : Seni Rupa

Hari/Tanggal    : Senin, 28 September 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : praktek menganyam

Pertemuan Ke   : 18

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


Fase / Kelas : C / 6A
Materi : Teknik Menganyam
Pertemuan Ke : 17

Tabik Pun 🙏

Good morning my lovely students. How are you?

Hopefully you are healthy and happy. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.

🌿 Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)

Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.

Untuk itu, mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu. Kita awali dengan doa dan semangat. Mudah-mudahan ilmu yang kita pelajari bermanfaat.

CP

Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.

TP

Peserta didik Menemukan alternatif untuk menghasilkan variasi teknik penggunaan alat dan/atau bahan.

Metode / Model

Praktik langsung, Demonstrasi / PJBL

Media / Alat Peraga

Video, contoh karya anyaman, kertas warna, kertas origami, gunting, lem, dan bahan anyaman sederhana yang aman digunakan.

ATP

Peserta didik dapat mengeksplorasi variasi teknik penggunaan alat dan bahan dalam berkarya seni rupa menganyam, serta menghasilkan karya sederhana dengan memperhatikan unsur rupa, kreativitas, kerapian, keamanan, dan fungsi karya. Peserta didik mampu menjelaskan teknik yang digunakan dan memberikan apresiasi terhadap karya diri sendiri maupun karya teman dengan menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.

🧘 Mindful Learning

Sebelum mulai menganyam, guru mengajak murid untuk tenang, fokus, dan memperhatikan setiap langkah.

Murid menyadari bahwa menganyam membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Jika salah memasukkan kertas, murid tidak perlu terburu-buru atau menyerah, tetapi dapat memperbaikinya dengan tenang.

Pertanyaan pemantik:

  • Mengapa kita harus teliti saat menganyam?
  • Apa yang terjadi jika pola atas-bawah tidak dilakukan dengan benar?
  • Bagaimana perasaanmu ketika berhasil menyelesaikan anyaman?

💡 Meaningful Learning

Guru mengaitkan kegiatan menganyam dengan kehidupan sehari-hari.

Anyaman tidak hanya digunakan sebagai karya seni, tetapi juga dapat ditemukan pada berbagai benda, seperti keranjang, tikar, tempat pensil, tas, dan hiasan.

Murid memahami bahwa keterampilan menganyam dapat dikembangkan menjadi karya yang memiliki nilai keindahan dan nilai guna.


😊 Joyful Learning

Murid bekerja secara individu atau berkelompok untuk membuat anyaman kertas dengan kombinasi warna sesuai kreativitas.

Setelah selesai, setiap murid dapat memamerkan hasil karyanya dan menceritakan:

  • nama karya;
  • warna yang digunakan;
  • pola anyaman;
  • kesulitan yang dialami;
  • cara mengatasi kesulitan;
  • hal yang paling disukai dari karya tersebut.

🌟 Nilai yang Dikembangkan

Melalui praktik menganyam, murid belajar:

  • kreatif dalam memilih warna dan pola;
  • teliti dalam mengikuti pola;
  • sabar dalam menyelesaikan karya;
  • kerja keras ketika menghadapi kesulitan;
  • bertanggung jawab terhadap alat dan bahan;
  • menghargai karya sendiri dan karya orang lain.

🎨 Tantangan Kreatif

“Buatlah karya anyaman sederhana menggunakan kertas dengan kombinasi warna dan pola yang menarik. Usahakan susunan anyaman rapi, teratur, dan memiliki kreativitas sendiri.”

Setelah selesai, murid melakukan gallery walk untuk mengamati karya teman.

Murid dapat memberikan apresiasi dengan memperhatikan:

  • kerapian anyaman;

  • ketepatan pola;

  • perpaduan warna;

  • kreativitas;

  • ketekunan dalam membuat karya.

Guru memberikan apresiasi terhadap kreativitas, ketelitian, keberanian mencoba, kesabaran, dan usaha setiap murid.

🌿 Kaitan dengan Al-Qur'an

Kegiatan menganyam dapat dikaitkan dengan rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai bahan yang tersedia di alam serta kemampuan manusia untuk mengolahnya menjadi karya yang bermanfaat.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-A'raf ayat 31:

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Artinya:

“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Ayat ini dapat dikaitkan dengan penggunaan alat dan bahan saat membuat karya anyaman. Murid diajak menggunakan bahan secukupnya, tidak boros, dan tidak membuang-buang bahan.

Melalui kegiatan menganyam, murid juga belajar bahwa bahan sederhana dapat diolah menjadi karya yang indah dan bermanfaat. Pola anyaman yang teratur mengajarkan pentingnya ketelitian, kesabaran, keteraturan, dan kerja keras.

Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia karena teknik menganyam merupakan salah satu keterampilan yang terdapat dalam berbagai kerajinan tradisional di Indonesia.

Dengan demikian, melalui kegiatan menganyam, murid tidak hanya belajar membuat karya seni rupa, tetapi juga belajar bersyukur, menjaga lingkungan, menghargai budaya, bekerja dengan tekun, serta menghargai karya diri sendiri dan orang lain.

🎨 MATERI AJAR SENI RUPA

Praktik Menganyam dengan Kertas



A. Pengertian Menganyam

Menganyam adalah teknik membuat karya seni dengan cara menyilangkan, menyisipkan, dan menyusun bahan secara teratur sehingga membentuk pola tertentu.

Menganyam dapat dilakukan menggunakan berbagai bahan, seperti daun pandan, bambu, rotan, tali, maupun kertas. Pada pembelajaran kali ini, kita akan melakukan praktik menganyam menggunakan kertas.

Menganyam dengan kertas merupakan kegiatan yang menyenangkan karena dapat melatih ketelitian, kesabaran, kreativitas, koordinasi tangan dan mata, serta kemampuan mengikuti pola.


B. Tujuan Praktik Menganyam

Setelah melakukan praktik menganyam dengan kertas, murid diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan pengertian teknik menganyam.
  2. Mengenal alat dan bahan untuk menganyam dengan kertas.
  3. Menjelaskan langkah-langkah membuat anyaman sederhana.
  4. Mempraktikkan teknik menganyam dengan benar.
  5. Membuat pola anyaman yang rapi dan menarik.
  6. Menunjukkan sikap teliti, sabar, kreatif, dan bertanggung jawab.
  7. Menghargai proses dan hasil karya sendiri maupun karya teman.

C. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang diperlukan:

  • Kertas warna atau kertas origami.
  • Kertas gambar/karton sebagai dasar.
  • Gunting.
  • Penggaris.
  • Pensil.
  • Lem.
  • Penghapus.
  • Spidol atau pensil warna untuk menghias.

Catatan keselamatan: Gunakan gunting dengan hati-hati dan sesuai petunjuk guru.


D. Teknik Dasar Menganyam dengan Kertas

Teknik dasar yang digunakan adalah teknik silang atas-bawah.

Caranya adalah dengan memasukkan potongan kertas secara bergantian:

Lajur pertama: atas – bawah – atas – bawah.

Lajur berikutnya: bawah – atas – bawah – atas.

Pola tersebut dilakukan secara berulang hingga membentuk permukaan anyaman.


E. Langkah-Langkah Praktik

1. Menyiapkan kertas dasar

Siapkan selembar kertas atau karton sebagai dasar anyaman.

2. Membuat garis

Gunakan penggaris dan pensil untuk membuat garis-garis sejajar pada kertas dasar.

Jarak antargaris dibuat sama agar hasil anyaman terlihat rapi.

3. Memotong kertas

Potong kertas warna menjadi beberapa strip dengan ukuran yang sama.

Usahakan setiap potongan memiliki panjang dan lebar yang hampir sama.

4. Membuat bagian dasar anyaman

Potong bagian kertas dasar mengikuti garis, tetapi jangan sampai terputus seluruhnya. Bagian yang tidak dipotong digunakan sebagai tempat menyisipkan kertas.

5. Mulai menganyam

Masukkan strip kertas pertama melalui bagian dasar dengan pola:

atas – bawah – atas – bawah.

6. Memasukkan strip berikutnya

Gunakan pola yang berlawanan dengan strip sebelumnya:

bawah – atas – bawah – atas.

Lakukan secara bergantian.

7. Merapikan anyaman

Dorong perlahan setiap strip kertas agar susunannya rapat dan rapi.

Pastikan tidak ada bagian yang terlalu longgar atau terlipat.

8. Merekatkan bagian ujung

Setelah seluruh bagian selesai dianyam, gunakan lem untuk merekatkan ujung-ujung kertas agar anyaman tidak mudah terlepas.

9. Menghias karya

Tambahkan hiasan sesuai kreativitas, misalnya:

  • bentuk bunga;
  • daun;
  • garis atau pola geometris;
  • tulisan;
  • gambar sederhana.

🧩 F. Pola Anyaman Sederhana

Contoh pola:

Baris 1:
⬆️ ⬇️ ⬆️ ⬇️ ⬆️

Baris 2:
⬇️ ⬆️ ⬇️ ⬆️ ⬇️

Baris 3:
⬆️ ⬇️ ⬆️ ⬇️ ⬆️

Pola dilakukan secara selang-seling sehingga menghasilkan bentuk anyaman.


🌈 G. Prinsip Seni Rupa dalam Anyaman

Dalam membuat karya anyaman, kita dapat menerapkan beberapa prinsip seni rupa, antara lain:

1. Keseimbangan
Susunan warna dan pola dibuat seimbang sehingga karya terlihat harmonis.

2. Repetisi/Pengulangan
Pola atas-bawah dilakukan berulang sehingga menghasilkan motif anyaman.

3. Kesatuan
Potongan-potongan kertas yang berbeda menjadi satu karya yang utuh.

4. Irama
Pengulangan pola dan warna menciptakan irama visual pada karya.

5. Kerapian
Setiap potongan kertas disusun dengan ukuran dan jarak yang teratur.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seni Rupa 6A SD AL-AZHAR 2

 Mapel               : Seni Rupa Hari/Tanggal    : Senin, 28 September 2026 Fase / Kelas      : C / 6A Materi               : praktek mengan...