IPAS 6A SD AL-AZHAR 2

  Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : IPAS

Hari/Tanggal    : Selasa, 22 September 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : Sejarah Perjuangan para Pahlawan

Pertemuan Ke   : 17

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : meninjau sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; menemukan keragaman budaya nasional dalam konteks kebhinekaan berdasarkan pemahaman terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayah tempat tinggal; serta menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.
TP                                : Peserta didik dapat meninjau sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Metode / Model:
Discovery Learning melalui ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, pengamatan sumber sejarah, dan presentasi.

Media / Alat Peraga:
Gambar/foto pahlawan, video perjuangan pahlawan, peta Indonesia, peta daerah, buku IPAS, teks sejarah, dan peta digital.

ATP:
Peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh pahlawan dan perjuangannya, menelusuri peristiwa perjuangan pahlawan di lingkungan sekitar, menganalisis nilai-nilai keteladanan yang ditunjukkan para pahlawan, serta menyajikan hasil peninjauan sejarah perjuangan pahlawan dalam bentuk lisan atau tulisan sederhana.

Apersepsi dan Penguatan Nilai Al-Qur'an

Guru menampilkan gambar beberapa pahlawan nasional dan mengajukan pertanyaan:

  • “Siapa yang pernah kalian dengar namanya dari gambar tersebut?”
  • “Apa yang dilakukan para pahlawan sehingga kita dapat hidup merdeka?”
  • “Apakah di daerah tempat tinggal kita juga terdapat tokoh yang berjasa dalam perjuangan?”
  • “Nilai apa yang dapat kita teladani dari perjuangan mereka?”

Guru kemudian mengaitkan pembelajaran dengan firman Allah SWT:

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, ‘Mereka itu mati.’ Sebenarnya mereka itu hidup...”
(QS. Al-Baqarah: 154)

Guru memberikan penguatan:

“Anak-anak, perjuangan para pahlawan merupakan bagian penting dari sejarah bangsa Indonesia. Mereka berjuang dengan keberanian, persatuan, pengorbanan, dan cinta tanah air. Sebagai generasi penerus, kita dapat menghargai jasa mereka dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan, mencintai tanah air, dan menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Hari ini kita akan meninjau sejarah perjuangan para pahlawan, khususnya pahlawan dan tokoh perjuangan yang berkaitan dengan lingkungan sekitar kita.”

🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Pembelajaran diawali dengan mengajak peserta didik tenang, fokus, dan penuh perhatian saat mengamati gambar, video, atau sumber sejarah tentang perjuangan para pahlawan.

Peserta didik diarahkan untuk mencermati nama tokoh, daerah perjuangan, peristiwa yang terjadi, bentuk perjuangan, serta nilai-nilai keteladanan yang ditunjukkan oleh para pahlawan.

Guru membimbing peserta didik agar tidak hanya menghafal nama pahlawan dan tahun peristiwa, tetapi juga menyadari pengorbanan dan perjuangan yang dilakukan untuk bangsa dan negara.

Peserta didik dilatih menyampaikan informasi berdasarkan sumber yang diamati serta menghargai pendapat teman ketika berdiskusi.

💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Pembelajaran dikaitkan dengan sejarah daerah dan lingkungan tempat tinggal peserta didik. Guru mengajak peserta didik mengenali tokoh atau peristiwa perjuangan yang terdapat di Lampung dan wilayah sekitarnya, kemudian menghubungkannya dengan perjuangan para pahlawan secara nasional.

Peserta didik berdiskusi mengenai pertanyaan:

“Jika para pahlawan dahulu berjuang dengan keberanian dan pengorbanan, bagaimana cara kita melanjutkan perjuangan mereka sebagai pelajar?”

Peserta didik menyimpulkan bahwa perjuangan pada masa kini dapat dilakukan dengan belajar tekun, disiplin, jujur, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, melestarikan budaya, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.

Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa mempelajari sejarah bukan sekadar mengingat masa lalu, tetapi dapat menjadi inspirasi untuk membangun masa depan bangsa.

😊 Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan “Jelajah Jejak Pahlawan”.

Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok memperoleh kartu atau petunjuk yang berisi nama pahlawan, daerah perjuangan, peristiwa sejarah, atau nilai keteladanan.

Kelompok melakukan tantangan:

  1. Tebak Tokoh Pahlawan berdasarkan gambar atau beberapa petunjuk.
  2. Pasangkan Pahlawan dengan Daerah Perjuangannya.
  3. Susun Urutan Peristiwa perjuangan berdasarkan kartu sejarah.
  4. Temukan Jejak Pahlawan pada peta Indonesia.
  5. Tebak Nilai Keteladanan dari sebuah kisah perjuangan.
  6. Setiap kelompok mempresentasikan hasil temuannya secara singkat.

Guru memberikan apresiasi terhadap ketepatan informasi, kerja sama, keberanian menyampaikan pendapat, kreativitas, dan sikap menghargai jasa para pahlawan.

Dengan kegiatan tersebut, pembelajaran menjadi aktif dan menyenangkan sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme, cinta tanah air, semangat persatuan, dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan.

MATERI AJAR IPAS



Perjuangan Para Pahlawan dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

A. Pengantar

Anak-anak, Indonesia dapat menjadi negara yang merdeka bukanlah sesuatu yang diperoleh dengan mudah. Para pahlawan berjuang dengan keberanian, persatuan, pengorbanan, kerja keras, dan cinta tanah air.

Sebagai generasi penerus bangsa, kita perlu mengenal perjuangan para pahlawan dan meneladani nilai-nilai positif yang mereka tunjukkan.

B. Pengertian Perjuangan Para Pahlawan

Perjuangan para pahlawan adalah usaha yang dilakukan oleh tokoh-tokoh bangsa bersama rakyat untuk melawan penjajahan, mempertahankan kemerdekaan, dan menjaga kedaulatan Indonesia.

Perjuangan tersebut dilakukan melalui berbagai cara, antara lain:

  1. Perlawanan bersenjata.
  2. Perjuangan melalui organisasi.
  3. Perjuangan melalui pendidikan.
  4. Perjuangan melalui diplomasi.
  5. Perjuangan mempertahankan kemerdekaan setelah Proklamasi.

C. Perjuangan Melawan Penjajahan

Sebelum Indonesia merdeka, berbagai daerah mengalami penjajahan. Rakyat melakukan perlawanan untuk mempertahankan wilayah dan kebebasan mereka.

1. Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro memimpin Perang Jawa (1825–1830) melawan pemerintah kolonial Belanda.

Perjuangannya menunjukkan sikap:

  • berani,
  • pantang menyerah,
  • cinta tanah air,
  • rela berkorban.

2. Tuanku Imam Bonjol

Tuanku Imam Bonjol merupakan salah satu tokoh dalam Perang Padri di Sumatra Barat.

Ia memimpin perjuangan melawan kekuasaan kolonial Belanda dan menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah perjuangan rakyat di Sumatra Barat.

3. Pattimura

Pattimura atau Thomas Matulessy memimpin perlawanan rakyat Maluku terhadap Belanda pada tahun 1817.

Perjuangannya menunjukkan keberanian dan semangat mempertahankan daerah dari penjajahan.

4. Cut Nyak Dien

Cut Nyak Dien merupakan tokoh perempuan dari Aceh yang berjuang melawan Belanda.

Ia terus berjuang meskipun menghadapi berbagai kesulitan. Perjuangannya menunjukkan keberanian, keteguhan, dan pantang menyerah.

5. Cut Meutia

Cut Meutia merupakan pejuang perempuan dari Aceh yang turut melawan penjajahan Belanda.

Ia menunjukkan keberanian dan semangat untuk mempertahankan tanah air.


D. Perjuangan Melalui Pendidikan dan Organisasi

Perjuangan bangsa Indonesia tidak hanya dilakukan dengan senjata. Pendidikan dan organisasi juga menjadi sarana penting untuk membangun kesadaran kebangsaan.

Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara dikenal sebagai tokoh pendidikan nasional. Ia mendirikan Perguruan Taman Siswa yang memberikan kesempatan pendidikan kepada masyarakat.

Semboyan yang terkenal adalah:

“Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani.”

Perjuangan melalui pendidikan mengajarkan bahwa ilmu pengetahuan dapat menjadi kekuatan untuk membangun bangsa.

Budi Utomo

Budi Utomo berdiri pada 20 Mei 1908 dan menjadi salah satu organisasi penting dalam perkembangan pergerakan nasional Indonesia.

Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.


E. Sumpah Pemuda

Pada 28 Oktober 1928, para pemuda Indonesia mengikrarkan Sumpah Pemuda.

Isi Sumpah Pemuda menegaskan tiga hal penting:

  1. Bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
  2. Berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
  3. Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda menunjukkan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam perjuangan bangsa.


F. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Pada 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Proklamasi dibacakan oleh Ir. Soekarno didampingi Drs. Mohammad Hatta di Jakarta.

Proklamasi menjadi pernyataan bahwa bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

Namun, setelah Proklamasi, perjuangan belum selesai. Bangsa Indonesia masih harus mempertahankan kemerdekaan dari berbagai ancaman.


G. Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka, terjadi berbagai pertempuran dan perjuangan di berbagai daerah.

1. Pertempuran Surabaya

Pertempuran Surabaya terjadi pada tahun 1945. Salah satu tokoh yang terkenal dalam mengobarkan semangat perjuangan rakyat Surabaya adalah Bung Tomo.

Semangat rakyat Surabaya menunjukkan keberanian dan tekad mempertahankan kemerdekaan.

Tanggal 10 November kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan.

2. Pertempuran Ambarawa

Pertempuran Ambarawa terjadi di Jawa Tengah. Salah satu tokoh penting dalam perjuangan tersebut adalah Jenderal Sudirman.

Jenderal Sudirman menunjukkan keteguhan dan semangat perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan.

3. Bandung Lautan Api

Peristiwa Bandung Lautan Api terjadi pada 23 Maret 1946.

Masyarakat dan pejuang Bandung meninggalkan kota setelah membumihanguskan bagian tertentu kota agar tidak dapat dimanfaatkan oleh pihak lawan.

Peristiwa ini menunjukkan semangat perjuangan dan pengorbanan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan.


H. Nilai-Nilai Keteladanan Para Pahlawan

Perjuangan para pahlawan memberikan banyak nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

NilaiContoh Penerapan di Sekolah
Cinta tanah airMenjaga nama baik sekolah dan bangsa
BeraniBerani menyampaikan pendapat dengan santun
Pantang menyerahTetap belajar meskipun mengalami kesulitan
Kerja kerasBersungguh-sungguh menyelesaikan tugas
PersatuanBekerja sama tanpa membeda-bedakan teman
Rela berkorbanMembantu teman yang membutuhkan
Tanggung jawabMelaksanakan tugas dengan baik
DisiplinMematuhi aturan sekolah

I. Refleksi

Setelah mempelajari perjuangan para pahlawan, jawablah pertanyaan berikut:

  1. Pahlawan siapa yang paling menginspirasi kamu? Mengapa?
  2. Nilai perjuangan apa yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Bagaimana cara menunjukkan rasa cinta tanah air di sekolah?
  4. Mengapa persatuan penting dalam perjuangan bangsa Indonesia?
  5. Apa yang dapat kamu lakukan untuk menghargai jasa para pahlawan?

J. Kesimpulan

Perjuangan bangsa Indonesia untuk memperoleh dan mempertahankan kemerdekaan dilakukan oleh banyak tokoh dan rakyat di berbagai daerah. Perjuangan dilakukan melalui perlawanan, pendidikan, organisasi, persatuan, diplomasi, dan perjuangan bersenjata.

Para pahlawan mengajarkan kita tentang keberanian, persatuan, kerja keras, pantang menyerah, rela berkorban, tanggung jawab, dan cinta tanah air.

Sebagai generasi penerus, kita dapat menghargai jasa para pahlawan dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan, menaati aturan, menghormati orang lain, dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IPAS 6A SD AL-AZHAR 2

  Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd. Mapel                : IPAS Hari/Tanggal    : Selasa, 22 September 2026 Fase / Kelas      : C /...