🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran) Pembelajaran diawali dengan mengajak peserta didik fokus, tenang, dan teliti dalam mengamati bentuk layang-layang dan belah ketupat . Peserta didik diarahkan untuk memperhatikan setiap informasi pada gambar, seperti panjang sisi, diagonal, dan ukuran bangun sebelum menentukan keliling atau luas.
Guru membimbing peserta didik membaca soal dengan cermat, menentukan informasi yang diketahui dan ditanyakan, memilih rumus yang tepat, kemudian melakukan perhitungan secara bertahap. Peserta didik juga dibiasakan memeriksa kembali hasil perhitungan dan satuannya agar terhindar dari kesalahan.
💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna) Pembelajaran dikaitkan dengan benda dan situasi yang dekat dengan kehidupan peserta didik, seperti layang-layang yang dimainkan, hiasan berbentuk belah ketupat, motif kain, ubin, taman, atau papan dekorasi .
Peserta didik diajak memahami bahwa konsep keliling dan luas dapat digunakan untuk menentukan panjang bahan yang diperlukan untuk membuat bingkai atau tepi suatu benda serta menghitung luas permukaan yang akan dihias, dicat, atau diberi bahan tertentu.
Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa matematika memiliki manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.
😊 Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan) Pembelajaran dilakukan melalui permainan tebak bangun, mengamati dan menyusun bangun dari kertas/karton, kartu soal, tantangan menghitung keliling dan luas, diskusi kelompok, serta pemecahan masalah kontekstual .
Peserta didik bekerja sama mengidentifikasi sisi dan diagonal layang-layang serta belah ketupat, menggunakan rumus yang tepat, kemudian menyelesaikan berbagai tantangan. Peserta didik juga diberi kesempatan membandingkan hasil dan strategi penyelesaian dengan kelompok lain.
Guru memberikan apresiasi terhadap ketelitian, kerja sama, keberanian berpendapat, dan usaha peserta didik , sehingga pembelajaran matematika berlangsung aktif, menyenangkan, dan bermakna.
🕌 Apersepsi Dikaitkan dengan Al-Qur'an Guru mengawali pembelajaran dengan mengajak peserta didik mengingat bahwa Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketentuan yang tepat . Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT:
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.” (QS. Al-Qamar: 49)
Guru mengaitkan ayat tersebut dengan materi keliling dan luas layang-layang serta belah ketupat . Dalam kehidupan sehari-hari, manusia membutuhkan pengukuran yang tepat, misalnya ketika membuat layang-layang, menentukan bahan untuk hiasan berbentuk belah ketupat, membuat motif, atau menghitung luas suatu bidang.
Guru bertanya:
Pernahkah kalian melihat atau bermain layang-layang? Apa saja bentuk benda di sekitar kita yang menyerupai layang-layang atau belah ketupat? Jika kita ingin membuat bingkai di sekeliling layang-layang, apa yang harus kita hitung? Jika kita ingin mengetahui seluruh permukaan layang-layang yang akan dihias, apa yang harus kita hitung? Apa perbedaan keliling dan luas? Bagian apa yang perlu kita ketahui untuk menentukan luas layang-layang dan belah ketupat? Mengapa kita harus teliti ketika mengukur panjang sisi dan diagonal? Guru kemudian menyampaikan:
“Hari ini kita akan belajar menentukan keliling dan luas segi banyak dengan menggunakan rumus yang tepat. Kita juga akan menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan keliling dan luas kedua bangun tersebut dalam kehidupan sehari-hari.”
Materi Ajar Matematika
VIDEO
Luas dan Keliling Segi Banyak A. Pengertian Segi Banyak
Segi banyak adalah bangun datar yang dibatasi oleh beberapa sisi berupa garis lurus . Contohnya adalah segitiga, segi empat, segi lima, segi enam, dan bangun gabungan.
Segi banyak dapat dibedakan menjadi:
Segi banyak beraturan , yaitu semua sisi dan sudutnya sama besar.
Segi banyak tidak beraturan , yaitu panjang sisi atau besar sudutnya tidak semuanya sama.
B. Keliling Segi Banyak Keliling adalah jumlah seluruh panjang sisi yang mengelilingi suatu bangun .
Rumus umum:
Keliling = jumlah seluruh panjang sisi
Contoh:
Sebuah segi lima memiliki panjang sisi 8 cm, 7 cm, 6 cm, 9 cm, dan 10 cm.
Keliling = 8 + 7 + 6 + 9 + 10
= 40 cm
C. Luas Segi Banyak Luas adalah ukuran seluruh daerah yang berada di dalam suatu bangun datar .
Untuk menentukan luas segi banyak yang bentuknya tidak sederhana, bangun dapat dipecah menjadi beberapa bangun datar yang lebih sederhana , seperti persegi, persegi panjang, segitiga, jajar genjang, atau trapesium.
Langkah menentukan luas segi banyak:
Perhatikan bentuk bangun.
Pecah bangun menjadi beberapa bangun datar yang lebih sederhana.
Hitung luas setiap bagian.
Jumlahkan luas seluruh bagian.
D. Contoh Soal Sebuah taman berbentuk segi banyak dapat dibagi menjadi sebuah persegi panjang berukuran 12 m × 8 m dan sebuah segitiga dengan alas 12 m dan tinggi 5 m .
Luas persegi panjang:
12 × 8 = 96 m²
Luas segitiga:
½ × 12 × 5 = 30 m²
Luas seluruh taman:
96 + 30 = 126 m²
Jadi, luas taman adalah 126 m² .
Soal Uraian HOTS – Luas dan Keliling 1. Taman Sekolah
Taman sekolah berbentuk gabungan persegi panjang dan segitiga . Persegi panjang memiliki panjang 20 m dan lebar 12 m. Di salah satu sisi panjangnya terdapat segitiga dengan alas 20 m dan tinggi 8 m.
a. Hitunglah luas seluruh taman.
b. Jika sisi miring segitiga masing-masing 12 m, hitunglah keliling bagian luar taman.
c. Jelaskan langkah perhitunganmu.
Kunci:
Luas persegi panjang = 20 × 12 = 240 m²
Luas segitiga = ½ × 20 × 8 = 80 m²
Luas seluruh taman = 320 m²
Keliling = 20 + 12 + 12 + 12 + 20 = 76 m
2. Halaman Berbentuk Segi Banyak
Sebuah halaman memiliki bentuk segi banyak dengan panjang sisi berturut-turut 15 m, 10 m, 8 m, 12 m, 7 m, dan 18 m .
a. Tentukan keliling halaman tersebut.
b. Jika halaman akan dipasang pagar dengan biaya Rp75.000,00 per meter, berapa biaya seluruh pagar?
c. Menurutmu, mengapa semua sisi luar harus diperhitungkan ketika menentukan kebutuhan pagar?
Kunci:
Keliling = 15 + 10 + 8 + 12 + 7 + 18 = 70 m
Biaya = 70 × Rp75.000 = Rp5.250.000,00
3. Lantai Ruang Kelas
Lantai sebuah ruang kelas berbentuk gabungan persegi panjang dan persegi . Bagian persegi panjang berukuran 14 m × 8 m, sedangkan bagian persegi memiliki panjang sisi 4 m.
a. Tentukan luas seluruh lantai.
b. Jika seluruh lantai akan dipasang keramik, berapa meter persegi luas keramik yang diperlukan?
c. Jika tersedia 120 m² keramik, apakah keramik tersebut cukup? Jelaskan alasanmu.
Kunci:
Luas persegi panjang = 14 × 8 = 112 m²
Luas persegi = 4 × 4 = 16 m²
Luas seluruh lantai = 128 m²
Keramik 120 m² tidak cukup , kekurangannya 8 m² .
4. Taman dengan Jalan Setapak
Sebuah taman berbentuk persegi panjang berukuran 24 m × 15 m . Di bagian tengah taman terdapat kolam berbentuk persegi panjang berukuran 8 m × 5 m . Bagian selain kolam akan ditanami rumput.
a. Berapa luas seluruh taman?
b. Berapa luas kolam?
c. Berapa luas daerah yang dapat ditanami rumput?
d. Jelaskan mengapa luas kolam harus dikurangkan dari luas taman.
Kunci:
Luas taman = 24 × 15 = 360 m²
Luas kolam = 8 × 5 = 40 m²
Luas rumput = 360 − 40 = 320 m²
5. Tantangan HOTS – Membandingkan Dua Taman
Taman A berbentuk persegi dengan panjang sisi 18 m . Taman B berbentuk persegi panjang dengan panjang 24 m dan lebar 12 m .
a. Hitung luas masing-masing taman.
b. Hitung keliling masing-masing taman.
c. Taman mana yang memiliki luas lebih besar?
d. Apakah taman yang luasnya lebih besar juga memiliki keliling lebih besar? Jelaskan berdasarkan hasil perhitunganmu.
Kunci:
Taman A:
Luas = 18 × 18 = 324 m²
Keliling = 4 × 18 = 72 m
Taman B:
Luas = 24 × 12 = 288 m²
Keliling = 2 × (24 + 12) = 72 m
Jadi, Taman A memiliki luas lebih besar , tetapi kedua taman memiliki keliling yang sama , yaitu 72 m.
*1. Kesimpulan:*
24 dari 27 siswa mampu menentukan luas dan keliling segi banyak gabungan dengan cara membagi bangun menjadi persegi, persegi panjang, dan segitiga. Siswa paham bahwa luas gabungan = jumlah luas bagian-bagiannya, sedangkan keliling = jumlah sisi luar saja.
*2. Refleksi:*
Siswa antusias saat praktik memotong dan menggabungkan bangun dari kertas. Jawaban refleksi: _"Ternyata kalau dibagi jadi kecil-kecil lebih mudah Bu"_. Kendala: 3 siswa masih keliru menghitung keliling karena sisi dalam ikut dihitung.
*3. Tindak Lanjut:*
3 siswa yang keliru diberi latihan tambahan menghitung keliling dengan cara menandai sisi luar dengan spidol warna. Tugas: mencari 2 contoh benda di rumah yang bentuknya gabungan dan hitung luasnya. Pertemuan selanjutnya latihan soal cerita kontekstual.
Cukup sekian pembelajaran kita hari ini
Wassalamu'alaikum,wr.wb.
See you...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar