Bahasa Indonesi 6A SD AL-AZHAR 2

  Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal    : Kamis, 24 September 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               :  MEMPRESENTASIKAN GAGASAN DARI TIPE TEKS (POSTER)

Pertemuan Ke   : 19

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                :Mempresentasikan gagasan dari berbagai tipe teks dengan efektif dan santun; dan menyampaikan perasaan berdasarkan fakta,
imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk teks sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif
TP                                : Murid dapat Mempresentasikan gagasan dari berbagai tipe teks dengan efektif dan santun;

Metode / Model:
Discovery Learning dengan metode ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, presentasi, dan demonstrasi.

Media / Alat Peraga:

  • Teks visual dan audiovisual (poster, gambar, komik, iklan, berita, dan video).
  • LCD/proyektor atau laptop/HP.
  • LKPD.
  • Kartu informasi.
  • Papan tulis dan alat tulis.

ATP BAHASA INDONESIA

Murid mampu mengidentifikasi informasi penting dari berbagai tipe teks, mengolah informasi menjadi gagasan yang runtut, kemudian mempresentasikan gagasan tersebut secara efektif, santun, percaya diri, dan sesuai dengan isi teks yang dipelajari.

🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Guru mengajak murid untuk menenangkan diri dan fokus sebelum melakukan kegiatan mempresentasikan gagasan dari berbagai tipe teks. Murid diajak menyadari bahwa setiap teks memiliki informasi dan gagasan yang dapat dipahami, diolah, kemudian disampaikan kepada orang lain.

Murid belajar untuk membaca atau menyimak teks dengan cermat, menemukan informasi penting, memahami isi teks, menyusun gagasan secara runtut, serta menyampaikannya dengan bahasa yang jelas, santun, percaya diri, dan sesuai dengan isi teks.

Guru memberikan pertanyaan pemantik:

  • “Mengapa kita perlu memahami isi teks sebelum mempresentasikannya?”
  • “Informasi apa yang paling penting dari teks yang kamu baca?”
  • “Bagaimana cara menyampaikan gagasan agar mudah dipahami oleh orang lain?”
  • “Mengapa kita harus berbicara dengan santun saat melakukan presentasi?”
  • “Apa yang dapat kamu lakukan agar lebih percaya diri saat mempresentasikan gagasan?”

💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Guru mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata murid. Murid diajak memahami bahwa kemampuan mempresentasikan gagasan diperlukan dalam berbagai kegiatan, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Murid dapat memperoleh gagasan dari berbagai tipe teks, seperti:

  1. Teks informasi – menyampaikan informasi atau pengetahuan.
  2. Teks eksplanasi – menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena.
  3. Teks narasi – menceritakan suatu peristiwa atau pengalaman.
  4. Teks deskripsi – menggambarkan objek, tempat, atau keadaan.
  5. Teks prosedur – menjelaskan langkah-langkah melakukan sesuatu.
  6. Teks visual – menyampaikan informasi melalui gambar, poster, infografis, atau komik.
  7. Teks audiovisual – menyampaikan informasi melalui video atau media yang menggabungkan gambar dan suara.

Dalam kegiatan pembelajaran, murid membaca atau menyimak teks, kemudian:

Mengidentifikasi informasi penting → mengolah informasi → menyusun gagasan → mempresentasikan gagasan.

Contohnya, setelah membaca teks tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, murid dapat menyampaikan gagasan:

“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kita dapat melakukannya dengan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.”

Murid memahami bahwa gagasan yang disampaikan harus sesuai dengan informasi dalam teks dan tidak menyimpang dari isi yang dipelajari.


😊 Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapatkan teks atau media yang berbeda, seperti teks informasi, teks eksplanasi, poster, komik, atau video pendek.

Setiap kelompok melakukan kegiatan berikut:

1. Membaca atau Menyimak

Murid membaca teks atau menyimak media yang diberikan dengan saksama.

2. Menemukan Informasi Penting

Murid mencatat informasi penting dengan menjawab pertanyaan:

  • Apa topik teks?
  • Apa informasi penting yang terdapat dalam teks?
  • Apa gagasan utama teks?
  • Apa pesan yang dapat diperoleh?

3. Menyusun Gagasan

Murid mengolah informasi menjadi gagasan yang runtut dengan memperhatikan:

  • pembukaan;
  • isi atau gagasan utama;
  • informasi pendukung;
  • kesimpulan.

4. Mempresentasikan Gagasan

Setiap kelompok mempresentasikan hasilnya di depan kelas dengan memperhatikan:

  • suara yang jelas;
  • bahasa yang santun;
  • intonasi yang tepat;
  • sikap percaya diri;
  • kontak mata dengan pendengar;
  • urutan penyampaian yang runtut;
  • kesesuaian gagasan dengan isi teks.

5. Memberikan Tanggapan

Kelompok lain diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan dengan bahasa yang santun.

Contoh:

“Saya setuju dengan pendapat kelompok kalian. Menurut saya, ada satu informasi penting yang dapat ditambahkan, yaitu ...”

Guru memberikan apresiasi kepada murid yang mampu:

  • menemukan informasi penting dari teks;
  • mengolah informasi menjadi gagasan yang runtut;
  • menyampaikan gagasan dengan jelas;
  • menggunakan bahasa yang santun;
  • tampil percaya diri;
  • mendengarkan dan menghargai pendapat teman.

📖 Apersepsi

“Baiklah anak-anak, sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, coba perhatikan gambar, poster, atau video yang sering kalian lihat. Pernahkah kalian bertanya, apa informasi yang ingin disampaikan? Bagaimana cara menyampaikan kembali informasi tersebut agar orang lain mudah memahami?”

Guru kemudian menyampaikan:

“Anak-anak, setiap teks memiliki informasi dan gagasan yang dapat kita pelajari. Kita tidak hanya perlu memahami informasi, tetapi juga harus mampu menyampaikannya kembali dengan jelas, runtut, percaya diri, dan santun. Hari ini kita akan belajar menjadi penyampai informasi yang baik melalui kegiatan presentasi.”

🌿 Kaitan dengan Al-Qur'an

QS. Al-Hujurat ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya...”
(QS. Al-Hujurat: 6)

Kaitan dengan pembelajaran:
Ayat ini mengajarkan murid untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum menyampaikannya kepada orang lain. Dalam kegiatan presentasi, murid belajar memahami isi teks, memilih informasi yang benar dan penting, kemudian menyampaikannya dengan jelas, santun, dan bertanggung jawab.

MATERI AJAR BAHASA INDONESIA

Mempresentasikan Gagasan dari Poster

A. Pengertian Poster

Poster adalah media yang digunakan untuk menyampaikan informasi, pesan, ajakan, atau imbauan kepada orang lain dengan memadukan tulisan, gambar, warna, dan simbol.

Poster dibuat dengan bahasa yang singkat, jelas, menarik, dan mudah dipahami sehingga pesan dapat diterima oleh pembaca.

Contoh tema poster:

  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Menghemat air dan listrik.
  • Menjaga kesehatan tubuh.
  • Rajin membaca.
  • Menjaga kelestarian lingkungan.
  • Menggunakan media sosial dengan bijak.

B. Unsur-Unsur Poster

Sebuah poster biasanya memiliki beberapa unsur berikut:

  1. Judul atau slogan
    Berisi kata-kata utama yang menarik perhatian pembaca.
  2. Gambar atau ilustrasi
    Membantu memperjelas dan memperkuat pesan poster.
  3. Informasi atau pesan
    Menjelaskan informasi yang ingin disampaikan.
  4. Kalimat ajakan atau imbauan
    Mendorong pembaca untuk melakukan sesuatu.
  5. Warna dan desain
    Membuat poster lebih menarik dan mudah dibaca.
  6. Sumber informasi
    Dicantumkan jika poster menggunakan data atau informasi dari sumber tertentu.

C. Menemukan Informasi dalam Poster

Sebelum mempresentasikan gagasan dari poster, kita perlu memahami isi poster terlebih dahulu.

Langkah-langkahnya:

  1. Amati poster secara keseluruhan.
  2. Baca judul dan slogan yang terdapat pada poster.
  3. Perhatikan gambar, simbol, dan warna yang digunakan.
  4. Temukan informasi penting yang disampaikan.
  5. Tentukan pesan atau ajakan yang terdapat dalam poster.
  6. Hubungkan informasi dalam poster dengan kehidupan sehari-hari.
  7. Susun informasi tersebut menjadi gagasan yang runtut.

D. Mengolah Informasi Menjadi Gagasan

Informasi yang ditemukan dalam poster dapat diolah menjadi gagasan.

Contoh:

Poster: “Ayo Kurangi Sampah Plastik!”

Informasi penting:

  • Sampah plastik sulit terurai.
  • Penggunaan plastik secara berlebihan dapat mencemari lingkungan.
  • Kita dapat mengurangi sampah plastik dengan membawa tas belanja dan botol minum sendiri.

Gagasan:

Kita perlu mengurangi penggunaan plastik untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Salah satu caranya adalah membawa tas belanja dan botol minum sendiri sehingga penggunaan plastik sekali pakai dapat dikurangi.

E. Cara Mempresentasikan Gagasan dari Poster

Saat mempresentasikan gagasan, gunakan langkah berikut:

1. Pembukaan

  • Berikan salam.
  • Sampaikan sapaan kepada teman dan guru.
  • Sebutkan topik poster yang akan dipresentasikan.

2. Menjelaskan isi poster

  • Sebutkan judul atau tema poster.
  • Jelaskan informasi penting yang terdapat dalam poster.
  • Jelaskan gambar atau simbol yang mendukung pesan poster.

3. Menyampaikan gagasan

  • Sampaikan gagasan dengan kalimat yang runtut.
  • Gunakan bahasa yang jelas dan santun.
  • Sampaikan pendapat berdasarkan informasi dalam poster.

4. Menyampaikan pesan

  • Jelaskan pesan atau ajakan yang terdapat dalam poster.
  • Hubungkan pesan tersebut dengan kehidupan sehari-hari.

5. Penutup

  • Sampaikan kesimpulan.
  • Berikan ajakan atau pesan positif.
  • Ucapkan terima kasih.

F. Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Presentasi

Agar presentasi berjalan dengan baik, perhatikan hal-hal berikut:

  • Suara: terdengar jelas oleh seluruh pendengar.
  • Intonasi: tidak monoton dan sesuai dengan isi yang disampaikan.
  • Bahasa: menggunakan bahasa Indonesia yang baik, jelas, dan santun.
  • Kontak mata: sesekali melihat pendengar.
  • Ekspresi: menunjukkan sikap percaya diri dan sesuai dengan topik.
  • Sikap tubuh: berdiri dengan tegap dan tidak berlebihan dalam bergerak.
  • Isi: sesuai dengan informasi yang terdapat dalam poster.
  • Urutan: gagasan disampaikan secara runtut dari awal hingga akhir.

G. Contoh Presentasi

Poster: “Jaga Kebersihan Sekolah”

Contoh presentasi:

“Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, teman-teman dan Bapak/Ibu Guru.

Pada kesempatan ini, saya akan mempresentasikan gagasan dari poster yang berjudul ‘Jaga Kebersihan Sekolah’.

Poster tersebut berisi ajakan kepada seluruh warga sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan. Gambar tempat sampah pada poster menunjukkan bahwa kita harus membuang sampah pada tempatnya. Lingkungan sekolah yang bersih membuat kita merasa nyaman dan dapat belajar dengan lebih baik.

Menurut saya, menjaga kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab bersama. Kita dapat melakukannya dengan membuang sampah pada tempatnya, melaksanakan piket kelas, dan tidak merusak lingkungan sekolah.

Jadi, marilah kita bersama-sama menjaga kebersihan sekolah agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Demikian presentasi saya. Terima kasih atas perhatian teman-teman.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

H. Sikap yang Dikembangkan

Melalui kegiatan mempresentasikan gagasan dari poster, murid belajar untuk:

  • percaya diri dalam berbicara;
  • berani menyampaikan pendapat;
  • menggunakan bahasa yang santun;
  • menghargai pendapat orang lain;
  • bertanggung jawab terhadap informasi yang disampaikan;
  • mampu bekerja sama dalam kelompok; dan
  • berpikir kritis dalam memahami informasi.

I. Kesimpulan

Poster merupakan media yang digunakan untuk menyampaikan informasi, pesan, atau ajakan melalui perpaduan teks, gambar, simbol, dan warna. Untuk mempresentasikan gagasan dari poster, kita perlu memahami isi poster, menemukan informasi penting, mengolah informasi menjadi gagasan yang runtut, kemudian menyampaikannya dengan jelas, santun, percaya diri, dan sesuai dengan isi poster.

Dengan kemampuan tersebut, murid dapat menyampaikan informasi kepada orang lain secara efektif dan mudah dipahami.

Cukup sekian pembelajaran hari ini.

Wassalamualaikum,wr.wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MATEMATIKA 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd. Mapel                : Matematika Hari/Tanggal    : Kamis, 24 September 2026 Fase / Kelas      :...