Nama guru : Khusnul Khotimah, S.Pd.
Mapel : Bahasa Indonesia
Hari/Tanggal : Kamis, 3 September 2026
Fase / Kelas : C / 6A
Materi : nilai-nilai yang terkandung dalam teks non sastra
Pertemuan Ke : 14
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
🌿 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)
Pembelajaran dilakukan dengan mengajak murid menyadari pentingnya menyimak dan mengamati teks secara teliti agar mampu memahami informasi, pesan, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra dan nonsastra.
- Murid diajak memusatkan perhatian saat mengamati gambar, poster, komik, atau video.
- Murid menyadari bahwa sebuah teks tidak hanya berisi informasi, tetapi juga dapat menyampaikan pesan dan nilai kehidupan
💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
Pembelajaran dikaitkan dengan pengalaman nyata murid sehingga mereka memahami bahwa teks visual dan audiovisual dekat dengan kehidupan sehari-hari.
- Murid mengamati poster, iklan, komik, berita, atau video yang dekat dengan kehidupan mereka.
- Murid menghubungkan informasi yang ditemukan dalam teks dengan pengalaman di rumah, sekolah, dan masyarakat.
😊 Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
Pembelajaran dikemas melalui aktivitas yang aktif, kreatif, kolaboratif, dan menyenangkan agar murid terlibat secara langsung.
- Permainan “Tebak Informasi”: murid mengamati gambar atau poster kemudian menebak informasi yang disampaikan.
- Game “Tersurat atau Tersirat?”: murid menentukan apakah informasi yang diberikan termasuk tersurat atau tersirat.
📖 Apersepsi
“Baiklah anak-anak, sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, coba perhatikan gambar, poster, atau video yang sering kalian lihat. Pernahkah kalian bertanya, apa informasi yang ingin disampaikan? Apa pesan yang terdapat di dalamnya? Dan nilai apa yang dapat kita pelajari?”
Guru kemudian menyampaikan:
“Anak-anak, setiap teks yang kita lihat atau dengar memiliki informasi yang dapat kita pelajari. Bahkan, sebuah gambar atau video dapat mengajarkan kita tentang kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian. Oleh karena itu, hari ini kita akan belajar menjadi pembaca dan penonton yang cermat dengan menganalisis informasi serta nilai-nilai yang terdapat dalam teks sastra dan nonsastra.”
🌿 Kaitan dengan Al-Qur'an
Salah satu ayat yang sesuai adalah QS. Al-Hujurat ayat 6:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا
Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya...”
(QS. Al-Hujurat: 6)
Kaitan dengan materi: Ayat ini mengajarkan pentingnya memeriksa dan memahami informasi dengan teliti sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Hal tersebut sangat berkaitan dengan kemampuan murid dalam menganalisis informasi dari teks visual dan audiovisual. Murid tidak hanya melihat atau mendengar, tetapi juga harus mengamati, memahami, menilai, dan menyimpulkan informasi dengan cermat.
Materi Ajar:
- Berbasis Fakta: Isi teks diambil dari kejadian, data, atau kenyataan yang benar-benar ada.
- Objektif: Disusun apa adanya tanpa dipengaruhi oleh angan-angan atau emosi penulis.
- Makna Denotatif: Menggunakan kata-kata dengan arti yang lugas atau makna sebenarnya, bukan kiasan.
- Bahasa Ilmiah/Formal: Menggunakan tata bahasa dan pilihan kata yang teratur serta terbatas pada bidang ilmu tertentu.
- Laporan: Teks yang menyajikan hasil pengamatan atau penelitian secara sistematis.
- Teks Prosedur: Tulisan yang berisi petunjuk atau langkah-langkah melakukan sesuatu.
- Teks Eksposisi: Karangan yang memuat gagasan atau informasi untuk memperluas pengetahuan pembaca.
- Artikel/Berita: Tulisan faktual di media massa mengenai suatu peristiwa atau isu aktual.
- Melatih kemampuan berpikir kritis saat mencerna informasi.
- Membedakan antara fakta dan opini dalam bacaan.
- Menemukan gagasan pokok atau ide utama dalam setiap paragraf.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar