Seni Rupa 6A SD AL-AZHAR 2

 Mapel                : Seni Rupa

Hari/Tanggal    : Senin, 21 September 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : teknik membatik

Pertemuan Ke   : 16

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai.
TP                                : Peserta didik mengeksplorasi variasi teknik penggunaan alat dan bahan
Metode / Model          : Praktik langsung, Demonstrasi / PJBL  
Media / Alat peraga   : Video, 
ATP                             : Peserta didik dapat mengeksplorasi variasi teknik penggunaan alat dan bahan dalam berkarya seni rupa Membatik, serta menghasilkan karya sederhana dengan memperhatikan unsur rupa, kreativitas, kerapian, keamanan, dan fungsi karya. Peserta didik mampu menjelaskan teknik yang digunakan dan memberikan apresiasi terhadap karya diri sendiri maupun karya teman dengan menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai

🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Guru mengajak murid untuk menenangkan diri dan memusatkan perhatian sebelum memulai kegiatan membatik. Murid diajak menyadari bahwa membuat batik membutuhkan ketelitian, kesabaran, konsentrasi, dan kehati-hatian.

Guru menunjukkan beberapa contoh motif batik dan mengajak murid mengamati bentuk, garis, pola, serta perpaduan warna yang terdapat pada kain batik.

Guru memberikan pertanyaan pemantik:

  • “Apa yang kamu lihat pada motif batik?”
  • “Mengapa membuat motif batik membutuhkan ketelitian?”
  • “Apa yang terjadi jika kita tidak hati-hati saat membuat pola?”
  • “Bagaimana perasaanmu ketika melihat hasil karya batikmu sendiri?”
  • “Mengapa kita perlu menghargai batik sebagai bagian dari budaya Indonesia?”

💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Guru mengaitkan kegiatan membatik dengan kehidupan sehari-hari dan kekayaan budaya Indonesia. Murid diajak memahami bahwa batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki beragam motif dan ciri khas dari berbagai daerah.

Murid mengenal bahwa membatik dapat dilakukan dengan berbagai teknik, antara lain:

  1. Batik tulis, yaitu membuat motif menggunakan canting dan malam.
  2. Batik cap, yaitu membuat motif menggunakan alat cap.
  3. Batik sederhana, yaitu membuat motif batik menggunakan media dan alat yang aman serta sesuai dengan usia murid.

Dalam pembelajaran di kelas, murid dapat membuat batik sederhana menggunakan kertas atau kain dengan alat dan bahan yang aman.

Murid memahami bahwa setiap motif batik memiliki bentuk dan keindahan yang beragam. Melalui kegiatan membatik, murid belajar untuk:

  • mengembangkan kreativitas;
  • melatih ketelitian;
  • meningkatkan kesabaran;
  • menghargai budaya Indonesia;
  • menghargai karya orang lain;
  • menggunakan alat dan bahan secara bertanggung jawab.

😊 Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Guru mengajak murid membuat karya batik sederhana dengan motif yang kreatif.

Guru terlebih dahulu menunjukkan contoh motif batik sederhana, kemudian mendemonstrasikan langkah-langkah pembuatannya.

Langkah kegiatan:

  1. Murid menyiapkan alat dan bahan.
  2. Murid menentukan motif batik yang akan dibuat.
  3. Murid membuat sketsa motif pada media yang digunakan.
  4. Murid mengembangkan pola dengan pengulangan bentuk, garis, atau titik.
  5. Murid memberikan warna sesuai kreativitas.
  6. Murid merapikan dan menyelesaikan karya.
  7. Murid memajang hasil karya di tempat yang telah disediakan.

Tantangan Kreatif:

“Buatlah motif batik sederhana yang terinspirasi dari tumbuhan, hewan, lingkungan sekitar, atau bentuk geometris. Gunakan pola yang berulang dan perpaduan warna yang menarik.”

Setelah selesai, murid melakukan gallery walk untuk mengamati karya teman.

Guru memberikan apresiasi terhadap kreativitas, ketelitian, keberanian mencoba, dan usaha setiap murid.

🌿 Kaitan dengan Al-Qur'an

Kegiatan membatik dapat dikaitkan dengan rasa syukur kepada Allah SWT atas keindahan alam dan kemampuan manusia untuk berkarya.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-A'raf ayat 31:

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Artinya:

“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Ayat ini dapat dikaitkan dengan penggunaan alat dan bahan saat berkarya. Murid diajak menggunakan bahan secukupnya, tidak boros, dan tidak membuang-buang bahan.

Melalui kegiatan membatik, murid juga belajar bahwa keindahan dapat diwujudkan melalui kreativitas dan keterampilan. Motif batik yang beragam mengajarkan murid untuk menghargai keberagaman budaya Indonesia.

🎨 MATERI AJAR SENI RUPA

Teknik Membatik

Fase/Kelas: C / 6A

🌸 Pengertian Membatik

Membatik adalah kegiatan membuat motif pada kain dengan menggunakan lilin/malam sebagai perintang warna. Lilin digunakan untuk menutup bagian kain tertentu agar bagian tersebut tidak terkena warna saat proses pewarnaan.

Batik merupakan salah satu karya seni budaya Indonesia yang memiliki beragam motif dan makna.

🖌️ Unsur-Unsur dalam Membatik

Beberapa unsur yang dapat ditemukan dalam karya batik antara lain:

  1. Titik – dapat menjadi bagian dari motif batik.
  2. Garis – digunakan untuk membentuk pola dan batas motif.
  3. Bentuk – berupa motif tumbuhan, hewan, geometris, atau bentuk lainnya.
  4. Warna – memberikan keindahan dan karakter pada kain batik.
  5. Komposisi – mengatur susunan motif agar terlihat seimbang dan menarik.

🧵 Teknik-Teknik Membatik

1. Teknik Batik Tulis

Batik tulis dibuat dengan menggunakan canting untuk menorehkan malam pada kain.

Ciri-cirinya:

  • Dikerjakan secara manual.
  • Membutuhkan ketelitian dan kesabaran.
  • Motif dapat dibuat lebih bebas dan detail.
  • Setiap karya memiliki karakter yang unik.

2. Teknik Batik Cap

Batik cap dibuat dengan menggunakan cap bermotif yang telah diberi malam, kemudian ditekan pada kain.

Ciri-cirinya:

  • Motif dapat dibuat berulang dengan lebih cepat.
  • Bentuk motif cenderung lebih seragam.
  • Membutuhkan alat cap khusus.

3. Teknik Batik Celup/Ikat

Pada teknik ini, bagian tertentu dari kain diikat, dilipat, atau dijepit sebelum diberi warna sehingga menghasilkan pola tertentu.

Teknik ini dapat digunakan dalam kegiatan membatik sederhana di sekolah karena relatif mudah dilakukan.

4. Teknik Membatik dengan Media Sederhana

Untuk pembelajaran di sekolah, membatik dapat dilakukan menggunakan bahan yang lebih sederhana, misalnya kertas atau kain, kemudian membuat motif menggunakan alat yang aman dan mudah digunakan.

Murid dapat mengeksplorasi motif seperti:

  • bunga,
  • daun,
  • awan,
  • garis,
  • bentuk geometris,
  • hewan,
  • atau motif khas daerah.

🪷 Langkah-Langkah Membatik Sederhana

  1. Menentukan motif yang akan dibuat.
  2. Membuat pola pada kain atau media yang digunakan.
  3. Memberikan malam/lilin pada bagian tertentu sesuai pola jika menggunakan teknik batik yang sebenarnya.
  4. Melakukan pewarnaan pada kain.
  5. Mengeringkan kain.
  6. Jika menggunakan malam, dilakukan proses pelorodan untuk melepaskan malam dari kain.
  7. Merapikan dan mengamati hasil karya.

🌿 Nilai yang Dikembangkan

Melalui kegiatan membatik, murid belajar:

  • Mindful: teliti dan fokus saat membuat motif.
  • Meaningful: mengenal dan menghargai warisan budaya Indonesia.
  • Joyful: bereksperimen dengan motif dan warna secara kreatif.
Cukup Sekian pembelajaran hari ini 
Wassalamualaikum, wr.wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seni Rupa 6A SD AL-AZHAR 2

 Mapel                : Seni Rupa Hari/Tanggal    : Senin, 21 September 2026 Fase / Kelas      : C / 6A Materi               : teknik membat...