Mapel : Seni Rupa
Hari/Tanggal : Kamis, 10 September 2026
Fase / Kelas : C / 6A
Materi : Seni Makrame
Pertemuan Ke : 15
Tabik Pun 🙏
Good morning my lovely students. How are you?
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Apersepsi Dikaitkan dengan Al-Qur'an
Guru mengajak peserta didik mengamati keindahan dan keteraturan ciptaan Allah SWT. Guru menyampaikan bahwa manusia juga diberi akal, kreativitas, dan keterampilan untuk menciptakan karya yang indah dan bermanfaat.
“Yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Tidak akan kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih.”
(QS. Al-Mulk: 3)
Guru bertanya: “Jika Allah menciptakan segala sesuatu dengan indah dan seimbang, bagaimana kita dapat menunjukkan kreativitas kita melalui karya makrame?”
🧘 Mindful Learning
Peserta didik fokus dan teliti dalam mengamati proses pembuatan makrame, memperhatikan teknik simpul, kerapian, bentuk, dan komposisi karya. Peserta didik menyadari bagian yang sudah baik dan bagian yang masih perlu diperbaiki.
💡 Meaningful Learning
Peserta didik menghubungkan kegiatan membuat makrame dengan kehidupan sehari-hari. Mereka memahami bahwa kreativitas, kesabaran, ketelitian, dan tanggung jawab diperlukan untuk menghasilkan karya yang indah dan bermanfaat.
😊 Joyful Learning
Peserta didik belajar melalui praktik membuat simpul, berbagi hasil karya, gallery walk, dan memberikan apresiasi kepada karya teman. Kegiatan dilakukan dengan suasana menyenangkan sehingga peserta didik percaya diri menunjukkan kreativitasnya.
🎨 MATERI AJAR
Seni Makrame
1. Pengertian Makrame
Makrame adalah karya seni kerajinan yang dibuat dengan teknik mengikat dan menyimpulkan tali sehingga menghasilkan bentuk, pola, dan hiasan yang menarik.
2. Alat dan Bahan
- Tali kur atau tali katun
- Gunting
- Lem
- Penggaris
- Kayu atau ring sebagai tempat menggantung tali
3. Teknik Dasar Makrame
Beberapa teknik simpul yang dapat digunakan antara lain:
- Simpul mati – digunakan untuk mengikat tali agar tidak mudah terlepas.
- Simpul kepala – digunakan untuk memasang tali pada kayu atau ring.
- Simpul datar – menghasilkan pola yang rapi dan sering digunakan dalam berbagai karya makrame.
- Simpul spiral – menghasilkan pola tali yang berputar atau melingkar.
4. Langkah-Langkah Membuat Makrame
- Siapkan alat dan bahan.
- Potong tali sesuai ukuran yang diperlukan.
- Pasang tali pada kayu atau ring menggunakan simpul awal.
- Buat simpul sesuai pola yang telah direncanakan.
- Atur jarak dan kerapian setiap simpul.
- Rapikan bagian ujung tali.
- Tambahkan hiasan jika diperlukan.
- Periksa kembali hasil karya.
5. Unsur Seni Rupa dalam Makrame
Dalam membuat makrame, kita dapat memperhatikan:
- Garis melalui susunan tali.
- Bentuk melalui pola simpul.
- Warna melalui pemilihan warna tali.
- Tekstur melalui permukaan dan susunan tali.
- Komposisi melalui pengaturan pola dan ukuran.
- Keseimbangan agar karya terlihat harmonis.
6. Sikap yang Diperlukan
Membuat makrame membutuhkan kesabaran, ketelitian, kreativitas, kerja keras, dan tanggung jawab. Kesalahan dalam membuat simpul dapat memengaruhi bentuk keseluruhan karya sehingga peserta didik perlu bekerja dengan teliti.
💡 Refleksi
Setelah membuat karya makrame, peserta didik menjawab:
- Teknik simpul apa yang sudah saya kuasai?
- Bagian mana yang paling sulit?
- Apakah karya saya sudah rapi dan seimbang?
- Apa yang dapat saya perbaiki?
- Bagaimana saya menghargai karya teman?
Pesan: Karya yang indah tidak selalu dihasilkan dengan cepat, tetapi melalui proses yang sabar, teliti, dan penuh kreativitas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar