Bahasa Indonesia 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal    : Rabu, 2 September 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               :  TEKS SASTRA

Pertemuan Ke   : 13

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : menganalisis informasi serta nilai-nilai dalam teks sastra dan nonsastra
TP                                : Murid dapat menganalisis informasi serta nilai-nilai dalam teks sastra dan nonsastra berwujud teks visual dan/atau audiovisual
Metode / Model          : diskusi kelompok, teks / DISCOVERY LEARNING  
Media / Alat peraga   : Video, teks
ATP                             :  Murid dapat menemukan informasi tersurat dan tersirat dari teks visual dan/atau audiovisual yang disimak atau diamati.
Murid dapat mengidentifikasi unsur, pesan, dan nilai-nilai yang terdapat dalam teks sastra dan nonsastra.

🌿 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Pembelajaran dilakukan dengan mengajak murid menyadari pentingnya menyimak dan mengamati teks secara teliti agar mampu memahami informasi, pesan, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra dan nonsastra.

  • Murid diajak memusatkan perhatian saat mengamati gambar, poster, komik, atau video.
  • Murid menyadari bahwa sebuah teks tidak hanya berisi informasi, tetapi juga dapat menyampaikan pesan dan nilai kehidupan

💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Pembelajaran dikaitkan dengan pengalaman nyata murid sehingga mereka memahami bahwa teks visual dan audiovisual dekat dengan kehidupan sehari-hari.

  • Murid mengamati poster, iklan, komik, berita, atau video yang dekat dengan kehidupan mereka.
  • Murid menghubungkan informasi yang ditemukan dalam teks dengan pengalaman di rumah, sekolah, dan masyarakat.

😊 Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Pembelajaran dikemas melalui aktivitas yang aktif, kreatif, kolaboratif, dan menyenangkan agar murid terlibat secara langsung.

  • Permainan “Tebak Informasi”: murid mengamati gambar atau poster kemudian menebak informasi yang disampaikan.
  • Game “Tersurat atau Tersirat?”: murid menentukan apakah informasi yang diberikan termasuk tersurat atau tersirat.

📖 Apersepsi

“Baiklah anak-anak, sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, coba perhatikan gambar, poster, atau video yang sering kalian lihat. Pernahkah kalian bertanya, apa informasi yang ingin disampaikan? Apa pesan yang terdapat di dalamnya? Dan nilai apa yang dapat kita pelajari?”

Guru kemudian menyampaikan:

“Anak-anak, setiap teks yang kita lihat atau dengar memiliki informasi yang dapat kita pelajari. Bahkan, sebuah gambar atau video dapat mengajarkan kita tentang kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian. Oleh karena itu, hari ini kita akan belajar menjadi pembaca dan penonton yang cermat dengan menganalisis informasi serta nilai-nilai yang terdapat dalam teks sastra dan nonsastra.”

🌿 Kaitan dengan Al-Qur'an

Salah satu ayat yang sesuai adalah QS. Al-Hujurat ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya...”
(QS. Al-Hujurat: 6)

Kaitan dengan materi: Ayat ini mengajarkan pentingnya memeriksa dan memahami informasi dengan teliti sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Hal tersebut sangat berkaitan dengan kemampuan murid dalam menganalisis informasi dari teks visual dan audiovisual. Murid tidak hanya melihat atau mendengar, tetapi juga harus mengamati, memahami, menilai, dan menyimpulkan informasi dengan cermat.

Materi Ajar:


A. Pengertian Teks Visual dan Audiovisual

Teks visual adalah teks yang menyampaikan informasi melalui unsur yang dapat dilihat, seperti gambar, poster, komik, infografis, iklan, diagram, dan foto.

Teks audiovisual adalah teks yang menyampaikan informasi melalui gambar dan suara secara bersamaan, seperti film pendek, video pembelajaran, berita, dokumenter, dan video cerita.

Keduanya dapat digunakan untuk menyampaikan informasi, pesan, dan nilai-nilai kepada pembaca atau penonton.

B. Teks Sastra dan Nonsastra

1. Teks Sastra

Teks sastra adalah teks yang menggunakan bahasa untuk menyampaikan cerita, pengalaman, perasaan, imajinasi, dan keindahan.

Contoh:

  • Cerpen
  • Puisi
  • Dongeng
  • Fabel
  • Legenda
  • Cerita rakyat

Contoh:
Sebuah video animasi menceritakan seekor kelinci yang menolong kura-kura yang mengalami kesulitan.

Dari cerita tersebut dapat ditemukan:

  • Informasi: kelinci membantu kura-kura.
  • Pesan: kita harus suka menolong.
  • Nilai: kepedulian dan persahabatan.

2. Teks Nonsastra

Teks nonsastra adalah teks yang menyampaikan informasi berdasarkan fakta atau kenyataan.

Contoh:

  • Berita
  • Artikel
  • Poster
  • Iklan
  • Infografis
  • Teks laporan
  • Video dokumenter

Contoh:
Sebuah infografis menunjukkan cara menghemat air di rumah.

Informasi yang dapat ditemukan:

  • Menutup keran setelah digunakan.
  • Menggunakan air secukupnya.
  • Memanfaatkan air bekas untuk menyiram tanaman.

Nilai yang dapat ditemukan adalah kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab.

C. Informasi dalam Teks Visual dan Audiovisual

Informasi adalah keterangan atau pengetahuan yang diperoleh dari suatu teks.

Informasi dapat berupa:

  • Apa yang terjadi?
  • Siapa yang terlibat?
  • Kapan terjadi?
  • Di mana terjadi?
  • Mengapa terjadi?
  • Bagaimana peristiwa tersebut terjadi?

Informasi Tersurat

Informasi tersurat adalah informasi yang disampaikan secara langsung dalam teks.

Contoh:
Pada poster tertulis:
"Buanglah sampah pada tempatnya."

Informasi tersuratnya adalah masyarakat dianjurkan membuang sampah pada tempatnya.

Informasi Tersirat

Informasi tersirat adalah informasi yang tidak dituliskan secara langsung, tetapi dapat dipahami melalui gambar, tindakan tokoh, dialog, atau peristiwa.

Contoh:
Dalam sebuah video terlihat seorang anak membantu temannya yang terjatuh tanpa diminta.

Informasi tersiratnya adalah anak tersebut memiliki sikap peduli dan suka menolong.

D. Nilai-Nilai dalam Teks

Teks sastra maupun nonsastra dapat mengandung berbagai nilai yang dapat dijadikan pembelajaran dalam kehidupan.

1. Nilai Moral

Berkaitan dengan baik dan buruknya perilaku.

Contoh:

  • Jujur.
  • Bertanggung jawab.
  • Menepati janji.
  • Tidak berbohong.

2. Nilai Sosial

Berkaitan dengan hubungan manusia dengan orang lain.

Contoh:

  • Gotong royong.
  • Tolong-menolong.
  • Menghargai orang lain.
  • Peduli terhadap sesama.

3. Nilai Budaya

Berkaitan dengan kebiasaan, tradisi, dan budaya masyarakat.

Contoh:

  • Melestarikan kesenian daerah.
  • Menghormati adat istiadat.
  • Menggunakan bahasa daerah dalam situasi tertentu.

4. Nilai Pendidikan

Berkaitan dengan pengetahuan dan pembentukan sikap positif.

Contoh:

  • Rajin belajar.
  • Disiplin.
  • Tidak mudah menyerah.
  • Menghargai ilmu.

5. Nilai Religius

Berkaitan dengan keimanan dan hubungan manusia dengan Tuhan.

Contoh:

  • Bersyukur.
  • Berdoa.
  • Menolong sesama.
  • Menjaga ciptaan Tuhan.

E. Cara Menganalisis Teks Visual dan Audiovisual

Untuk menganalisis teks, lakukan langkah berikut:

Langkah 1 — Amati atau Simak

Perhatikan gambar, tulisan, suara, dialog, tokoh, latar, dan peristiwa.

Langkah 2 — Temukan Informasi

Catat informasi penting yang ditemukan.

Langkah 3 — Bedakan Informasi Tersurat dan Tersirat

Tentukan informasi yang disampaikan secara langsung dan informasi yang harus disimpulkan.

Langkah 4 — Temukan Pesan

Tanyakan:

"Apa yang ingin disampaikan oleh pembuat teks kepada penonton atau pembaca?"

Langkah 5 — Temukan Nilai

Cari nilai moral, sosial, budaya, pendidikan, atau religius yang terdapat dalam teks.

Langkah 6 — Hubungkan dengan Kehidupan

Pikirkan:

"Bagaimana nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?"

Langkah 7 — Buat Kesimpulan

Tuliskan hasil analisis secara singkat, jelas, dan sesuai dengan isi teks.

F. Contoh Analisis

Teks Visual: Poster Kebersihan

Bayangkan sebuah poster memperlihatkan anak-anak sedang membersihkan lingkungan sekolah. Pada poster terdapat tulisan:

"Sekolah Bersih, Belajar Nyaman."

Hasil analisis:

AspekHasil
InformasiSiswa sedang membersihkan lingkungan sekolah.
PesanKita harus menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Nilai moralBertanggung jawab dan disiplin.
Nilai sosialGotong royong dan bekerja sama.
Informasi tersiratLingkungan yang bersih dapat membuat kegiatan belajar lebih nyaman.
PenerapanMembuang sampah pada tempatnya dan ikut menjaga kebersihan kelas.

G. Contoh Analisis Teks Audiovisual

Sebuah video menceritakan seorang siswa yang menemukan dompet di halaman sekolah. Ia menyerahkan dompet tersebut kepada guru agar dapat dikembalikan kepada pemiliknya.

Analisis:

Informasi:
Seorang siswa menemukan dompet dan menyerahkannya kepada guru.

Pesan:
Kita harus mengembalikan barang yang bukan milik kita.

Nilai moral:
Kejujuran dan tanggung jawab.

Nilai sosial:
Menghargai hak milik orang lain.

Penerapan:
Jika menemukan barang milik orang lain, kita harus berusaha mengembalikannya kepada pemilik atau menyerahkannya kepada pihak yang dapat membantu.

Teks visual dan audiovisual dapat menyampaikan berbagai informasi, pesan, dan nilai. Untuk memahaminya, kita harus mengamati atau menyimak dengan teliti, menemukan informasi tersurat dan tersirat, menganalisis pesan serta nilai yang terkandung, kemudian menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan Pembelajaran

Murid telah memahami bahwa teks sastra dan nonsastra dapat disajikan dalam bentuk visual maupun audiovisual, seperti gambar, poster, komik, video, iklan, dan film pendek. Melalui kegiatan menyimak dan mengamati, murid mampu mengidentifikasi informasi penting, memahami isi teks, menganalisis pesan, serta menemukan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Murid juga dapat menyampaikan hasil analisis dengan menggunakan alasan yang sesuai berdasarkan informasi yang ditemukan dalam teks.

Refleksi Pembelajaran

Guru mengajak murid melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan berikut:

  1. Apa informasi penting yang kamu temukan dari teks visual atau audiovisual?
  2. Apa pesan yang ingin disampaikan dalam teks tersebut?
  3. Nilai-nilai apa yang terdapat dalam teks yang kamu amati?
  4. Bagian mana yang paling mudah kamu pahami?
  5. Bagian mana yang masih sulit untuk kamu analisis?
  6. Bagaimana cara kamu menemukan informasi penting dalam teks?
  7. Apa bukti yang menunjukkan adanya nilai atau pesan dalam teks tersebut?
  8. Apa manfaat yang kamu peroleh setelah mempelajari teks tersebut?
  9. Apakah pesan dalam teks dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Jelaskan.
  10. Apa yang akan kamu lakukan setelah memahami nilai-nilai yang terdapat dalam teks?

TINDAK LANJUT:

“Hari ini sudah belajar menganalisis informasi dan nilai-nilai yang terdapat dalam teks visual dan audiovisual. Saya belajar menemukan informasi penting, memahami pesan, serta menghubungkan nilai-nilai dalam teks dengan kehidupan sehari-hari.” ada 2 siswa yang masih kesulitan mencari nilai-nilai yang terdapat dalam teks visual dan audiovisual teks sastra. maka siswa diberi pendampingan agar dapat menemukan nilai-nilai yang terdapat dalam teks visual dan audiovisual teks sastra.

Pendidikan Pancasila 6A SD AL-AZHAR 2

Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Pendidikan Pancasila

Hari/Tanggal    : Rabu, 2 September 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : Norma, hak dan kewajiban 

Pertemuan Ke   : 13

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : Mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga negara
TP                                : Murid dapat Mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga negara

Metode / Model          : diskusi kelompok, study kasus / PBL  
Media / Alat peraga   : Video, 
ATP                             :  Murid dapat menjelaskan pengertian hak dan kewajiban sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara.
Murid dapat menganalisis permasalahan yang berkaitan dengan pelanggaran norma, hak, dan kewajiban sebagai warga negara.

Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)
Pembelajaran dilakukan dengan mengajak murid menyadari bahwa setiap warga negara memiliki norma, hak, dan kewajiban yang harus dilaksanakan secara seimbang

💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
Pembelajaran dikaitkan dengan pengalaman nyata murid sehingga mereka memahami manfaat norma, hak, dan kewajiban dalam kehidupan sebagai warga negara

😊 Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Pembelajaran dikemas melalui aktivitas yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan agar murid terlibat secara langsung.

  • Permainan “Tebak Norma”: murid menebak jenis norma berdasarkan kartu situasi.
  • Role Play: murid memerankan situasi tentang hak dan kewajiban di rumah, sekolah, atau masyarakat.
  • Game “Hak atau Kewajiban?”: murid bergerak ke sisi kelas yang bertuliskan “Hak” atau “Kewajiban” berdasarkan pernyataan yang diberikan guru

Baiklah anak-anak mari kita mulai pembelajaran kita hari ini. 

“Sebagai warga negara yang baik, kita tidak hanya mengetahui hak dan kewajiban, tetapi juga harus mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menaati norma, melaksanakan kewajiban, dan menghargai hak orang lain, kehidupan akan menjadi lebih tertib, aman, dan harmonis.”

🌿 Kaitan dengan Al-Qur'an

Salah satu ayat yang sangat sesuai adalah QS. An-Nisa ayat 59:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan ulil amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu.”
(QS. An-Nisa: 59)

Kaitan dengan materi: Ayat ini mengajarkan pentingnya ketaatan terhadap aturan dan pihak yang memiliki kewenangan, selama tidak bertentangan dengan ajaran Allah. Hal tersebut dapat dikaitkan dengan kewajiban warga negara untuk menaati norma dan peraturan yang berlaku.

Materi Pembelajaran:


A. Pengertian Norma, Hak, dan Kewajiban

1. Norma
Norma adalah aturan atau ketentuan yang menjadi pedoman bagi seseorang dalam bertingkah laku di kehidupan sehari-hari. Norma bertujuan menciptakan kehidupan yang tertib, aman, damai, dan harmonis.

Contoh:

  • Menghormati orang tua.
  • Berbicara sopan kepada orang lain.
  • Menaati tata tertib sekolah.
  • Mematuhi peraturan lalu lintas.

2. Hak
Hak adalah sesuatu yang seharusnya diterima atau diperoleh oleh seseorang.

Contoh hak sebagai warga negara:

  • Mendapatkan pendidikan.
  • Mendapatkan perlindungan hukum.
  • Menggunakan fasilitas umum.
  • Menyampaikan pendapat dengan bertanggung jawab.
  • Mendapatkan lingkungan yang aman dan nyaman.

3. Kewajiban
Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

Contoh kewajiban sebagai warga negara:

  • Menaati peraturan dan hukum.
  • Menghormati hak orang lain.
  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Menjaga persatuan dan kerukunan.
  • Ikut menjaga keamanan dan ketertiban.

B. Hubungan Norma, Hak, dan Kewajiban

Norma, hak, dan kewajiban memiliki hubungan yang erat.

Norma menjadi pedoman dalam melaksanakan hak dan kewajiban. Seseorang tidak boleh menggunakan haknya dengan melanggar norma atau merugikan hak orang lain.

Contohnya:

Setiap warga berhak menggunakan taman umum. Namun, warga juga berkewajiban menjaga kebersihan taman dan menaati aturan yang berlaku.

Jadi, hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang.

Ingat!

Hak → sesuatu yang kita terima.
Kewajiban → sesuatu yang harus kita lakukan.
Norma → aturan yang menjadi pedoman dalam bertindak.


C. Bentuk-Bentuk Pelanggaran Norma

Pelanggaran norma terjadi ketika seseorang melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan atau nilai yang berlaku.

1. Pelanggaran norma agama

Contoh:

  • Tidak melaksanakan ajaran agama.
  • Berbohong dan merugikan orang lain.
  • Mengganggu orang yang sedang beribadah.

2. Pelanggaran norma kesusilaan

Contoh:

  • Berkata kasar.
  • Menipu.
  • Melakukan tindakan yang tidak jujur.
  • Merendahkan orang lain.

3. Pelanggaran norma kesopanan

Contoh:

  • Berbicara tidak sopan kepada guru.
  • Memotong pembicaraan orang lain.
  • Tidak menghormati orang yang lebih tua.

4. Pelanggaran norma hukum

Contoh:

  • Menerobos lampu merah.
  • Mencuri.
  • Merusak fasilitas umum.
  • Melanggar peraturan yang ditetapkan negara.

D. Bentuk Pelanggaran Hak

Pelanggaran hak terjadi ketika seseorang menghalangi atau merampas hak orang lain.

Contoh:

PermasalahanHak yang Dilanggar
Siswa melarang temannya mengikuti kegiatan belajarHak mendapatkan pendidikan
Seseorang merusak fasilitas umumHak masyarakat menggunakan fasilitas umum
Membully teman karena perbedaan pendapatHak untuk dihormati
Mengganggu orang lain yang sedang beribadahHak menjalankan ibadah
Mengambil barang milik orang lainHak memiliki barang

Pelanggaran hak dapat menimbulkan ketidakadilan, konflik, rasa tidak aman, dan kerugian bagi orang lain.


E. Bentuk Pengabaian Kewajiban

Pengabaian kewajiban terjadi ketika seseorang tidak melaksanakan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Contoh:

  • Membuang sampah sembarangan.
  • Tidak menaati tata tertib sekolah.
  • Tidak mengerjakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya.
  • Tidak menaati peraturan lalu lintas.
  • Tidak menghormati hak orang lain.
  • Merusak fasilitas umum tanpa mau bertanggung jawab.

Akibat pengabaian kewajiban

Jika kewajiban tidak dilaksanakan, dapat terjadi:

  1. Lingkungan menjadi tidak tertib.
  2. Orang lain merasa dirugikan.
  3. Terjadi konflik.
  4. Hak orang lain dapat terganggu.
  5. Mendapat teguran atau sanksi sesuai aturan.
  6. Kehidupan masyarakat menjadi tidak nyaman.

F. Cara Menganalisis Permasalahan

Untuk menganalisis masalah yang berkaitan dengan norma, hak, dan kewajiban, gunakan langkah berikut:

1. Identifikasi masalah

Cari tahu apa yang terjadi.

2. Tentukan pelanggaran

Tanyakan:

  • Apakah terjadi pelanggaran norma?
  • Apakah ada hak yang dilanggar?
  • Apakah ada kewajiban yang diabaikan?

3. Tentukan pihak yang dirugikan

Siapa yang mengalami kerugian atau terganggu haknya?

4. Analisis penyebab

Mengapa masalah tersebut bisa terjadi?

5. Analisis akibat

Apa dampak dari tindakan tersebut bagi diri sendiri dan orang lain?

6. Tentukan solusi

Apa tindakan yang sebaiknya dilakukan untuk menyelesaikan masalah?

7. Tentukan sikap yang tepat

Sikap yang dapat dilakukan antara lain:

  • Bertanggung jawab.
  • Mematuhi aturan.
  • Menghormati hak orang lain.
  • Melaksanakan kewajiban.
  • Bermusyawarah.
  • Meminta maaf jika melakukan kesalahan.
  • Bersedia menerima konsekuensi.

G. Contoh Analisis Kasus

Kasus 1: Membuang Sampah Sembarangan

Andi membuang sampah plastik di halaman sekolah. Ia mengetahui bahwa sekolah memiliki aturan untuk membuang sampah pada tempatnya, tetapi Andi tetap melakukannya.

Analisis:

  • Masalah: Membuang sampah sembarangan.
  • Norma yang dilanggar: Norma kesopanan/tata tertib yang berlaku di sekolah.
  • Kewajiban yang diabaikan: Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Pihak yang dirugikan: Warga sekolah.
  • Akibat: Lingkungan menjadi kotor dan tidak nyaman.
  • Solusi: Andi mengambil kembali sampah tersebut dan membuangnya pada tempat yang sesuai serta membiasakan diri menjaga kebersihan.

Kasus 2: Mengganggu Teman Belajar

Saat guru menjelaskan pelajaran, Budi terus berbicara dengan temannya sehingga teman-teman di sekitarnya tidak dapat berkonsentrasi.

Analisis:

  • Masalah: Mengganggu proses pembelajaran.
  • Norma yang dilanggar: Tata tertib dan norma kesopanan.
  • Hak yang terganggu: Hak teman untuk belajar dengan nyaman.
  • Kewajiban yang diabaikan: Mengikuti pembelajaran dengan tertib.
  • Akibat: Teman sulit berkonsentrasi dan kegiatan belajar terganggu.
  • Solusi: Budi harus menghentikan percakapan dan mengikuti pembelajaran dengan tertib.

Kasus 3: Menggunakan Fasilitas Umum

Sebuah taman kota digunakan oleh masyarakat. Beberapa orang menikmati fasilitas tersebut, tetapi setelah selesai mereka meninggalkan sampah dan merusak tanaman.

Analisis:

  • Hak: Masyarakat berhak menggunakan taman.
  • Kewajiban: Menjaga kebersihan dan fasilitas umum.
  • Pelanggaran: Mengabaikan kewajiban menjaga fasilitas umum.
  • Akibat: Taman menjadi kotor dan rusak sehingga mengganggu hak masyarakat lainnya.
  • Solusi: Menggunakan fasilitas sesuai aturan, menjaga kebersihan, dan merawat fasilitas umum.

H. Sikap yang Harus Dikembangkan

Sebagai warga negara yang baik, kita perlu membiasakan diri:

Taat norma → Melaksanakan kewajiban → Menghormati hak orang lain → Hidup tertib dan harmonis.

Sikap tersebut dapat diwujudkan melalui:

  • Tanggung jawab
  • Disiplin
  • Jujur
  • Adil
  • Toleransi
  • Peduli
  • Menghargai orang lain
  • Gotong royong
  • Taat aturan

Pelanggaran norma, hak, dan kewajiban dapat menimbulkan kerugian serta konflik dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, setiap warga negara harus menaati norma, melaksanakan kewajiban dengan tanggung jawab, dan menghormati hak orang lain. Dengan demikian, tercipta kehidupan yang tertib, adil, aman, dan harmonis.

Soal Uraian

Materi: Menganalisis Permasalahan Pelanggaran Norma, Hak, dan Kewajiban sebagai Warga Negara

  1. Rani melihat temannya membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah. Temannya mengatakan bahwa menjaga kebersihan adalah tugas petugas kebersihan.
    Menurutmu, apakah tindakan tersebut sudah benar? Jelaskan norma dan kewajiban yang berkaitan dengan masalah tersebut!
  2. Saat pelajaran berlangsung, Andi berbicara dengan keras sehingga teman-temannya tidak dapat berkonsentrasi.
    Analisislah hak dan kewajiban yang tidak dilaksanakan oleh Andi serta akibat dari perbuatannya!
  3. Beberapa warga menggunakan taman umum untuk bermain. Setelah selesai, mereka meninggalkan sampah dan merusak tanaman.
    Apa saja hak dan kewajiban yang berkaitan dengan permasalahan tersebut? Jelaskan solusi yang sebaiknya dilakukan!
  4. Seorang pengendara menerobos lampu merah karena sedang terburu-buru. Akibatnya, pengendara lain hampir mengalami kecelakaan.
    Norma apa yang dilanggar? Apa akibatnya bagi orang lain? Bagaimana seharusnya sikap warga negara dalam situasi tersebut?
  5. Di kelas, seorang siswa selalu menuntut hak untuk menggunakan fasilitas sekolah, tetapi ia tidak mau menjaga dan merawat fasilitas tersebut.
    Apakah sikap tersebut mencerminkan pelaksanaan hak dan kewajiban yang seimbang? Analisis masalah tersebut dan berikan solusi yang tepat!
Cukup sekian pembelajaran hari ini.
Wassalamualaikum, wr.wb.

Murid telah memahami bahwa sebagai warga negara, setiap orang memiliki hak dan kewajiban serta harus menaati norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari. Norma berfungsi sebagai pedoman dalam berperilaku agar tercipta kehidupan yang tertib, aman, harmonis, dan saling menghargai. Murid mampu mengidentifikasi berbagai bentuk norma, hak, dan kewajiban serta menerapkannya dalam kehidupan di rumah, sekolah, masyarakat, dan sebagai warga negara. Murid juga memahami bahwa pelaksanaan hak harus diimbangi dengan kewajiban dan menghormati hak orang lain.

Refleksi Pembelajaran

Murid melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan berikut:

  1. Apa yang kamu pahami tentang norma, hak, dan kewajiban?
  2. Apa saja contoh norma yang kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Hak apa yang sudah kamu terima di sekolah?
  4. Kewajiban apa yang harus kamu lakukan sebagai murid?
  5. Mengapa hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang?
  6. Apa akibatnya jika seseorang hanya menuntut hak tetapi tidak melaksanakan kewajibannya?
  7. Apakah kamu sudah menaati norma di rumah dan di sekolah? Jelaskan.
  8. Sikap apa yang akan kamu perbaiki setelah mempelajari materi ini?
  9. Bagaimana cara kamu menghargai hak orang lain?
  10. Apa tindakan nyata yang akan kamu lakukan sebagai warga negara yang baik?


Tindak Lanjut

1. Bagi murid yang sudah mencapai tujuan pembelajaran:
Murid diberikan pengayaan berupa studi kasus tentang permasalahan norma, hak, dan kewajiban di lingkungan sekolah atau masyarakat. Murid menganalisis masalah tersebut dan menyusun solusi yang mencerminkan sikap sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

2. Bagi murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran:
Guru memberikan bimbingan dan penguatan melalui contoh-contoh konkret tentang norma, hak, dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari. Murid mengerjakan latihan mengelompokkan contoh perilaku ke dalam norma, hak, atau kewajiban.

3. Tindak lanjut penerapan:
Murid membuat komitmen sederhana untuk menerapkan norma, hak, dan kewajiban, misalnya:

  • menaati tata tertib sekolah;
  • melaksanakan piket kelas;
  • menghormati pendapat teman;
  • menjaga kebersihan lingkungan;
  • menggunakan hak dengan bertanggung jawab; dan
  • membantu orang lain yang membutuhkan.

Guru melakukan pemantauan dan refleksi pada pembelajaran berikutnya untuk mengetahui konsistensi murid dalam menerapkan norma, hak, dan kewajiban.

IPAS Class 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : IPAS

Hari/Tanggal    : Rabu, 02 September 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : Tata surya (PLANET)

Pertemuan Ke   : 14

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : menjelaskan sistem tata surya, serta kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; menjelaskan letak dan kondisi geografis negara
TP                                : Peserta didik dapat menjelaskan sistem tata surya, serta kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi;
Metode / Model          :  Demonstrasi /Discovery Learning
Media / Alat peraga   : Video
ATP                             : Peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian tata surya dan mengenali benda-benda langit yang terdapat di dalamnya.
Peserta didik dapat menyebutkan anggota tata surya, yaitu Matahari, planet, satelit, asteroid, komet, dan meteoroid.
Peserta didik dapat menjelaskan Matahari sebagai pusat tata surya serta perannya sebagai sumber energi dan cahaya bagi kehidupan di Bumi.
Peserta didik dapat mengurutkan planet berdasarkan jaraknya dari Matahari dengan benar.

Peserta didik dapat membandingkan karakteristik planet dalam dan planet luar berdasarkan ukuran, posisi, dan komposisinya secara sederhana.

Peserta didik dapat menjelaskan posisi dan peran Bumi dalam sistem tata surya serta menghubungkannya dengan kehidupan manusia.

Planet-planet tidak bergerak secara sembarangan. Setiap planet memiliki orbit atau lintasan untuk mengelilingi Matahari.

Keteraturan tersebut mengajarkan kepada kita bahwa alam semesta diciptakan dengan teratur dan penuh perhitungan.

Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Anbiya ayat 33:

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya.”

Ayat tersebut dapat dikaitkan dengan pembelajaran bahwa benda-benda langit memiliki keteraturan dalam pergerakannya.

Materi ajar:



PLANET DALAM SISTEM TATA SURYA

A. Pengertian Planet

Planet adalah benda langit yang mengelilingi Matahari pada orbitnya dan tidak menghasilkan cahaya sendiri. Cahaya yang tampak dari planet berasal dari pantulan cahaya Matahari.

Planet merupakan bagian dari Sistem Tata Surya. Tata Surya terdiri atas Matahari sebagai pusat dan berbagai benda langit yang mengitarinya.

6

B. Urutan Planet dalam Tata Surya

Jika dihitung mulai dari planet yang paling dekat dengan Matahari, urutannya adalah:

Merkurius → Venus → Bumi → Mars → Jupiter → Saturnus → Uranus → Neptunus

Ada 8 planet dalam Tata Surya.

No.PlanetCiri-Ciri Utama
1MerkuriusPlanet terdekat dengan Matahari dan berukuran paling kecil
2VenusPlanet yang paling panas dan memiliki atmosfer tebal
3BumiMemiliki air dalam jumlah banyak dan menjadi tempat hidup makhluk hidup
4MarsDisebut planet merah karena permukaannya banyak mengandung mineral besi
5JupiterPlanet terbesar dalam Tata Surya
6SaturnusMemiliki sistem cincin yang sangat jelas
7UranusBerotasi dengan posisi sangat miring dan berwarna kebiruan
8NeptunusPlanet terjauh dari Matahari dan memiliki warna biru

C. Penjelasan Setiap Planet

1. Merkurius

Merkurius merupakan planet paling dekat dengan Matahari dan planet terkecil dalam Tata Surya.

Ciri-cirinya:

  • Permukaannya berbatu.
  • Tidak memiliki satelit alami.
  • Memiliki atmosfer yang sangat tipis.
  • Suhu permukaannya dapat berubah sangat ekstrem.

2. Venus

Venus merupakan planet kedua dari Matahari. Venus sering disebut “bintang kejora” karena tampak sangat terang jika dilihat dari Bumi.

Ciri-cirinya:

  • Ukurannya hampir sama dengan Bumi.
  • Memiliki atmosfer yang sangat tebal.
  • Merupakan planet terpanas di Tata Surya.
  • Tidak memiliki satelit alami.

3. Bumi

Bumi adalah planet tempat manusia, hewan, dan tumbuhan hidup.

Ciri-cirinya:

  • Memiliki air dalam jumlah banyak.
  • Memiliki atmosfer yang mendukung kehidupan.
  • Memiliki satu satelit alami, yaitu Bulan.
  • Memiliki kondisi yang sesuai untuk kehidupan.

4. Mars

Mars dikenal sebagai planet merah karena permukaannya mengandung banyak mineral besi yang mengalami oksidasi.

Ciri-cirinya:

  • Planet keempat dari Matahari.
  • Permukaannya berbatu dan berdebu.
  • Memiliki dua satelit, yaitu Phobos dan Deimos.
  • Memiliki gunung dan lembah yang sangat besar.

5. Jupiter

Jupiter merupakan planet terbesar dalam Tata Surya.

Ciri-cirinya:

  • Tersusun terutama dari gas.
  • Memiliki banyak satelit.
  • Memiliki badai besar yang dikenal sebagai Bintik Merah Besar.
  • Berotasi sangat cepat.

6. Saturnus

Saturnus terkenal karena memiliki cincin yang sangat jelas.

Ciri-cirinya:

  • Merupakan planet terbesar kedua.
  • Tersusun terutama dari gas.
  • Memiliki banyak satelit.
  • Cincinnya tersusun dari partikel es dan batuan.

7. Uranus

Uranus adalah planet yang memiliki posisi sumbu rotasi sangat miring.

Ciri-cirinya:

  • Berwarna biru kehijauan.
  • Tersusun terutama dari hidrogen dan helium, serta mengandung metana.
  • Memiliki cincin yang tipis.
  • Memiliki banyak satelit.

8. Neptunus

Neptunus merupakan planet paling jauh dari Matahari.

Ciri-cirinya:

  • Berwarna biru.
  • Memiliki angin yang sangat kencang.
  • Termasuk planet raksasa es.
  • Memiliki beberapa satelit, salah satunya Triton.

D. Pengelompokan Planet

Planet dapat dikelompokkan berdasarkan letaknya terhadap Matahari.

1. Planet Dalam

Planet dalam adalah planet yang berada lebih dekat dengan Matahari.

Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.

Ciri umum:

  • Berukuran relatif lebih kecil.
  • Permukaannya berbatu.
  • Tidak memiliki cincin yang menonjol.

2. Planet Luar

Planet luar adalah planet yang berada lebih jauh dari Matahari.

Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Ciri umum:

  • Ukurannya relatif besar.
  • Sebagian besar tersusun dari gas atau material volatil.
  • Memiliki banyak satelit.
  • Beberapa memiliki sistem cincin.

E. Gerakan Planet

Planet melakukan dua gerakan utama.

1. Rotasi

Rotasi adalah gerakan planet berputar pada porosnya.

Contohnya, Bumi berotasi sehingga terjadi:

  • siang dan malam;
  • perbedaan waktu di berbagai wilayah.

2. Revolusi

Revolusi adalah gerakan planet mengelilingi Matahari.

Bumi membutuhkan waktu sekitar 365¼ hari untuk sekali mengelilingi Matahari. Gerakan revolusi Bumi berkaitan dengan pergantian tahun dan, bersama kemiringan sumbu Bumi, menyebabkan perubahan musim.


F. Mengapa Planet Tidak Jatuh ke Matahari?

Planet tetap berada pada orbitnya karena adanya gaya gravitasi Matahari dan gerak planet.

Matahari memiliki massa yang sangat besar sehingga gravitasinya menarik planet. Sementara itu, gerak planet membuatnya terus bergerak mengelilingi Matahari. Keseimbangan kedua hal tersebut menyebabkan planet tetap berada pada orbitnya.


G. Perbedaan Planet dengan Bintang

PlanetBintang
Tidak menghasilkan cahaya sendiriMenghasilkan cahaya dan energi sendiri
Mengelilingi bintangMenjadi sumber cahaya bagi sistemnya
Contoh: Bumi dan MarsContoh: Matahari

Matahari merupakan bintang, bukan planet.


H. Fakta Menarik

  • Merkurius adalah planet terdekat dengan Matahari.
  • Venus adalah planet terpanas.
  • Bumi merupakan tempat yang diketahui mendukung kehidupan.
  • Mars disebut planet merah.
  • Jupiter adalah planet terbesar.
  • Saturnus terkenal dengan cincinnya.
  • Uranus memiliki kemiringan sumbu yang sangat besar.
  • Neptunus adalah planet terjauh dari Matahari.

I. Kesimpulan

Tata Surya memiliki delapan planet, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Setiap planet memiliki ukuran, susunan, suhu, atmosfer, dan karakteristik yang berbeda. Planet bergerak mengelilingi Matahari melalui orbitnya karena pengaruh gravitasi Matahari.

Sebagai manusia, kita perlu bersyukur kepada Allah SWT atas keteraturan alam semesta. Keteraturan Tata Surya menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT sehingga kita harus menjaga Bumi sebagai tempat kehidupan.

Pertanyaan Pemahaman

  1. Apa yang dimaksud dengan planet?
  2. Sebutkan delapan planet secara berurutan dari Matahari!
  3. Planet manakah yang terbesar?
  4. Mengapa Venus menjadi planet terpanas?
  5. Apa perbedaan rotasi dan revolusi?
  6. Mengapa Bumi dapat menjadi tempat kehidupan?
  7. Mengapa Saturnus mudah dikenali?
  8. Mengapa Mars disebut planet merah?
  9. Apa yang menyebabkan planet tetap mengelilingi Matahari?
  10. Mengapa kita harus menjaga Bumi sebagai tempat tinggal makhluk hidup?

Cukup sekian pembelajaran hari ini.
Wassalamualaikum, wr.wb

🌎 Kesimpulan Pembelajaran

Peserta didik telah memahami bahwa tata surya terdiri atas Matahari sebagai pusat dan berbagai benda langit yang mengitarinya, seperti planet, satelit, asteroid, dan komet. Peserta didik memahami bahwa rotasi Bumi adalah perputaran Bumi pada porosnya yang menyebabkan terjadinya siang dan malam serta perbedaan waktu. Sementara itu, revolusi Bumi adalah peredaran Bumi mengelilingi Matahari yang berlangsung sekitar 365¼ hari dan berkaitan dengan perubahan posisi semu Matahari serta pergantian musim di wilayah tertentu. Pemahaman tersebut membantu peserta didik mengenali keteraturan ciptaan Tuhan dan mengaitkannya dengan fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

🔭 Refleksi Pembelajaran

Peserta didik melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan berikut:

  1. Apa yang kamu pahami tentang tata surya?
  2. Apa saja benda langit yang terdapat dalam tata surya?
  3. Apa yang dimaksud dengan rotasi Bumi?
  4. Apa akibat dari rotasi Bumi dalam kehidupan sehari-hari?
  5. Apa yang dimaksud dengan revolusi Bumi?
  6. Apa perbedaan rotasi dan revolusi Bumi?
  7. Fenomena apa yang dapat kamu amati sebagai akibat rotasi atau revolusi Bumi?
  8. Bagian materi apa yang paling mudah kamu pahami?
  9. Bagian mana yang masih membuatmu bingung?
  10. Apa hal baru yang paling menarik yang kamu pelajari hari ini?


🚀 Tindak Lanjut

1. Bagi peserta didik yang sudah mencapai tujuan pembelajaran:
Peserta didik diberikan kegiatan pengayaan dengan membuat model sederhana tata surya atau diagram yang menunjukkan rotasi dan revolusi Bumi. Peserta didik kemudian menjelaskan hubungan gerak Bumi dengan fenomena yang terjadi di Bumi.

2. Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran:
Guru memberikan penguatan melalui gambar, video, dan alat peraga tata surya. Peserta didik dibimbing untuk membedakan rotasi dan revolusi Bumi melalui kegiatan demonstrasi menggunakan globe atau bola.

3. Tindak lanjut penerapan:
Peserta didik diminta menggambar planet yang paling menarik untuk mereka dan memberikan alasan mengapa memilih planet tersebut dan apa saja yang mereka ketahui tentang planet yang mereka pilih.

IPAS 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd. Mapel                : IPAS Hari/Tanggal    : Selasa, 15 September 2026 Fase / Kelas      : C / ...