BAHASA INDONESIA 6A SD AL-AZHAR 2

 Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal    : Kamis, 22 Oktober 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               :  Menyampaikan Perasaan Berdasarkan Fakta dan Imajinasi dalam Teks Sastra

Pertemuan Ke   : 21

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                :Menulis berbagai tipe teks sederhana berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan/atau imajinasi dengan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif, menarik, dan/atau indah; dan menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif dan konotatif
TP                                : Murid dapat Menulis berbagai tipe teks sederhana berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan/atau imajinasi dengan rangkaian kalimat kompleks secara kreatif, menarik, dan/atau indah; dan

Model: Discovery Learning
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, presentasi, dan demonstrasi.

ATP BAHASA INDONESIA

Murid mampu mengidentifikasi ciri-ciri berbagai tipe teks sederhana berdasarkan contoh teks yang dibaca atau diamati.

Murid mampu menentukan gagasan utama dan mengembangkan gagasan menjadi kerangka tulisan berdasarkan hasil pengamatan, pengalaman, atau imajinasi.

Murid mampu menyusun kalimat kompleks yang padu dengan menggunakan kata penghubung yang sesuai.

Murid mampu menulis berbagai tipe teks sederhana, seperti teks deskripsi, narasi, laporan hasil pengamatan, dan teks prosedur, secara kreatif dan runtut.

📖 Apersepsi

“Anak-anak, pernahkah kalian merasa sangat bahagia, sedih, bangga, atau terharu karena suatu peristiwa? Bagaimana jika perasaan tersebut kita ubah menjadi sebuah puisi atau cerita yang indah?”

1. Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Murid menyimak contoh teks pidato dengan penuh perhatian, kemudian mengidentifikasi struktur pidato yang meliputi pembukaan, isi, dan penutup. Murid menyadari pentingnya menyampaikan gagasan dengan bahasa yang santun, suara yang jelas, serta sikap percaya diri. Murid juga merefleksikan bahwa setiap perkataan harus disampaikan dengan penuh tanggung jawab dan tidak menyakiti perasaan orang lain.

2. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Murid menghubungkan materi teks pidato dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti menyampaikan pendapat saat musyawarah kelas, memberikan sambutan dalam kegiatan sekolah, atau mengajak teman menjaga kebersihan lingkungan. Murid menyusun teks pidato berdasarkan tema yang dekat dengan kehidupan mereka sehingga mampu mengembangkan gagasan, menyampaikan pesan, dan menggunakan bahasa yang santun dalam situasi nyata.

3. Joyful Learning (Pembelajaran Menggembirakan)

Murid belajar menyusun dan menyampaikan teks pidato melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti bermain peran sebagai pembicara, berpidato secara berpasangan, dan tampil di depan kelas dengan tema pilihan. Murid saling memberikan apresiasi dan tanggapan positif terhadap penampilan teman. Kegiatan ini menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan mendorong murid untuk berani berbicara serta percaya diri dalam menyampaikan gagasan.

A. Pengertian Teks Pidato

Teks pidato adalah teks yang berisi gagasan, informasi, pendapat, atau pesan yang disampaikan seseorang secara lisan di hadapan orang banyak dengan tujuan tertentu. Pidato disampaikan agar pendengar memperoleh informasi, memahami suatu hal, atau tergerak untuk melakukan sesuatu.

Contohnya, pidato tentang kebersihan sekolah, pentingnya belajar, menjaga persatuan, dan menghormati guru serta orang tua.

B. Tujuan Pidato

Tujuan pidato antara lain:

  1. Memberikan informasi, yaitu menyampaikan pengetahuan kepada pendengar.

  2. Mengajak atau memengaruhi, yaitu mendorong pendengar melakukan hal yang baik.

  3. Memberikan motivasi, yaitu membangkitkan semangat pendengar.

  4. Menghibur, yaitu memberikan kesenangan kepada pendengar.

  5. Menyampaikan pendapat, yaitu mengungkapkan gagasan mengenai suatu masalah.

C. Struktur Teks Pidato

1. Pembukaan

Berisi salam pembuka, sapaan kepada hadirin, ucapan syukur kepada Allah Swt., dan pengantar topik pidato.

2. Isi pidato

Berisi penjelasan topik, gagasan utama, alasan, contoh, serta pesan atau ajakan yang ingin disampaikan.

3. Penutup

Berisi kesimpulan, harapan, permohonan maaf, ucapan terima kasih, dan salam penutup.

D. Ciri-Ciri Teks Pidato

  1. Memiliki topik atau tema yang jelas.

  2. Disusun secara runtut dan sistematis.

  3. Menggunakan bahasa yang santun, jelas, dan mudah dipahami.

  4. Memuat informasi, pendapat, atau ajakan.

  5. Ditujukan kepada pendengar.

  6. Menggunakan kalimat efektif agar pesan mudah dimengerti.

E. Langkah-Langkah Menyusun Teks Pidato

  1. Menentukan tema atau topik pidato.

  2. Menentukan tujuan pidato.

  3. Mengenali pendengar atau audiens.

  4. Menyusun kerangka pidato yang terdiri atas pembukaan, isi, dan penutup.

  5. Mengembangkan kerangka menjadi teks pidato yang runtut.

  6. Memeriksa penggunaan ejaan, tanda baca, dan kesantunan bahasa.

  7. Berlatih menyampaikan pidato dengan suara jelas, intonasi tepat, dan sikap percaya diri.

F. Contoh Teks Pidato

Tema: Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah

Pembukaan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang terhormat Bapak dan Ibu Guru, serta teman-teman yang saya sayangi.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah Swt. karena atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat. Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan pidato tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Isi

Teman-teman yang saya banggakan,

Kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab kita bersama. Lingkungan yang bersih membuat kegiatan belajar menjadi nyaman dan membantu kita menjaga kesehatan. Sebaliknya, lingkungan yang kotor dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi tempat berkembangnya bibit penyakit.

Oleh karena itu, marilah kita membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, melaksanakan piket kelas dengan penuh tanggung jawab, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kita juga harus mengingatkan teman dengan cara yang sopan apabila mereka membuang sampah sembarangan.

Menjaga kebersihan merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan dan lingkungan yang diberikan Allah Swt. Jika kita melakukannya bersama-sama, sekolah kita akan menjadi tempat yang bersih, sehat, dan menyenangkan.

Penutup

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan. Semoga kita semua dapat menjadi siswa yang peduli terhadap kebersihan lingkungan. Mari kita mulai dari diri sendiri dan dari hal-hal kecil.

Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam perkataan saya. Terima kasih atas perhatian teman-teman dan Bapak/Ibu Guru.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

G. Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berpidato

  • Pelafalan: mengucapkan kata-kata dengan jelas dan tepat.

  • Intonasi: mengatur tinggi rendahnya suara sesuai isi pidato.

  • Volume suara: berbicara cukup keras agar terdengar oleh pendengar.

  • Ekspresi: menunjukkan mimik wajah yang sesuai dengan pesan.

  • Sikap tubuh: berdiri tegak dan menunjukkan sikap sopan.

  • Kontak mata: sesekali memandang pendengar agar komunikasi lebih baik.

  • Percaya diri: menyampaikan pidato dengan tenang dan tidak terburu-buru.

H. Kegiatan Pembelajaran

Murid melakukan kegiatan berikut.

  1. Membaca dan mengamati contoh teks pidato.

  2. Mengidentifikasi bagian pembukaan, isi, dan penutup.

  3. Menentukan gagasan utama serta pesan yang terdapat dalam pidato.

  4. Menulis teks pidato sederhana dengan tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

  5. Menyampaikan pidato di depan kelas dengan bahasa santun, suara jelas, dan percaya diri.

  6. Memberikan tanggapan yang positif terhadap penampilan teman.

I. Penguatan Karakter Islami

Murid diajak memahami bahwa menyampaikan pidato harus dilakukan dengan jujur, santun, dan bertanggung jawab. Dalam Islam, kita dianjurkan menyampaikan perkataan yang baik, sebagaimana pesan dalam Al-Qur'an Surah Al-Ahzab ayat 70 tentang pentingnya berkata benar (qaulan sadida).

J. Kesimpulan

Teks pidato merupakan teks yang digunakan untuk menyampaikan gagasan, informasi, pendapat, atau ajakan kepada pendengar. Teks pidato memiliki tiga struktur utama, yaitu pembukaan, isi, dan penutup. Agar pidato mudah dipahami, teks harus disusun secara runtut serta disampaikan dengan bahasa santun, intonasi yang tepat, dan sikap percaya diri.

Tindak lanjut: Murid diminta menulis teks pidato bertema “Pentingnya Menghormati Guru dan Orang Tua”, kemudian berlatih menyampaikannya di depan kelas.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MATEMATIKA 6A SD AL-AZHAR 2

  Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd. Mapel                : Matematika Hari/Tanggal    : Kamis, 22 Oktober 2026 Fase / Kelas      : ...