IPAS 6A SD AL-AZHAR 2

  Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd.

Mapel                : IPAS

Hari/Tanggal    : Selasa, 20 Oktober 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : menghargai keragaman budaya

Pertemuan Ke   : 23

Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : menemukan keragaman budaya nasional dalam konteks kebhinekaan berdasarkan pemahaman terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayah tempat tinggal; serta menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.
TP                                : Peserta didik dapat menemukan dan mengidentifikasi keragaman budaya nasional dalam konteks kebhinekaan berdasarkan pemahaman terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayah tempat tinggal serta menunjukkan sikap menghargai, melestarikan, dan menjaga keragaman budaya sebagai kekayaan bangsa Indonesia.
.

Metode / Model

Discovery Learning melalui ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, pengamatan gambar/video budaya, identifikasi kearifan lokal, dan presentasi.

Media / Alat Peraga

  1. Gambar/foto pakaian adat, rumah adat, tarian, alat musik, dan makanan tradisional.
  2. Video keragaman budaya Indonesia.
  3. Peta Indonesia dan peta daerah.
  4. Kartu budaya daerah.
  5. Buku IPAS.
  6. Teks tentang keragaman budaya dan kearifan lokal.
  7. Peta digital untuk mengenali daerah asal budaya.

🕌 Apersepsi dan Penguatan Nilai Al-Qur'an

Guru menampilkan gambar beberapa bentuk keragaman budaya Indonesia, seperti pakaian adat, rumah adat, tarian daerah, makanan tradisional, bahasa daerah, dan upacara adat.

Guru mengajukan pertanyaan:

  • “Apa saja budaya Indonesia yang kalian kenal?”
  • “Apakah budaya di setiap daerah sama?”
  • “Budaya apa yang ada di daerah tempat tinggal kalian?”
  • “Apa makanan, pakaian, bahasa, atau tradisi khas daerah kita?”
  • “Mengapa Indonesia memiliki banyak budaya?”
  • “Bagaimana sikap kita terhadap teman yang memiliki budaya berbeda?”

Guru kemudian mengaitkan pembelajaran dengan firman Allah SWT:

“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.”
(QS. Al-Hujurat: 13)

Guru memberikan penguatan:

“Anak-anak, Allah SWT menciptakan manusia dengan berbagai suku, bangsa, bahasa, dan budaya agar kita saling mengenal dan menghargai. Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman budaya. Perbedaan budaya bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekayaan yang harus kita syukuri dan lestarikan. Hari ini kita akan menemukan berbagai keragaman budaya nasional serta mengenal nilai-nilai kearifan lokal yang ada di lingkungan tempat tinggal kita.”


🧘 Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)

Guru mengajak peserta didik untuk tenang, fokus, dan mengamati berbagai gambar budaya Indonesia yang ditampilkan.

Peserta didik diajak menyadari bahwa setiap daerah memiliki budaya yang unik dan memiliki nilai-nilai kebaikan yang diwariskan oleh masyarakat.

Guru mengajak peserta didik berpikir:

“Apa yang dapat kita lakukan agar keragaman budaya Indonesia tetap terjaga meskipun zaman terus berubah?”

Peserta didik kemudian menyadari bahwa menghargai budaya dapat dilakukan dengan:

  • Menghargai perbedaan budaya.
  • Tidak mengejek budaya daerah lain.
  • Mengenal budaya daerah sendiri.
  • Menggunakan bahasa yang santun ketika membicarakan budaya orang lain.
  • Mempelajari kesenian dan tradisi daerah.
  • Menjaga dan melestarikan kearifan lokal.
  • Bangga menggunakan dan memperkenalkan budaya Indonesia.

💡 Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)

Pembelajaran dikaitkan dengan budaya yang dekat dengan kehidupan peserta didik, khususnya budaya yang terdapat di lingkungan tempat tinggal.

Peserta didik memahami bahwa setiap daerah memiliki keragaman budaya, seperti:

Pakaian adat → menunjukkan identitas dan ciri khas suatu daerah.

Rumah adat → mencerminkan kehidupan dan lingkungan masyarakat setempat.

Tarian daerah → menjadi bentuk ekspresi seni dan warisan budaya.

Makanan tradisional → menunjukkan kekayaan hasil alam dan kebiasaan masyarakat.

Bahasa daerah → menjadi bagian dari identitas masyarakat.

Tradisi/kebiasaan masyarakat → mengandung nilai-nilai kearifan lokal.

Peserta didik memahami bahwa kearifan lokal merupakan nilai, pengetahuan, kebiasaan, atau tradisi yang berkembang dalam masyarakat dan mengandung nilai kebaikan yang dapat diterapkan dalam kehidupan.

Contohnya:

Gotong royong → mengajarkan kerja sama dan kepedulian.

Musyawarah → mengajarkan menghargai pendapat dan mencari kesepakatan.

Menghormati orang tua dan tokoh masyarakat → mengajarkan sopan santun.

Menjaga lingkungan → mengajarkan tanggung jawab terhadap alam.

Dengan demikian, peserta didik tidak hanya mengenal budaya, tetapi juga memahami nilai baik yang terkandung di dalamnya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.


😊 Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan yang aktif, kreatif, dan menyenangkan, seperti:

  1. “Tebak Budaya”
    Peserta didik menebak nama budaya berdasarkan gambar pakaian adat, rumah adat, makanan, tarian, atau alat musik.
  2. “Peta Budayaku”
    Peserta didik mencari daerah asal berbagai budaya pada peta Indonesia.
  3. “Budaya Daerahku”
    Peserta didik mengidentifikasi budaya yang terdapat di wilayah tempat tinggalnya.
  4. “Kartu Keragaman Budaya”
    Setiap kelompok mendapatkan kartu budaya kemudian mencari informasi tentang asal daerah, bentuk budaya, dan nilai yang terkandung di dalamnya.
  5. “Galeri Budaya Indonesia”
    Kelompok membuat poster atau kolase tentang keragaman budaya Indonesia dan memajangnya di kelas.
  6. “Nilai Kearifan Lokal”
    Peserta didik mencocokkan contoh tradisi atau kebiasaan masyarakat dengan nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.
  7. “Presentasi Budayaku”
    Peserta didik mempresentasikan satu budaya daerah dan menjelaskan cara melestarikannya.
  8. Tantangan PBL
    Peserta didik diberikan masalah, misalnya:
    “Budaya daerah mulai jarang dikenal oleh anak-anak seusia kalian. Apa yang dapat dilakukan agar budaya tersebut tetap dikenal dan dilestarikan?”

A. Pengertian Keberagaman Budaya

Keberagaman budaya adalah berbagai macam adat istiadat, bahasa daerah, pakaian adat, rumah adat, tarian tradisional, lagu daerah, makanan khas, dan tradisi yang dimiliki masyarakat Indonesia.

Indonesia memiliki banyak pulau, suku bangsa, dan kelompok masyarakat dengan budaya yang berbeda-beda. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan bangsa yang harus dihormati, dijaga, dan dilestarikan.

Semboyan bangsa Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Artinya, meskipun masyarakat Indonesia memiliki perbedaan budaya, bahasa, dan adat istiadat, seluruh rakyat Indonesia tetap bersatu sebagai satu bangsa.

B. Bentuk-Bentuk Keberagaman Budaya di Indonesia

Poster Pakaian Adat Indonesia

1. Pakaian adat

Pakaian adat merupakan pakaian khas suatu daerah yang digunakan dalam upacara adat atau kegiatan tertentu. Contohnya, kebaya dari Jawa dan pakaian adat Tulang Bawang dari Lampung.

Halaman 18 - Contoh Poster Sekolah Gratis, Siap Cetak & Edit - Canva

2. Rumah adat

Rumah adat mencerminkan ciri khas, nilai, dan kebiasaan masyarakat daerah. Contohnya, Rumah Gadang dari Sumatra Barat, Rumah Joglo dari Jawa, dan Rumah Tongkonan dari Sulawesi Selatan.

9 Tarian Tradisional Lampung yang Kaya Makna | IDN Times Lampung

3. Tarian tradisional

Tarian tradisional adalah tarian yang diwariskan secara turun-temurun. Contohnya, Tari Saman dari Aceh, Tari Piring dari Sumatra Barat, dan Tari Sigeh Penguten dari Lampung.

Detail Gambar Alat Musik Tradisional Jawa Timur Koleksi Nomer 12

4. Alat musik dan lagu daerah

Setiap daerah memiliki alat musik dan lagu khas. Contohnya, angklung dari Jawa Barat, sasando dari Nusa Tenggara Timur, dan lagu daerah Ampar-Ampar Pisang dari Kalimantan Selatan.

Ini Lah Deretan 7 Ragam Makanan Khas Indonesia yang Lezat dan Bernutrisi Yang Waji Dicoba!

5. Makanan khas daerah

Makanan khas dibuat berdasarkan bahan dan tradisi kuliner suatu daerah. Contohnya, rendang dari Sumatra Barat, pempek dari Sumatra Selatan, dan seruit dari Lampung.

C. Manfaat Keberagaman Budaya

Keberagaman budaya memberikan banyak manfaat bagi bangsa Indonesia, antara lain:

  1. Memperkaya kebudayaan nasional.

  2. Menjadi daya tarik wisata.

  3. Menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati.

  4. Mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

  5. Mengenalkan identitas dan ciri khas setiap daerah.

  6. Menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia.

D. Sikap Menghormati dan Melestarikan Keberagaman Budaya

Sebagai pelajar, kita dapat menghormati dan melestarikan keberagaman budaya dengan cara:

  • Menghargai teman yang memiliki adat dan kebiasaan berbeda.

  • Tidak mengejek bahasa daerah atau pakaian adat orang lain.

  • Mempelajari tarian, lagu, dan kesenian tradisional.

  • Mengikuti kegiatan kebudayaan di sekolah.

  • Menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dengan teman dari daerah lain.

  • Bekerja sama tanpa membeda-bedakan suku, agama, atau asal daerah.

  • Memperkenalkan budaya daerah kepada orang lain dengan sikap bangga dan santun.

E. Hubungan Keberagaman Budaya dengan Al-Qur'an

Allah SWT menjelaskan dalam QS. Al-Hujurat ayat 13 bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal.

Ayat ini mengajarkan bahwa perbedaan merupakan bagian dari ketetapan Allah SWT. Oleh karena itu, kita harus menghormati sesama, tidak merendahkan orang lain, dan menjalin hubungan yang baik meskipun memiliki perbedaan budaya.

Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dengan menghargai kebudayaan daerah lain, berteman tanpa membeda-bedakan, serta bekerja sama menjaga persatuan Indonesia.

F. Kegiatan Diskusi Peserta Didik

Diskusikan pertanyaan berikut bersama kelompokmu.

  1. Apa yang dimaksud dengan keberagaman budaya?

  2. Sebutkan tiga contoh keberagaman budaya di Indonesia.

  3. Mengapa kita harus menghormati budaya daerah lain?

  4. Bagaimana cara melestarikan budaya Lampung?

  5. Apa yang akan kamu lakukan jika ada teman yang mengejek pakaian adat daerah lain?

Tugas kelompok: Buatlah poster atau infografis tentang keberagaman budaya salah satu provinsi di Indonesia. Cantumkan pakaian adat, rumah adat, tarian tradisional, makanan khas, dan cara melestarikannya.

G. Kesimpulan

Keberagaman budaya merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan. Melalui sikap toleransi, saling menghormati, gotong royong, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kita dapat hidup rukun dalam perbedaan serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IPAS 6A SD AL-AZHAR 2

  Nama guru        : Khusnul Khotimah, S.Pd. Mapel                : IPAS Hari/Tanggal    : Selasa, 20 Oktober 2026 Fase / Kelas      : C / 6...